WhatsApp Icon
Berdayakan Ekonomi Umat: Plt. Bupati Ponorogo Serahkan Bantuan Gerobak Usaha dari BAZNAS

 

 

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo terus berkomitmen mengubah mustahik menjadi muzakki melalui program pemberdayaan ekonomi. Dalam rangkaian peringatan HUT BAZNAS ke-25, Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., menyerahkan bantuan modal usaha berupa gerobak kepada sejumlah warga kurang mampu di kantor BAZNAS Ponorogo.

Didampingi oleh Ketua BAZNAS Ponorogo Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd, Bunda Lisdyarita menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis sebagai sarana pendukung bagi para pelaku usaha kecil untuk melanjutkan dan mengembangkan roda ekonomi keluarga mereka.

"Bantuan gerobak ini bukan sekadar pemberian barang, tetapi adalah alat perjuangan bagi para bapak dan ibu untuk mencari nafkah yang lebih layak. Kami ingin UMKM di Ponorogo naik kelas, dimulai dari sarana yang memadai," ujar Bunda Lisdyarita.

Zakat sebagai Instrumen Pengentas Kemiskinan

Penyaluran bantuan modal usaha dalam bentuk alat produksi (gerobak) memiliki implikasi ekonomi yang signifikan dibandingkan dengan bantuan konsumtif (uang tunai untuk kebutuhan pokok). Berikut adalah analisis ekonominya:

Transformasi Dana Zakat ke Modal Produktif

Dana zakat yang dihimpun dari para muzakki di Ponorogo berfungsi sebagai investasi sosial. Dengan memberikan gerobak, BAZNAS sedang melakukan penguatan sisi penawaran (supply side) dalam ekonomi mikro. Hal ini menciptakan kemandirian ekonomi bagi penerimanya sehingga mereka tidak lagi bergantung pada bantuan sosial di masa depan.

Multiplier Effect (Efek Pengganda)

Satu unit gerobak yang digunakan untuk berjualan akan menciptakan perputaran uang baru di lingkungan sekitarnya. Mustahik akan membeli bahan baku dari pedagang lain, yang kemudian menciptakan rantai ekonomi lokal yang saling menguntungkan.

Keberlanjutan Pendapatan

Secara analisis biaya-manfaat (cost-benefit analysis), bantuan aset fisik memiliki nilai depresiasi yang lebih lambat dibandingkan uang tunai yang langsung habis dikonsumsi. Gerobak ini menjadi aset produktif yang mampu menghasilkan pendapatan harian (income generating) secara berkelanjutan bagi keluarga mustahik.

Menekan Angka Pengangguran Informal

Dengan adanya sarana usaha yang layak, hambatan masuk (barrier to entry) bagi masyarakat miskin untuk terjun ke dunia usaha dapat teratasi. Hal ini secara langsung membantu pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Ponorogo.

Apresiasi untuk Transparansi Pengelolaan

Ketua BAZNAS Ponorogo menegaskan bahwa ketepatan sasaran bantuan ini tidak lepas dari dukungan para muzakki yang rutin menyalurkan zakatnya. "Dana dari para muzakki kami konversi menjadi alat penunjang kemandirian ekonomi. Ini adalah bukti bahwa zakat jika dikelola dengan profesional dapat menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat," pungkasnya.***

21/01/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
HUT Ke-25 BAZNAS: Plt. Bupati Ponorogo Salurkan Berbagai Bantuan, Dari Bedah Rumah hingga Beasiswa SKSS

 

 

BAZNAS NEWS – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti peringatan HUT ke-25 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Dalam momen spesial tersebut, BAZNAS Ponorogo menyalurkan berbagai bantuan lintas sektor yang menyasar ratusan mustahik di wilayah Bumi Reog, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten.

Ragam Bantuan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., didampingi oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd. Bantuan yang diberikan mencakup berbagai aspek kebutuhan dasar masyarakat, di antaranya:

Sektor Sosial & Ekonomi: Bantuan biaya hidup bagi kaum duafa dan modal usaha untuk pelaku UMKM agar mandiri secara ekonomi.

Sektor Pendidikan: Pemberian bantuan biaya pendidikan untuk siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA, serta beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang menjadi program unggulan.

Sektor Kesehatan & Infrastruktur: Bantuan biaya pengobatan bagi warga sakit serta bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Sektor Keagamaan: Penyerahan bantuan melalui program Ponorogo Taqwa untuk penguatan kegiatan keagamaan di masyarakat.

Zakat yang Tepat Sasaran

Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, menyampaikan bahwa ragam bantuan ini adalah bukti nyata bahwa zakat yang dikelola secara profesional mampu menyentuh berbagai lapisan masalah sosial.

"Hari ini kita melihat betapa besar manfaat zakat. Ada anak yang bisa lanjut kuliah lewat beasiswa SKSS, ada warga yang rumahnya kini lebih layak lewat program rehab rumah. Ini semua adalah wujud nyata zakat menguatkan Indonesia," ujar Bunda Lisdyarita di sela-sela penyerahan bantuan.

Apresiasi untuk Para Muzakki

Di tempat yang sama, Ketua BAZNAS Ponorogo menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzakki—khususnya para ASN dan masyarakat umum—yang telah memercayakan zakat mereka kepada BAZNAS Ponorogo.

"Dana yang kami salurkan hari ini adalah amanah dari para muzakki. Kami berterima kasih karena kepercayaan Anda semua telah berubah menjadi senyum bagi para mustahik. Kami pastikan setiap rupiah yang masuk disalurkan melalui program yang tepat sasaran dan sesuai syariat," ungkap Ketua BAZNAS.

Peringatan HUT ke-25 ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Ponorogo untuk semakin sadar akan pentingnya berzakat melalui lembaga resmi, demi pemerataan kesejahteraan di seluruh pelosok kabupaten.***

21/01/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Peringatan HUT BAZNAS ke-25: Plt. Bupati Ponorogo Himbau Seluruh OPD Salurkan Zakat Melalui BAZNAS

 

 

BAZNAS NEWS – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., menghadiri peringatan HUT Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ke-25 yang digelar dengan khidmat di Kabupaten Ponorogo. Mengusung tema "Zakat Menguatkan Indonesia," acara ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat.

Apresiasi dan Penyerahan Bantuan Mustahik

Dalam sambutannya, Bunda Lisdyarita—sapaan akrab Plt. Bupati—memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BAZNAS Ponorogo sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang telah berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial.

"BAZNAS telah menunjukkan peran strategisnya dalam membantu pemerintah menekan angka kemiskinan. Kinerjanya sangat transparan dan akuntabel," ujar Bunda Lisdyarita.

Sebagai bentuk nyata kepedulian, dalam acara tersebut Bunda Lisdyarita menyerahkan secara simbolis bantuan 5 program unggulan BAZNAS kepada para mustahik. Program-program ini mencakup sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan dakwah, yang diharapkan dapat menjadi stimulan bagi kesejahteraan masyarakat Ponorogo.

Ajakan Sinergi Seluruh OPD

Lebih lanjut, Bunda Lisdyarita mengimbau dan mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk semakin aktif menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka melalui BAZNAS Kabupaten Ponorogo.

