Berita Terbaru
BAZNAS Sinjai Salurkan Daging Kurban DAM Haji 2025 kepada Korban Kebakaran di Mattunreng Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah
Baznas Sinjai Salurkan Daging DAM Haji Tahun 2025 kepada Korban Kebakaran di Dusun Sahuneng
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sinjai menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak musibah dengan menyalurkan Daging DAM Haji Tahun 2025 kepada korban kebakaran di Dusun Sahuneng, Desa Mattunreng Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai pada hari Kamis, 9 Oktober 2025.
Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sinjai Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Andi Bahrul Hayat, ST, secara langsung menyerahkan bantuan daging kepada warga korban kebakaran. Selain itu, tim BAZNAS juga berinteraksi dengan para korban untuk memastikan kondisi mereka pasca kebakaran.
Andi Bahrul Hayat, ST menyatakan bahwa pendistribusian Daging DAM Haji tidak hanya untuk masyarakat kurang mampu, tetapi juga difokuskan kepada warga yang mengalami musibah, seperti korban kebakaran di Dusun Sahuneng. Dia berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan semangat kepada korban tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat BAZNAS Tahun 2025, yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk dalam situasi sosial, ekonomi, dan bencana.
BERITA10/10/2025 | Humas BAZNAS Sinjai
Raih Prestasi Gemilang, Kemenag Ponorogo Sabet Penghargaan Perolehan Terbanyak pada BAZNAS Jatim Awards 2025
BAZNAS NEWS – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang bergengsi BAZNAS Jatim Awards Tahun 2025, Kemenag Ponorogo berhasil menyabet penghargaan untuk Kategori Perolehan Terbanyak. Prestasi cemerlang ini menjadi bukti nyata komitmen dan dukungan penuh keluarga besar Kemenag Ponorogo terhadap pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung dan diterima dengan penuh rasa syukur oleh Kepala Kemenag Ponorogo, Dr. Moh. Nurul Huda, M.Pd. Penghargaan ini bukan sekadar piala, namun merupakan cerminan dari kesadaran kolektif para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Ponorogo untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat demi kemaslahatan umat.
Kami menyampaikan selamat dan sukses yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kemenag Kabupaten Ponorogo, Dr. Moh. Nurul Huda, M.Pd. atas capaian luar biasa ini. Kepemimpinan beliau yang visioner dan proaktif dalam mendorong kesadaran berzakat patut diacungi jempol. Penghargaan di tingkat provinsi, BAZNAS Jatim Awards 2025, ini menegaskan posisi Kemenag Ponorogo sebagai instansi terdepan yang berkontribusi signifikan terhadap pengumpulan ZIS.
Keberhasilan dalam kategori Perolehan Terbanyak menunjukkan bahwa Kemenag Ponorogo tidak hanya fokus pada tugas-tugas inti keagamaan, tetapi juga sangat peduli terhadap aspek kesejahteraan sosial masyarakat melalui instrumen zakat. Kontribusi maksimal dari seluruh jajaran, mulai dari kantor Kemenag hingga unit pelaksana teknis di tingkat kecamatan, menjadi kunci utama di balik torehan prestasi ini.
Pencapaian ini sekaligus menggarisbawahi pentingnya sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dengan sangat baik antara Kemenag Kabupaten Ponorogo dengan BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Kemenag sebagai pembina dan motor penggerak kesadaran berzakat, dan BAZNAS sebagai lembaga resmi yang profesional dalam mengelola dan mendistribusikan dana ZIS. Sinergi ini telah membuktikan efektivitasnya dalam memaksimalkan potensi zakat di Bumi Reog.
Oleh karena itu, kami berharap prestasi ini menjadi momentum untuk memperkuat lagi ikatan kerja sama yang sudah solid. Semoga sinergi antara Kemenag Kabupaten Ponorogo dan BAZNAS Ponorogo dapat terus ditingkatkan di masa mendatang, agar perolehan ZIS terus meningkat dan penyalurannya menjadi lebih optimal, tepat sasaran, dan berdampak luas bagi pengentasan kemiskinan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Ponorogo.
Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan Kemenag dan BAZNAS Ponorogo dapat terus bahu membahu mewujudkan masyarakat Ponorogo yang religius dan sejahtera, menjadikan zakat sebagai pilar utama kekuatan ekonomi umat.***
BERITA09/10/2025 | Intan Gandhini
Bupati Ponorogo Raih Penghargaan Bergengsi di BAZNAS Jatim Awards 2025
BAZNAS NEWS — Kabupaten Ponorogo kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat regional. Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., dianugerahi penghargaan prestisius dalam ajang BAZNAS Jatim Awards Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas komitmen dan kepemimpinan beliau dalam mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Ponorogo. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pribadi Bupati, tetapi juga cerminan dari sinergi kuat antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam mewujudkan kesejahteraan sosial.
Penghargaan yang diterima oleh Bupati Sugiri Sancoko adalah kategori "Bupati Pembinaan Terhadap BAZNAS". Kategori ini menyoroti peran strategis seorang kepala daerah dalam memberikan dukungan penuh, memfasilitasi regulasi, dan memastikan optimalisasi fungsi BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah nonstruktural yang bertugas menghimpun dan menyalurkan ZIS. Dalam gambar terlihat jelas raut wajah bangga dan syukur dari Bupati, yang dengan tulus menunjukkan piagam penghargaan yang telah diraih. Piagam tersebut secara formal mencantumkan namanya, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., sebagai penerima penghargaan, menegaskan legalitas dan kredibilitas pencapaian ini.
