WhatsApp Icon
Berdayakan Ekonomi Umat: Plt. Bupati Ponorogo Serahkan Bantuan Gerobak Usaha dari BAZNAS

 

 

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo terus berkomitmen mengubah mustahik menjadi muzakki melalui program pemberdayaan ekonomi. Dalam rangkaian peringatan HUT BAZNAS ke-25, Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., menyerahkan bantuan modal usaha berupa gerobak kepada sejumlah warga kurang mampu di kantor BAZNAS Ponorogo.

Didampingi oleh Ketua BAZNAS Ponorogo Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd, Bunda Lisdyarita menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis sebagai sarana pendukung bagi para pelaku usaha kecil untuk melanjutkan dan mengembangkan roda ekonomi keluarga mereka.

"Bantuan gerobak ini bukan sekadar pemberian barang, tetapi adalah alat perjuangan bagi para bapak dan ibu untuk mencari nafkah yang lebih layak. Kami ingin UMKM di Ponorogo naik kelas, dimulai dari sarana yang memadai," ujar Bunda Lisdyarita.

Zakat sebagai Instrumen Pengentas Kemiskinan

Penyaluran bantuan modal usaha dalam bentuk alat produksi (gerobak) memiliki implikasi ekonomi yang signifikan dibandingkan dengan bantuan konsumtif (uang tunai untuk kebutuhan pokok). Berikut adalah analisis ekonominya:

Transformasi Dana Zakat ke Modal Produktif

Dana zakat yang dihimpun dari para muzakki di Ponorogo berfungsi sebagai investasi sosial. Dengan memberikan gerobak, BAZNAS sedang melakukan penguatan sisi penawaran (supply side) dalam ekonomi mikro. Hal ini menciptakan kemandirian ekonomi bagi penerimanya sehingga mereka tidak lagi bergantung pada bantuan sosial di masa depan.

Multiplier Effect (Efek Pengganda)

Satu unit gerobak yang digunakan untuk berjualan akan menciptakan perputaran uang baru di lingkungan sekitarnya. Mustahik akan membeli bahan baku dari pedagang lain, yang kemudian menciptakan rantai ekonomi lokal yang saling menguntungkan.

Keberlanjutan Pendapatan

Secara analisis biaya-manfaat (cost-benefit analysis), bantuan aset fisik memiliki nilai depresiasi yang lebih lambat dibandingkan uang tunai yang langsung habis dikonsumsi. Gerobak ini menjadi aset produktif yang mampu menghasilkan pendapatan harian (income generating) secara berkelanjutan bagi keluarga mustahik.

Menekan Angka Pengangguran Informal

Dengan adanya sarana usaha yang layak, hambatan masuk (barrier to entry) bagi masyarakat miskin untuk terjun ke dunia usaha dapat teratasi. Hal ini secara langsung membantu pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Ponorogo.

Apresiasi untuk Transparansi Pengelolaan

Ketua BAZNAS Ponorogo menegaskan bahwa ketepatan sasaran bantuan ini tidak lepas dari dukungan para muzakki yang rutin menyalurkan zakatnya. "Dana dari para muzakki kami konversi menjadi alat penunjang kemandirian ekonomi. Ini adalah bukti bahwa zakat jika dikelola dengan profesional dapat menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat," pungkasnya.***

21/01/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
HUT Ke-25 BAZNAS: Plt. Bupati Ponorogo Salurkan Berbagai Bantuan, Dari Bedah Rumah hingga Beasiswa SKSS

 

 

BAZNAS NEWS – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti peringatan HUT ke-25 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Dalam momen spesial tersebut, BAZNAS Ponorogo menyalurkan berbagai bantuan lintas sektor yang menyasar ratusan mustahik di wilayah Bumi Reog, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten.

Ragam Bantuan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., didampingi oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd. Bantuan yang diberikan mencakup berbagai aspek kebutuhan dasar masyarakat, di antaranya:

Sektor Sosial & Ekonomi: Bantuan biaya hidup bagi kaum duafa dan modal usaha untuk pelaku UMKM agar mandiri secara ekonomi.

Sektor Pendidikan: Pemberian bantuan biaya pendidikan untuk siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA, serta beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang menjadi program unggulan.

Sektor Kesehatan & Infrastruktur: Bantuan biaya pengobatan bagi warga sakit serta bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Sektor Keagamaan: Penyerahan bantuan melalui program Ponorogo Taqwa untuk penguatan kegiatan keagamaan di masyarakat.