"Saya mengajak seluruh kepala OPD dan ASN untuk menyalurkan zakatnya di BAZNAS. Dengan zakat yang terkelola dengan baik, kita bisa bersama-sama menguatkan Indonesia, khususnya memajukan Kabupaten Ponorogo," tegasnya.

Rasa Syukur BAZNAS Ponorogo

Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa kehadiran Plt. Bupati beserta jajaran OPD merupakan suntikan semangat bagi para pengurus BAZNAS untuk terus melayani umat.

"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bunda Lisdyarita dan seluruh tamu undangan. Dukungan ini adalah amanah bagi kami untuk terus mengelola zakat secara profesional guna memberikan manfaat luas bagi mereka yang membutuhkan," ungkap KH. Kholid, S.Ag., M.Pd.

Acara diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Ponorogo dan keberlangsungan program-program kesejahteraan umat di masa mendatang.***

21/01/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Luar Biasa! BAZNAS Ponorogo Berhasil Himpun Rp 8,9 Miliar Dana ZIS Sepanjang 2025

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo mencatatkan pencapaian gemilang di penghujung tahun 2025. Lembaga pemerintah non-struktural ini berhasil menghimpun dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp 8.949.316.393,06. Angka ini menunjukkan tren positif dan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap pengelolaan dana umat di Bumi Reog.

Ketua BAZNAS Ponorogo dalam sambutan peringatan HUT BAZNAS ke-25, menyatakan bahwa capaian ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat umum, dan khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Dana yang terkumpul tersebut dipastikan akan disalurkan melalui lima program unggulan, yakni Ponorogo Taqwa, Ponorogo Cerdas, Ponorogo Sehat, Ponorogo Peduli, dan Ponorogo Makmur.

Apresiasi untuk Para Muzakki dan ASN

Keberhasilan menembus angka Rp 8,9 miliar ini dipandang sebagai bukti nyata dari tingginya kesadaran berzakat di Kabupaten Ponorogo. Secara khusus, BAZNAS memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN yang menjadi pilar utama penghimpunan zakat profesi.

"Kami haturkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh muzakki, terutama rekan-rekan ASN di lingkungan Pemkab Ponorogo. Ketulusan Anda semua adalah energi bagi kami untuk terus menebar manfaat. Dana ini adalah amanah yang akan kami kelola secara transparan dan profesional untuk mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd.

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Peningkatan perolehan ZIS ini berdampak langsung pada jangkauan bantuan. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Ponorogo telah aktif melakukan berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari:

Bantuan modal usaha bagi UMKM melalui program zakat produktif.

Beasiswa pendidikan untuk siswa kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan sekolah.

Bedah rumah bagi warga yang memiliki hunian tidak layak.

Santunan kesehatan dan bantuan logistik bagi korban bencana.

Dengan semangat "Cahaya Zakat, Keajaiban Bagi Muzakki dan Mustahik", BAZNAS Ponorogo berkomitmen untuk terus menjaga amanah ini dan berharap pada tahun-tahun mendatang, kesadaran berzakat semakin meluas demi terwujudnya masyarakat Ponorogo yang lebih sejahtera dan barokah.***

21/01/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
BAZNAS Indonesia Bantu Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah dengan 186.000 Liter Air Bersih

BAZNAS Republik Indonesia telah menyalurkan 186.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Penyaluran air bersih ini dilakukan dalam rangka memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan akses terhadap sumber air bersih akibat bencana alam. Distribusi air bersih dilakukan secara bertahap oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bekerja sama dengan relawan lokal dan pihak berwenang setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan air minum dan sanitasi dasar terpenuhi dengan baik, terutama di daerah yang mengalami kesulitan akses air bersih akibat kerusakan infrastruktur dan kontaminasi sumber air. Menurut BAZNAS RI, layanan air bersih merupakan prioritas utama dalam situasi darurat bencana karena berdampak langsung pada kesehatan dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Distribusi dilakukan secara akuntabel dan terkoordinasi dengan pemerintah daerah agar bantuan dapat diterima dengan cepat dan tepat oleh warga yang membutuhkan. Selain penyaluran air bersih, tim BAZNAS juga memberikan edukasi tentang penggunaan air yang aman dan higienis guna mengurangi risiko gangguan kesehatan pasca banjir. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu masyarakat menjaga kesehatan mereka selama proses pemulihan. Melalui upaya penyaluran 186.000 liter air bersih ini, BAZNAS RI menunjukkan komitmennya untuk senantiasa membantu masyarakat yang terdampak bencana dengan menyediakan layanan sosial yang cepat dan bermanfaat bagi kesejahteraan penyintas. Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, "BAZNAS RI Distribusikan 186.000 Liter Air Bersih untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah," dipublikasikan pada 14 Januari 2026.

