WhatsApp Icon
Bantu Pasien Kurang Mampu, BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Biaya Berobat Warga Sukorejo

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat dalam membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis mendesak. BAZNAS Ponorogo menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada keluarga dari ananda Olivia Nuroktavia Abidah, seorang warga kurang mampu asal RT 02 RW 02, Dukuh Ngasinan, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Sucipto, selaku Staf Pelaksana BAZNAS Ponorogo, kepada ibu dari Olivia di kantor BAZNAS Kabupaten Ponorogo, pada Kamis (22/10/2026).

Diketahui, Olivia Nuroktavia Abidah saat ini tengah menjalani perawatan medis intensif akibat menderita penyakit demam berdarah (dengue fever) di rumah sakit. Bantuan melalui program BAZNAS Ponorogo Sehat ini diharapkan dapat meringankan beban finansial keluarga serta menunjang proses kesembuhan ananda Olivia.

Staf Pelaksana BAZNAS Ponorogo, Sucipto, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki untuk disalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan.

"Kami menyerahkan bantuan biaya pengobatan bagi ananda Olivia Nuroktavia Abidah yang sedang berjuang melawan demam berdarah. Semoga bantuan ini bermanfaat, meringankan beban keluarga, dan ananda Olivia segera diberikan kesembuhan serta dapat beraktivitas kembali seperti sediakala," ujar Sucipto saat penyerahan bantuan.

Pihak keluarga penerima manfaat pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Ponorogo serta para donatur atas kepedulian dan bantuan yang telah diberikan di saat masa-masa sulit ini.***

22/10/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Pimpinan BAZNAS Ponorogo Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Aloon-Aloon

BAZNASS NEWS – Jajaran Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang berlangsung khidmat di Aloon-Aloon Ponorogo, Kamis (22/10/2026).

Kelima pimpinan BAZNAS Ponorogo hadir lengkap mengenakan busana khas Hari Santri, bergabung bersama ribuan santri, elemen masyarakat, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Ponorogo.

Seusai pelaksanaan upacara, Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., menyampaikan refleksi mendalam mengenai momentum Hari Santri Nasional tahun ini. Menurutnya, HSN 2026 bukan sekadar agenda seremoni tahunan, melainkan ajang perenungan bersama bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini hendaknya menjadi sarana perenungan bagi kita semua tentang apa makna santri yang sesungguhnya. Santri tidak hanya diidentikkan dengan mereka yang menimba ilmu di pesantren, tetapi juga tentang nilai keikhlasan, kemandirian, dan kontribusi nyata bagi bangsa dan agama," ujar Bapak Sukarni.

Lebih lanjut, Bapak Sukarni menekankan pentingnya peran BAZNAS dalam mendukung keberlanjutan dan kemajuan para santri di era modern saat ini. BAZNAS Ponorogo berkomitmen untuk terus hadir mendampingi program-program pemberdayaan santri, baik dari sektor pendidikan maupun kemandirian ekonomi.

"Melalui momentum ini, kita juga kembali berefleksi: apa peran nyata BAZNAS untuk para santri saat ini? Kami di BAZNAS berkomitmen untuk terus menghadirkan program berbasis zakat, infak, dan sedekah yang berdampak langsung—seperti beasiswa santri berprestasi, bantuan santri kurang mampu, hingga program kewirausahaan pesantren. Kami ingin memastikan santri tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga sejahtera dan mandiri secara ekonomi," tambahnya.

Upacara Peringatan HSN 2026 di Aloon-Aloon Ponorogo ini berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan, menegaskan kembali semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pengelola zakat, dan seluruh santri di Ponorogo untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.***

22/10/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Siap Memberikan Beasiswa untuk 4 Anak Yatim Piatu, Putra Almarhumah Luluatun Nikmah

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat menunjukkan kepeduliannya terhadap nasib empat anak yang kini menjadi yatim piatu pascamusibah memilukan yang menimpa Lu'luatun Nikmah (38), warga RT 02 RW 02, Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo.

Pada Rabu (21/10/2026), jajaran pimpinan BAZNAS Ponorogo yaitu Waka I Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., Waka II Bapak Bahrun Nasikin, S.Ag., M.A., dan Waka IV Bapak Suyitno, S.H.I., M.A., bersama Plt. Bupati Ponorogo Bunda Hj. Lisdyarita, S.H., dan Kapolres Ponorogo mendatangi langsung rumah duka untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam sekaligus menyalurkan bantuan awal serta komitmen pendampingan pendidikan berupa beasiswa.