Keberhasilan ini tak lepas dari berbagai kebijakan pro-aktif yang telah diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo di bawah kepemimpinan Bupati Sugiri Sancoko. Upaya-upaya tersebut mencakup peningkatan kesadaran berzakat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum, penguatan kelembagaan BAZNAS Kabupaten Ponorogo, serta pemanfaatan dana ZIS secara transparan dan akuntabel untuk program-program yang berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan. Berbagai program unggulan BAZNAS, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi mikro, disinyalir mendapatkan dukungan moril dan material yang konsisten dari Pemerintah Kabupaten.
Secara visual, ucapan "SELAMAT DAN SUKSES" terpampang besar dalam flyer digital tersebut, menandakan apresiasi yang tulus atas perolehan penghargaan ini. Penghargaan BAZNAS Jatim Awards 2025 ini secara eksplisit mengukuhkan posisi Kabupaten Ponorogo sebagai salah satu daerah dengan tata kelola ZIS terbaik di Provinsi Jawa Timur, berkat kepemimpinan yang suportif dari kepala daerahnya.
Pencapaian ini juga mengirimkan pesan penting bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari keberhasilan dalam pembangunan sumber daya manusia dan penguatan aspek spiritual serta sosial-ekonomi melalui instrumen zakat. Dengan BAZNAS yang kuat dan didukung penuh, potensi dana umat dapat dioptimalkan menjadi sumber daya yang signifikan untuk mengurangi disparitas sosial dan meningkatkan taraf hidup masyarakat prasejahtera di Ponorogo.
Kami mengucapkan Selamat dan Sukses yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., Bupati Ponorogo, atas Penghargaan "Bupati Pembinaan Terhadap BAZNAS" di BAZNAS Jatim Awards Tahun 2025! Semoga penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk terus memperkuat sinergi antara Pemkab Ponorogo dan BAZNAS, demi terwujudnya visi "PONOROGO HEBAT" yang makmur dan berkeadilan melalui pengelolaan zakat yang profesional dan amanah.
Torehan prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lainnya di Jawa Timur untuk terus mendorong peran BAZNAS sebagai motor penggerak kebangkitan ekonomi umat dan pusat solusi masalah sosial-ekonomi di daerahnya masing-masing. Masyarakat Ponorogo pun patut berbangga atas kepemimpinan Bupati yang visioner, yang tidak hanya membangun fisik, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan spiritual dan ekonomi warganya melalui jalur ZIS.***
BERITA09/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Aktif Ikuti Rakorda BAZNAS Jatim 2025, Sepakat Dukung Asta Cita Demi Kesejahteraan Umat
BAZNAS NEWS - Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ponorogo mengikuti rangkaian agenda Rakorda BAZNAS Jawa Timur yang digelar di Hotel Mercure Surabaya, pada Rabu (8/10/2025).
Dalam agenda ini, hadir pula Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dan secara resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Jawa Timur tahun 2025 di Surabaya.
Acara ini mengusung tema "Menguatkan Baznas dengan mendukung Asta Cita," menegaskan komitmen lembaga amil zakat dalam mendukung program-program pembangunan nasional.
Dalam sambutannya, Wagub Emil menekankan bahwa kegiatan Rakorda ini sangat penting sebagai sarana untuk mengoptimalkan fungsi Baznas dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Beliau mengapresiasi kinerja Baznas Jatim yang telah mengelola dana umat dengan pelayanan dan upaya terbaik.
Emil Dardak hadir mewakili Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai wujud dukungan penuh pemerintah daerah terhadap sinergi antara Pemda dan Baznas dalam memperkuat pelaksanaan program sosial.
"Atas mandat dari Ibu Gubernur, kami hadir untuk menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kolaborasi dan dedikasi luar biasa Baznas Jawa Timur selama ini," tutur Emil.
Di kesempatan yang sama, Ketua Baznas Provinsi Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., melaporkan bahwa perolehan dana zakat yang terkumpul hingga triwulan ketiga 2025 hampir mencapai angka Rp44 miliar.
Beliau menggarisbawahi bahwa Baznas adalah lembaga pemerintah nonstruktural yang bertanggung jawab mengelola dana publik secara profesional. Ia menyamakan kedudukan Baznas dengan BPJS dan Danantara, tetapi tanpa alokasi dana dari APBN.
"Kami adalah pelayan dan regulator, bukan pengemis. Setiap dana yang kami kelola adalah amanah dari masyarakat," tegasnya.
Prof. Ali Maschan juga memaparkan inovasi dalam penyaluran zakat, salah satunya adalah melalui kerja sama strategis dengan Bank UMKM Jatim. Melalui program pemberdayaan ekonomi, Baznas menyediakan modal usaha sebesar Rp1 juta per penerima (mustahik) dengan seluruh bunga pinjaman ditanggung oleh Baznas, sebagai solusi untuk membantu pedagang kecil yang terlilit pinjaman berbunga tinggi.
Menutup rangkaian acara, Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menyampaikan pesan penting mengenai integritas dan profesionalisme para amil zakat. Beliau menekankan bahwa amil zakat tidak boleh meminta-minta, karena peran mereka adalah memfasilitasi masyarakat yang ingin menunaikan zakat.