15/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram

Berita Terbaru

Berdayakan Ekonomi Umat: Plt. Bupati Ponorogo Serahkan Bantuan Gerobak Usaha dari BAZNAS
Berdayakan Ekonomi Umat: Plt. Bupati Ponorogo Serahkan Bantuan Gerobak Usaha dari BAZNAS
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo terus berkomitmen mengubah mustahik menjadi muzakki melalui program pemberdayaan ekonomi. Dalam rangkaian peringatan HUT BAZNAS ke-25, Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., menyerahkan bantuan modal usaha berupa gerobak kepada sejumlah warga kurang mampu di kantor BAZNAS Ponorogo. Didampingi oleh Ketua BAZNAS Ponorogo Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd, Bunda Lisdyarita menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis sebagai sarana pendukung bagi para pelaku usaha kecil untuk melanjutkan dan mengembangkan roda ekonomi keluarga mereka. "Bantuan gerobak ini bukan sekadar pemberian barang, tetapi adalah alat perjuangan bagi para bapak dan ibu untuk mencari nafkah yang lebih layak. Kami ingin UMKM di Ponorogo naik kelas, dimulai dari sarana yang memadai," ujar Bunda Lisdyarita. Zakat sebagai Instrumen Pengentas Kemiskinan Penyaluran bantuan modal usaha dalam bentuk alat produksi (gerobak) memiliki implikasi ekonomi yang signifikan dibandingkan dengan bantuan konsumtif (uang tunai untuk kebutuhan pokok). Berikut adalah analisis ekonominya: Transformasi Dana Zakat ke Modal Produktif Dana zakat yang dihimpun dari para muzakki di Ponorogo berfungsi sebagai investasi sosial. Dengan memberikan gerobak, BAZNAS sedang melakukan penguatan sisi penawaran (supply side) dalam ekonomi mikro. Hal ini menciptakan kemandirian ekonomi bagi penerimanya sehingga mereka tidak lagi bergantung pada bantuan sosial di masa depan. Multiplier Effect (Efek Pengganda) Satu unit gerobak yang digunakan untuk berjualan akan menciptakan perputaran uang baru di lingkungan sekitarnya. Mustahik akan membeli bahan baku dari pedagang lain, yang kemudian menciptakan rantai ekonomi lokal yang saling menguntungkan. Keberlanjutan Pendapatan Secara analisis biaya-manfaat (cost-benefit analysis), bantuan aset fisik memiliki nilai depresiasi yang lebih lambat dibandingkan uang tunai yang langsung habis dikonsumsi. Gerobak ini menjadi aset produktif yang mampu menghasilkan pendapatan harian (income generating) secara berkelanjutan bagi keluarga mustahik. Menekan Angka Pengangguran Informal Dengan adanya sarana usaha yang layak, hambatan masuk (barrier to entry) bagi masyarakat miskin untuk terjun ke dunia usaha dapat teratasi. Hal ini secara langsung membantu pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Ponorogo. Apresiasi untuk Transparansi Pengelolaan Ketua BAZNAS Ponorogo menegaskan bahwa ketepatan sasaran bantuan ini tidak lepas dari dukungan para muzakki yang rutin menyalurkan zakatnya. "Dana dari para muzakki kami konversi menjadi alat penunjang kemandirian ekonomi. Ini adalah bukti bahwa zakat jika dikelola dengan profesional dapat menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat," pungkasnya.***
BERITA21/01/2026 | Intan Gandhini
HUT Ke-25 BAZNAS: Plt. Bupati Ponorogo Salurkan Berbagai Bantuan, Dari Bedah Rumah hingga Beasiswa SKSS
HUT Ke-25 BAZNAS: Plt. Bupati Ponorogo Salurkan Berbagai Bantuan, Dari Bedah Rumah hingga Beasiswa SKSS
BAZNAS NEWS – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti peringatan HUT ke-25 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Dalam momen spesial tersebut, BAZNAS Ponorogo menyalurkan berbagai bantuan lintas sektor yang menyasar ratusan mustahik di wilayah Bumi Reog, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten. Ragam Bantuan untuk Kesejahteraan Masyarakat Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., didampingi oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd. Bantuan yang diberikan mencakup berbagai aspek kebutuhan dasar masyarakat, di antaranya: Sektor Sosial & Ekonomi: Bantuan biaya hidup bagi kaum duafa dan modal usaha untuk pelaku UMKM agar mandiri secara ekonomi. Sektor Pendidikan: Pemberian bantuan biaya pendidikan untuk siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA, serta beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang menjadi program unggulan. Sektor Kesehatan & Infrastruktur: Bantuan biaya pengobatan bagi warga sakit serta bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Sektor Keagamaan: Penyerahan bantuan melalui program Ponorogo Taqwa untuk penguatan kegiatan keagamaan di masyarakat. Zakat yang Tepat Sasaran Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, menyampaikan bahwa ragam bantuan ini adalah bukti nyata bahwa zakat yang dikelola secara profesional mampu menyentuh berbagai lapisan masalah sosial. "Hari ini kita melihat betapa besar manfaat zakat. Ada anak yang bisa lanjut kuliah lewat beasiswa SKSS, ada warga yang rumahnya kini lebih layak lewat program rehab rumah. Ini semua adalah wujud nyata zakat menguatkan Indonesia," ujar Bunda Lisdyarita di sela-sela penyerahan bantuan. Apresiasi untuk Para Muzakki Di tempat yang sama, Ketua BAZNAS Ponorogo menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzakki—khususnya para ASN dan masyarakat umum—yang telah memercayakan zakat mereka kepada BAZNAS Ponorogo. "Dana yang kami salurkan hari ini adalah amanah dari para muzakki. Kami berterima kasih karena kepercayaan Anda semua telah berubah menjadi senyum bagi para mustahik. Kami pastikan setiap rupiah yang masuk disalurkan melalui program yang tepat sasaran dan sesuai syariat," ungkap Ketua BAZNAS. Peringatan HUT ke-25 ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Ponorogo untuk semakin sadar akan pentingnya berzakat melalui lembaga resmi, demi pemerataan kesejahteraan di seluruh pelosok kabupaten.***
BERITA21/01/2026 | Intan Gandhini
Peringatan HUT BAZNAS ke-25: Plt. Bupati Ponorogo Himbau Seluruh OPD Salurkan Zakat Melalui BAZNAS
Peringatan HUT BAZNAS ke-25: Plt. Bupati Ponorogo Himbau Seluruh OPD Salurkan Zakat Melalui BAZNAS
BAZNAS NEWS – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., menghadiri peringatan HUT Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ke-25 yang digelar dengan khidmat di Kabupaten Ponorogo. Mengusung tema "Zakat Menguatkan Indonesia," acara ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat. Apresiasi dan Penyerahan Bantuan Mustahik Dalam sambutannya, Bunda Lisdyarita—sapaan akrab Plt. Bupati—memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BAZNAS Ponorogo sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang telah berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial. "BAZNAS telah menunjukkan peran strategisnya dalam membantu pemerintah menekan angka kemiskinan. Kinerjanya sangat transparan dan akuntabel," ujar Bunda Lisdyarita. Sebagai bentuk nyata kepedulian, dalam acara tersebut Bunda Lisdyarita menyerahkan secara simbolis bantuan 5 program unggulan BAZNAS kepada para mustahik. Program-program ini mencakup sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan dakwah, yang diharapkan dapat menjadi stimulan bagi kesejahteraan masyarakat Ponorogo. Ajakan Sinergi Seluruh OPD Lebih lanjut, Bunda Lisdyarita mengimbau dan mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk semakin aktif menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka melalui BAZNAS Kabupaten Ponorogo. "Saya mengajak seluruh kepala OPD dan ASN untuk menyalurkan zakatnya di BAZNAS. Dengan zakat yang terkelola dengan baik, kita bisa bersama-sama menguatkan Indonesia, khususnya memajukan Kabupaten Ponorogo," tegasnya. Rasa Syukur BAZNAS Ponorogo Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa kehadiran Plt. Bupati beserta jajaran OPD merupakan suntikan semangat bagi para pengurus BAZNAS untuk terus melayani umat. "Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bunda Lisdyarita dan seluruh tamu undangan. Dukungan ini adalah amanah bagi kami untuk terus mengelola zakat secara profesional guna memberikan manfaat luas bagi mereka yang membutuhkan," ungkap KH. Kholid, S.Ag., M.Pd. Acara diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Ponorogo dan keberlangsungan program-program kesejahteraan umat di masa mendatang.***
