Berdayakan Ekonomi Mustahik, BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Kambing di Cokromenggalan
18/02/2026 | Penulis: Intan Gandhini
bapak samuri terima bantuan modal usaha berupa kambing dari baznas ponorogo
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo terus berkomitmen dalam mentransformasi mustahik menjadi muzakki melalui program pemberdayaan ekonomi produktif. Pada Rabu, 18 Februari 2026, BAZNAS Ponorogo menyalurkan bantuan modal usaha berupa hewan ternak kambing kepada Bapak Samuri, warga Kelurahan Cokromenggalan, Ponorogo.
Penyerahan bantuan ini dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd., dengan didampingi oleh Kepala Pelaksana Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M., serta Staf Pelaksana Nur Arifin.
Harapan Baru untuk Kemandirian
Bantuan ini bertujuan untuk memberikan sumber penghasilan berkelanjutan bagi keluarga Bapak Samuri. Dalam sambutannya, KH. Kholid menekankan pentingnya amanah dalam merawat bantuan tersebut.
"Bantuan ternak ini bukan sekadar pemberian, melainkan modal amanah. Kami berharap melalui pendampingan dari tim pelaksana, kambing-kambing ini dapat berkembang biak dan memperbaiki taraf ekonomi Bapak Samuri secara bertahap," ujar KH. Kholid.
Bapak H. Sukarni menambahkan bahwa pihak BAZNAS melalui staf pelaksana akan terus memantau perkembangan ternak tersebut guna memastikan program ini berjalan sesuai target pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan lingkungan.
Analisis Ekonomi: Dampak Peternakan Terhadap Ekonomi Lokal Ponorogo
Penyaluran bantuan ternak kambing oleh BAZNAS Ponorogo memberikan dampak ekonomi yang signifikan, baik di tingkat mikro maupun makro bagi wilayah Ponorogo:
1. Peningkatan Income Generating (Pendapatan Mandiri)
Bantuan ternak merupakan aset produktif. Secara matematis, dengan manajemen pemeliharaan yang baik, nilai aset (ternak) akan bertambah melalui proses perkembangbiakan. Hal ini menciptakan kemandirian ekonomi bagi penerima manfaat sehingga mengurangi ketergantungan pada bantuan sosial konsumtif.
2. Ketahanan Pangan dan Suplai Lokal
Ponorogo memiliki tradisi peternakan yang kuat. Penambahan populasi ternak di tingkat rumah tangga memperkuat posisi Ponorogo sebagai penyangga kebutuhan daging ruminansia kecil di Jawa Timur. Menjelang Idul Adha, ketersediaan ternak lokal yang melimpah akan menjaga stabilitas harga di pasar hewan lokal.
3. Sirkulasi Ekonomi Sektoral
Program ini menciptakan multiplier effect:
Petani Hijauan: Meningkatkan permintaan pakan atau pemanfaatan limbah pertanian.
Pasar Hewan: Menghidupkan transaksi di pasar-pasar hewan seperti Pasar Jetis atau Pasar Pahing saat masa panen ternak tiba.
4. Mitigasi Inflasi Daerah
Dengan mendorong masyarakat menjadi produsen daging (peternak), tekanan inflasi pada sektor pangan hewani dapat ditekan. Pola bantuan "gaduhan" atau modal ternak ini merupakan instrumen efektif dalam redistribusi kekayaan yang menyasar langsung kantong-kantong kemiskinan di perkotaan maupun pedesaan.
Langkah BAZNAS Ponorogo ini bukan hanya sekadar aksi filantropi, melainkan investasi sosial yang cerdas. Secara ekonomi, bantuan ini mengubah aset mati (dana zakat) menjadi aset produktif (ternak) yang bergerak di sektor riil.***
Berita Lainnya
Pertahankan Transparansi, BAZNAS Ponorogo Kembali Raih Opini WTP untuk Laporan Keuangan 2025
Sambangi Masjid Darul Falah Demangan, Plt. Bupati Ponorogo dan BAZNAS Berbagi Berkah Ramadhan
Pastikan Kualitas Zakat Fitrah, BAZNAS Ponorogo Gandeng Bulog Melalui MoU Beras Premium
HUT Ke-25 BAZNAS: Plt. Bupati Ponorogo Salurkan Berbagai Bantuan, Dari Bedah Rumah hingga Beasiswa SKSS
Sinergi Takwa: Baznas Ponorogo Dukung Syiar Qur’ani melalui Jam'iyyah Mudarasatil Qur'an lil Hafidzat
Wujudkan Senyum Mustahik: BAZNAS Ponorogo Tebar 250 Paket Ramadhan Bahagia untuk Kaum Duafa

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