"Amil zakat haram hukumnya meminta-minta. Kita memfasilitasi orang berzakat, ini betul-betul suci, inilah filosofi yang kita kembangkan bersama," tutup Kiai Noor.***
BERITA08/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Tidak Mampu di Kecamatan Pulung
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo hari ini menunjukkan kepeduliannya terhadap warga kurang mampu dengan menyalurkan bantuan berupa satu unit kursi roda kepada Bapak Gampang, seorang warga dari Desa Wota, Kecamatan Pulung, Rabu (08/10/2025).
Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS Ponorogo dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terkumpul dari masyarakat kepada yang berhak. Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan meningkatkan mobilitas Bapak Gampang dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Proses penyerahan dilakukan secara langsung dan sederhana di kediaman Bapak Gampang. Perwakilan staf pelaksana BAZNAS Ponorogo hadir untuk menyerahkan kursi roda tersebut sekaligus memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penerima.
"Kami berharap kursi roda ini dapat memberikan manfaat besar bagi Bapak Gampang. Ini adalah amanah dari para muzakki di Kabupaten Ponorogo yang kami salurkan. Semoga Bapak Gampang dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan mandiri," ujar Nur Arifin, staf pelaksana BAZNAS Ponorogo saat penyerahan.
Bapak Gampang dan keluarganya menyambut hangat dan menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah mereka terima. Bantuan ini menjadi kabar baik bagi keluarga di Desa Wotan, mengingat kebutuhan akan alat bantu gerak sangat mendesak.
BAZNAS Ponorogo terus mengajak seluruh elemen masyarakat dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk berzakat melalui lembaga resmi agar program-program bantuan sosial dan pemberdayaan dapat terus berjalan optimal.***
BERITA08/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Lampung Selatan Menerapkan Sosialisasi UPZ Desa Untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan mengadakan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS tingkat desa dan kecamatan. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk kepala desa dan lurah se-Kecamatan Kalianda, serta pengurus UPZ desa se-Kecamatan Kalianda. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat mekanisme pengelolaan zakat di tingkat grassroot, sejalan dengan upaya nasional meningkatkan transparansi dan efektivitas distribusi dana amal.
Camat Kalianda, Erman Suheri, SE, membuka acara dan menekankan pentingnya peran UPZ desa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah. Materi utama disampaikan oleh Pelaksana Tugas Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Mahfudz, SE, yang memaparkan regulasi pengelolaan UPZ, strategi pengumpulan dana ZIS yang inovatif, serta best practices dalam pelaporan dan distribusi.
Sesi tanya jawab interaktif dilaksanakan, di mana peserta menyampaikan berbagai isu terkait tantangan di lapangan, seperti peningkatan kesadaran masyarakat dan integrasi UPZ dengan program desa. Acara diakhiri dengan sesi infak melalui Quick Response Indonesian Standard (QRIS) untuk memudahkan peserta berkontribusi secara langsung dan cashless, mencerminkan adaptasi BAZNAS terhadap era digital. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun jaringan UPZ yang lebih solid di Kabupaten Lampung Selatan, berkontribusi pada pencapaian target nasional peningkatan pengumpulan zakat.
BERITA07/10/2025 | Humas BAZNAS Lampung Selatan
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Bedah Rumah, Istri Bupati Beri Dukungan Penuh
BAZNAS NEWS - Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo dalam menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu terus berlanjut. Program Bedah Rumah kali ini menyasar kediaman Bapak Ghulamunadin, warga Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu (04/10/2025).
Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Ibu Susilowati, Istri Bupati Ponorogo. Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Ponorogo, yang bersinergi dengan BAZNAS, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dalam gambar, terlihat Ibu Susilowati menyerahkan plakat bantuan kepada Bapak Ghulamunadin, didampingi oleh sejumlah tokoh. Kegiatan ini didampingi oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, Wakil Ketua IV BAZNAS, dan Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo. Turut hadir pula perwakilan dari aparat keamanan setempat, termasuk personel Kepolisian dan TNI, yang menunjukkan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap program sosial ini.
Ibu Susilowati menyampaikan harapannya agar bantuan bedah rumah ini dapat segera memberikan kenyamanan dan keamanan bagi keluarga Bapak Ghulamunadin.
"Semoga rumah ini cepat selesai dibangun, dan nantinya bisa menjadi tempat tinggal yang layak, nyaman, serta penuh berkah bagi keluarga Bapak Ghulamunadin. Ini adalah ikhtiar kita bersama, antara pemerintah, BAZNAS, dan seluruh masyarakat yang menyalurkan zakatnya," ujar Ibu Susilowati.
Di lokasi, rumah lama Ghulamunadin tampak dirobohkan, dengan material bangunan baru seperti bata ringan sudah terlihat di sebelahnya, menandakan dimulainya proses pembangunan. Bapak Ghulamunadin dan keluarga menyambut hangat dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan, yang akan mengubah kondisi rumah mereka menjadi jauh lebih baik dan layak huni.
Program Bedah Rumah BAZNAS Ponorogo ini menegaskan peran penting dana zakat yang dihimpun dari masyarakat Ponorogo untuk dimanfaatkan kembali dalam kegiatan yang bersifat pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan, salah satunya melalui penyediaan tempat tinggal yang layak bagi para mustahik.***
BERITA04/10/2025 | Intan Gandhini
'Ponorogo Peduli': BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Biaya Hidup Rutin untuk Ratusan Dhuafa Sebatang Kara
BAZNAS NEWS — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat melalui penyaluran program rutin 'Ponorogo Peduli'.
Program ini berfokus pada pemberian Bantuan Santunan Dhuafa berupa biaya hidup bulanan yang diserahkan kepada ratusan warga dhuafa sebatang kara di berbagai pelosok Kabupaten Ponorogo.
Penyaluran yang dilakukan pada bulan ini menjangkau sekitar 347 mustahik, termasuk di antaranya Ibu Nurul Hidayati dari Desa Singgahan Kecamatan Pulung. Mereka menerima bantuan biaya hidup rutin sebagai upaya BAZNAS untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.
Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd, menyatakan bahwa program 'Ponorogo Peduli' adalah wujud nyata dari amanah para Muzakki untuk memastikan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) disalurkan tepat sasaran, terutama kepada kelompok yang paling rentan.
"Kami berupaya memastikan bahwa dana ZIS yang terkumpul dapat menjadi penyangga kehidupan bagi saudara-saudara kita yang dhuafa, terutama mereka yang sudah sepuh dan hidup sendiri," ujar Bapak Kholid.
"Penyaluran ini dilakukan secara rutin setiap bulan, menjadi ikhtiar berkelanjutan BAZNAS dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Ponorogo," pungkasnya.
Penyaluran program 'Ponorogo Peduli' oleh BAZNAS Ponorogo ini memiliki signifikansi sosial yang mendalam, terutama jika dianalisis dari sudut pandang struktur sosial, kesenjangan sosial, dan solidaritas sosial.
Walaupun bantuan biaya hidup bersifat karitatif dan penting untuk keberlangsungan hidup jangka pendek, analisis sosial juga mencatat bahwa untuk mencapai perubahan struktur sosial yang signifikan dan pengentasan kemiskinan secara permanen, program perlu dikombinasikan dengan program pemberdayaan ekonomi (misalnya, pelatihan keterampilan, modal usaha, seperti program Ponorogo Makmur BAZNAS Ponorogo).
Bantuan rutin ini merupakan safety net (jaring pengaman sosial) yang vital, tetapi perlu dilengkapi dengan upaya yang mengarah pada kemandirian ekonomi penerima di masa depan.***
BERITA03/10/2025 | Intan Gandhini
Update Pencarian Korban Bangunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo dalam Operasi SAR BAZNAS Tanggap Bencana
**Operasi SAR Tim BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Timur Berhasil Evakuasi Tujuh Korban**
Tim BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Timur bersama tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) pasca-runtuhnya bangunan Musala Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Musibah ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga pesantren dan masyarakat se-Nusantara.
Hingga Rabu malam, operasi SAR yang melibatkan BAZNAS Tanggap Bencana dan BASARNAS telah berhasil mengevakuasi total tujuh korban dari reruntuhan, dengan empat korban selamat dan tiga korban meninggal dunia.
Evakuasi dilakukan secara bertahap, mengidentifikasi korban berdasarkan kondisi saat ditemukan. Berikut kronologi evakuasi korban yang berhasil diidentifikasi:
Pukul 14.47 WIB: Korban pertama, korban hitam, dievakuasi.
Pukul 15.20 WIB: Evakuasi korban hijau Haikal.
Pukul 18.00 WIB: Wahyu dievakuasi.
Pukul 18.40 WIB: Fatih diselamatkan.
Pukul 19.00 WIB: Korban hitam kedua berhasil dievakuasi.
Pukul 19.16 WIB: Evakuasi korban hijau Putra.
Pukul 20.29 WIB: Rosi dievakuasi.
Operasi ini berjalan penuh tantangan, namun cuaca cerah pada hari itu mendukung proses evakuasi. Untuk keselamatan tim dan efektivitas pencarian, operasi dihentikan sementara malam hari untuk asesmen ulang sebelum melanjutkan keesokan harinya.
BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Timur mengucapkan duka cita atas musibah ini dan mengimbau masyarakat untuk mendoakan korban. Bantuan kemanusiaan akan terus disalurkan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Jawa Timur.
BERITA02/10/2025 | sudrab
BTB Berikan Bantuan Makanan kepada Keluarga Korban Runtuhnya Musala di Ponpes Al Khoziny
BTB Salurkan Makanan untuk Keluarga Korban Musala Runtuh Ponpes Al Khoziny
Tim Gabungan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Timur memastikan pemenuhan kebutuhan konsumsi bagi keluarga korban, relawan, serta berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan musibah runtuhnya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.
Hingga hari Rabu (1/10/2025), sebanyak 550 porsi makanan telah disalurkan selama dua hari terakhir. Dapur umum BAZNAS telah didirikan untuk menyediakan makanan siap saji yang dibagikan secara rutin kepada keluarga korban dan petugas di lapangan.
Selain itu, layanan medis dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sidoarjo dan Sragen juga telah disiagakan untuk memberikan pertolongan pertama dan memantau kondisi kesehatan relawan maupun masyarakat terdampak.
Harapan dari bantuan ini adalah dapat meringankan beban para keluarga korban sekaligus menjaga stamina para relawan yang terus bekerja di lokasi kejadian.
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Modal Usaha, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Umat
BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo, kembali menunjukkan perannya sebagai motor penggerak ekonomi mustahik melalui program Zakat Produktif.
Bantuan modal usaha telah disalurkan kepada salah satu mustahik, Bapak Heriaman warga Desa Cekok Kecamatan Babadan pada Kamis (02/10/2025), yang akan menggunakan dana ini untuk mengembangkan usahanya. Langkah BAZNAS Ponorogo ini bukan sekadar bantuan sesaat, namun sebuah upaya strategis untuk menciptakan kemandirian finansial.
Bantuan modal ini merupakan bagian dari visi besar BAZNAS untuk membangun ekosistem ekonomi yang kuat di tingkat bawah, yang puncaknya diwujudkan melalui inisiatif Z-Mart.
Penyaluran dana zakat sebagai modal usaha produktif memiliki dampak berganda (multiplier effect). Alih-alih hanya memberikan bantuan konsumtif, bantuan modal seperti yang diterima Bapak Heriaman secara langsung dapat meningkatkan pendapatan keluarga, menciptakan lapangan kerja, transisi dari mustahik menjadi muzakki.
Inisiatif untuk mewujudkan "Z-Mart" adalah langkah yang jauh lebih visioner. Secara ekonomi, konsep Z-Mart merupakan respons terhadap tantangan rantai pasok dan pemasaran yang sering dihadapi oleh UMKM, untuk kemudian mampu mengintegrasi rantai pasok, efisiensi dan skala ekonomi, serta penguatan modal sosial.
Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS Ponorogo bertindak sebagai 'Angel Investor' sosial. Penyaluran kepada Bapak Heriaman adalah sebuah bibit, dan visi Z-Mart adalah tanah subur tempat bibit-bibit ini bisa tumbuh besar dan terintegrasi dalam sebuah jaringan. Keberhasilan program ini akan menjadi model best practice dalam pemberdayaan ekonomi syariah di tingkat lokal.***
BERITA02/10/2025 | Intan Gandhini
Kolaborasi Kemanusiaan: BAZNAS & RSUD dr. Hardjono Bersinergi Wujudkan 'Ponorogo Sehat'
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang kesehatan. Melalui program Ponorogo Sehat, BAZNAS Ponorogo menyerahkan bantuan biaya pengobatan bagi sejumlah pasien dari keluarga kurang mampu yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hardjono Ponorogo, pada Kamis (02/10/2025).
Penyerahan bantuan ini merupakan langkah nyata BAZNAS dalam memastikan hak kesehatan masyarakat yang membutuhkan dapat terpenuhi, terutama di tengah tingginya biaya perawatan medis.
Aksi ini sekaligus menjadi kolaborasi kemanusiaan, menanggulangi kesulitan finansial yang seringkali menjadi hambatan utama bagi pasien untuk mendapatkan pengobatan optimal.
Dana yang disalurkan bersumber dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat Ponorogo. Dana tersebut adalah amanah dari para muzaki. Harapannya, bantuan ini tidak hanya meringankan beban biaya, tetapi juga memberikan semangat dan harapan baru bagi para pasien dan keluarga untuk fokus pada pemulihan.
Pihak RSUD dr. Hardjono Ponorogo menyambut baik sinergi ini. Kolaborasi dengan BAZNAS sangat membantu upaya rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata.
Program "Ponorogo Sehat" dari BAZNAS Ponorogo ini menjadi contoh positif bagaimana lembaga filantropi Islam dapat berperan aktif dalam mengatasi masalah kesehatan di tingkat daerah, menjamin bahwa ZIS benar-benar berfungsi optimal untuk kesejahteraan umat.
Bantuan biaya pengobatan yang disalurkan BAZNAS Ponorogo ini merupakan respons terhadap beberapa isu krusial dalam sistem kesehatan di masa sekarang, seperti kesenjangan akses dan biaya kesehatan, beban Catastrophic Health Expenditure, pentingnya kolaborasi sektor publik dan filantropi, serta kesehatan sebagai prioritas pembangunan.
Bantuan BAZNAS Ponorogo di RSUD dr. Hardjono adalah mikrokosmos dari tantangan makro kesehatan di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa solidaritas sosial dan dana keagamaan (ZIS) masih menjadi pilar penting untuk menjembatani kesenjangan pelayanan dan biaya kesehatan, sekaligus menjadi penyeimbang terhadap keterbatasan program jaminan kesehatan formal, terutama bagi kelompok mustahik yang paling rentan.***
BERITA02/10/2025 | Intan Gandhini
Laporan Kejadian: Bencana Angin Kencang Melanda Desa Carat, Akibatkan Rusaknya Atap Dapur Rumah Warga
LAPORAN PENGKAJIAN CEPAT
1.BENCANA DAN KEJADIAN
- Jenis Bencana : Cuaca Ekstrem
- Nama Kejadian : Angin kencang
- ( tgl/bln/thn) : Kamis, 2 Oktober 2025.
- Waktu Kejadian : Rabu, 1 Oktober 2025.
- Lokasi : S 7°51'51.6636" E 111°24'50.238" https://maps.app.goo.gl/mDJU5PSrMK79eQpx5
1) Provinsi : Jawa Timur
2) Kabupaten/Kota : Ponorogo
3) Kecamatan : Kauman
4) Kelurahan/Desa : Carat, Jl Tamanan RT.001 RW.002 , Dk.Tamanan.
- Penyebab Bencana : cuaca ekstrem dan angin kencang
- Kronologis Bencana : pukul 15.00 WIB untuk wilayah Kecamatan Kauman khususnya Desa Carat terjadi angin kencang yang mengakibatkan atap dapur rumah milik Bapak Kastari terbawa angin.
- Deskripsi : pukul 15.00 WIB terjadi angin kencang di Desa Carat yang berdampak pada atap dapur rumah terbawa angin.
- Sumber : Yatim Modin Desa Carat
- Kondisi Mutakhir : Atap dapur rusak
- Status Keadaan Darurat Bencana : -
- Upaya Penanganan :
- Tim menuju ke lokasi
- Tim melakukan kaji cepat
- Dokumentasi : Terlampir
- Sebaran Dampak :
- atap dapur rumah terbawa angin
- Kode Identitas Bencana : 104
-Keterangan Lain :
2. DATA KEBUTUHAN
- Dana : Nihil
- Sumber Daya Manusia :
- Sarana dan Prasarana :
• atap rumah
- Logistik :
3. PERSONIL DI LAPANGAN :
1. BTB BAZNAS Ponorogo dengan personil (Arifin, Sucipto, Rudi)
2. BPBD
2. TNI
3. Polri
5. Pmi
6. Perangkat desa
DUMP
BERITA02/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Desa Sedah: Wujud Zakat Mengangkat Martabat
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Melalui program Ponorogo Peduli, BAZNAS secara resmi menyerahkan bantuan bedah rumah untuk Bapak Muhammad Maghfur, seorang mustahik di Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, pada Rabu (01/10/2025), yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.
Bantuan ini diharapkan tidak hanya memberikan tempat tinggal yang aman, tetapi juga menjadi pintu gerbang menuju kesejahteraan yang lebih baik bagi keluarga penerima.
Acara serah terima yang berlangsung haru ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, perwakilan pemerintah desa, tokoh masyarakat setempat, serta relawan yang terlibat dalam proses pembangunan.
Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd. selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo menyampaikan bahwa program bedah rumah ini merupakan realisasi dari amanah para muzaki di Ponorogo.
"Kami telah melakukan survei mendalam. Kondisi rumah Bapak Maghfur sebelumnya sangat memprihatinkan, yang rentan terhadap penyakit serta bahaya ambruk," jelas Bapak Kholid.
"Ini adalah prioritas kami. Zakat harus tepat sasaran, dan memastikan mustahik memiliki tempat tinggal yang layak adalah langkah krusial dalam meningkatkan martabat dan kesejahteraan mereka," imbuhnya.
Bapak Kholid menambahkan bahwa BAZNAS tidak bekerja sendiri. Program ini melibatkan sinergi dengan pemerintah desa dan partisipasi gotong royong dari warga setempat.
"Kami berharap, dengan adanya rumah baru ini, Ibu Siti dan keluarga bisa lebih fokus pada peningkatan ekonomi dan pendidikan anak-anak, tanpa lagi dihantui rasa khawatir akan tempat tinggal," tutupnya.
"Saya tidak pernah membayangkan bisa memiliki rumah seperti ini, terima kasih tak terhingga kepada BAZNAS dan semua yang telah membantu," ungkap Bapak Maghfur.
Ia mengungkapkan bahwa memiliki rumah layak huni memberikan ketenangan batin yang selama ini hilang, dan ia merasa lebih termotivasi untuk bekerja lebih keras demi masa depan anak-anaknya.
Program bedah rumah BAZNAS Ponorogo di Desa Sedah ini memiliki dampak multifaset yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, diantaranya meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan, dimensi sosial dan gotong royong, serta kontribusi terhadap pengentasan kemiskinan.
Secara keseluruhan, program Bedah Rumah BAZNAS Ponorogo di Desa Sedah adalah contoh nyata bagaimana dana zakat dapat berperan sebagai instrumen pemberdayaan yang efektif, mengubah rumah lapuk menjadi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat utamanya mustahik.***
BERITA01/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS RI Salurkan Dana 300 Juta Rupiah untuk Memperbaiki Musholla Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Jatim pasca Ambruk
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Rp300 Juta untuk Rekonstruksi Bangunan Musholla yang Ambruk
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah mengerahkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan memberikan bantuan senilai Rp300 juta untuk membantu dalam rekonstruksi Musholla Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.
Peristiwa tragis terjadi ketika ratusan santri sedang melaksanakan salat Ashar berjamaah. Saat yang sama, proses pengecoran lantai atas bangunan musala sedang berlangsung. Diduga beban yang berlebihan menyebabkan konstruksi tidak mampu menahan tekanan, akhirnya membuat bangunan tersebut ambruk.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. Beliau menegaskan bahwa BAZNAS akan terus mendampingi pesantren dalam masa darurat hingga proses pemulihan selesai.
Noor Achmad menekankan pentingnya penerapan standar keamanan dalam setiap pembangunan fasilitas pendidikan dan keagamaan. Menurutnya, keselamatan santri harus menjadi prioritas utama dalam setiap proyek pembangunan.
BAZNAS juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, tenaga medis, dan relawan untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan korban berjalan dengan optimal.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., bersama dengan jajaran lainnya.
Bagi yang ingin membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah di Indonesia, dapat melakukan sedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS dengan menggunakan nomor rekening berikut:
BSI 900.005.5740
BCA 686.073.7777
a.n. Badan Amil Zakat Nasional
[Link untuk Bersedekah]
BERITA01/10/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Ponorogo Bantu Perbaiki Infrastruktur PP. Al-Iman Putra, Wujud Peduli Santri
BAZNAS NEWS - Pondok Pesantren (Ponpes) di Indonesia, sebagai institusi pendidikan berbasis keagamaan tertua, memainkan peran fundamental dalam pembentukan karakter dan intelektual generasi muda Muslim. Namun, keberlanjutan fungsi edukasi dan dakwah ini sering kali terhambat oleh disparitas infrastruktur yang signifikan.
Secara ilmiah, kualitas lingkungan fisik (infrastruktur) memiliki korelasi positif yang kuat dengan efektivitas proses belajar mengajar dan kesehatan kognitif peserta didik.
Di banyak pesantren, keterbatasan fasilitas seperti asrama yang padat, sanitasi yang tidak memadai, ketiadaan laboratorium yang representatif, atau akses teknologi yang minim, tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi secara langsung mempengaruhi pencapaian akademis dan kesehatan publik di lingkungan internal pesantren.
Oleh karena itu, pemberian bantuan biaya infrastruktur untuk pesantren dari BAZNAS Kabupaten Ponorogo merupakan sebuah intervensi strategis yang bertumpu pada prinsip ekuitas pendidikan. Intervensi ini tidak lagi dipandang sekadar sebagai bantuan sosial, melainkan sebagai investasi modal fisik yang esensial untuk optimalisasi ruang belajar dan dukungan kapasitas asrama.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ponorogo, sebagai lembaga resmi pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), mengambil peran sentral dalam mendukung pendidikan berbasis pesantren, utamanya melalui mekanisme pendayagunaan zakat yang transformatif.
BAZNAS Ponorogo mengalokasikan dana ZIS, untuk pembangunan fasilitas fisik pesantren seperti asrama, ruang kelas, dan fasilitas pendukung lainnya.
Ini merupakan implementasi dari zakat produktif yang bertujuan menciptakan asset bagi mustahik (penerima manfaat) kolektif (pesantren) demi keberlangsungan pendidikan jangka panjang.
Semoga bantuan dari BAZNAS Ponorogo yang diserahkan oleh Wakil Ketua IV, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E bisa bermanfaat terutama untuk seluruh santri di PP. Al-Iman Putra Sukorejo Ponorogo.***
BERITA30/09/2025 | Intan Gandhini
Baznas Ponorogo Beri Bantuan Program Bedah Rumah kepada Bapak Hariyadi, Wujudkan Tempat Tinggal Nyaman
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menegaskan komitmennya dalam menyejahterakan masyarakat melalui program unggulan bedah rumah.
Kali ini, manfaat penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dirasakan langsung oleh Bapak Hariyadi, warga Dukuh Wotan Desa Ngumpul Kecamayan Balong yang rumahnya dinilai sudah tidak layak huni.
Pemberian bantuan ini merupakan bagian integral dari program Ponorogo Peduli yang secara konsisten diinisiasi BAZNAS sebagai upaya nyata mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup mustahik.
Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E, didampingi Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo, Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M, dalam penyerahan simbolis, menyatakan bahwa program ini bukan hanya sekadar perbaikan fisik, tetapi merupakan transformasi hak dasar warga.
"Setiap warga negara, terutama saudara kita yang masuk dalam kategori asnaf, berhak mendapatkan tempat tinggal yang aman dan nyaman. Dengan dana ZIS yang diamanahkan oleh para muzaki, BAZNAS hadir untuk mewujudkan impian Bapak Hariyadi memiliki rumah yang kokoh," jelas Ibu Yuni Ahad Diana.
"Kami berharap, rumah baru ini menjadi fondasi bagi keluarga Bapak Hariyadi untuk memulai kehidupan yang lebih sejahtera dan sehat," imbuh Bapak Sukarni.
Program Bedah Rumah Baznas Ponorogo menjadi contoh konkrit bagaimana dana ZIS dapat didayagunakan secara produktif untuk memenuhi kebutuhan primer masyarakat, mengubah rumah yang rentan menjadi aset kesejahteraan yang berkelanjutan bagi keluarga mustahik. Program ini merupakan penegasan bahwa zakat memiliki peran vital dalam pembangunan sosial-ekonomi di tingkat akar rumput.***
BERITA30/09/2025 | Intan Gandhini
Penguatan Tata Kelola Zakat: BAZNAS Jatim Gelar Bimtek SOP 2025
Penguatan Tata Kelola Zakat: BAZNAS Jatim Gelar Bimtek SOP 2025
BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk memastikan pengelolaan dana zakat yang transparan dan akuntabel. Acara ini berlangsung selama dua hari, yaitu Senin hingga Selasa, 22-23 September 2025, bertempat di Hotel Santika Gresik, dan diikuti oleh perwakilan BAZNAS dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Pelatihan teknis ini merupakan strategi kunci BAZNAS Jatim untuk memperketat tata kelola institusi. Fokus utamanya adalah menyelaraskan proses pengadaan, manajemen keuangan, dan layanan agar seluruh operasional zakat sejalan dengan regulasi yang berlaku dan mencapai standar integritas tinggi.
Sederet Tokoh Penting Turut Hadir
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah figur penting, termasuk Dra. Siti Munawaroh, M.A., dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jawa Timur, serta jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur: Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. (Ketua), dan para Wakil Ketua, yaitu Drs. KH. Masnuh, M.A., Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.
Dukungan dari pusat terlihat dengan kehadiran perwakilan BAZNAS RI, yakni Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H., selaku Direktur Perencanaan ZIS DSKL Nasional, dan Resti Vurwarin, S.E., Ak., Kepala Divisi Sistem dan Prosedur. Selain itu, hadir pula Dr. Syamsul Arifin, S.Pd., M.Pd. dari BPSDM Jatim, dan tuan rumah, Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, H. Muhammad Mujib, M.Pd.I., beserta stafnya. Para peserta Bimtek ini berasal dari Bidang IV BAZNAS tingkat kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Sorotan dari Tuan Rumah dan BAZNAS Pusat
Dalam sambutannya sebagai tuan rumah, H. Muhammad Mujib, M.Pd.I., Ketua BAZNAS Gresik, mengungkapkan rasa terima kasih. Ia berharap penetapan Gresik sebagai lokasi Bimtek SOP ini akan membawa semangat baru bagi seluruh peserta.
Sementara itu, Dr. Ahmad Hambali dari BAZNAS RI menegaskan bahwa pendampingan dan implementasi SOP sangat esensial guna mewujudkan tertib administrasi dan tata kelola yang optimal. Ia memuji inisiatif BAZNAS Jatim ini sebagai langkah "luar biasa," mengingat SOP yang telah disusun di tingkat nasional maupun daerah tetap memerlukan pengawasan. Bimtek ini dianggapnya sebagai forum vital untuk menyelesaikan persoalan teknis sehingga penerapan SOP dapat dimonitor dan dievaluasi agar mencapai standar yang ditetapkan.
SOP sebagai Pedoman Integral dan Dukungan Penuh Pemprov Jatim
Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Ketua BAZNAS Jatim, menggarisbawahi bahwa SOP merupakan panduan mutlak bagi seluruh aktivitas pengelolaan dana zakat. Ia menekankan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah yang fokus pada layanan harus sangat berhati-hati karena setiap dana yang dikelola membawa pertanggungjawaban hukum yang besar. Oleh karena itu, aturan ketat mengenai penggunaan dana harus diimbangi dengan integritas tinggi dari Sumber Daya Manusia (SDM) pelaksananya.
Dukungan kuat datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Melalui Dra. Siti Munawaroh, M.A. dari Biro Kesra, Pemprov Jatim menyatakan apresiasi penuh atas kontribusi BAZNAS dalam menyukseskan program kesejahteraan masyarakat. "Kami memberikan support penuh dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur karena telah membantu program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan," ujarnya.
Melalui forum Bimtek ini, semua tahapan pengelolaan dana zakat—dari pengajuan, survey, realisasi, sampai monitoring—dibahas secara detail. Tujuannya adalah memastikan bahwa seluruh proses berjalan profesional. Dengan bantuan teknis dari BAZNAS Pusat, diharapkan pemahaman para amil zakat meningkat, efektivitas SOP terjamin, serta integritas dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur tetap terjaga.***
BERITA22/09/2025 | Intan Gandhini
Selamat! Bupati Ponorogo Raih Penghargaan pada BAZNAS Award 2025, Sukses Preenn
Bupati Ponorogo, Bapak H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., kembali meraih penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Penghargaan tersebut diterima pada BAZNAS Award 2025 yang digelar di Jakarta beberapa pekan lalu.
Selamat atas penghargaan yang diraih, Kang Giri.
BERITA17/09/2025 | Intan Gandhini
Bapak Miswanto Warga Desa Tranjang Dapat Bantuan Rehab Rumah, Terima Kasih BAZNAS Ponorogo
BAZNAS NEWS - Rumah adalah kebutuhan primer individu yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlindung dari alam, tetapi juga sebagai fondasi bagi kehidupan yang stabil dan sejahtera.
Memiliki rumah yang layak dan nyaman merupakan hak dasar setiap manusia, karena rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga tempat di mana seseorang dapat merasa aman, memiliki privasi, dan membangun hubungan dengan keluarga.
Rumah yang memadai dapat memberikan perlindungan dari berbagai ancaman lingkungan, seperti cuaca ekstrem, kebisingan, dan potensi bahaya lainnya. Selain itu, rumah juga menjadi tempat untuk menyimpan barang-barang pribadi, tempat beristirahat, dan tempat untuk mengekspresikan diri.
Dengan memiliki rumah yang stabil, individu dapat merasa lebih tenang dan fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari, baik dalam hal pekerjaan, pendidikan, maupun hubungan sosial.
BAZNAS Ponorogo kembali menyalurkan bantuan rehab rumah kepada Bapak Miswanto warga Desa Tranjang Kecamatan Siman, pada Rabu (17/09/2025).
Bantuan rehab rumah ini diberikan sebab Bapak Miswanto menempati tempat tinggal yang sudah tidak layak huni, sehingga ini menjadi perhatian besar bagi seluruh elemen pemerintah, termasuk BAZNAS Ponorogo.
"Saya berterima kasih kepada BAZNAS, akhirnya rumah saya bisa dibangun dan ditempati dengan layak," ujar Bapak Miswanto.
Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Ponorogo menyalurkan dana dari para muzaki dan munfiq, untuk diberikan kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan. Terima kasih muzaki, terima kasih mustahik.***
BERITA17/09/2025 | Intan Gandhini

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ponorogo.
Lihat Daftar Rekening →