BERITA21/01/2026 | Intan Gandhini
Luar Biasa! BAZNAS Ponorogo Berhasil Himpun Rp 8,9 Miliar Dana ZIS Sepanjang 2025
Luar Biasa! BAZNAS Ponorogo Berhasil Himpun Rp 8,9 Miliar Dana ZIS Sepanjang 2025
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo mencatatkan pencapaian gemilang di penghujung tahun 2025. Lembaga pemerintah non-struktural ini berhasil menghimpun dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp 8.949.316.393,06. Angka ini menunjukkan tren positif dan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap pengelolaan dana umat di Bumi Reog. Ketua BAZNAS Ponorogo dalam sambutan peringatan HUT BAZNAS ke-25, menyatakan bahwa capaian ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat umum, dan khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Dana yang terkumpul tersebut dipastikan akan disalurkan melalui lima program unggulan, yakni Ponorogo Taqwa, Ponorogo Cerdas, Ponorogo Sehat, Ponorogo Peduli, dan Ponorogo Makmur. Apresiasi untuk Para Muzakki dan ASN Keberhasilan menembus angka Rp 8,9 miliar ini dipandang sebagai bukti nyata dari tingginya kesadaran berzakat di Kabupaten Ponorogo. Secara khusus, BAZNAS memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN yang menjadi pilar utama penghimpunan zakat profesi. "Kami haturkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh muzakki, terutama rekan-rekan ASN di lingkungan Pemkab Ponorogo. Ketulusan Anda semua adalah energi bagi kami untuk terus menebar manfaat. Dana ini adalah amanah yang akan kami kelola secara transparan dan profesional untuk mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd. Dampak Nyata bagi Masyarakat Peningkatan perolehan ZIS ini berdampak langsung pada jangkauan bantuan. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Ponorogo telah aktif melakukan berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari: Bantuan modal usaha bagi UMKM melalui program zakat produktif. Beasiswa pendidikan untuk siswa kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan sekolah. Bedah rumah bagi warga yang memiliki hunian tidak layak. Santunan kesehatan dan bantuan logistik bagi korban bencana. Dengan semangat "Cahaya Zakat, Keajaiban Bagi Muzakki dan Mustahik", BAZNAS Ponorogo berkomitmen untuk terus menjaga amanah ini dan berharap pada tahun-tahun mendatang, kesadaran berzakat semakin meluas demi terwujudnya masyarakat Ponorogo yang lebih sejahtera dan barokah.***
BERITA21/01/2026 | Intan Gandhini
BAZNAS Indonesia Bantu Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah dengan 186.000 Liter Air Bersih
BAZNAS Indonesia Bantu Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah dengan 186.000 Liter Air Bersih
BAZNAS Republik Indonesia telah menyalurkan 186.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Penyaluran air bersih ini dilakukan dalam rangka memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan akses terhadap sumber air bersih akibat bencana alam. Distribusi air bersih dilakukan secara bertahap oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bekerja sama dengan relawan lokal dan pihak berwenang setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan air minum dan sanitasi dasar terpenuhi dengan baik, terutama di daerah yang mengalami kesulitan akses air bersih akibat kerusakan infrastruktur dan kontaminasi sumber air. Menurut BAZNAS RI, layanan air bersih merupakan prioritas utama dalam situasi darurat bencana karena berdampak langsung pada kesehatan dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Distribusi dilakukan secara akuntabel dan terkoordinasi dengan pemerintah daerah agar bantuan dapat diterima dengan cepat dan tepat oleh warga yang membutuhkan. Selain penyaluran air bersih, tim BAZNAS juga memberikan edukasi tentang penggunaan air yang aman dan higienis guna mengurangi risiko gangguan kesehatan pasca banjir. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu masyarakat menjaga kesehatan mereka selama proses pemulihan. Melalui upaya penyaluran 186.000 liter air bersih ini, BAZNAS RI menunjukkan komitmennya untuk senantiasa membantu masyarakat yang terdampak bencana dengan menyediakan layanan sosial yang cepat dan bermanfaat bagi kesejahteraan penyintas. Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, "BAZNAS RI Distribusikan 186.000 Liter Air Bersih untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah," dipublikasikan pada 14 Januari 2026.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Wujudkan Kepedulian, Plt. Bupati Ponorogo dan BAZNAS Serahkan Bantuan Rehabilitasi Rumah Korban Longsor di Wagir Kidul
Wujudkan Kepedulian, Plt. Bupati Ponorogo dan BAZNAS Serahkan Bantuan Rehabilitasi Rumah Korban Longsor di Wagir Kidul
BAZNAS NEWS – Pemerintah Kabupaten Ponorogo bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan gerak cepat dalam penanganan pascabencana. Pada hari ini, dilakukan penyerahan bantuan rekonstruksi dan rehabilitasi rumah bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Selasa (30/12/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Hj. Lisdyarita, S.H. Dalam sambutannya, Bunda Rita menyampaikan rasa simpati yang mendalam serta komitmen pemerintah untuk memastikan warga terdampak dapat kembali memiliki hunian yang layak dan aman. "Kehadiran kami di sini adalah bentuk gotong royong dan kepedulian pemerintah untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Wagir Kidul. Semoga bantuan rehabilitasi ini bisa mempercepat pemulihan kondisi ekonomi dan psikologis warga," ujar Bunda Lisdyarita. Sinergi Bersama BAZNAS Ponorogo Tidak hanya fokus pada infrastruktur hunian, kebutuhan pokok warga juga menjadi perhatian utama. Dalam kesempatan yang sama, BAZNAS Kabupaten Ponorogo turut menyerahkan bantuan logistik berupa 50 paket sembako kepada keluarga yang terdampak bencana. Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd. Beliau hadir dengan didampingi oleh jajaran Wakil Ketua dan Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo. KH. Kholid menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki di Ponorogo yang disalurkan untuk misi kemanusiaan. "Kami berharap bantuan sembako ini dapat membantu memenuhi kebutuhan harian warga selama masa pemulihan," tuturnya. Harapan Warga Warga Desa Wagir Kidul menyambut baik bantuan tersebut. Program rekonstruksi ini dinilai sangat krusial, mengingat kondisi geografis wilayah yang membutuhkan penanganan bangunan yang lebih kokoh demi mengantisipasi risiko bencana di masa depan. Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon di lahan rawan longsor sebagai ikhtiar bersama menciptakan alam yang aman, dan besar harapan agar terhindar dari bencana di masa yang akan datang.***
BERITA30/12/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS RI dan BCA Syariah Menguatkan Dukungan untuk UMKM Mustahik melalui Pendanaan Usaha dan Pelatihan
BAZNAS RI dan BCA Syariah Menguatkan Dukungan untuk UMKM Mustahik melalui Pendanaan Usaha dan Pelatihan
BAZNAS Republik Indonesia bersama BCA Syariah telah memperkuat upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui program kolaboratif yang mengintegrasikan penyaluran modal usaha dan pelatihan bagi mustahik yang bergerak dalam Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan usaha, akses terhadap modal, dan keterampilan manajerial bagi para pelaku UMKM di berbagai daerah. Kerjasama antara BAZNAS dan BCA Syariah bertujuan untuk memberikan dukungan yang komprehensif kepada mustahik yang memiliki potensi dalam dunia usaha namun masih mengalami kendala terkait modal dan pengetahuan teknis. Melalui program ini, para penerima manfaat diberikan kesempatan untuk memperkuat bisnis mereka melalui bantuan modal yang terarah serta pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan operasional usaha. Proses penyaluran modal usaha dilakukan dengan cermat kepada peserta yang telah melalui proses verifikasi dan pendampingan awal dari tim BAZNAS beserta mitra. Selain bantuan finansial, para peserta juga akan menerima pelatihan yang meliputi peningkatan kapasitas di bidang pemasaran, pengelolaan keuangan, dan strategi pengembangan usaha guna dapat bersaing secara berkelanjutan. BAZNAS RI menggarisbawahi pentingnya pemberdayaan UMKM sebagai instrumen utama dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik jangka panjang. Dengan dukungan lembaga keuangan syariah seperti BCA Syariah, diharapkan program pemberdayaan ini dapat membuka peluang ekonomi lebih luas, meningkatkan produktivitas usaha, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga mustahik. Kolaborasi ini juga mencerminkan peran strategis lembaga zakat nasional dalam memperluas dampak filantropi zakat, infak, dan sedekah pada sektor ekonomi yang produktif. BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas program pemberdayaan yang inklusif, akuntabel, dan berfokus pada dampak sosial yang nyata bagi komunitas mustahik di seluruh Indonesia. Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, "BAZNAS dan BCA Syariah Perkuat Pemberdayaan UMKM Mustahik melalui Penyaluran Modal Usaha dan Pelatihan", dipublikasikan pada 23 Desember 2025.
BERITA24/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Wujudkan Hunian Layak, BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan Bedah Rumah Bapak Kateman di Desa Wonoketro
Wujudkan Hunian Layak, BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan Bedah Rumah Bapak Kateman di Desa Wonoketro
BAZNAS NEWS – Kebahagiaan terpancar dari raut wajah Bapak Kateman, seorang warga Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Rumahnya yang sebelumnya tidak layak huni, kini mendapat bantuan renovasi total melalui program Bedah Rumah yang diinisiasi oleh BAZNAS Ponorogo. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam menyediakan hunian yang aman, sehat, dan bermartabat bagi masyarakat kurang mampu. Penyerahan bantuan ini disambut haru oleh keluarga dan warga sekitar yang menyaksikan langsung proses transformasi hunian tersebut. Pemberian bantuan bedah rumah kepada Bapak Kateman merupakan bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional mampu memberikan dampak jangka panjang. Berikut adalah analisis dampak dari zakat yang dihimpun: Transformasi Ekonomi: Zakat tidak hanya diberikan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga dalam bentuk aset (rumah), yang meningkatkan kualitas hidup penerima secara permanen. Ketepatan Sasaran (Mustahik): Penyaluran kepada warga seperti Bapak Kateman menunjukkan bahwa sistem verifikasi BAZNAS berfungsi dengan baik, memastikan dana umat jatuh ke tangan mereka yang benar-benar membutuhkan (Al-Masakin). Multiplier Effect: Dengan rumah yang layak, kesehatan keluarga terjaga, yang kemudian berdampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan anggota keluarga di masa depan. Sementara itu, dalam perspektif Islam, zakat bukanlah sekadar sumbangan sukarela, melainkan kewajiban yang memiliki fungsi redistribusi kekayaan. Allah SWT secara tegas mengatur siapa saja yang berhak menerima manfaat dari zakat agar tercipta keadilan sosial. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Surah At-Taubah ayat 60: "Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana." Ayat ini menjadi landasan kuat bagi BAZNAS Ponorogo bahwa dana yang dikelola harus bermuara pada delapan golongan (asnaf) tersebut. Bantuan bedah rumah untuk Bapak Kateman adalah manifestasi dari pemenuhan hak orang miskin agar mereka mendapatkan kehidupan yang lebih baik, sesuai dengan syariat Islam. Dengan pengelolaan yang amanah, BAZNAS Ponorogo terus membuktikan bahwa zakat adalah instrumen paling efektif dalam menjaga solidaritas sosial dan mempersempit jurang kesenjangan di masyarakat.***
BERITA23/12/2025 | Intan Gandhini
HARU! BAZNAS Ponorogo Kembali Gencarkan Bantuan Biaya Hidup Bagi 335 Duafa, Ibu Bari Salah Satu Penerimanya
HARU! BAZNAS Ponorogo Kembali Gencarkan Bantuan Biaya Hidup Bagi 335 Duafa, Ibu Bari Salah Satu Penerimanya
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam meringankan beban masyarakat kurang mampu. Memasuki penghujung tahun, tepatnya di bulan Desember ini, BAZNAS menyalurkan bantuan biaya hidup kepada ratusan penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Bumi Reog. Salah satu penerima manfaat yang mendapat kunjungan dan bantuan adalah Ibu Bari, seorang lansia yang tinggal di Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Di usianya yang senja, bantuan ini hadir sebagai angin segar untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Menjangkau Ratusan Jiwa di Bulan Desember Penyaluran bantuan kepada Ibu Bari merupakan bagian dari program rutin bulanan BAZNAS Ponorogo. Berdasarkan data yang dihimpun, total terdapat 335 orang duafa yang menjadi sasaran santunan pada periode Desember ini. Program ini dirancang sebagai bentuk jaring pengaman sosial bagi warga yang tidak lagi memiliki penghasilan tetap atau mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan. Bantuan berupa uang tunai maupun logistik ini diharapkan dapat menjaga martabat para duafa agar tetap bisa hidup layak. Harapan untuk Masa Depan BAZNAS Sebagai lembaga pemerintah non-struktural, peran BAZNAS dinilai sangat krusial dalam membantu tugas pemerintah daerah mengentaskan kemiskinan. Kehadiran BAZNAS menjadi jembatan antara para muzakki dengan para mustahik secara transparan dan tepat sasaran. Ke depannya, diharapkan BAZNAS Ponorogo terus bertransformasi menjadi lembaga yang lebih inovatif dan akuntabel. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan kepercayaan masyarakat, BAZNAS diharapkan tidak hanya memberikan bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga mampu menginisiasi program pemberdayaan ekonomi agar para duafa dapat mandiri di masa depan. Keberadaan BAZNAS selama ini telah membuktikan bahwa sinergi antara nilai-nilai keagamaan dan tata kelola profesional dapat menjadi solusi nyata bagi permasalahan sosial di masyarakat.***
BERITA23/12/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS RI Menguatkan Langkah Kemanusiaan dan Rehabilitasi Pasca Bencana di Sumatra dalam Menyambut Bulan Ramadhan
BAZNAS RI Menguatkan Langkah Kemanusiaan dan Rehabilitasi Pasca Bencana di Sumatra dalam Menyambut Bulan Ramadhan