Kisah almarhumah Lu'luatun Nikmah sempat viral dan memantik empati publik setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di atas sepeda motor saat sedang membonceng anak bungsunya. Momen tersebut menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar dan jagat maya, terlebih keempat anak almarhumah yang masih berusia belia kini harus kehilangan kedua orang tua mereka. Diketahui, sang suami telah lebih dahulu berpulang menghadap Sang Pencipta sekitar satu tahun yang lalu.

Waka II BAZNAS Ponorogo, Bapak Bahrun Nasikin, S.Ag., M.A., menyatakan bahwa jaminanan keberlangsungan pendidikan bagi keempat anak almarhumah menjadi prioritas utama. BAZNAS Ponorogo memastikan siap memberikan biaya pendidikan (beasiswa) seluruh anak almarhumah agar mereka tetap dapat meraih masa depan dan melanjutkan cita-citanya tanpa terkendala biaya.

"Kami sangat prihatin dan tersentuh dengan musibah yang menimpa keluarga almarhumah Ibu Lu'luatun Nikmah. Kehadiran kami di rumah duka ini adalah untuk memastikan bahwa keempat anak almarhumah tidak berjuang sendirian. BAZNAS Ponorogo siap memberikan beasiswa pendidikan agar masa depan anak-anak ini tetap terjamin," ujar Bapak Waka II BAZNAS Ponorogo.

Bantuan beasiswa ini nantinya akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan yang sedang maupun yang akan ditempuh oleh masing-masing anak. BAZNAS Ponorogo juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendoakan almarhumah dan memberikan dukungan moral maupun materiil bagi tumbuh kembang keempat anak yatim piatu tersebut.***

21/10/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Raih Penghargaan Bergengsi Tingkat Jawa Timur Tahun 2026

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional. Bertempat dalam agenda Pra-Rakorda BAZNAS Jawa Timur 2026 di Surabaya, BAZNAS Ponorogo resmi ditetapkan sebagai salah satu dari 10 BAZNAS Kabupaten/Kota Terbaik se-Jawa Timur dalam upaya peningkatan kesejahteraan pekerja, pada Selasa (20/10/2026).

Penghargaan tersebut secara simbolis diterima oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M. Penghargaan yang diberikan berupa piagam bertajuk: "Apresiasi BAZNAS atas dukungan peningkatan kesejahteraan pekerja melalui jaminan sosial ketenagakerjaan. 10 terbaik kabupaten/kota se jawa timur".

Pemberian penghargaan ini didasarkan pada kontribusi nyata dan proaktif BAZNAS Ponorogo dalam menginisiasi serta mendukung kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di wilayah Ponorogo, yang berdampak langsung pada perlindungan dan kesejahteraan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas pencapaian ini.

"Kami di BAZNAS Ponorogo merasa sangat bersyukur dan terhormat menerima apresiasi ini. Penghargaan ini bukanlah hasil kerja keras kami semata, melainkan buah dari sinergi dan kolaborasi yang luar biasa. Utamanya, kami ingin menegaskan bahwa pencapaian ini adalah berkat kepercayaan yang luar biasa dari para Muzakki, Bapak dan Ibu yang dermawan, yang telah mengamanahkan sebagian hartanya untuk berzakat di BAZNAS Ponorogo. Dukungan dan kepercayaan inilah yang menjadi ruh dari setiap program kesejahteraan yang kami jalankan," ujar Sukarni.

Lebih lanjut, Sukarni menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung.

"Atas nama seluruh pimpinan dan staf BAZNAS Ponorogo, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua Muzakki, para donatur, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder yang tidak pernah lelah mendukung misi kami dalam memberdayakan dan menyejahterakan umat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur atas arahan dan pembinaannya, serta penghargaan ini yang akan menjadi pemacu semangat kami. Kami berkomitmen untuk terus menjaga amanah ini dan berinovasi untuk memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi masyarakat Ponorogo," pungkasnya.

Prestasi ini mengukuhkan posisi BAZNAS Ponorogo sebagai lembaga pengelola zakat yang akuntabel, inovatif, dan berfokus pada dampak kesejahteraan nyata di masyarakat.***

20/10/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Hadiri Pra-Rakorda BAZNAS Jatim 2026, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat

BAZNAS NEWS – Dalam upaya memperkuat tata kelola dan sinergi pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di wilayah Jawa Timur, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Ponorogo, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., bersama Wakil Ketua III, Bapak Choirul Anam, S.H.I., menghadiri agenda penting Pra-Rapat Koordinasi Daerah (Pra-Rakorda) BAZNAS Provinsi Jawa Timur Tahun 2026, pada Selasa-Rabu (20-21 Oktober 2026).

Acara yang berlangsung di Surabaya ini menjadi ajang strategis bagi BAZNAS tingkat Kabupaten/Kota se-Jawa Timur untuk menyelaraskan visi, program, dan target pengelolaan zakat untuk tahun mendatang. Pra-Rakorda kali ini mengusung tema "Menebar Manfaat, Menguatkan Umat," yang mencerminkan komitmen kolektif lembaga zakat untuk mengoptimalkan dampak dana umat bagi kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran pimpinan BAZNAS Ponorogo menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program-program BAZNAS Jatim dan berpartisipasi aktif dalam perumusan kebijakan pengelolaan zakat di tingkat provinsi.

"Pra-Rakorda ini sangat krusial untuk memastikan bahwa program-program yang akan kami jalankan di BAZNAS Ponorogo selaras dengan arah kebijakan BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Ini adalah bentuk sinergi untuk memaksimalkan potensi zakat demi menguatkan umat," ujar Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., seusai acara.

Senada dengan Ketua, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pelaporan, Bapak Choirul Anam, S.H.I., menambahkan bahwa koordinasi ini juga penting untuk penyesuaian target dan pelaporan yang lebih transparan dan akuntabel. "Kita ingin memastikan bahwa setiap dana zakat yang dihimpun, manfaatnya benar-benar terasa di tengah masyarakat, khususnya di wilayah kita," jelasnya.

Melalui keikutsertaan dalam Pra-Rakorda ini, BAZNAS Ponorogo optimis dapat meningkatkan kinerja penghimpunan dan pendistribusian zakat secara lebih efektif, efisien, dan berdampak luas bagi kemaslahatan umat.***

20/10/2026 | Kontributor: Intan Gandhini

Berita Terbaru

BAZNAS Ponorogo Hadiri Sosialisasi di RSUD Dr. Hardjono, Gait Instansi untuk Optimalkan Zakat
BAZNAS Ponorogo Hadiri Sosialisasi di RSUD Dr. Hardjono, Gait Instansi untuk Optimalkan Zakat
BAZNAS PONOROGO - Seluruh pimpinan dan staff BAZNAS Kabupaten Ponorogo hadiri agenda sosialisasi di RSUD Dr. Hardjono Ponorogo pada Senin 26 Juni 2023. Dalam kesempatan ini juga dihadiri oleh direktur RSUD Dr. Hardjono, dr. Yunus Mahatma S.Pd, wakil direktur serta beberapa tenaga kesehatan di lingkungan RSUD Dr. Hardjono Ponorogo, yang berjumlah -+50 orang. Direktur RSUD Dr. Hardjono menjelaskan bahwa melalui dana zakat yang ada di BAZNAS Kabupaten Ponorogo disalurkan dalam berbagai bentuk program. “BAZNAS Kabupaten Ponorogo ini menerima dana zakat dari lembaga pemerintah dan yang lainnya, yang akan disalurkan dalam bentuk biaya sekolah, biaya kesehatan, dan lain-lain,” kata Direktur RSUD Dr. Hardjono. Sosialisasi ini penting untuk diikuti mengingat dari pihak RSUD Dr. Hardjono sendiri membutuhkan penjelasan rinci dan detail dari BAZNAS Kabupaten Ponorogo. “Maka karena kita belum tahu secara detail, nanti akan dijelaskan oleh BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Sebagai laporan, kami dari RSUD menyalurkan dana sebesar Rp43.000.000 per bulan kepada BAZNAS Kabupaten Ponorogo, mudah-mudahan bisa ditambah. Dana yang seharusnya disalurkan, sudah kami salurkan sebagaimana mestinya,” kata Direktur RSUD Dr. Hardjono. Gus Kholid selaku Ketua BAZNAS Ponorogo menjelaskan bahwa kehadiran BAZNAS Ponorogo ini tidak lain yang pertama adalah untuk bersilaturrahmi kepada pihak RSUD Dr. Hardjono Ponorogo, selain untuk menjelaskan bahwa dana zakat tersalurkan dalam berbagai macam program. “Seperti permohonan bantuan biaya pengobatan, minimal satu bulan bahkan mencapai 19 sampai diatas 30 pengajuan, maka ini harus bijak dalam memberikan bantuan dana zakat maupun infak untuk biaya pengobatan,” ujar Gus Kholid. Sosialisasi BAZNAS Kabupaten Ponorogo ini sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan kepercayaan para muzakki di lingkungan RSUD Dr. Hardjono dalam menyalurkan zakatnya secara optimal.*** IGD
BERITA26/06/2023 | Intan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ponorogo.

Lihat Daftar Rekening →