WhatsApp Icon
Sinergi RSUD dr. Hardjono S dan BAZNAS Ponorogo: Ringankan Beban Pengobatan Ananda Alvino

BAZNAS NEWS – Manajemen RSUD dr. Hardjono S Ponorogo bergerak cepat menyalurkan bantuan biaya perawatan dari BAZNAS Kabupaten Ponorogo untuk keluarga ananda Alvino, warga RT 02/RW 01, Dukuh Segropyak, Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung. Langkah nyata ini terekam dalam dokumentasi BAZNAS Ponorogo, yang memperlihatkan penyerahan bantuan secara langsung di area kerja rumah sakit. Kolaborasi strategis ini hadir sebagai solusi konkret untuk meringankan beban finansial keluarga di tengah masa-masa sulit mendampingi buah hati yang sedang sakit.

Dari kacamata medis, jaminan kepastian biaya memiliki korelasi linear yang sangat kuat terhadap tingkat keberhasilan kesembuhan pasien (clinical outcome). Ketika hambatan finansial berhasil dipangkas, risiko terjadinya penundaan tindakan atau pengobatan putus tengah jalan (drop-out) yang dapat memperburuk patofisiologi penyakit anak bisa dihindari. Intervensi dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) ini memastikan tim medis RSUD dr. Hardjono S dapat fokus memberikan pelayanan yang komprehensif, kontinu, dan optimal demi menyelamatkan fase tumbuh kembang ananda Alvino.

Penyaluran bantuan ini juga menjadi implementasi nyata yang sinkron dengan perintah Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 60 mengenai tata kelola asnaf zakat. Keluarga ananda Alvino sangat tepat dikategorikan ke dalam asnaf fakir atau miskin, yaitu kelompok yang mengalami keterbatasan daya finansial untuk memenuhi hak dasar atas akses kesehatan. Melalui pendekatan ini, instrumen filantropi Islam terbukti bergerak adaptif dan responsif dalam misi kemanusiaan yang mulia, yakni melindungi keberlangsungan jiwa manusia (hifzh an-nafs) sebagai bagian dari inti Maqashid asy-Syari'ah.

Melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel antara kedua lembaga, dana umat berhasil dioptimalkan untuk memutus potensi kemiskinan ekstrem akibat beban biaya medis yang tinggi (catastrophic health expenditure). Manajemen RSUD dr. Hardjono S berharap bantuan ini tidak hanya mempercepat pemulihan kesehatan ananda Alvino, tetapi juga mampu mengetuk hati para muzaki untuk terus istikamah berbagi. Gotong royong berbasis syariat ini diharapkan terus bergulir luas demi menebar maslahat yang lebih besar bagi masyarakat Ponorogo.***

10/06/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan Rehab Rumah di Banyudono: Upaya Ilmiah Pengentasan Kemiskinan Berbasis Syariat

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam kemaslahatan umat. Pada Selasa, 9 Juni 2026, BAZNAS Ponorogo resmi menyalurkan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Bapak Suharni, seorang warga di Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo.

Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Ponorogo, Dr. Muhammad Asvin Abdur Rohman, M.Pd.I., dengan didampingi oleh Wakil Ketua IV, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., serta Kepala Pelaksana, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan bahwa setiap program yang digulirkan dikawal dengan manajemen yang serius dan transparan.

Tinjauan Ilmiah: Rumah sebagai Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

Secara ilmiah, fokus BAZNAS Ponorogo dalam memprioritaskan program rehab rumah bukanlah tanpa alasan. Dalam studi ekonomi pembangunan dan sosiologi, rumah bukan sekadar tempat berteduh, melainkan indikator utama dalam mengukur Multidimensional Poverty Index (MPI) atau Indeks Kemiskinan Multidimensi.

Ada hubungan kausalitas (sebab-akibat) yang kuat antara kondisi hunian dengan produktivitas manusia:

Kesehatan dan Produktivitas: Rumah yang tidak layak huni (lembap, sanitasi buruk, kurang pencahayaan) menjadi sarang penyakit. Secara epidemiologi, hunian buruk meningkatkan risiko penyakit infeksi dan ISPA. Ketika kepala keluarga atau anggota keluarga sakit, produktivitas ekonomi mereka mandek, yang akhirnya memperdalam jebakan kemiskinan (poverty trap).