Dalam menyambut bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia meningkatkan upaya kemanusiaan dan pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatra. Langkah ini digambarkan sebagai perpaduan antara peningkatan nilai ibadah dan pelayanan sosial kepada komunitas yang masih dalam proses pemulihan pasca-bencana. Program yang dilakukan oleh BAZNAS mencakup perluasan distribusi bantuan logistik keluarga, dukungan layanan kesehatan dasar, dan pendampingan sosial-ekonomi bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor. Inisiatif ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak menjelang Ramadhan, memungkinkan penyintas untuk menjalani ibadah dengan sejahtera dan tenteram. Untuk menjalankan program ini, BAZNAS memastikan koordinasi yang kuat dengan pemerintah daerah, jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan tanggap bencana agar bantuan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran. Pendekatan terpadu ini menjadi landasan bagi BAZNAS untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam distribusi bantuan. BAZNAS mendorong masyarakat, lembaga filantropi, dan sektor usaha untuk bersatu dalam memperkuat solidaritas sosial selama bulan suci Ramadhan. Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperluas dampak bantuan kemanusiaan dan mempercepat proses pemulihan komunitas yang masih berjuang pasca-gempa. Melalui langkah ini, BAZNAS RI menegaskan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan sosial yang memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial di tengah tantangan kemanusiaan. Sumber: Rilis resmi Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia, "Sambut Ramadhan, BAZNAS RI Perkuat Aksi Kemanusiaan dan Pemulihan Pascabencana di Sumatra," 17 Desember 2025.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Siswa SMPN 4 Sidoarjo Kumpulkan Rp12,9 Juta untuk Bantuan Sumatera
Siswa SMPN 4 Sidoarjo Kumpulkan Rp12,9 Juta untuk Bantuan Sumatera
Title: Gerakan Kemanusiaan SMPN 4 Sidoarjo: Donasi untuk Korban Bencana Sumatera Mencapai Rp129 Juta Content: Sidoarjo – 18 Desember 2025, Jarak ribuan kilometer antara Sidoarjo dan Sumatera tidak menghalangi kepedulian terhadap sesama. SMPN 4 Sidoarjo menggalang dana untuk membantu korban bencana di Sumatera, menanamkan nilai-nilai karakter dan kepedulian sosial sejak dini. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Lilik Sulistyowati, seluruh komunitas sekolah, dari siswa hingga staf, bergabung dalam gerakan "Peduli Bencana Sumatera". Kesungguhan terlihat saat para siswa antre untuk menyumbangkan donasi dengan penuh antusiasme. Pendidikan Karakter Melalui Aksi Nyata Kepala Sekolah SMPN 4 Sidoarjo, Lilik Sulistyowati, mengungkapkan kebanggaannya atas respons cepat para siswa. "Bantuan ini adalah manifestasi nyata dari pendidikan karakter. Kami ingin siswa kami tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga peduli terhadap orang lain. Semoga donasi ini meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera," ujarnya. Semangat gotong royong menghasilkan total donasi mencapai Rp12.955.000, mencerminkan empati SMPN 4 Sidoarjo terhadap sesama yang tertimpa musibah. Penyaluran Melalui BAZNAS Sidoarjo Untuk memastikan penyaluran yang aman dan profesional, sekolah bekerja sama dengan BAZNAS Sidoarjo. Perwakilan sekolah menyerahkan dana tersebut langsung ke kantor BAZNAS Sidoarjo untuk memastikan bantuan sampai kepada yang membutuhkan. BAZNAS Sidoarjo mengapresiasi langkah SMPN 4 sebagai teladan bagi institusi pendidikan lainnya. Penyaluran melalui lembaga resmi seperti BAZNAS menjamin donasi mencapai korban bencana. Mari Menjadi Bagian dari Solusi Duka Sumatera adalah duka kita semua. BAZNAS Sidoarjo mengajak masyarakat untuk mendoakan dan memberikan dukungan melalui "Dompet Bencana dan Kemanusiaan". Salurkan Kepedulian Anda melalui: Bank Syariah Indonesia (BSI): 4488888008 a.n. BAZNAS SIDOARJO Bank Central Asia (BCA): 8292799992 a.n. BAZNAS SIDOARJO Penting: Mohon sertakan kode unik 25 (contoh: Rp100.025) untuk identifikasi donasi bencana. Layanan Informasi & Konsultasi: WhatsApp: 085-943-638-999 Donasi Digital: kabsidoarjo.baznas.go.id Setiap sumbangan adalah harapan. Setiap doa adalah kekuatan bagi saudara-saudara kita untuk bangkit.
BERITA18/12/2025 | sudrab
Tunjang Praktik Ibadah, BAZNAS Ponorogo Fasilitasi Alat Peraga Pemulasaran Jenazah untuk MTs Al-Kautsar
Tunjang Praktik Ibadah, BAZNAS Ponorogo Fasilitasi Alat Peraga Pemulasaran Jenazah untuk MTs Al-Kautsar
BAZNAS NEWS – Kepedulian terhadap pendidikan karakter dan keagamaan kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Pada Rabu (17/12/2025), BAZNAS Ponorogo secara resmi menyerahkan bantuan berupa satu unit patung torso kepada MTs Al-Kautsar, Desa Baosan Kidul, Kecamatan Ngrayun. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Kantor BAZNAS Ponorogo dan diterima langsung oleh perwakilan pihak madrasah. Bantuan ini dimaksudkan sebagai sarana penunjang praktik pemulasaran jenazah bagi siswa-siswi di sekolah yang terletak di wilayah pegunungan Ngrayun tersebut. Meningkatkan Keterampilan Fardu Kifayah Bantuan alat peraga ini merupakan respon BAZNAS terhadap kebutuhan institusi pendidikan dalam memberikan pengajaran yang lebih konkret. Dengan adanya patung torso ini, para siswa MTs Al-Kautsar tidak hanya belajar teori secara tekstual, tetapi dapat mempraktikkan langsung tata cara memandikan hingga mengkafani jenazah dengan lebih representatif. "Pelajaran mengenai pemulasaran jenazah adalah bagian dari fardu kifayah yang sangat penting di masyarakat. Kami berharap bantuan ini memudahkan para guru dalam mengajar dan membuat siswa lebih terampil saat terjun ke lingkungan masyarakat nantinya," ujar pihak pimpinan BAZNAS Ponorogo di sela penyerahan. Menjangkau Pelosok untuk Pendidikan Unggul Dipilihnya MTs Al-Kautsar yang berlokasi di Baosan Kidul, Ngrayun, menunjukkan bahwa distribusi manfaat zakat oleh BAZNAS Ponorogo menyentuh hingga ke wilayah pelosok. Jarak geografis tidak menjadi penghalang bagi BAZNAS untuk terus mendukung sarana prasarana pendidikan keagamaan. Pihak MTs Al-Kautsar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam. Bantuan ini dinilai sangat berharga, mengingat selama ini praktik pemulasaran jenazah di madrasah seringkali terkendala oleh keterbatasan alat peraga yang memadai.***
BERITA17/12/2025 | Intan Gandhini
Putus Mata Rantai Stunting, BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan untuk Keluarga Berisiko Melalui Dinas KB
Putus Mata Rantai Stunting, BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan untuk Keluarga Berisiko Melalui Dinas KB
BAZNAS NEWS – Langkah konkret dalam menyelamatkan generasi masa depan terus digencarkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Pada Rabu (17/12/2025), BAZNAS Ponorogo secara resmi menyerahkan bantuan dana kegiatan yang disalurkan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB/Dinas KB) Kabupaten Ponorogo. Bantuan ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kategori Keluarga Risiko Stunting (KRS). Prosesi penyerahan bantuan dilakukan langsung di Kantor BAZNAS Ponorogo, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Bumi Reog. Pihak BAZNAS Ponorogo menyatakan bahwa dukungan dana ini merupakan optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk sektor kesehatan. Melalui kolaborasi dengan Dinas KB, bantuan ini diharapkan dapat menjangkau lapisan keluarga paling rentan melalui intervensi nutrisi dan pendampingan pola asuh. "Stunting bukan hanya masalah pertumbuhan fisik, tapi masalah masa depan bangsa. BAZNAS hadir untuk memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan hak nutrisi yang layak agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tangguh," ungkap perwakilan pimpinan BAZNAS. Intervensi yang dilakukan BAZNAS Ponorogo ini memiliki urgensi yang sangat tinggi berdasarkan beberapa analisis strategis: Bonus Demografi yang Berkualitas: Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, Ponorogo membutuhkan sumber daya manusia yang kompetitif. Anak yang mengalami stunting memiliki risiko penurunan kemampuan kognitif dan produktivitas di masa dewasa. Jika tidak ditangani sekarang, beban ekonomi daerah di masa depan akan meningkat. Korelasi Kemiskinan dan Akses Gizi: Banyak keluarga risiko stunting di Ponorogo berasal dari kalangan ekonomi rendah yang kesulitan mengakses protein hewani dan sanitasi layak. Di sinilah peran BAZNAS sebagai social safety net (jaring pengaman sosial) menjadi jembatan antara dana umat dan pemenuhan gizi masyarakat miskin. Intervensi Spesifik pada 1.000 HPK: Stunting bersifat permanen jika tidak diintervensi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Bantuan dana melalui Dinas KB memungkinkan pemantauan yang lebih teknis dan tepat sasaran terhadap ibu hamil dan balita di keluarga berisiko. Sinergi Lintas Sektor: Pemerintah daerah tidak bisa bergerak sendiri. Kehadiran BAZNAS membuktikan bahwa penanganan stunting di Ponorogo telah menjadi gerakan gotong royong (kolaborasi inklusif), yang akan mempercepat pencapaian target penurunan prevalensi stunting nasional. Langkah Nyata untuk Generasi Unggul Dengan penyerahan bantuan ini, diharapkan Dinas KB dapat segera mengimplementasikan program-program lapangan yang berdampak langsung pada perbaikan status gizi anak-anak di Ponorogo. Kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat yang profesional dapat menyentuh akar permasalahan sosial dan kesehatan di masyarakat.***
BERITA17/12/2025 | Intan Gandhini
Wujudkan Mimpi Siswa, BAZNAS Ponorogo Hadirkan Senyum di SMPN 5 Ponorogo
Wujudkan Mimpi Siswa, BAZNAS Ponorogo Hadirkan Senyum di SMPN 5 Ponorogo
BAZNAS NEWS – Harapan baru menyelimuti aula Masjid Al Ishlah SMPN 5 Ponorogo pada Selasa (16/12/2025). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo hadir memenuhi undangan sekolah dalam agenda penyerahan bantuan biaya pendidikan yang ditujukan bagi siswa-siswi berprestasi namun terkendala ekonomi. Kehadiran pimpinan BAZNAS Ponorogo menegaskan bahwa pendidikan adalah prioritas utama dalam memutus rantai kemiskinan. Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., hadir secara langsung didampingi oleh staf pelaksana, Asyhar Hudaya, S.H., untuk memastikan dukungan tersebut sampai ke tangan yang tepat. Dalam suasana yang hangat di dalam masjid sekolah, Ibu Yuni memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak berkecil hati dengan keterbatasan yang ada. "Zakat dan infak yang dikelola BAZNAS hadir untuk memastikan tidak ada anak Ponorogo yang berhenti bermimpi karena kendala biaya. Gunakan bantuan ini sebagai pemacu semangat untuk belajar lebih giat lagi," pesan Ibu Yuni Ahad Diana di sela-sela acara. Agenda ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BAZNAS dalam mendukung program pemerintah daerah untuk mencetak generasi unggul. Pihak SMPN 5 Ponorogo menyambut baik langkah nyata ini, mengingat bantuan biaya pendidikan tersebut sangat berarti bagi keberlangsungan proses belajar mengajar siswa. Penyerahan secara simbolis yang dilakukan di Masjid Al Ishlah ini menjadi simbol bahwa kolaborasi antara lembaga sosial dan institusi pendidikan dapat menciptakan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.***
BERITA17/12/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Indonesia Meluncurkan Kampung Zakat dan Balai Ternak Baru di Kuningan
BAZNAS Indonesia Meluncurkan Kampung Zakat dan Balai Ternak Baru di Kuningan
BAZNAS Republik Indonesia telah melakukan peresmian Kampung Zakat dan Balai Ternak di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sebagai upaya untuk mengembangkan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat. Program ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas ekonomi mustahik melalui akses pemberdayaan yang berkelanjutan. Kampung Zakat akan berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi lokal yang menyediakan pelatihan usaha, pemasaran produk UMKM, serta bantuan modal dan fasilitas lainnya bagi pelaku usaha kecil. Sementara itu, Balai Ternak diharapkan dapat meningkatkan produksi peternakan untuk memberikan pendapatan tambahan bagi keluarga mustahik di sekitarnya. BAZNAS RI bekerja sama dengan pemerintah daerah dan mitra strategis lainnya untuk memastikan pengelolaan fasilitas ini secara profesional dan berkelanjutan. Melalui sinergi ini, diharapkan dapat memajukan kesejahteraan masyarakat secara terintegrasi. Program Kampung Zakat dan Balai Ternak merupakan bagian dari strategi BAZNAS untuk meningkatkan peran zakat dalam pemberdayaan ekonomi. Dengan pendekatan produktif dan berkelanjutan, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperluas peluang kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. BAZNAS RI menyakini bahwa pemberdayaan melalui fasilitas produktif ini memiliki potensi jangka panjang dalam mengatasi kemiskinan dan melibatkan masyarakat dalam pembangunan ekonomi lokal. Dengan pendekatan akuntabel dan terukur, diharapkan manfaat dari program ini akan dirasakan langsung oleh penerima manfaat dan berkontribusi pada pembangunan sosial yang inklusif. **Sumber:** Rilis resmi BAZNAS RI, "BAZNAS RI Resmikan Kampung Zakat dan Balai Ternak di Kuningan", dipublikasikan 16 Desember 2025.
BERITA17/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
HEBAT! Pemkab Ponorogo Lindungi Guru dan Pegawai Non-PNS dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui Skema BAZNAS
HEBAT! Pemkab Ponorogo Lindungi Guru dan Pegawai Non-PNS dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui Skema BAZNAS
BAZNAS NEWS – Upaya serius Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam memberikan perlindungan sosial bagi tenaga pendidik dan kependidikan non-PNS kembali diwujudkan. Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Ponorogo, secara resmi bekerja sama dalam program jaminan sosial bagi Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Dindik Ponorogo. Program kolaboratif yang didanai melalui skema BAZNAS ini diselenggarakan di ruang pertemuan Restomu Ponorogo pada Rabu (10/12/2025). Kesepakatan Lintas Lembaga untuk Kesejahteraan Acara penandatanganan program ini dihadiri oleh jajaran tinggi dari ketiga lembaga. Dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, hadir Drs. Nurhadi Hanuri, M.M., selaku Kepala Dinas Pendidikan, didampingi oleh Sekretaris Dinas. Sementara itu, BAZNAS Ponorogo diwakili langsung oleh Ketua, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd., beserta Wakil Ketua dan staf. Program ini menjadi salah satu bentuk penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berfokus pada kesejahteraan dan perlindungan pekerja sektor pendidikan. "Program ini adalah wujud nyata kolaborasi pentahelix yang menyentuh langsung aspek kesejahteraan guru dan pegawai non-PNS kami. Dengan iuran yang didukung penuh oleh BAZNAS, GTT dan PTT kini memiliki jaminan sosial yang mumpuni," ujar Kepala Dinas Pendidikan, Drs. Nurhadi Hanuri, M.M., dalam sambutannya. Manfaat Ganda dari Perlindungan Jaminan Sosial Dari pihak BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Ponorogo, hadir Bapak Dony Eko Setiawan, selaku Kepala Kantor Cabang. Beliau menyambut baik inisiatif ini dan menjelaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial. "Melalui kerja sama ini, GTT dan PTT akan mendapatkan perlindungan dasar yang sangat krusial, memastikan mereka dan keluarga mendapatkan santunan jika terjadi risiko saat menjalankan tugas," jelas Bapak Dony Eko Setiawan. Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd., menekankan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam memberdayakan umat. "Dana zakat yang diamanahkan masyarakat Ponorogo kini kami salurkan untuk memastikan para pahlawan pendidikan kita bisa bekerja dengan tenang. Ini adalah investasi sosial yang sangat bernilai, di mana BAZNAS bertindak sebagai perpanjangan tangan masyarakat untuk melindungi para GTT dan PTT," tutupnya. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi kabupaten/kota lain dalam memanfaatkan dana ZIS untuk memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan di sektor publik.***