Zakat yang Tepat Sasaran

Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, menyampaikan bahwa ragam bantuan ini adalah bukti nyata bahwa zakat yang dikelola secara profesional mampu menyentuh berbagai lapisan masalah sosial.

"Hari ini kita melihat betapa besar manfaat zakat. Ada anak yang bisa lanjut kuliah lewat beasiswa SKSS, ada warga yang rumahnya kini lebih layak lewat program rehab rumah. Ini semua adalah wujud nyata zakat menguatkan Indonesia," ujar Bunda Lisdyarita di sela-sela penyerahan bantuan.

Apresiasi untuk Para Muzakki

Di tempat yang sama, Ketua BAZNAS Ponorogo menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzakki—khususnya para ASN dan masyarakat umum—yang telah memercayakan zakat mereka kepada BAZNAS Ponorogo.

"Dana yang kami salurkan hari ini adalah amanah dari para muzakki. Kami berterima kasih karena kepercayaan Anda semua telah berubah menjadi senyum bagi para mustahik. Kami pastikan setiap rupiah yang masuk disalurkan melalui program yang tepat sasaran dan sesuai syariat," ungkap Ketua BAZNAS.

Peringatan HUT ke-25 ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Ponorogo untuk semakin sadar akan pentingnya berzakat melalui lembaga resmi, demi pemerataan kesejahteraan di seluruh pelosok kabupaten.***

21/01/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Peringatan HUT BAZNAS ke-25: Plt. Bupati Ponorogo Himbau Seluruh OPD Salurkan Zakat Melalui BAZNAS

 

 

BAZNAS NEWS – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., menghadiri peringatan HUT Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ke-25 yang digelar dengan khidmat di Kabupaten Ponorogo. Mengusung tema "Zakat Menguatkan Indonesia," acara ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat.

Apresiasi dan Penyerahan Bantuan Mustahik

Dalam sambutannya, Bunda Lisdyarita—sapaan akrab Plt. Bupati—memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BAZNAS Ponorogo sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang telah berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial.

"BAZNAS telah menunjukkan peran strategisnya dalam membantu pemerintah menekan angka kemiskinan. Kinerjanya sangat transparan dan akuntabel," ujar Bunda Lisdyarita.

Sebagai bentuk nyata kepedulian, dalam acara tersebut Bunda Lisdyarita menyerahkan secara simbolis bantuan 5 program unggulan BAZNAS kepada para mustahik. Program-program ini mencakup sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan dakwah, yang diharapkan dapat menjadi stimulan bagi kesejahteraan masyarakat Ponorogo.

Ajakan Sinergi Seluruh OPD

Lebih lanjut, Bunda Lisdyarita mengimbau dan mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk semakin aktif menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka melalui BAZNAS Kabupaten Ponorogo.

"Saya mengajak seluruh kepala OPD dan ASN untuk menyalurkan zakatnya di BAZNAS. Dengan zakat yang terkelola dengan baik, kita bisa bersama-sama menguatkan Indonesia, khususnya memajukan Kabupaten Ponorogo," tegasnya.

Rasa Syukur BAZNAS Ponorogo

Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa kehadiran Plt. Bupati beserta jajaran OPD merupakan suntikan semangat bagi para pengurus BAZNAS untuk terus melayani umat.

"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bunda Lisdyarita dan seluruh tamu undangan. Dukungan ini adalah amanah bagi kami untuk terus mengelola zakat secara profesional guna memberikan manfaat luas bagi mereka yang membutuhkan," ungkap KH. Kholid, S.Ag., M.Pd.

Acara diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Ponorogo dan keberlangsungan program-program kesejahteraan umat di masa mendatang.***

21/01/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Luar Biasa! BAZNAS Ponorogo Berhasil Himpun Rp 8,9 Miliar Dana ZIS Sepanjang 2025

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo mencatatkan pencapaian gemilang di penghujung tahun 2025. Lembaga pemerintah non-struktural ini berhasil menghimpun dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp 8.949.316.393,06. Angka ini menunjukkan tren positif dan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap pengelolaan dana umat di Bumi Reog.

Ketua BAZNAS Ponorogo dalam sambutan peringatan HUT BAZNAS ke-25, menyatakan bahwa capaian ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat umum, dan khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Dana yang terkumpul tersebut dipastikan akan disalurkan melalui lima program unggulan, yakni Ponorogo Taqwa, Ponorogo Cerdas, Ponorogo Sehat, Ponorogo Peduli, dan Ponorogo Makmur.