Aspek Psikologis dan Kognitif: Hunian yang aman dan layak memberikan stabilitas psikologis (mereduksi stres kronis) dan ruang belajar yang kondusif bagi anak-anak. Secara jangka panjang, ini memutus rantai kemiskinan antar-generasi melalui peningkatan kualitas modal manusia (human capital).

Dengan memperbaiki rumah Bapak Suharni, BAZNAS Ponorogo secara ilmiah sedang membangun fondasi kesehatan, sosial, dan ekonomi dasar yang menjadi modal utama bagi keluarga penerima manfaat untuk keluar dari garis kemiskinan.

Analisis Syariah: Kesesuaian Dana ZIS dengan Delapan Asnaf

Penyaluran dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) oleh BAZNAS Ponorogo untuk program rehab rumah ini dinilai sangat tepat sasaran dan memenuhi regulasi hukum Islam (as-Siyasah asy-Syar'iyyah).

Dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 60, Allah SWT telah menetapkan 8 golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat. Jika dianalisis, bantuan untuk Bapak Suharni masuk ke dalam kategori yang sangat krusial.

Bapak Suharni selaku penerima manfaat masuk dalam kategori Miskin (memiliki harta/penghasilan namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan primer mendasar) atau Fakir. Rumah merupakan kebutuhan primer (al-hajah al-ashliyyah) dalam konsep Maqashid Syariah (Hifzh an-Nafs / Menjaga Jiwa dan Hifzh al-Mal / Menjaga Harta).

Secara perluasan makna kontemporer yang disepakati banyak ulama, program pengentasan kemiskinan struktural demi menjaga kehormatan dan keimanan umat Muslim dari kekufuran akibat kemiskinan juga dapat diakomodasi dalam penguatan kesejahteraan masyarakat.

Bantuan RTLH ini sangat sesuai dengan ketentuan asnaf. BAZNAS Ponorogo tidak sekadar membagikan zakat secara konsumtif (habis pakai), melainkan secara produktif-kesejahteraan. Menggunakan dana ZIS untuk membangun tempat tinggal yang layak berarti memenuhi hak dasar hidup (had al-kifayah) seorang Muslim agar ia dapat beribadah dengan tenang, hidup dengan terhormat, dan secara perlahan bertransformasi dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pembayar zakat) di masa depan.***

09/06/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Bawa Berkah bagi Muzakki dan Mustahik, BAZNAS Ponorogo Rehab Rumah Warga Jambon dan Sukorejo

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam membantu masyarakat prasejahtera. Pada Selasa, 3 Juni 2026, BAZNAS Ponorogo menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah layak huni kepada dua warga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Jambon dan Kecamatan Sukorejo.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., kepada para penerima manfaat, yaitu:

Bapak Mistono, warga Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon.

Bapak Tukirin, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sukorejo.

Penyerahan bantuan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh haru. Program rehab rumah ini merupakan salah satu pilar utama BAZNAS Ponorogo dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang lebih sehat, aman, dan layak.

"Harapannya, semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi keluarga mustahik, serta membawa keberkahan yang melimpah bagi para muzakki yang telah mengamanahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Ponorogo," ujar Ibu Yuni Ahad Diana di sela-sela penyerahan bantuan.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara muzakki dan BAZNAS, diharapkan program-program kemaslahatan seperti ini dapat terus menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di seluruh pelosok Kabupaten Ponorogo.***

02/06/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Dana Zakat Jadi Solusi Hunian: BAZNAS Ponorogo Sasar Rumah Tak Layak di Prayungan

BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam program kemanusiaan melalui pendistribusian bantuan bedah rumah. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Ema Rahma Yanti, seorang warga Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, pada Kamis (30/4/2026). Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E. Dalam sambutannya, beliau berharap bantuan ini dapat memberikan ketenangan serta meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat diharapkan menjadi jembatan kepedulian dari para muzaki untuk membantu sesama secara tepat sasaran.

Kegiatan ini turut didampingi oleh jajaran Pemerintah Desa Prayungan yang menyambut baik inisiatif tersebut. Pihak desa memberikan apresiasi yang tinggi atas sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah daerah dalam mengentaskan masalah kemiskinan, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan dasar akan tempat tinggal di wilayah Kecamatan Sawoo.

Proses renovasi rumah Ibu Ema Rahma Yanti akan segera dilaksanakan dengan melibatkan gotong royong warga setempat. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Ponorogo terus berupaya memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah guna menciptakan pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat di seluruh pelosok Bumi Reog.


Analisis Dampak Ekonomi di Era Sekarang

Di tengah fluktuasi harga material bangunan dan biaya hidup di tahun 2026, program bedah rumah memiliki dampak ekonomi yang signifikan:

  • Peningkatan Aset Produktif: Rumah yang layak meningkatkan kesehatan penghuninya, sehingga menurunkan pengeluaran kesehatan keluarga dan meningkatkan produktivitas kerja mereka.

  • Stimulasi Ekonomi Mikro: Pembelian material bangunan dan penggunaan tenaga kerja lokal dalam proses renovasi memutar roda ekonomi di tingkat desa.

  • Pengurangan Kesenjangan: Intervensi BAZNAS membantu mencegah keluarga prasejahtera jatuh lebih dalam ke jurang kemiskinan akibat beban biaya perbaikan aset yang tidak mampu mereka tanggung sendiri.

30/04/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Link and Match: BAZNAS Bedah Strategi Kesejahteraan Ekonomi Umat di FEBI UIN Ponorogo

BAZNAS NEWS – Kerja sama antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari tidak sekadar menjadi seremonial di atas kertas. Sebagai langkah konkret awal, Wakil Ketua IV Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E. hadir langsung sebagai narasumber dalam agenda Kuliah Tamu yang digelar di kampus FEBI, Senin (27/04/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh mahasiswa jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf yang antusias mendalami implementasi tata kelola zakat modern. Kehadiran pimpinan BAZNAS ini bertujuan untuk menyelaraskan antara teori ekonomi syariah yang diajarkan di bangku perkuliahan dengan realitas praktik pengelolaan dana umat di lapangan.

Analisis: Sinergi Akademisi dan Praktisi

Dari sudut pandang akademis, kolaborasi ini dinilai sangat linier dengan visi FEBI UIN Ponorogo. Berikut adalah beberapa poin analisis terkait peran strategis BAZNAS dalam memperkuat ekonomi umat:

Laboratorium Ekonomi Syariah yang Hidup: BAZNAS berperan sebagai mitra industri bagi FEBI. Jika kampus berfokus pada pengembangan literasi dan riset, maka BAZNAS adalah pelaksana dari instrumen ekonomi Islam tersebut. Sinergi ini memastikan lulusan FEBI memiliki wawasan yang relevan dengan ekosistem zakat nasional.

Akselerator Kesejahteraan Umat: Melalui berbagai program pendayagunaan, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan bersifat konsumtif, tetapi juga produktif. Hal ini sejalan dengan prinsip ekonomi Islam mengenai distribusi kekayaan yang adil guna memperkecil kesenjangan sosial di wilayah Ponorogo.

Penguatan Tata Kelola Berbasis Integritas: Dengan melibatkan akademisi dalam pengawasan dan pengembangan program, BAZNAS memperkuat pilar akuntabilitasnya. Sebaliknya, kampus mendapatkan data riil untuk mengembangkan model ekonomi syariah yang lebih aplikatif bagi masyarakat.

Menuju Ekosistem Ekonomi Islam yang Unggul

Kuliah tamu ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami bahwa zakat bukan hanya soal ibadah personal, melainkan instrumen fiskal Islam yang kuat dalam pengentasan kemiskinan.

"Langkah tindak lanjut yang cepat ini membuktikan komitmen kedua lembaga. Kami ingin mahasiswa melihat langsung bagaimana nilai-nilai ekonomi Islam dipraktikkan secara profesional oleh BAZNAS," ungkap Ibu Yuni Ahad Diana.

Dengan adanya kolaborasi yang linier ini, diharapkan muncul inovasi-inovasi baru dalam pengelolaan zakat yang lebih modern, transparan, dan mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan di Kabupaten Ponorogo.***

28/04/2026 | Kontributor: Intan Gandhini

Berita Terbaru

BAZNAS Jawa Timur Serahkan Bantuan di Ponorogo, Bupati Sugiri Sancoko Sampaikan Hal Penting Berikut
BAZNAS Jawa Timur Serahkan Bantuan di Ponorogo, Bupati Sugiri Sancoko Sampaikan Hal Penting Berikut
BAZNAS PONOROGO – BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyerahkan bantuan di Balai Desa Muneng Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo pada Ahad, 15 Oktober 2023. Dalam acara penyerahan bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur ini, turut hadir Kadin Provinsi Jawa Timur, Bupati Kabupaten Ponorogo H. Sugiri Sancoko, SE., MM., Kesra Pemkab Ponorogo, Dinsos Kabupaten Ponorogo, Forkopimcam Balong yang terdiri dari Camat, Kapolsek, Danramil, dan juga dihadiri oleh Kepala Desa Muneng beserta perangkatnya, serta masyarakat penerima bantuan. BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyerahkan bantuan berupa: 1. Bantuan Bedah rumah 10 Unit 2. Bantuan Beasiswa Tingkat SMA untuk 20 Siswa 3. Bantuan Program Satu Keluarga Satu Sarjana untuk 15 Mahasiswa 4. Bantuan Santunan 20 Dhuafa Selain itu, BAZNAS Kabupaten Ponorogo juga menyalurkan bantuan berupa: 1. Bantuan Modal Usaha Pengrajin Limbah Bathok Kelapa 2. Bantuan Plesterisasi Lantai Rumah 200 Titik 3. Bantuan 50 Paket Sembako Rumah “Hari ini, kita bersama-sama menyaksikan penyerahan bantuan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Ponorogo, semoga ini memiliki nilai sehingga bisa memberikan kekuatan dan punya pencerahan yang In Syaa Allah akan menjadi sejarah yang bisa dikenang oleh anak cucu kita,” ujar Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si. Waka III BAZNAS Jawa Timur Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., juga menjelaskan bahwa BAZNAS Provinsi Jawa Timur memiliki komitmen besar bersama BAZNAS Kabupaten Ponorogo. “Salah satu hal penting yang menjadi bidang garap Bupati Ponorogo adalah bagaimana bisa mengentaskan stunting, memberdayakan masyarakat Ponorogo dari sisi ekonomi, maka dengan bersinergi bersama BAZNAS kita harapkan semoga bisa tercapai, Maa Syaa Allah,” imbuhnya. “Kami BAZNAS Provinsi Jawa Timur hari ini dan kedepannya In Syaa Allah memiliki komitmen besar, terutama di Kabupaten Ponorogo memiliki potensi yang cukup besar seperti pada sektor peternakan kambing, sektor mustahik preneur, yang bisa mengangkat ekonomi masyarakat,” pungkasnya. Bupati Ponorogo H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M. menjelaskan bahwa kemiskinan di Ponorogo tahun ini mengalami kenaikan, sehingga disebut sebagai kemiskinan ekstrem. “Kami pemerintah saat ini sedang berjibaku keras untuk mengurangi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Ponorogo yang tahun ini mengalami kenaikan sebesar 0,21%” ujar Bupati Sugiri Sancoko. “Maka dengan hadirnya BAZNAS Jawa Timur harapannya bisa menolong memberikan bantuan bersama-sama kami dalam melawan kemiskinan,”imbuhnya. BAZNAS Kabupaten Ponorogo akan terus berkomitmen dan membangun sinergitas yang kuat bersama Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk bersama masyarakat dalam mewujudkan ekonomi yang lebih baik.*** IGD
BERITA16/10/2023 | Intan
BAZNAS Jawa Timur Serahkan Bantuan di Ponorogo, Bupati Sugiri Sancoko Sampaikan Hal Penting Berikut
BAZNAS Jawa Timur Serahkan Bantuan di Ponorogo, Bupati Sugiri Sancoko Sampaikan Hal Penting Berikut
BAZNAS PONOROGO - BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyerahkan bantuan di Balai Desa Muneng Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo pada Ahad, 15 Oktober 2023. Dalam acara penyerahan bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Timur ini, turut hadir Kadin Provinsi Jawa Timur, Bupati Kabupaten Ponorogo H. Sugiri Sancoko, SE., MM., Kesra Pemkab Ponorogo, Dinsos Kabupaten Ponorogo, Forkopimcam Balong yang terdiri dari Camat, Kapolsek, Danramil, dan juga dihadiri oleh Kepala Desa Muneng beserta perangkatnya, serta masyarakat penerima bantuan. Bantuan BAZNAS Jawa Timur BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyerahkan bantuan berupa: Bantuan Bedah rumah 10 Unit Bantuan Beasiswa Tingkat SMA untuk 20 Siswa Bantuan Program Satu Keluarga Satu Sarjana untuk 15 Mahasiswa Bantuan Santunan 20 Dhuafa Bantuan BAZNAS Ponorogo Selain itu, BAZNAS Kabupaten Ponorogo juga menyalurkan bantuan berupa: Bantuan Modal Usaha Pengrajin Limbah Bathok Kelapa Bantuan Plesterisasi Lantai Rumah 200 Titik Bantuan 50 Paket Sembako Rumah “Hari ini, kita bersama-sama menyaksikan penyerahan bantuan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Ponorogo, semoga ini memiliki nilai sehingga bisa memberikan kekuatan dan punya pencerahan yang In Syaa Allah akan menjadi sejarah yang bisa dikenang oleh anak cucu kita,” ujar Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si. Selanjutnya, Waka III BAZNAS Jawa Timur Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., juga menjelaskan bahwa BAZNAS Provinsi Jawa Timur memiliki komitmen besar bersama BAZNAS Kabupaten Ponorogo. “Salah satu hal penting yang menjadi bidang garap Bupati Ponorogo adalah bagaimana bisa mengentaskan stunting, memberdayakan masyarakat Ponorogo dari sisi ekonomi, maka dengan bersinergi bersama BAZNAS kita harapkan semoga bisa tercapai, Maa Syaa Allah,” imbuhnya. “Kami BAZNAS Provinsi Jawa Timur hari ini dan kedepannya In Syaa Allah memiliki komitmen besar, terutama di Kabupaten Ponorogo memiliki potensi yang cukup besar seperti pada sektor peternakan kambing, sektor mustahik preneur, yang bisa mengangkat ekonomi masyarakat,” pungkasnya. Dalam hal ini, Bupati Ponorogo H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M. menjelaskan bahwa kemiskinan di Ponorogo tahun ini mengalami kenaikan, sehingga disebut sebagai kemiskinan ekstrem. “Kami pemerintah saat ini sedang berjibaku keras untuk mengurangi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Ponorogo yang tahun ini mengalami kenaikan sebesar 0,21%” ujar Bupati Sugiri Sancoko. “Maka dengan hadirnya BAZNAS Jawa Timur harapannya bisa menolong memberikan bantuan bersama-sama kami dalam melawan kemiskinan,”imbuhnya. BAZNAS Kabupaten Ponorogo akan terus berkomitmen dan membangun sinergitas yang kuat bersama Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk bersama masyarakat dalam mewujudkan ekonomi yang lebih baik.*** IGD
BERITA16/10/2023 | Intan
Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan, BAZNAS Ponorogo Berikhtiar Bantu Sesama
Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan, BAZNAS Ponorogo Berikhtiar Bantu Sesama
BAZNAS PONOROGO - BAZNAS Ponorogo menyalurkan bantuan sembako kepada 91 Kepala Keluarga (KK) di Dukuh Banyuripan, Desa Duri, dan 35 KK di Dukuh Krajan Tengah, Desa Wates, pada Kamis, 07 September 2023. Bantuan sembako dari BAZNAS Ponorogo ini diberikan kepada 208 orang, yang merupakan warga terdampak krisis air atau kekeringan di wilayah Ponorogo. Sebelumnya, BAZNAS Ponorogo juga menyalurkan bantuan tandon air kepada warga terdampak kekeringan, dan kini BAZNAS Ponorogo kembali menyalurkan dalam bentuk sembako yakni beras 5 kg kepada seluruh warga penerima. “Kami haturkan terimakasih kepada seluruh muzakki yang sudah menyalurkan zakatnya kepada BAZNAS Ponorogo, harapannya semoga bantuan sembako ini bisa bermanfaat untuk seluruh masyarakat dan bisa mendatangkan berkah untuk seluruh pihak,” ujar Rudi, staf pelaksana BAZNAS Ponorogo. Dengan adanya bantuan sembako dari BAZNAS Ponorogo ini, diharapkan bisa meringankan beban korban krisis kekeringan yang sedang dialami oleh warga di Ponorogo. Suyadi warga Desa Wates menjelaskan bahwa sebagai penerima bantuan sembako dari BAZNAS Ponorogo pihaknya menyampaikan rasa syukur dan terimakasih. “Saya mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS Ponorogo, dan kepada seluruh muzakki yang sudah menyalurkan zakatnya semoga mendapatkan manfaat dan keberkahan,” ucap Suyadi. Hal ini sejalan dengan ikhtiar dari BAZNAS Ponorogo yang terus berkomitmen untuk mendistribusikan bantuan kepada yang membutuhkan serta menjadi penghubung antara para muzakki dan mustahik. Semoga bantuan ini bisa meningkatkan rasa syukur seluruh penerima, meskipun sedang mendapat musibah kekeringan. Semoga.*** IGD
BERITA11/09/2023 | Intan
Peduli Masyarakat, Mahasiswa KKN Terima Bantuan dari BAZNAS Ponorogo dan Begini Ungkap Ketua Kelompok
Peduli Masyarakat, Mahasiswa KKN Terima Bantuan dari BAZNAS Ponorogo dan Begini Ungkap Ketua Kelompok
BAZNAS PONOROGO - Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan (Kuliah Kerja Nyata) KKN di Desa Cepoko Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo. Kelompok KKN di Desa Cepoko ini menerima bantuan sembako dari BAZNAS Ponorogo berupa beras 30 kg, minyak goreng 30 liter, mie sedap goreng ayam bawang 60 pcs, mie sedap goreng 30 pcs, gula ½ kg, dan teh tubruk 30 pcs, yang akan diberikan kepada masyarakat. Selain itu, kelompok KKN ini juga menerima bantuan uang dengan nominal Rp500.000 yang akan disalurkan kepada masyarakat tidak mampu di Desa Cepoko. Bantuan sembako yang telah diberikan oleh BAZNAS Ponorogo ini akan dibagikan kepada 30 orang yang ada di Desa Cepoko yang telah ditinjau sebagai masyarakat yang layak menerima bantuan, diantaranya: Bu Sumini Bu Sukijah Mas Octa / Pak Saniman (Njliru) Mas Wawan Paicong / Misiyem Pina (Pak Bonadi) Pak Yatno Mbah Sadiyem Mbah Kasdi Mbah Mainah Mbah Sairah Mbah Sariyem Mbah Nyami Mbah Tumi Mbah Wagiman Mbah Djamitun Mbah Boirah Mbah Damiyah Mbah Wonem Mbah Dinem Mbah Yainem Mbah Sarmi Pojok Mbah Karinem Mbah Toirah Mbah Sariyem Mbah Pairah Jaitun Tajab Sarmi Nining Sutiyem Mbah Pangat “Setelah menerima bantuan yang diberikan oleh BAZNAZ Ponorogo, kami dan warga berterimakasih karena bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami dan warga juga mengapresiasi karena BAZNAZ Ponorogo telah memberikan bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan dan dapat mensejahterakan masyarakat,” ujar Ali Mashuri. Selain itu, Ali Mashuri selaku ketua kelompok KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini juga memberikan pesan untuk BAZNAS Ponorogo. “Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan sembako yang telah diberikan kepada masyarakat Desa Cepoko. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan dalam situasi sulit seperti saat ini,” imbuhnya. “Dengan adanya bantuan sembako ini, kami yakin bahwa beban hidup mereka dapat sedikit terangkat dan memberikan harapan baru. Kami juga ingin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh anggota BAZNAS Ponorogo yang telah bekerja keras dalam mengorganisir dan mendistribusikan bantuan ini. Kami berharap BAZNAS Ponorogo terus berkarya dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, serta menjadi inspirasi bagi organisasi lainnya. Terima kasih sekali lagi atas segala bantuan dan perhatian yang telah diberikan. Semoga kebaikan ini menjadi ladang amal bagi kita semua,” pungkasnya.*** IGD
BERITA21/08/2023 | Intan
Terima Bantuan 60 Al-Qur’an dari BAZNAS Ponorogo, Pemuda Pengurus TPA Jelaskan Hal Berikut
Terima Bantuan 60 Al-Qur’an dari BAZNAS Ponorogo, Pemuda Pengurus TPA Jelaskan Hal Berikut
BAZNAS PONOROGO - Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Asy-Syakur menerima bantuan 60 Al-Qur’an dari BAZNAS Ponorogo pada Selasa, 01/08/2023. TPA Asy-Syakur beralamatkan di Jl. Airlangga Dusun Galak Desa Galak Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo dan diketuai oleh Bapak M. Darus Salam. Mahkolin Zainal Abidin selaku perwakilan dari TPA Asy-Syakur menerima bantuan 60 Al-Qur’an di Kantor BAZNAS Ponorogo dan menyampaikan beberapa hal terkait bantuan Al-Qur’an ini. “Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak BAZNAS Ponorogo karena telah memberikan pelayanan yang baik kepada kami, serta telah berkenan memberikan bantuan berupa Al-Qur’an kepada TPA Asy-Syakur,” ujar Abidin. Selain itu, Abidin juga menjelaskan harapannya agar santri bisa meningkatkan minat baca Al-Qur’an. “Dan harapannya, semoga bantuan Al-Qur’an dari BAZNAS Ponorogo ini dapat bermanfaat bagi santri dan santriwati TPA Asy-Syakur dalam upaya meningkatkan minat baca Al-Qur’an dan pemahamannya,” pungkasnya. Bantuan Al-Qur’an dari BAZNAS Ponorogo ini diharapkan bisa memberikan manfaat untuk seluruh santri dan santriwati di TPA Asy-Syakur tersebut, sehingga kelak mereka bisa menjadi Ahlul Qur’an dunia dan akhirat. Aaamiin.*** IGD
BERITA02/08/2023 | Intan
Tuntaskan Tugas dan Bangun Sinergitas dengan BAZNAS Ponorogo, Begini Ungkap Mahasisiswa Politeknik Negeri Madiun
Tuntaskan Tugas dan Bangun Sinergitas dengan BAZNAS Ponorogo, Begini Ungkap Mahasisiswa Politeknik Negeri Madiun
BAZNAS PONOROGO - Mahasiswa Politeknik Negeri Madiun telah menuntaskan tugas praktikum di BAZNAS Ponorogo, atas nama Karina Putri Sukma Handayani. Mahasiswa yang juga asal dari Kabupaten Ponorogo ini memulai praktikumnya pada tanggal 2 Januari 2023, dan telah tuntas pada awal bulan Juli 2023 ini. Selama proses praktikum, Karin menjelaskan ada banyak sekali ilmu dan pengalaman yang telah didapatkan, bahkan penelitian akhir (skripsi) rencananya juga akan dilaksanakan di BAZNAS Ponorogo. “Saya telah banyak belajar di BAZNAS Ponorogo, bahkan semua sudah terasa seperti keluarga saya sendiri. Ada banyak hal yang saya temukan, tentu bisa membuat saya lebih bersemangat dalam belajar,” ujar Karin. “Selain itu, rencana saya juga akan melaksanakan penelitian untuk skripsi di BAZNAS Ponorogo ini, sehingga saya mohon doa dan bimbingan seluruh keluarga besar BAZNAS,” imbuhnya. Pada akhir praktikum di BAZNAS Ponorogo, juga turut hadir dosen pembimbing dari Politeknik Negeri Madiun. Dalam hal ini, tentu bisa membangun sinergitas yang baik antara Politeknik Negeri Madiun dengan BAZNAS Kabupaten Ponorogo, agar bisa saling berkomunikasi dalam mengembangkan kedua instansi tersebut.*** IGD
BERITA11/07/2023 | Intan
Gandeng Kepala Sekolah Dasar, BAZNAS Ponorogo Adakan Sosialisasi untuk Tumbuhkan Sadar Berzakat
Gandeng Kepala Sekolah Dasar, BAZNAS Ponorogo Adakan Sosialisasi untuk Tumbuhkan Sadar Berzakat
BAZNAS PONOROGO - BAZNAS Kabupaten Ponorogo menggelar acara sosialisasi bertajuk “Hidup Berkah dengan Berzakat”, yang pada kesempatan ini bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Ponorogo, pada Selasa & Rabu, 04 – 05 Juli 2023. Agenda sosialisasi BAZNAS Kabupaten Ponorogo ini digelar di Aula SMPN 2 Ponorogo, yang dihadiri oleh seluruh kepala Sekolah Dasar se-Kabupaten Ponorogo, yang berjumlah 500 peserta yang dibagi menjadi dua pertemuan. Dalam kesempatan ini, juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Drs. H. Nurhadi Hanuri, MM, yang telah menyempatkan waktunya agar bisa berjumpa dengan kepala Sekolah Dasar se-Kabupaten Ponorogo ini. Selain itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo juga hadir dengan didampingi oleh seluruh wakil ketua dan staffnya. Pada sosialisasi hari pertama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Wawan Burhanuddin juga hadir dengan didampingi oleh staff yang sekaligus akan menyampaikan materi pada agenda tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo yang akrab disapa Gus Kholid ini menjelaskan bahwa sejatinya BAZNAS ini merupakan lembaga pemerintah non struktural. “BAZNAS Kabupaten Ponorogo ini sendiri merupakan lembaga pemerintah non struktural, yang juga diatur dengan Undang-Undang, sehingga keberadaannya ini jelas dan diakui,” ujar Gus Kholid. Lebih lanjut, dalam penyampaian materi sosialisasi, Agus Susanto selaku Wakil Ketua 1 juga menjelaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Ponorogo dalam menjalankan tugasnya juga diatur dalam intruksi Bupati Nomor 4 Tahun 2022. “Selain diatur dalam Undang-Undang, keberadaan BAZNAS Kabupaten Ponorogo juga sesuai dengan intruksi Bupati Ponorogo, sehingga seluruh ASN yang beragama Islam, dimana jika penghasilannya sudah mencapai nishab maka wajib membayarkan zakatnya,” kata Agus Susanto. Dalam kesempatan yang sama, peserta sosialisasi mengajukan pertanyaan terkait dengan kejelasan berzakat khususnya bagi ASN karena di lapangan ternyata juga ada lembaga zakat seperti Lazisnu dan Lazismu. Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo juga menegaskan bahwa baik BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Ponorogo bisa menghasilkan hal terbaik dan manfaat khususnya untuk pendidikan. “Kalau kaitannya dengan sinergitas bersama BPJS, ini juga alhamdulillaah, karena survei membuktikan bahwa sudah memberikan kontribusi positif dan memberikan beasiswa, memberikan jaminan kesejahteraan bagi para guru di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo,” imbuh H. Nurhadi Hanuri. Melalui sosialisasi dari BAZNAS Kabupaten Ponorogo ini harapannya bisa menumbuhkan sadar berzakat, terutama bagi para ASN yang ada di Sekolah Dasar di seluruh Kabupaten Ponorogo.*** IGD
BERITA06/07/2023 | Intan
BAZNAS Ponorogo Hadiri Sosialisasi di RSUD Dr. Hardjono, Gait Instansi untuk Optimalkan Zakat
BAZNAS Ponorogo Hadiri Sosialisasi di RSUD Dr. Hardjono, Gait Instansi untuk Optimalkan Zakat
BAZNAS PONOROGO - Seluruh pimpinan dan staff BAZNAS Kabupaten Ponorogo hadiri agenda sosialisasi di RSUD Dr. Hardjono Ponorogo pada Senin 26 Juni 2023. Dalam kesempatan ini juga dihadiri oleh direktur RSUD Dr. Hardjono, dr. Yunus Mahatma S.Pd, wakil direktur serta beberapa tenaga kesehatan di lingkungan RSUD Dr. Hardjono Ponorogo, yang berjumlah -+50 orang. Direktur RSUD Dr. Hardjono menjelaskan bahwa melalui dana zakat yang ada di BAZNAS Kabupaten Ponorogo disalurkan dalam berbagai bentuk program. “BAZNAS Kabupaten Ponorogo ini menerima dana zakat dari lembaga pemerintah dan yang lainnya, yang akan disalurkan dalam bentuk biaya sekolah, biaya kesehatan, dan lain-lain,” kata Direktur RSUD Dr. Hardjono. Sosialisasi ini penting untuk diikuti mengingat dari pihak RSUD Dr. Hardjono sendiri membutuhkan penjelasan rinci dan detail dari BAZNAS Kabupaten Ponorogo. “Maka karena kita belum tahu secara detail, nanti akan dijelaskan oleh BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Sebagai laporan, kami dari RSUD menyalurkan dana sebesar Rp43.000.000 per bulan kepada BAZNAS Kabupaten Ponorogo, mudah-mudahan bisa ditambah. Dana yang seharusnya disalurkan, sudah kami salurkan sebagaimana mestinya,” kata Direktur RSUD Dr. Hardjono. Gus Kholid selaku Ketua BAZNAS Ponorogo menjelaskan bahwa kehadiran BAZNAS Ponorogo ini tidak lain yang pertama adalah untuk bersilaturrahmi kepada pihak RSUD Dr. Hardjono Ponorogo, selain untuk menjelaskan bahwa dana zakat tersalurkan dalam berbagai macam program. “Seperti permohonan bantuan biaya pengobatan, minimal satu bulan bahkan mencapai 19 sampai diatas 30 pengajuan, maka ini harus bijak dalam memberikan bantuan dana zakat maupun infak untuk biaya pengobatan,” ujar Gus Kholid. Sosialisasi BAZNAS Kabupaten Ponorogo ini sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan kepercayaan para muzakki di lingkungan RSUD Dr. Hardjono dalam menyalurkan zakatnya secara optimal.*** IGD
BERITA26/06/2023 | Intan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ponorogo.

Lihat Daftar Rekening →