Putus Mata Rantai Stunting, BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan untuk Keluarga Berisiko Melalui Dinas KB
17/12/2025 | Penulis: Intan Gandhini
baznas ponorogo beri bantuan melalui dinas kb untuk keluarga resiko stunting
BAZNAS NEWS – Langkah konkret dalam menyelamatkan generasi masa depan terus digencarkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Pada Rabu (17/12/2025), BAZNAS Ponorogo secara resmi menyerahkan bantuan dana kegiatan yang disalurkan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB/Dinas KB) Kabupaten Ponorogo.
Bantuan ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kategori Keluarga Risiko Stunting (KRS). Prosesi penyerahan bantuan dilakukan langsung di Kantor BAZNAS Ponorogo, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Bumi Reog.
Pihak BAZNAS Ponorogo menyatakan bahwa dukungan dana ini merupakan optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk sektor kesehatan. Melalui kolaborasi dengan Dinas KB, bantuan ini diharapkan dapat menjangkau lapisan keluarga paling rentan melalui intervensi nutrisi dan pendampingan pola asuh.
"Stunting bukan hanya masalah pertumbuhan fisik, tapi masalah masa depan bangsa. BAZNAS hadir untuk memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan hak nutrisi yang layak agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tangguh," ungkap perwakilan pimpinan BAZNAS.
Intervensi yang dilakukan BAZNAS Ponorogo ini memiliki urgensi yang sangat tinggi berdasarkan beberapa analisis strategis:
Bonus Demografi yang Berkualitas:
Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, Ponorogo membutuhkan sumber daya manusia yang kompetitif. Anak yang mengalami stunting memiliki risiko penurunan kemampuan kognitif dan produktivitas di masa dewasa. Jika tidak ditangani sekarang, beban ekonomi daerah di masa depan akan meningkat.
Korelasi Kemiskinan dan Akses Gizi:
Banyak keluarga risiko stunting di Ponorogo berasal dari kalangan ekonomi rendah yang kesulitan mengakses protein hewani dan sanitasi layak. Di sinilah peran BAZNAS sebagai social safety net (jaring pengaman sosial) menjadi jembatan antara dana umat dan pemenuhan gizi masyarakat miskin.
Intervensi Spesifik pada 1.000 HPK:
Stunting bersifat permanen jika tidak diintervensi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Bantuan dana melalui Dinas KB memungkinkan pemantauan yang lebih teknis dan tepat sasaran terhadap ibu hamil dan balita di keluarga berisiko.
Sinergi Lintas Sektor:
Pemerintah daerah tidak bisa bergerak sendiri. Kehadiran BAZNAS membuktikan bahwa penanganan stunting di Ponorogo telah menjadi gerakan gotong royong (kolaborasi inklusif), yang akan mempercepat pencapaian target penurunan prevalensi stunting nasional.
Langkah Nyata untuk Generasi Unggul
Dengan penyerahan bantuan ini, diharapkan Dinas KB dapat segera mengimplementasikan program-program lapangan yang berdampak langsung pada perbaikan status gizi anak-anak di Ponorogo. Kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat yang profesional dapat menyentuh akar permasalahan sosial dan kesehatan di masyarakat.***
Berita Lainnya
Berdayakan Ekonomi Umat: Plt. Bupati Ponorogo Serahkan Bantuan Gerobak Usaha dari BAZNAS
Peringatan HUT BAZNAS ke-25: Plt. Bupati Ponorogo Himbau Seluruh OPD Salurkan Zakat Melalui BAZNAS
Uluran Tangan Kebaikan: Dana Pengobatan Ananda Meidina Disalurkan Melalui BAZNAS Ponorogo
BAZNAS Menyalurkan Bantuan Makanan untuk Warga Terdampak Banjir di Kota Padang
Tunjang Praktik Ibadah, BAZNAS Ponorogo Fasilitasi Alat Peraga Pemulasaran Jenazah untuk MTs Al-Kautsar
Wujudkan Kepedulian, Plt. Bupati Ponorogo dan BAZNAS Serahkan Bantuan Rehabilitasi Rumah Korban Longsor di Wagir Kidul

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