Apresiasi untuk Para Muzakki dan ASN

Keberhasilan menembus angka Rp 8,9 miliar ini dipandang sebagai bukti nyata dari tingginya kesadaran berzakat di Kabupaten Ponorogo. Secara khusus, BAZNAS memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN yang menjadi pilar utama penghimpunan zakat profesi.

"Kami haturkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh muzakki, terutama rekan-rekan ASN di lingkungan Pemkab Ponorogo. Ketulusan Anda semua adalah energi bagi kami untuk terus menebar manfaat. Dana ini adalah amanah yang akan kami kelola secara transparan dan profesional untuk mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd.

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Peningkatan perolehan ZIS ini berdampak langsung pada jangkauan bantuan. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Ponorogo telah aktif melakukan berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari:

Bantuan modal usaha bagi UMKM melalui program zakat produktif.

Beasiswa pendidikan untuk siswa kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan sekolah.

Bedah rumah bagi warga yang memiliki hunian tidak layak.

Santunan kesehatan dan bantuan logistik bagi korban bencana.

Dengan semangat "Cahaya Zakat, Keajaiban Bagi Muzakki dan Mustahik", BAZNAS Ponorogo berkomitmen untuk terus menjaga amanah ini dan berharap pada tahun-tahun mendatang, kesadaran berzakat semakin meluas demi terwujudnya masyarakat Ponorogo yang lebih sejahtera dan barokah.***

21/01/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
BAZNAS Indonesia Bantu Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah dengan 186.000 Liter Air Bersih

BAZNAS Republik Indonesia telah menyalurkan 186.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Penyaluran air bersih ini dilakukan dalam rangka memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan akses terhadap sumber air bersih akibat bencana alam. Distribusi air bersih dilakukan secara bertahap oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bekerja sama dengan relawan lokal dan pihak berwenang setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan air minum dan sanitasi dasar terpenuhi dengan baik, terutama di daerah yang mengalami kesulitan akses air bersih akibat kerusakan infrastruktur dan kontaminasi sumber air. Menurut BAZNAS RI, layanan air bersih merupakan prioritas utama dalam situasi darurat bencana karena berdampak langsung pada kesehatan dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Distribusi dilakukan secara akuntabel dan terkoordinasi dengan pemerintah daerah agar bantuan dapat diterima dengan cepat dan tepat oleh warga yang membutuhkan. Selain penyaluran air bersih, tim BAZNAS juga memberikan edukasi tentang penggunaan air yang aman dan higienis guna mengurangi risiko gangguan kesehatan pasca banjir. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu masyarakat menjaga kesehatan mereka selama proses pemulihan. Melalui upaya penyaluran 186.000 liter air bersih ini, BAZNAS RI menunjukkan komitmennya untuk senantiasa membantu masyarakat yang terdampak bencana dengan menyediakan layanan sosial yang cepat dan bermanfaat bagi kesejahteraan penyintas. Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, "BAZNAS RI Distribusikan 186.000 Liter Air Bersih untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah," dipublikasikan pada 14 Januari 2026.