BERITA10/12/2025 | Intan Gandhini
Bantuan Kursi Roda dari Baznas Ponorogo Hadirkan Senyum Baru bagi Bapak Ramelan
Bantuan Kursi Roda dari Baznas Ponorogo Hadirkan Senyum Baru bagi Bapak Ramelan
BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menyalurkan bantuan kursi roda kepada salah satu warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diserahkan kepada Bapak Ramelan, warga Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak yang diwakili oleh keluarganya. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 4 Desember 2025, bertempat di kantor Baznas Ponorogo. Momen haru tersebut disaksikan langsung oleh jajaran pengurus dan diserahkan secara simbolis oleh Ketua Baznas Ponorogo, Bapak Kholid, S.Ag., M.Pd. Kursi roda ini diharapkan dapat meringankan beban Bapak Ramelan dan keluarganya, terutama dalam hal mobilitas sehari-hari. Bantuan ini merupakan wujud nyata dari amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikumpulkan Baznas dari masyarakat Ponorogo. "Kami berharap bantuan kursi roda ini tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi juga menjadi penyemangat bagi Bapak Ramelan untuk tetap beraktivitas dan menjalani hari-hari dengan lebih mandiri," ujar Bapak Kholid, S.Ag., M.Pd. dalam sambutannya. "Ini adalah bukti bahwa dana ZIS yang dihimpun Baznas benar-benar kembali kepada masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya. Bapak Ramelan, tampak terharu dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Dengan kursi roda baru ini, aksesibilitas dan kualitas hidupnya diharapkan dapat meningkat secara signifikan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Baznas Ponorogo untuk terus aktif dalam program-program sosial dan kemanusiaan, memastikan bahwa dana umat disalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ponorogo.***
BERITA04/12/2025 | Intan Gandhini
Uluran Tangan Kebaikan: Dana Pengobatan Ananda Meidina Disalurkan Melalui BAZNAS Ponorogo
Uluran Tangan Kebaikan: Dana Pengobatan Ananda Meidina Disalurkan Melalui BAZNAS Ponorogo
BAZNAS NEWS – Kepedulian terhadap sesama kembali terwujud di Ponorogo. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menyalurkan bantuan dana untuk biaya pengobatan kepada ananda Meidina Ashwina Putri, warga Desa Sooko, Kecamatan Sooko. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Ponorogo. Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban keluarga ananda Meidina, yang saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit akibat kondisi kesehatannya yang memerlukan penanganan berkelanjutan. Ketua BAZNAS Ponorogo menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari tanggung jawab Baznas untuk mengoptimalkan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari para muzaki. Dana tersebut secara khusus dialokasikan untuk membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan, terutama dalam urusan biaya kesehatan yang mendesak. "Kami berharap uluran tangan ini dapat memberikan dukungan moral dan material, sehingga keluarga Ananda Meidina bisa lebih fokus pada kesembuhan sang anak. Inilah wujud nyata dari zakat yang kembali kepada masyarakat," jelas Ketua BAZNAS. Pihak keluarga Ananda Meidina mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas respons cepat dan bantuan yang telah diberikan oleh BAZNAS Ponorogo, yang sangat membantu di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.*** Apakah judul dan narasi berita ini sudah sesuai?
BERITA03/12/2025 | Intan Gandhini
Baznas Ponorogo Berikan Bantuan Belasan Juta Rupiah untuk Biaya Pengobatan Pasien Tidak Mampu RSUD dr. Hardjono
Baznas Ponorogo Berikan Bantuan Belasan Juta Rupiah untuk Biaya Pengobatan Pasien Tidak Mampu RSUD dr. Hardjono
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ponorogo memberikan dukungan nyata kepada masyarakat yang membutuhkan melalui penyerahan bantuan biaya pengobatan. Aksi kepedulian ini dilaksanakan di RSUD dr. Hardjono Ponorogo pada Selasa, 2 Desember 2025. Bantuan dana ini ditujukan untuk meringankan beban finansial pengobatan bagi 8 (delapan) orang pasien yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Jumlah total bantuan yang dialokasikan oleh Baznas Ponorogo mencapai Rp13.500.000 (tiga belas juta lima ratus ribu rupiah). Penyerahan bantuan dilakukan oleh staf perwakilan dari Baznas Kabupaten Ponorogo. Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan langsung kepada perwakilan pegawai RSUD dr. Hardjono, yang akan memastikan dana tersebut sampai kepada para penerima manfaat. Staf Baznas Ponorogo menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari masyarakat. "Kami berharap, bantuan belasan juta rupiah ini dapat membantu para pasien dan keluarga fokus pada proses penyembuhan tanpa terbebani biaya yang besar," ujar staf Baznas. Pihak RSUD dr. Hardjono menyampaikan terima kasih atas kepedulian Baznas Ponorogo. Kolaborasi ini dinilai sangat penting dalam mendukung upaya rumah sakit untuk memberikan layanan kesehatan terbaik, terutama bagi pasien dari keluarga kurang mampu.***
BERITA02/12/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Menyalurkan Bantuan Makanan untuk Warga Terdampak Banjir di Kota Padang
BAZNAS Menyalurkan Bantuan Makanan untuk Warga Terdampak Banjir di Kota Padang
BAZNAS Salurkan Bantuan Makanan kepada Korban Terdampak Banjir di Kota Padang Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah menyalurkan bantuan bahan makanan kepada para warga yang terkena dampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang sebagai respons cepat terhadap bencana tersebut. Bantuan tersebut hasil kerjasama antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Padang dalam upaya memberikan pelayanan kemanusiaan kepada warga yang sedang mengalami musibah. Sebanyak 380 jiwa dari 276 kepala keluarga menerima bantuan yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar. Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI untuk memastikan para korban mendapatkan dukungan yang layak dan tepat waktu. Bantuan makanan diprioritaskan karena banyak warga yang belum dapat beraktivitas normal akibat dampak banjir pada rumah mereka. BAZNAS berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban para korban selama proses pemulihan. Selain itu, kolaborasi antara BAZNA RI dan BAZNAS Kota Padang akan terus diperkuat untuk memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran, dengan melakukan monitoring langsung ke lapangan. BAZNAS RI akan terus mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan selesai, baik melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan, tidak hanya pada tahap awal penyaluran bantuan. Untuk memberikan sumbangan, dapat melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS melalui tautan berikut: kotabanjar.baznas.go.id/sedekah Layanan BAZNAS dapat dihubungi melalui WhatsApp: wa.me/62811222836 atau melalui email [email protected]
BERITA02/12/2025 | Humas - SDM
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat