WhatsApp Icon
Bantu Pasien Kurang Mampu, BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Biaya Berobat Warga Sukorejo

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat dalam membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis mendesak. BAZNAS Ponorogo menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada keluarga dari ananda Olivia Nuroktavia Abidah, seorang warga kurang mampu asal RT 02 RW 02, Dukuh Ngasinan, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Sucipto, selaku Staf Pelaksana BAZNAS Ponorogo, kepada ibu dari Olivia di kantor BAZNAS Kabupaten Ponorogo, pada Kamis (22/10/2026).

Diketahui, Olivia Nuroktavia Abidah saat ini tengah menjalani perawatan medis intensif akibat menderita penyakit demam berdarah (dengue fever) di rumah sakit. Bantuan melalui program BAZNAS Ponorogo Sehat ini diharapkan dapat meringankan beban finansial keluarga serta menunjang proses kesembuhan ananda Olivia.

Staf Pelaksana BAZNAS Ponorogo, Sucipto, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki untuk disalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan.

"Kami menyerahkan bantuan biaya pengobatan bagi ananda Olivia Nuroktavia Abidah yang sedang berjuang melawan demam berdarah. Semoga bantuan ini bermanfaat, meringankan beban keluarga, dan ananda Olivia segera diberikan kesembuhan serta dapat beraktivitas kembali seperti sediakala," ujar Sucipto saat penyerahan bantuan.

Pihak keluarga penerima manfaat pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Ponorogo serta para donatur atas kepedulian dan bantuan yang telah diberikan di saat masa-masa sulit ini.***

22/10/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Pimpinan BAZNAS Ponorogo Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Aloon-Aloon

BAZNASS NEWS – Jajaran Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang berlangsung khidmat di Aloon-Aloon Ponorogo, Kamis (22/10/2026).

Kelima pimpinan BAZNAS Ponorogo hadir lengkap mengenakan busana khas Hari Santri, bergabung bersama ribuan santri, elemen masyarakat, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Ponorogo.

Seusai pelaksanaan upacara, Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., menyampaikan refleksi mendalam mengenai momentum Hari Santri Nasional tahun ini. Menurutnya, HSN 2026 bukan sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan ajang perenungan bersama bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini hendaknya menjadi sarana perenungan bagi kita semua tentang apa makna santri yang sesungguhnya. Santri tidak hanya diidentikkan dengan mereka yang menimba ilmu di pesantren, tetapi juga tentang nilai keikhlasan, kemandirian, dan kontribusi nyata bagi bangsa dan agama," ujar Bapak Sukarni.

Lebih lanjut, Bapak Sukarni menekankan pentingnya peran BAZNAS dalam mendukung keberlanjutan dan kemajuan para santri di era modern saat ini. BAZNAS Ponorogo berkomitmen untuk terus hadir mendampingi program-program pemberdayaan santri, baik dari sektor pendidikan maupun kemandirian ekonomi.

"Melalui momentum ini, kita juga kembali berefleksi: apa peran nyata BAZNAS untuk para santri saat ini? Kami di BAZNAS berkomitmen untuk terus menghadirkan program berbasis zakat, infak, dan sedekah yang berdampak langsung—seperti beasiswa santri berprestasi, bantuan santri kurang mampu, hingga program kewirausahaan pesantren. Kami ingin memastikan santri tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga sejahtera dan mandiri secara ekonomi," tambahnya.

Upacara Peringatan HSN 2026 di Aloon-Aloon Ponorogo ini berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan, menegaskan kembali semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pengelola zakat, dan seluruh santri di Ponorogo untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.***

22/10/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Siap Memberikan Beasiswa untuk 4 Anak Yatim Piatu, Putra Almarhumah Luluatun Nikmah

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat menunjukkan kepeduliannya terhadap nasib empat anak yang kini menjadi yatim piatu pascamusibah memilukan yang menimpa Lu'luatun Nikmah (38), warga RT 02 RW 02, Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo.

Pada Rabu (21/10/2026), jajaran pimpinan BAZNAS Ponorogo yaitu Waka I Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., Waka II Bapak Bahrun Nasikin, S.Ag., M.A., dan Waka IV Bapak Suyitno, S.H.I., M.A., bersama Plt. Bupati Ponorogo Bunda Hj. Lisdyarita, S.H., dan Kapolres Ponorogo mendatangi langsung rumah duka untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam sekaligus menyalurkan bantuan awal serta komitmen pendampingan pendidikan berupa beasiswa.

Kisah almarhumah Lu'luatun Nikmah sempat viral dan memantik empati publik setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di atas sepeda motor saat sedang membonceng anak bungsunya. Momen tersebut menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar dan jagat maya, terlebih keempat anak almarhumah yang masih berusia belia kini harus kehilangan kedua orang tua mereka. Diketahui, sang suami telah lebih dahulu berpulang menghadap Sang Pencipta sekitar satu tahun yang lalu.

Waka II BAZNAS Ponorogo, Bapak Bahrun Nasikin, S.Ag., M.A., menyatakan bahwa jaminanan keberlangsungan pendidikan bagi keempat anak almarhumah menjadi prioritas utama. BAZNAS Ponorogo memastikan siap memberikan biaya pendidikan (beasiswa) seluruh anak almarhumah agar mereka tetap dapat meraih masa depan dan melanjutkan cita-citanya tanpa terkendala biaya.

"Kami sangat prihatin dan tersentuh dengan musibah yang menimpa keluarga almarhumah Ibu Lu'luatun Nikmah. Kehadiran kami di rumah duka ini adalah untuk memastikan bahwa keempat anak almarhumah tidak berjuang sendirian. BAZNAS Ponorogo siap memberikan beasiswa pendidikan agar masa depan anak-anak ini tetap terjamin," ujar Bapak Waka II BAZNAS Ponorogo.

Bantuan beasiswa ini nantinya akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan yang sedang maupun yang akan ditempuh oleh masing-masing anak. BAZNAS Ponorogo juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendoakan almarhumah dan memberikan dukungan moral maupun materiil bagi tumbuh kembang keempat anak yatim piatu tersebut.***

21/10/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Raih Penghargaan Bergengsi Tingkat Jawa Timur Tahun 2026

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional. Bertempat dalam agenda Pra-Rakorda BAZNAS Jawa Timur 2026 di Surabaya, BAZNAS Ponorogo resmi ditetapkan sebagai salah satu dari 10 BAZNAS Kabupaten/Kota Terbaik se-Jawa Timur dalam upaya peningkatan kesejahteraan pekerja, pada Selasa (20/10/2026).

Penghargaan tersebut secara simbolis diterima oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M. Penghargaan yang diberikan berupa piagam bertajuk: "Apresiasi BAZNAS atas dukungan peningkatan kesejahteraan pekerja melalui jaminan sosial ketenagakerjaan. 10 terbaik kabupaten/kota se jawa timur".

Pemberian penghargaan ini didasarkan pada kontribusi nyata dan proaktif BAZNAS Ponorogo dalam menginisiasi serta mendukung kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di wilayah Ponorogo, yang berdampak langsung pada perlindungan dan kesejahteraan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas pencapaian ini.

"Kami di BAZNAS Ponorogo merasa sangat bersyukur dan terhormat menerima apresiasi ini. Penghargaan ini bukanlah hasil kerja keras kami semata, melainkan buah dari sinergi dan kolaborasi yang luar biasa. Utamanya, kami ingin menegaskan bahwa pencapaian ini adalah berkat kepercayaan yang luar biasa dari para Muzakki, Bapak dan Ibu yang dermawan, yang telah mengamanahkan sebagian hartanya untuk berzakat di BAZNAS Ponorogo. Dukungan dan kepercayaan inilah yang menjadi ruh dari setiap program kesejahteraan yang kami jalankan," ujar Sukarni.

Lebih lanjut, Sukarni menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung.

"Atas nama seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Ponorogo, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua Muzakki, para donatur, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder yang tidak pernah lelah mendukung misi kami dalam memberdayakan dan menyejahterakan umat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur atas arahan dan pembinaannya, serta penghargaan ini yang akan menjadi pemacu semangat kami. Kami berkomitmen untuk terus menjaga amanah ini dan berinovasi untuk memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi masyarakat Ponorogo," pungkasnya.

Prestasi ini mengukuhkan posisi BAZNAS Ponorogo sebagai lembaga pengelola zakat yang akuntabel, inovatif, dan berfokus pada dampak kesejahteraan nyata di masyarakat.***

20/10/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Hadiri Pra-Rakorda BAZNAS Jatim 2026, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat

BAZNAS NEWS – Dalam upaya memperkuat tata kelola dan sinergi pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di wilayah Jawa Timur, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Ponorogo, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., bersama Wakil Ketua III, Bapak Choirul Anam, S.H.I., menghadiri agenda penting Pra-Rapat Koordinasi Daerah (Pra-Rakorda) BAZNAS Provinsi Jawa Timur Tahun 2026, pada Selasa-Rabu (20-21 Oktober 2026).

Acara yang berlangsung di Surabaya ini menjadi ajang strategis bagi BAZNAS tingkat Kabupaten/Kota se-Jawa Timur untuk menyelaraskan visi, program, dan target pengelolaan zakat untuk tahun mendatang. Pra-Rakorda kali ini mengusung tema "Menebar Manfaat, Menguatkan Umat," yang mencerminkan komitmen kolektif lembaga zakat untuk mengoptimalkan dampak dana umat bagi kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran pimpinan BAZNAS Ponorogo menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program-program BAZNAS Jatim dan berpartisipasi aktif dalam perumusan kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi.

"Pra-Rakorda ini sangat krusial untuk memastikan bahwa program-program yang akan kami jalankan di BAZNAS Ponorogo selaras dengan arah kebijakan BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Ini adalah bentuk sinergi untuk memaksimalkan potensi zakat demi menguatkan umat," ujar Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., seusai acara.

Senada dengan Ketua, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pelaporan, Bapak Choirul Anam, S.H.I., menambahkan bahwa koordinasi ini juga penting untuk penyesuaian target dan pelaporan yang lebih transparan dan akuntabel. "Kita ingin memastikan bahwa setiap dana zakat yang dihimpun, manfaatnya benar-benar terasa di tengah masyarakat, khususnya di wilayah kita," jelasnya.

Melalui keikutsertaan dalam Pra-Rakorda ini, BAZNAS Ponorogo optimis dapat meningkatkan kinerja penghimpunan dan pendistribusian zakat secara lebih efektif, efisien, dan berdampak luas bagi kemaslahatan umat.***

20/10/2026 | Kontributor: Intan Gandhini

Berita Terbaru

Bantu Pasien Kurang Mampu, BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Biaya Berobat Warga Sukorejo
Bantu Pasien Kurang Mampu, BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Biaya Berobat Warga Sukorejo
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat dalam membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis mendesak. BAZNAS Ponorogo menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada keluarga dari ananda Olivia Nuroktavia Abidah, seorang warga kurang mampu asal RT 02 RW 02, Dukuh Ngasinan, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Sucipto, selaku Staf Pelaksana BAZNAS Ponorogo, kepada ibu dari Olivia di kantor BAZNAS Kabupaten Ponorogo, pada Kamis (22/10/2026). Diketahui, Olivia Nuroktavia Abidah saat ini tengah menjalani perawatan medis intensif akibat menderita penyakit demam berdarah (dengue fever) di rumah sakit. Bantuan melalui program BAZNAS Ponorogo Sehat ini diharapkan dapat meringankan beban finansial keluarga serta menunjang proses kesembuhan ananda Olivia. Staf Pelaksana BAZNAS Ponorogo, Sucipto, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki untuk disalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan. "Kami menyerahkan bantuan biaya pengobatan bagi ananda Olivia Nuroktavia Abidah yang sedang berjuang melawan demam berdarah. Semoga bantuan ini bermanfaat, meringankan beban keluarga, dan ananda Olivia segera diberikan kesembuhan serta dapat beraktivitas kembali seperti sediakala," ujar Sucipto saat penyerahan bantuan. Pihak keluarga penerima manfaat pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Ponorogo serta para donatur atas kepedulian dan bantuan yang telah diberikan di saat masa-masa sulit ini.***
BERITA22/10/2026 | Intan Gandhini
Pimpinan BAZNAS Ponorogo Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Aloon-Aloon
Pimpinan BAZNAS Ponorogo Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Aloon-Aloon
BAZNASS NEWS – Jajaran Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang berlangsung khidmat di Aloon-Aloon Ponorogo, Kamis (22/10/2026). Kelima pimpinan BAZNAS Ponorogo hadir lengkap mengenakan busana khas Hari Santri, bergabung bersama ribuan santri, elemen masyarakat, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Ponorogo. Seusai pelaksanaan upacara, Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., menyampaikan refleksi mendalam mengenai momentum Hari Santri Nasional tahun ini. Menurutnya, HSN 2026 bukan sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan ajang perenungan bersama bagi seluruh lapisan masyarakat. "Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini hendaknya menjadi sarana perenungan bagi kita semua tentang apa makna santri yang sesungguhnya. Santri tidak hanya diidentikkan dengan mereka yang menimba ilmu di pesantren, tetapi juga tentang nilai keikhlasan, kemandirian, dan kontribusi nyata bagi bangsa dan agama," ujar Bapak Sukarni. Lebih lanjut, Bapak Sukarni menekankan pentingnya peran BAZNAS dalam mendukung keberlanjutan dan kemajuan para santri di era modern saat ini. BAZNAS Ponorogo berkomitmen untuk terus hadir mendampingi program-program pemberdayaan santri, baik dari sektor pendidikan maupun kemandirian ekonomi. "Melalui momentum ini, kita juga kembali berefleksi: apa peran nyata BAZNAS untuk para santri saat ini? Kami di BAZNAS berkomitmen untuk terus menghadirkan program berbasis zakat, infak, dan sedekah yang berdampak langsung—seperti beasiswa santri berprestasi, bantuan santri kurang mampu, hingga program kewirausahaan pesantren. Kami ingin memastikan santri tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga sejahtera dan mandiri secara ekonomi," tambahnya. Upacara Peringatan HSN 2026 di Aloon-Aloon Ponorogo ini berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan, menegaskan kembali semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pengelola zakat, dan seluruh santri di Ponorogo untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.***
BERITA22/10/2026 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Siap Memberikan Beasiswa untuk 4 Anak Yatim Piatu, Putra Almarhumah Luluatun Nikmah
BAZNAS Ponorogo Siap Memberikan Beasiswa untuk 4 Anak Yatim Piatu, Putra Almarhumah Luluatun Nikmah
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat menunjukkan kepeduliannya terhadap nasib empat anak yang kini menjadi yatim piatu pascamusibah memilukan yang menimpa Lu'luatun Nikmah (38), warga RT 02 RW 02, Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Pada Rabu (21/10/2026), jajaran pimpinan BAZNAS Ponorogo yaitu Waka I Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., Waka II Bapak Bahrun Nasikin, S.Ag., M.A., dan Waka IV Bapak Suyitno, S.H.I., M.A., bersama Plt. Bupati Ponorogo Bunda Hj. Lisdyarita, S.H., dan Kapolres Ponorogo mendatangi langsung rumah duka untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam sekaligus menyalurkan bantuan awal serta komitmen pendampingan pendidikan berupa beasiswa. Kisah almarhumah Lu'luatun Nikmah sempat viral dan memantik empati publik setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di atas sepeda motor saat sedang membonceng anak bungsunya. Momen tersebut menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar dan jagat maya, terlebih keempat anak almarhumah yang masih berusia belia kini harus kehilangan kedua orang tua mereka. Diketahui, sang suami telah lebih dahulu berpulang menghadap Sang Pencipta sekitar satu tahun yang lalu. Waka II BAZNAS Ponorogo, Bapak Bahrun Nasikin, S.Ag., M.A., menyatakan bahwa jaminanan keberlangsungan pendidikan bagi keempat anak almarhumah menjadi prioritas utama. BAZNAS Ponorogo memastikan siap memberikan biaya pendidikan (beasiswa) seluruh anak almarhumah agar mereka tetap dapat meraih masa depan dan melanjutkan cita-citanya tanpa terkendala biaya. "Kami sangat prihatin dan tersentuh dengan musibah yang menimpa keluarga almarhumah Ibu Lu'luatun Nikmah. Kehadiran kami di rumah duka ini adalah untuk memastikan bahwa keempat anak almarhumah tidak berjuang sendirian. BAZNAS Ponorogo siap memberikan beasiswa pendidikan agar masa depan anak-anak ini tetap terjamin," ujar Bapak Waka II BAZNAS Ponorogo. Bantuan beasiswa ini nantinya akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan yang sedang maupun yang akan ditempuh oleh masing-masing anak. BAZNAS Ponorogo juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendoakan almarhumah dan memberikan dukungan moral maupun materiil bagi tumbuh kembang keempat anak yatim piatu tersebut.***
BERITA21/10/2026 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Raih Penghargaan Bergengsi Tingkat Jawa Timur Tahun 2026
BAZNAS Ponorogo Raih Penghargaan Bergengsi Tingkat Jawa Timur Tahun 2026
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional. Bertempat dalam agenda Pra-Rakorda BAZNAS Jawa Timur 2026 di Surabaya, BAZNAS Ponorogo resmi ditetapkan sebagai salah satu dari 10 BAZNAS Kabupaten/Kota Terbaik se-Jawa Timur dalam upaya peningkatan kesejahteraan pekerja, pada Selasa (20/10/2026). Penghargaan tersebut secara simbolis diterima oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M. Penghargaan yang diberikan berupa piagam bertajuk: "Apresiasi BAZNAS atas dukungan peningkatan kesejahteraan pekerja melalui jaminan sosial ketenagakerjaan. 10 terbaik kabupaten/kota se jawa timur". Pemberian penghargaan ini didasarkan pada kontribusi nyata dan proaktif BAZNAS Ponorogo dalam menginisiasi serta mendukung kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di wilayah Ponorogo, yang berdampak langsung pada perlindungan dan kesejahteraan mereka. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas pencapaian ini. "Kami di BAZNAS Ponorogo merasa sangat bersyukur dan terhormat menerima apresiasi ini. Penghargaan ini bukanlah hasil kerja keras kami semata, melainkan buah dari sinergi dan kolaborasi yang luar biasa. Utamanya, kami ingin menegaskan bahwa pencapaian ini adalah berkat kepercayaan yang luar biasa dari para Muzakki, Bapak dan Ibu yang dermawan, yang telah mengamanahkan sebagian hartanya untuk berzakat di BAZNAS Ponorogo. Dukungan dan kepercayaan inilah yang menjadi ruh dari setiap program kesejahteraan yang kami jalankan," ujar Sukarni. Lebih lanjut, Sukarni menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. "Atas nama seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Ponorogo, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua Muzakki, para donatur, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder yang tidak pernah lelah mendukung misi kami dalam memberdayakan dan menyejahterakan umat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur atas arahan dan pembinaannya, serta penghargaan ini yang akan menjadi pemacu semangat kami. Kami berkomitmen untuk terus menjaga amanah ini dan berinovasi untuk memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi masyarakat Ponorogo," pungkasnya. Prestasi ini mengukuhkan posisi BAZNAS Ponorogo sebagai lembaga pengelola zakat yang akuntabel, inovatif, dan berfokus pada dampak kesejahteraan nyata di masyarakat.***
BERITA20/10/2026 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Hadiri Pra-Rakorda BAZNAS Jatim 2026, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat
BAZNAS Ponorogo Hadiri Pra-Rakorda BAZNAS Jatim 2026, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat
BAZNAS NEWS – Dalam upaya memperkuat tata kelola dan sinergi pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di wilayah Jawa Timur, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Ponorogo, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., bersama Wakil Ketua III, Bapak Choirul Anam, S.H.I., menghadiri agenda penting Pra-Rapat Koordinasi Daerah (Pra-Rakorda) BAZNAS Provinsi Jawa Timur Tahun 2026, pada Selasa-Rabu (20-21 Oktober 2026). Acara yang berlangsung di Surabaya ini menjadi ajang strategis bagi BAZNAS tingkat Kabupaten/Kota se-Jawa Timur untuk menyelaraskan visi, program, dan target pengelolaan zakat untuk tahun mendatang. Pra-Rakorda kali ini mengusung tema "Menebar Manfaat, Menguatkan Umat," yang mencerminkan komitmen kolektif lembaga zakat untuk mengoptimalkan dampak dana umat bagi kesejahteraan masyarakat. Kehadiran pimpinan BAZNAS Ponorogo menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program-program BAZNAS Jatim dan berpartisipasi aktif dalam perumusan kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi. "Pra-Rakorda ini sangat krusial untuk memastikan bahwa program-program yang akan kami jalankan di BAZNAS Ponorogo selaras dengan arah kebijakan BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Ini adalah bentuk sinergi untuk memaksimalkan potensi zakat demi menguatkan umat," ujar Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., seusai acara. Senada dengan Ketua, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pelaporan, Bapak Choirul Anam, S.H.I., menambahkan bahwa koordinasi ini juga penting untuk penyesuaian target dan pelaporan yang lebih transparan dan akuntabel. "Kita ingin memastikan bahwa setiap dana zakat yang dihimpun, manfaatnya benar-benar terasa di tengah masyarakat, khususnya di wilayah kita," jelasnya. Melalui keikutsertaan dalam Pra-Rakorda ini, BAZNAS Ponorogo optimis dapat meningkatkan kinerja penghimpunan dan pendistribusian zakat secara lebih efektif, efisien, dan berdampak luas bagi kemaslahatan umat.***
BERITA20/10/2026 | Intan Gandhini
Apresiasi Para Penjaga Al-Qur'an, BAZNAS Ponorogo Serahkan Bisyaroh di Momen Hari Santri 2026
Apresiasi Para Penjaga Al-Qur'an, BAZNAS Ponorogo Serahkan Bisyaroh di Momen Hari Santri 2026
BAZNAS NEWS – Suasana penuh keberkahan menyelimuti peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Ponorogo. Dalam semarak agenda Khotmil Qur'an yang diikuti oleh para hufaz (penghafal Al-Qur'an), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo turut hadir memberikan bentuk apresiasi berupa uang kehormatan (bisyaroh). Penyerahan bantuan ini menjadi wujud dukungan nyata lembaga zakat daerah terhadap syiar Islam dan dedikasi para santri serta ulama lokal. Pemberian bisyaroh ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk penghormatan BAZNAS Ponorogo atas peran vital para hufaz dalam menjaga kemurnian Al-Qur'an dan membina akhlak masyarakat. Melalui penyaluran Dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh pada kesejahteraan para penjaga ayat-ayat Allah, sekaligus memotivasi generasi muda di Ponorogo agar terus bersemangat dalam menghafal dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an. Dalam sudut pandang syariat Islam, para khuffadz yang mendedikasikan hidupnya untuk dakwah, syiar Al-Qur'an, dan pendidikan keagamaan tanpa imbalan tetap dikategorikan ke dalam asnaf Fi Sabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah). Selain itu, bagi para hafiz yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, BAZNAS juga menyalurkan hak zakat tersebut melalui kriteria asnaf Fakir atau Miskin. Penyaluran ini memastikan pengelolaan dana ZIS tepat sasaran serta memberikan kemanfaatan yang berkelanjutan bagi para pejuang agama.***
BERITA19/10/2026 | Intan Gandhini
Harapan Baru dari Desa Kunti: BAZNAS Ponorogo Fasilitasi Lapak Usaha Minuman bagi Dedek Wardana
Harapan Baru dari Desa Kunti: BAZNAS Ponorogo Fasilitasi Lapak Usaha Minuman bagi Dedek Wardana
BAZNAS NEWS – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo dalam memandirikan ekonomi warga pelosok desa kembali terwujud secara nyata. Kali ini, BAZNAS Ponorogo menyerahkan bantuan modal usaha berupa satu unit gerobak jualan khusus untuk pendorong usaha aneka minuman dan jajanan kepada Dedek Wardana, warga Desa Kunti, Kecamatan Sampung. Bantuan sarana usaha ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., dengan didampingi oleh Kepala Pelaksana serta staf BAZNAS Ponorogo di lokasi. Penyerahan gerobak usaha ini disambut antusias dan haru oleh pihak keluarga penerima manfaat. Hadirnya fasilitas tempat jualan yang bersih, modern, dan representatif ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi Dedek Wardana untuk merintis serta mengembangkan usaha usahanya secara konsisten. Lapak jualan baru ini dirancang agar siap pakai dan mampu menarik perhatian calon pembeli yang melintas di kawasan Desa Kunti, Kecamatan Sampung. Jika dicermati secara mendalam, intervensi bantuan modal ini merupakan sebuah ikhtiar mulia untuk menghidupi keluarga di tengah keterbatasan kemampuan dan peluang ekonomi yang ada di area pedesaan. Di daerah pedesaan, akses terhadap lapangan kerja formal sangat terbatas, sementara hasrat untuk mencari nafkah secara mandiri dan halal sering kali terhalang oleh minimnya modal awal maupun ketiadaan sarana jualan yang memadai. Bantuan fisik berupa gerobak usaha ini secara langsung memotong rantai hambatan modal (capital barrier), sehingga keluarga penerima manfaat bisa langsung berproduksi dan memperoleh pendapatan harian. Secara analisis sosial-ekonomi, langkah yang diambil BAZNAS Ponorogo tidak hanya berfokus pada pemberian modal instan, melainkan juga menumbuhkan martabat dan daya tahan (resilience) keluarga di tingkat tapak. Dengan memberi kail alih-alih sekadar ikan, keluarga di kawasan pedesaan diberikan ruang untuk mandiri dan berdaya saing secara berkelanjutan. Pendapatan yang dihasilkan dari jualan minuman kelak diharapkan dapat menopang kebutuhan pokok keluarga, membiayai pendidikan anak, serta menaikan taraf hidup mereka secara bertahap. Melalui program pemberdayaan ekonomi produktif ini, BAZNAS Kabupaten Ponorogo membuktikan bahwa dana zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola dengan amanah dapat menjadi mesin penggerak kemandirian warga desa. Langkah nyata ini diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli terhadap potensi ekonomi lokal pedesaan, sekaligus menegaskan peran strategis BAZNAS dalam mengubah keterbatasan menjadi peluang sejahtera bagi masyarakat yang membutuhkan.***
BERITA15/10/2026 | Intan Gandhini
Dukung Usaha Kecil Berdaya, BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan Modal Gerobak di Mlarak
Dukung Usaha Kecil Berdaya, BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan Modal Gerobak di Mlarak
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmen dalam memberdayakan masyarakat kecil melalui program penguatan ekonomi mikro. Kali ini, bantuan modal usaha berupa gerobak jualan baru diserahkan langsung kepada Ibu Susrini, seorang pelaku usaha mikro yang berdomisili di Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo. Penyerahan bantuan sarana usaha dan modal ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Ponorogo, Bapak Chairul Anam, S.H.I., disaksikan oleh jajaran tokoh masyarakat serta keluarga penerima manfaat. Bantuan gerobak dagang dan modal kerja ini disambut dengan rasa haru dan syukur oleh Ibu Susrini. Sarana jualan yang memadai dan higienis ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik serta kenyamanan konsumen, sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang lebih pesat dan memiliki daya saing yang lebih baik di lingkungan sekitarnya. Dari analisis ekonomi mikro, intervensi bantuan modal dan sarana fisik seperti gerobak memiliki dampak signifikan (multiplier effect) terhadap pendapatan rumah tangga miskin atau rentan. Pelaku usaha skala mikro sering kali terjebak dalam perangkap kemiskinan (poverty trap) akibat keterbatasan aset produksi dan ketiadaan akses ke lembaga keuangan formal. Dengan pemberian aset produktif berupa gerobak secara gratis, biaya investasi awal (capital expenditure) yang biasanya menjadi hambatan utama dapat dipangkas secara drastis. Hal ini memungkinkan pendapatan bersih harian pelaku usaha meningkat karena tidak lagi terbebani oleh potongan sewa tempat/alat atau jeratan utang berbunga tinggi dari penyedia pinjaman informal. Mengapa BAZNAS harus terlibat dalam pemberian bantuan modal usaha bagi pelaku usaha mikro? Secara filosofis dan strategis, keterlibatan BAZNAS merupakan wujud transformasi pengelolaan dana zakat, infaq, dan sedekah dari yang bersifat konsumtif (bantuan sekali habis) menjadi produktif (pemberdayaan berkelanjutan). Zakat tidak hanya berfungsi sebagai jaring pengaman sosial saat krisis, tetapi juga sebagai alat pengentas kemiskinan yang terstruktur. Melalui program produktif ini, BAZNAS berperan penting mengubah status penerima manfaat dari seorang mustahik (penerima zakat) menjadi sosok yang mandiri secara ekonomi, dengan harapan di masa depan mampu bertransformasi menjadi seorang muzakki (pembayar zakat). Langkah nyata BAZNAS Ponorogo ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan dana zakat yang amanah dan tepat sasaran mampu menjadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat tapak. Dengan menumbuhkan usaha-usaha kecil di pedesaan, BAZNAS tidak hanya membantu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga Ibu Susrini, tetapi juga turut berkontribusi dalam menekan angka pengangguran dan mempercepat pemerataan kesejahteraan di Kabupaten Ponorogo.***
BERITA14/10/2026 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Turut Hadir pada Rapat Panitia Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026, SIAP!
BAZNAS Ponorogo Turut Hadir pada Rapat Panitia Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026, SIAP!
Wakil Ketua I BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., mengikuti agenda rapat panitia peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang berlokasi di Ruang Kerja Kabag Kesra. Dalam agenda rapat ini, membahas tentang persiapan khotmil qur'an dan apel besar Hari Santri Nasional Tahun 2026.
BERITA14/10/2026 | Intan Gandhini
Pimpinan BAZNAS Ponorogo Ikuti Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) BAZNAS RI Tahun 2026
Pimpinan BAZNAS Ponorogo Ikuti Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) BAZNAS RI Tahun 2026
Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., beserta Wakil Ketua II Bapak Bahrun Nasikin, S.Ag., M.A., dan Wakil Ketua IV Bapak Suyitno, S.H.I., M.A., mengikuti Rapat Kerja Nasional (RAKORNAS) BAZNAS RI Tahun 2026 di Hotel Mercure Jakartaa.
BERITA13/10/2026 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Silaturahmi ke BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi untuk BAZNAS Lebih Baik
BAZNAS Ponorogo Silaturahmi ke BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi untuk BAZNAS Lebih Baik
BAZNAS NEWS - Baznas Ponorogo berkunjung ke kantor BAZNAS Provinsi Jawa Timur dalam agenda silaturrahmi sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi, pada Rabu (07-10-2026). Agenda ini diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua, dan Kepala Pelaksana, serta staff Baznas Ponorogo. Silaturrahmi BAZNAS ini memiliki hasil diantaranya beberapa program yang nantinya bisa dijalankan di Kabupaten Ponorogo. Hal ini tidak lepas dari adanya kebutuhan local wisdom Ponorogo, dan tentu telah disesuaikan dengan aturan di BAZNAS. Tidak hanya itu, dalam kesempatan yang sama, BAZNAS Ponorogo juga menyerahkan bantuan untuk bencana di NTT yang telah dihimpun dari dana zakat infak dan sedekah. Semoga silaturrahmi ini terus terjalin untuk BAZNAS yang lebih baik.***
BERITA07/10/2026 | Intan Gandhini
BAZNAS Salurkan Bantuan Air Bersih di Ponorogo: Menjawab Krisis Kemanusiaan dan Menjaga Keberlanjutan Lingkungan
BAZNAS Salurkan Bantuan Air Bersih di Ponorogo: Menjawab Krisis Kemanusiaan dan Menjaga Keberlanjutan Lingkungan
BAZNAS NEWS – Di bawah terik sinar matahari kemarau, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo bersinergi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur bergerak nyata menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan. Tampak dalam aksi lapangan, para petugas BAZNAS Tanggap Bencana dengan penuh sigap mengalirkan air dari armada truk tangki menuju wadah-wadah dan ember penampungan milik warga setempat. Program ini merupakan bagian dari gerakan akbar "Bantuan 1,2 Juta Liter Air Bersih Se-Jawa Timur", sebuah langkah konkret kemanusiaan untuk memastikan hak dasar masyarakat akan air bersih dapat terpenuhi di saat masa-masa sulit. Dampak krisis kekeringan yang melanda sejatinya tidak hanya terbatas pada sulitnya masyarakat memperoleh air minum, tetapi juga melumpuhkan berbagai sendi kehidupan sosial-ekonomi warga. Kekeringan memperburuk sanitasi, mengancam kesehatan balita dan lansia, serta mematikan sektor pertanian dan peternakan skala rumah tangga yang menjadi tumpuan ekonomi warga pedesaan. Ketika sumber air kering, konsentrasi warga teralihkan sepenuhnya hanya untuk mencari air baku, sehingga produktivitas harian menurun drastis. Oleh karena itu, bantuan tanggap darurat berupa pasokan air bersih menjadi penopang utama agar kehidupan masyarakat tidak makin terpuruk. Namun, pemberian bantuan air tangki merupakan solusi jangka pendek yang harus diimbangi dengan analisis ekologis jangka panjang, terutama terkait pentingnya memperluas kawasan serapan air di lingkungan sekitar. Musim kemarau yang makin terasa menyengat menjadi pengingat bahwa daya dukung lingkungan kita sedang melemah akibat berkurangnya tutupan vegetasi dan alih fungsi lahan. Memperluas area resapan—melalui penanaman pohon berakar dalam, pembuatan lubang biopori, penataan drainase ramah lingkungan, serta larangan membakar hutan dan lahan—adalah ikhtiar mutlak untuk menabung air di dalam tanah. Tanpa upaya menjaga resapan air, bencana kekeringan akan terus berulang dan menjadi ancaman laten bagi generasi mendatang. Keterlibatan BAZNAS dalam krisis air bersih ini memiliki landasan filosofis dan keagamaan yang sangat mendalam, di mana zakat, infaq, dan sedekah tidak hanya dimaknai sebagai karitatif keuangan, melainkan juga sebagai instrumen penyelamatan jiwa (hifdzun nafs). Dalam ajaran Islam, memberi air minum (siqayatul ma') merupakan salah satu bentuk sedekah paling utama yang membawa keberkahan dan keberlanjutan hidup. Sebagai lembaga pengelola dana umat, BAZNAS bertanggung jawab hadir secara responsif di tengah penderitaan mustahik yang kehilangan akses terhadap kebutuhan paling mendasar, yaitu air bersih. Dengan menyalurkan amanah para muzakki secara bijak dan tepat sasaran, BAZNAS tidak hanya meringankan beban fisik warga Ponorogo, tetapi juga menguatkan rasa persaudaraan dan solidaritas sosial. Langkah aksi ini diharapkan menjadi pemantik kesadaran kolektif seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa bersyukur, saling peduli, dan menjaga kelestarian alam secara bijaksana. Sebab, menjaga bumi dari kerusakan dan membantu sesama yang mengalami krisis air adalah dua bagian dari satu nafas ibadah yang utuh demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan.***
BERITA06/10/2026 | Intan Gandhini
BAZNAS Tanggap Bencana, Distribusikan Ribuan Liter Air Bersih Atasi Kekeringan di Ponorogo
BAZNAS Tanggap Bencana, Distribusikan Ribuan Liter Air Bersih Atasi Kekeringan di Ponorogo
BAZNAS NEWS – Guna mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau di sejumlah wilayah, BAZNAS Provinsi Jawa Timur bersama BAZNAS Kabupaten Ponorogo menggelar aksi kemanusiaan berupa pendistribusian air bersih. Program ini merupakan bagian dari gerakan "Bantuan 1,2 Juta Liter Air Bersih Se-Jawa Timur" yang bertujuan untuk menyediakan air bersih demi kehidupan masyarakat yang lebih baik. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS berkomitmen hadir di tengah-tengah masyarakat yang terdampak kekeringan guna memastikan kebutuhan mendesak akan air bersih dapat terpenuhi dengan cepat dan merata. Penyaluran air bersih di Kabupaten Ponorogo ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 5 hingga 9 Oktober 2026 dengan menyasar berbagai dusun dan desa di beberapa kecamatan. Kegiatan bantuan kemanusiaan ini tidak hanya sekadar mendistribusikan air, tetapi juga menjadi momen penting bagi kita semua untuk kembali menyadari pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Bantuan air bersih ini adalah ikhtiar nyata kita dalam menghadapi dampak kekeringan, sehingga masyarakat juga diimbau untuk turut serta menjaga bumi, salah satunya dengan tidak membakar hutan atau lahan sembarangan agar lingkungan kita tetap aman, asri, dan terhindar dari bencana kekeringan yang lebih parah. Adapun rincian jadwal pendistribusian air bersih BAZNAS di Kabupaten Ponorogo yang mencakup total 10 ritase (50.000 liter air) bagi 657 KK atau 1.789 jiwa terdampak adalah sebagai berikut: SENIN, 5 Oktober 2026Lokasi: Dusun Dungus (Desa Karangpatihan, Kec. Pulung) dan Dusun Kroyo (Desa Gelangkulon, Kec. Sampung). Bantuan: 2 Ritase (10.000 Liter), menjangkau 66 KK / 224 Jiwa Terdampak. SELASA, 6 Oktober 2026 Lokasi: Dusun Bungur (Desa Munggu, Kec. Bungkal) dan Dusun Dungus (Desa Karangpatihan, Kec. Pulung). Bantuan: 2 Ritase (10.000 Liter), menjangkau 167 KK / 382 Jiwa Terdampak. RABU, 7 Oktober 2026 Lokasi: Dusun Sidowayah (Desa Sidoharjo, Kec. Jambon) dan Dusun Dungus (Desa Karangpatihan, Kec. Pulung). Bantuan: 2 Ritase (10.000 Liter), menjangkau 84 KK / 309 Jiwa Terdampak. KAMIS, 8 Oktober 2026 Lokasi: Dusun Dungus (Desa Karangpatihan, Kec. Pulung) dan Dusun Gondang (Desa Tumpuk, Kec. Sawoo). Bantuan: 2 Ritase (10.000 Liter), menjangkau 173 KK / 492 Jiwa Terdampak. JUMAT, 9 Oktober 2026 Lokasi: Dusun Dungus (Desa Karangpatihan, Kec. Pulung) dan Dusun Bungur (Desa Munggu, Kec. Bungkal). Bantuan: 2 Ritase (10.000 Liter), menjangkau 167 KK / 382 Jiwa Terdampak. Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo, Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa aksi ini dapat terlaksana berkat kepercayaan masyarakat dan para dermawan. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzakki dan donatur yang telah mengamanahkan zakat, infaq, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Pendistribusian air bersih ini adalah wujud nyata kepedulian bersama untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan di wilayah terdampak kekeringan," tuturnya dalam wawancara. Beliau juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara bantuan kemanusiaan dan kesadaran lingkungan dari masyarakat secara luas. "Penyaluran air bersih ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita bersama dalam menjaga keselamatan bumi dan masyarakat dari ancaman bencana kekeringan. Namun, bantuan ini harus diimbangi dengan kesadaran kita dalam menjaga alam. Jangan sampai ada tindakan membakar hutan atau merusak lingkungan, karena menjaga kelestarian alam adalah kunci utama agar lingkungan kita aman dan krisis air tidak terus berulang. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan manfaat nyata bagi warga Ponorogo," pungkas Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M.***
BERITA05/10/2026 | Intan Gandhini
Sinergi BAZNAS, BPBD, dan PMI Kucurkan 100 Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Perbukitan Sampung
Sinergi BAZNAS, BPBD, dan PMI Kucurkan 100 Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Perbukitan Sampung
BAZNAS NEWS – Derita krisis air bersih akibat kemarau panjang yang menghantam kawasan pinggiran Ponorogo akhirnya mendapat napas segar. Merespons kondisi kritis di wilayah terdampak kekeringan, BAZNAS Ponorogo berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan BPBD Ponorogo menggelar aksi tanggap darurat berupa pembagian air bersih gratis secara masif. Penanganan cepat ini dipusatkan di Dukuh Kroyo, Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung. Topografi wilayah yang berada di kawasan dataran tinggi membuat warga setempat kesulitan mengakses air bersih selama berbulan-bulan usai sumber air utama mereka mengering. Pasokan air tangki ini menjadi tumpuan vital bagi ratusan keluarga yang menggantungkan mata pencaharian di sektor pertanian dan peternakan lereng perbukitan tersebut. Ketua BAZNAS Ponorogo, H. Sukarni, S.Sos., M.M., mengonfirmasi bahwa seluruh operasional aksi kemanusiaan ini bersumber dari optimalisasi pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Dana tersebut langsung dialokasikan untuk penanganan darurat di titik-titik yang membutuhkan pasokan air siap pakai. "Kami menggandeng PMI untuk mendistribusikan secara bertahap sekitar 100.000 liter air bersih. Penyaluran ini kami bagi ke dalam 20 kali pengiriman agar penyebarannya merata ke lokasi-lokasi yang paling terdampak," terang Sukarni pada Rabu (30/9/2026). Tak hanya mengandalkan bantuan darurat lewat truk tangki, BAZNAS Ponorogo juga menyiapkan langkah jangka panjang. Dari hasil pantauan lapangan, ditemukan titik sumber air yang melimpah di area bawah Dukuh Kroyo. BAZNAS berencana menyokong pengadaan sarana pipanisasi serta mesin pendorong untuk menarik air ke pemukiman warga di bagian atas. "Target kami, tahun depan warga Dukuh Kroyo sudah bisa mengakses air bersih secara mandiri lewat jaringan pipa dan mesin pompa ini, sehingga tidak perlu lagi bergantung pada pasokan air tangki rutin," pungkas Sukarni optimis.***
BERITA30/09/2026 | Intan Gandhini
Hadiri Jambore Sekolah Sehat di Pulung, BAZNAS Ponorogo Tegaskan Pentingnya Kesehatan Diri dan Lingkungan
Hadiri Jambore Sekolah Sehat di Pulung, BAZNAS Ponorogo Tegaskan Pentingnya Kesehatan Diri dan Lingkungan
BAZNAS NEWS – Komitmen BAZNAS Kabupaten Ponorogo dalam mendukung program-program kepedulian sosial dan lingkungan kembali terwujud. BAZNAS Ponorogo menghadiri kegiatan Jambore Sekolah Sehat yang berlangsung semarak di Kecamatan Pulung. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Hj. Lisdyarita, S.H., bersama pimpinan BAZNAS Ponorogo, yaitu Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Bapak Suyitno, S.H.I., M.A. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Ponorogo menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga sekitar sebagai bentuk aksi nyata peduli sesama. Di sela-sela kegiatan, Bapak Suyitno, S.H.I., M.A., menyampaikan bahwa agenda Jambore Sekolah Sehat ini memiliki makna mendalam, tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pembinaan karakter. "Agenda ini sangat bermanfaat sebagai momentum kita untuk mempererat hablum minal 'alam dan melakukan tadabbur alam. Lebih dari itu, kegiatan ini menyadarkan kita semua bahwa terwujudnya sekolah yang sehat harus dimulai dari pribadi yang sehat terlebih dahulu," ungkapnya. Penyaluran bantuan sembako ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan meringankan beban warga penerima manfaat di wilayah Pulung. "Kesehatan jiwa dan raga adalah modal utama dalam merajut kebaikan. Ketika diri kita sehat, lingkungan kita terawat, dan kepedulian terus kita sebarkan, di situlah keberkahan hidup akan senantiasa tumbuh." ***
BERITA30/09/2026 | Intan Gandhini
Zakat Menumbuhkan Kebaikan: BAZNAS Ponorogo Berbagi Sembako di Acara Jambore Sekolah Sehat
Zakat Menumbuhkan Kebaikan: BAZNAS Ponorogo Berbagi Sembako di Acara Jambore Sekolah Sehat
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat dengan memberikan bantuan sembako pada kegiatan Jambore Sekolah Sehat yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo di Kecamatan Pulung, pada hari Selasa, 29 September 2026. Penyerahan bantuan sembako ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua II BAZNAS Ponorogo, Bapak H. Bahrun Nasikin, S.Ag., M.A., kepada perwakilan penerima manfaat. Bantuan ini merupakan salah satu bentuk realisasi dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS Ponorogo. Bapak H. Bahrun Nasikin menyampaikan bahwa BAZNAS Ponorogo senantiasa mendukung program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam hal kesehatan dan kesejahteraan. Melalui bantuan sembako ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar yang menerima, meringankan beban ekonomi, dan membantu meningkatkan kualitas kesehatan mereka. "Zakat itu menumbuhkan kebaikan-kebaikan. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi para penerima dan menumbuhkan rasa syukur serta semangat saling berbagi di antara sesama," ujar Bapak H. Bahrun Nasikin. Kegiatan Jambore Sekolah Sehat di Kecamatan Pulung merupakan program dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo yang bertujuan untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat kepada para pelajar. BAZNAS Ponorogo turut berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak dan masyarakat di Kabupaten Ponorogo.***
BERITA29/09/2026 | Intan Gandhini
Dukung Kehidupan dan Keberlanjutan Lingkungan, LAZ BMH Jawa Timur Resmikan Sumur Bor Titik Ke-300 di PPTQ Roudlotul Hasan Ponorogo
Dukung Kehidupan dan Keberlanjutan Lingkungan, LAZ BMH Jawa Timur Resmikan Sumur Bor Titik Ke-300 di PPTQ Roudlotul Hasan Ponorogo
BAZNAS NEWS — Mengalirkan air sama halnya dengan mengalirkan kehidupan. Menyadari pentingnya ketersediaan air bersih bagi keberlangsungan ibadah dan aktivitas belajar para penghafal Al-Qur'an, Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Hidayatullah (LAZ BMH) Jawa Timur menggelar acara peresmian bantuan Sumur Bor Titik Ke-300. Acara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Roudlotul Hasan, Polorejo, Ponorogo. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan BAZNAS Ponorogo, Bapak Choirul Anam, S.H.I., yang didampingi oleh staf pelaksana, Bapak Sucipto. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo, jajaran pengurus LAZ BMH, para ustadz, serta santri-santriwati PPTQ Roudlotul Hasan yang menyambut program kebaikan ini dengan antusias. Air adalah fondasi utama kehidupan. Setiap tetesnya tidak hanya membasahi kerongkongan yang dahaga, tetapi juga menumbuhkan harapan, menjaga kebersihan, dan menghidupkan setiap jiwa di muka bumi. Dalam sudut pandang yang lebih luas, menghadirkan akses air bersih dan menjaga ketersediaannya merupakan bagian tak terpisahkan dari ikhtiar kita dalam merawat bumi. Melalui pengelolaan air yang bijak dan penyediaan infrastruktur seperti sumur bor ini, kita turut menjaga keseimbangan alam agar bumi terhindar dari ancaman kekeringan serta kerusakan lingkungan. Menjaga air berarti menjaga keberlanjutan bumi untuk generasi masa depan. Perwakilan BAZNAS Ponorogo dan Kementerian Agama menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada LAZ BMH Jawa Timur serta para donatur atas terlaksananya program Sumur Bor Titik Ke-300 ini. Harapannya, fasilitas fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan hafalan Al-Qur'an para santri dan membawa keberkahan serta keberlanjutan bagi lingkungan sekitarnya.***
BERITA24/09/2026 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Sabet Penghargaan Mitra Strategis di Puncak HUT PMI ke-81 Usai Pasok Air Bersih ke Desa Rawan Kekeringan
BAZNAS Ponorogo Sabet Penghargaan Mitra Strategis di Puncak HUT PMI ke-81 Usai Pasok Air Bersih ke Desa Rawan Kekeringan
BAZNAS NEWS — Sinergi kemanusiaan di Kabupaten Ponorogo membuahkan apresiasi nyata. BAZNAS Kabupaten Ponorogo resmi menerima piagam penghargaan sebagai mitra strategis dalam perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Palang Merah Indonesia (PMI) ke-81 yang digelar di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo pada Rabu (23/9/2026). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdiyarita, S.H. Apresiasi ini diberikan atas peran aktif BAZNAS Ponorogo yang tanggap memanfaatkan dana umat untuk meringankan krisis air bersih akibat kemarau panjang. Bekerja sama dengan armada tangki PMI, BAZNAS mendistribusikan pasokan air bersih secara cuma-cuma ke pemukiman warga di kawasan terpencil, seperti Dusun Dungus (Desa Karang Patihan, Pulung), Dusun Bungur (Desa Munggu, Bungkal), serta Dusun Kroyo (Desa Gelang Kulon, Sampung). Ketua BAZNAS Ponorogo, Sukarni, menyatakan bahwa pihak lembaga telah menyiapkan berbagai langkah lanjutan untuk memperkuat kolaborasi bersama PMI dan pemerintah daerah, baik dalam mitigasi kekeringan maupun program sosial lainnya, guna memperluas dampak kebermanfaatan bagi masyarakat. Momen peringatan HUT PMI ke-81 di Ponorogo ini juga dimeriahkan oleh serangkaian aksi kemanusiaan lainnya, antara lain: Bakti Donor Darah: Aksi donor darah massal oleh jajaran prajurit TNI-AD dari Kodim 0802 yang dipimpin oleh Letkol (Arh.) Farouk Saputra. Penganugerahan Pendonor: Pemberian apresiasi khusus kepada 98 sukarelawan donor darah yang telah mendonasikan darahnya sebanyak 50 kali. Edukasi & Bakti Sosial: Pelaksanaan edukasi kesehatan bagi para santri di Ponpes Al-Iman Babadan serta penyaluran bantuan paket sembako bersama komunitas ICWP. Pengembangan Relawan Muda: Pengesahan resmi bagi 290 unit Palang Merah Remaja (PMR) baru, yang terdiri dari 288 tingkatan Mula (SD), 1 Madya (SMP), dan 1 Wira (SMA). Semoga sinergi ini tetap terjalin dan membuahkan ukhuwah islamiyah di tengah-tengah perkembangan zaman. Terima kasih mustahik, terima kasih muzakki. ***
BERITA23/09/2026 | Intan Gandhini
Hadir di Tengah Suasana Duka: BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Keuangan untuk Keluarga Almarhum Rangga
Hadir di Tengah Suasana Duka: BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Keuangan untuk Keluarga Almarhum Rangga
BAZNAS NEWS — Duka mendalam yang menyelimuti keluarga Bapak Agung Setiawan, warga Desa Gandu Kepuh, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, mendapat perhatian dan kepedulian dari BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Putranya, almarhum Rangga Rizki Setiawan (16), menghembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit komplikasi saluran pernapasan/TBC. Sebelumnya, Ananda Rangga diketahui menderita infeksi paru-paru yang memerlukan perawatan dan pengobatan intensif. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, BAZNAS Kabupaten Ponorogo telah menyiapkan bantuan melalui program Ponorogo Sehat berupa bantuan biaya pengobatan. Namun takdir berkata lain. Sebelum bantuan dari BAZNAS tersebut sempat dimanfaatkan untuk proses pengobatan lebih lanjut, ananda Rangga telah lebih dulu berpulang ke Rahmatulloh. Dalam kesempatan tersebut, guna meringankan beban finansial dan membantu menyelesaikan tanggungan biaya perawatan yang ditinggalkan, Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo, H. Sukarni, S.Sos., M.M., bersama jajaran pimpinan mendatangi langsung rumah duka keluarga almarhum. Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Ponorogo menyerahkan bantuan dana/santunan guna meringankan beban ekonomi keluarga. Pihak BAZNAS Ponorogo menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dan berharap bantuan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat Ponorogo ini dapat menjadi penawar duka serta memberi keberkahan bagi keluarga yang ditinggalkan. "Ujian dan duka mungkin tak terelakkan, namun BAZNAS Ponorogo hadir memastikan bahwa tidak ada saudara kita yang merasa sendirian dalam menghadapi masa-masa terberatnya." "Di balik setiap rupiah dana umat yang disalurkan, terdapat kehangatan kasih sayang yang mengobati luka, memikul beban, dan menyalakan kembali harapan yang sempat redup." "Duka keluarga adalah duka kita bersama; BAZNAS Ponorogo membuktikan bahwa kepedulian sejati tidak hanya hadir saat dibutuhkan, tetapi juga berdiri menguatkan saat air mata duka menetes."***
BERITA23/09/2026 | Intan Gandhini
Kawal Pembangunan Rumah Layak, BAZNAS Ponorogo Turun Langsung ke Desa Plosojenar
Kawal Pembangunan Rumah Layak, BAZNAS Ponorogo Turun Langsung ke Desa Plosojenar
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan tempat tinggal yang aman dan layak. Pada Selasa (15/09/2026), BAZNAS Ponorogo menyalurkan bantuan perbaikan rumah kepada Bapak Bambang, warga Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Bantuan penyerahan dana perbaikan rumah tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo, H. Sukarni, S.Sos., M.M., di lokasi pembangunan rumah yang sedang berlangsung. Turut mendampingi dalam kegiatan ini Wakil Ketua II H. Bahrun Nasikin, Wakil Ketua III H. Choirul Anam, Kepala Pelaksana, serta jajaran staf BAZNAS Ponorogo. Penyerahan bantuan ini juga disaksikan oleh jajaran pemerintah desa setempat serta unsur TNI-Polri. Ketua BAZNAS Ponorogo, H. Sukarni, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa program perbaikan dan rehab rumah ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang disalurkan melalui BAZNAS. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan sehingga rumah Bapak Bambang segera siap dihuni dengan nyaman. "Penyerahan bantuan ini adalah amanah dari para muzakki yang kami salurkan kembali kepada warga yang membutuhkan. Kami berharap perbaikan rumah untuk Bapak Bambang ini dapat berjalan lancar sehingga beliau beserta keluarga bisa tinggal di rumah yang lebih layak, sehat, dan aman," tutur H. Sukarni. Prosesi penyerahan bantuan berlangsung dengan penuh kehangatan dan rasa syukur. Pihak penerima beserta jajaran pemerintah setempat menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas perhatian serta kepedulian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Ponorogo.***
BERITA15/09/2026 | Intan Gandhini
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ponorogo.

Lihat Daftar Rekening →