15/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram

Berita Terbaru

Terima Bantuan 60 Al-Qur’an dari BAZNAS Ponorogo, Pemuda Pengurus TPA Jelaskan Hal Berikut
Terima Bantuan 60 Al-Qur’an dari BAZNAS Ponorogo, Pemuda Pengurus TPA Jelaskan Hal Berikut
BAZNAS PONOROGO - Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Asy-Syakur menerima bantuan 60 Al-Qur’an dari BAZNAS Ponorogo pada Selasa, 01/08/2023. TPA Asy-Syakur beralamatkan di Jl. Airlangga Dusun Galak Desa Galak Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo dan diketuai oleh Bapak M. Darus Salam. Mahkolin Zainal Abidin selaku perwakilan dari TPA Asy-Syakur menerima bantuan 60 Al-Qur’an di Kantor BAZNAS Ponorogo dan menyampaikan beberapa hal terkait bantuan Al-Qur’an ini. “Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak BAZNAS Ponorogo karena telah memberikan pelayanan yang baik kepada kami, serta telah berkenan memberikan bantuan berupa Al-Qur’an kepada TPA Asy-Syakur,” ujar Abidin. Selain itu, Abidin juga menjelaskan harapannya agar santri bisa meningkatkan minat baca Al-Qur’an. “Dan harapannya, semoga bantuan Al-Qur’an dari BAZNAS Ponorogo ini dapat bermanfaat bagi santri dan santriwati TPA Asy-Syakur dalam upaya meningkatkan minat baca Al-Qur’an dan pemahamannya,” pungkasnya. Bantuan Al-Qur’an dari BAZNAS Ponorogo ini diharapkan bisa memberikan manfaat untuk seluruh santri dan santriwati di TPA Asy-Syakur tersebut, sehingga kelak mereka bisa menjadi Ahlul Qur’an dunia dan akhirat. Aaamiin.*** IGD
BERITA02/08/2023 | Intan
Tuntaskan Tugas dan Bangun Sinergitas dengan BAZNAS Ponorogo, Begini Ungkap Mahasisiswa Politeknik Negeri Madiun
Tuntaskan Tugas dan Bangun Sinergitas dengan BAZNAS Ponorogo, Begini Ungkap Mahasisiswa Politeknik Negeri Madiun
BAZNAS PONOROGO - Mahasiswa Politeknik Negeri Madiun telah menuntaskan tugas praktikum di BAZNAS Ponorogo, atas nama Karina Putri Sukma Handayani. Mahasiswa yang juga asal dari Kabupaten Ponorogo ini memulai praktikumnya pada tanggal 2 Januari 2023, dan telah tuntas pada awal bulan Juli 2023 ini. Selama proses praktikum, Karin menjelaskan ada banyak sekali ilmu dan pengalaman yang telah didapatkan, bahkan penelitian akhir (skripsi) rencananya juga akan dilaksanakan di BAZNAS Ponorogo. “Saya telah banyak belajar di BAZNAS Ponorogo, bahkan semua sudah terasa seperti keluarga saya sendiri. Ada banyak hal yang saya temukan, tentu bisa membuat saya lebih bersemangat dalam belajar,” ujar Karin. “Selain itu, rencana saya juga akan melaksanakan penelitian untuk skripsi di BAZNAS Ponorogo ini, sehingga saya mohon doa dan bimbingan seluruh keluarga besar BAZNAS,” imbuhnya. Pada akhir praktikum di BAZNAS Ponorogo, juga turut hadir dosen pembimbing dari Politeknik Negeri Madiun. Dalam hal ini, tentu bisa membangun sinergitas yang baik antara Politeknik Negeri Madiun dengan BAZNAS Kabupaten Ponorogo, agar bisa saling berkomunikasi dalam mengembangkan kedua instansi tersebut.*** IGD
BERITA11/07/2023 | Intan
Gandeng Kepala Sekolah Dasar, BAZNAS Ponorogo Adakan Sosialisasi untuk Tumbuhkan Sadar Berzakat
Gandeng Kepala Sekolah Dasar, BAZNAS Ponorogo Adakan Sosialisasi untuk Tumbuhkan Sadar Berzakat
BAZNAS PONOROGO - BAZNAS Kabupaten Ponorogo menggelar acara sosialisasi bertajuk “Hidup Berkah dengan Berzakat”, yang pada kesempatan ini bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Ponorogo, pada Selasa & Rabu, 04 – 05 Juli 2023. Agenda sosialisasi BAZNAS Kabupaten Ponorogo ini digelar di Aula SMPN 2 Ponorogo, yang dihadiri oleh seluruh kepala Sekolah Dasar se-Kabupaten Ponorogo, yang berjumlah 500 peserta yang dibagi menjadi dua pertemuan. Dalam kesempatan ini, juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Drs. H. Nurhadi Hanuri, MM, yang telah menyempatkan waktunya agar bisa berjumpa dengan kepala Sekolah Dasar se-Kabupaten Ponorogo ini. Selain itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo juga hadir dengan didampingi oleh seluruh wakil ketua dan staffnya. Pada sosialisasi hari pertama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Wawan Burhanuddin juga hadir dengan didampingi oleh staff yang sekaligus akan menyampaikan materi pada agenda tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo yang akrab disapa Gus Kholid ini menjelaskan bahwa sejatinya BAZNAS ini merupakan lembaga pemerintah non struktural. “BAZNAS Kabupaten Ponorogo ini sendiri merupakan lembaga pemerintah non struktural, yang juga diatur dengan Undang-Undang, sehingga keberadaannya ini jelas dan diakui,” ujar Gus Kholid. Lebih lanjut, dalam penyampaian materi sosialisasi, Agus Susanto selaku Wakil Ketua 1 juga menjelaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Ponorogo dalam menjalankan tugasnya juga diatur dalam intruksi Bupati Nomor 4 Tahun 2022. “Selain diatur dalam Undang-Undang, keberadaan BAZNAS Kabupaten Ponorogo juga sesuai dengan intruksi Bupati Ponorogo, sehingga seluruh ASN yang beragama Islam, dimana jika penghasilannya sudah mencapai nishab maka wajib membayarkan zakatnya,” kata Agus Susanto. Dalam kesempatan yang sama, peserta sosialisasi mengajukan pertanyaan terkait dengan kejelasan berzakat khususnya bagi ASN karena di lapangan ternyata juga ada lembaga zakat seperti Lazisnu dan Lazismu. Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo juga menegaskan bahwa baik BAZNAS dan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Ponorogo bisa menghasilkan hal terbaik dan manfaat khususnya untuk pendidikan. “Kalau kaitannya dengan sinergitas bersama BPJS, ini juga alhamdulillaah, karena survei membuktikan bahwa sudah memberikan kontribusi positif dan memberikan beasiswa, memberikan jaminan kesejahteraan bagi para guru di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo,” imbuh H. Nurhadi Hanuri. Melalui sosialisasi dari BAZNAS Kabupaten Ponorogo ini harapannya bisa menumbuhkan sadar berzakat, terutama bagi para ASN yang ada di Sekolah Dasar di seluruh Kabupaten Ponorogo.*** IGD
BERITA06/07/2023 | Intan
BAZNAS Ponorogo Hadiri Sosialisasi di RSUD Dr. Hardjono, Gait Instansi untuk Optimalkan Zakat
BAZNAS Ponorogo Hadiri Sosialisasi di RSUD Dr. Hardjono, Gait Instansi untuk Optimalkan Zakat
BAZNAS PONOROGO - Seluruh pimpinan dan staff BAZNAS Kabupaten Ponorogo hadiri agenda sosialisasi di RSUD Dr. Hardjono Ponorogo pada Senin 26 Juni 2023. Dalam kesempatan ini juga dihadiri oleh direktur RSUD Dr. Hardjono, dr. Yunus Mahatma S.Pd, wakil direktur serta beberapa tenaga kesehatan di lingkungan RSUD Dr. Hardjono Ponorogo, yang berjumlah -+50 orang. Direktur RSUD Dr. Hardjono menjelaskan bahwa melalui dana zakat yang ada di BAZNAS Kabupaten Ponorogo disalurkan dalam berbagai bentuk program. “BAZNAS Kabupaten Ponorogo ini menerima dana zakat dari lembaga pemerintah dan yang lainnya, yang akan disalurkan dalam bentuk biaya sekolah, biaya kesehatan, dan lain-lain,” kata Direktur RSUD Dr. Hardjono. Sosialisasi ini penting untuk diikuti mengingat dari pihak RSUD Dr. Hardjono sendiri membutuhkan penjelasan rinci dan detail dari BAZNAS Kabupaten Ponorogo. “Maka karena kita belum tahu secara detail, nanti akan dijelaskan oleh BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Sebagai laporan, kami dari RSUD menyalurkan dana sebesar Rp43.000.000 per bulan kepada BAZNAS Kabupaten Ponorogo, mudah-mudahan bisa ditambah. Dana yang seharusnya disalurkan, sudah kami salurkan sebagaimana mestinya,” kata Direktur RSUD Dr. Hardjono. Gus Kholid selaku Ketua BAZNAS Ponorogo menjelaskan bahwa kehadiran BAZNAS Ponorogo ini tidak lain yang pertama adalah untuk bersilaturrahmi kepada pihak RSUD Dr. Hardjono Ponorogo, selain untuk menjelaskan bahwa dana zakat tersalurkan dalam berbagai macam program. “Seperti permohonan bantuan biaya pengobatan, minimal satu bulan bahkan mencapai 19 sampai diatas 30 pengajuan, maka ini harus bijak dalam memberikan bantuan dana zakat maupun infak untuk biaya pengobatan,” ujar Gus Kholid. Sosialisasi BAZNAS Kabupaten Ponorogo ini sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan kepercayaan para muzakki di lingkungan RSUD Dr. Hardjono dalam menyalurkan zakatnya secara optimal.*** IGD
BERITA26/06/2023 | Intan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat