WhatsApp Icon
Sinergi RSUD dr. Hardjono S dan BAZNAS Ponorogo: Ringankan Beban Pengobatan Ananda Alvino

BAZNAS NEWS – Manajemen RSUD dr. Hardjono S Ponorogo bergerak cepat menyalurkan bantuan biaya perawatan dari BAZNAS Kabupaten Ponorogo untuk keluarga ananda Alvino, warga RT 02/RW 01, Dukuh Segropyak, Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung. Langkah nyata ini terekam dalam dokumentasi BAZNAS Ponorogo, yang memperlihatkan penyerahan bantuan secara langsung di area kerja rumah sakit. Kolaborasi strategis ini hadir sebagai solusi konkret untuk meringankan beban finansial keluarga di tengah masa-masa sulit mendampingi buah hati yang sedang sakit.

Dari kacamata medis, jaminan kepastian biaya memiliki korelasi linear yang sangat kuat terhadap tingkat keberhasilan kesembuhan pasien (clinical outcome). Ketika hambatan finansial berhasil dipangkas, risiko terjadinya penundaan tindakan atau pengobatan putus tengah jalan (drop-out) yang dapat memperburuk patofisiologi penyakit anak bisa dihindari. Intervensi dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) ini memastikan tim medis RSUD dr. Hardjono S dapat fokus memberikan pelayanan yang komprehensif, kontinu, dan optimal demi menyelamatkan fase tumbuh kembang ananda Alvino.

Penyaluran bantuan ini juga menjadi implementasi nyata yang sinkron dengan perintah Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 60 mengenai tata kelola asnaf zakat. Keluarga ananda Alvino sangat tepat dikategorikan ke dalam asnaf fakir atau miskin, yaitu kelompok yang mengalami keterbatasan daya finansial untuk memenuhi hak dasar atas akses kesehatan. Melalui pendekatan ini, instrumen filantropi Islam terbukti bergerak adaptif dan responsif dalam misi kemanusiaan yang mulia, yakni melindungi keberlangsungan jiwa manusia (hifzh an-nafs) sebagai bagian dari inti Maqashid asy-Syari'ah.

Melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel antara kedua lembaga, dana umat berhasil dioptimalkan untuk memutus potensi kemiskinan ekstrem akibat beban biaya medis yang tinggi (catastrophic health expenditure). Manajemen RSUD dr. Hardjono S berharap bantuan ini tidak hanya mempercepat pemulihan kesehatan ananda Alvino, tetapi juga mampu mengetuk hati para muzaki untuk terus istikamah berbagi. Gotong royong berbasis syariat ini diharapkan terus bergulir luas demi menebar maslahat yang lebih besar bagi masyarakat Ponorogo.***

10/06/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan Rehab Rumah di Banyudono: Upaya Ilmiah Pengentasan Kemiskinan Berbasis Syariat

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam kemaslahatan umat. Pada Selasa, 9 Juni 2026, BAZNAS Ponorogo resmi menyalurkan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Bapak Suharni, seorang warga di Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo.

Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Ponorogo, Dr. Muhammad Asvin Abdur Rohman, M.Pd.I., dengan didampingi oleh Wakil Ketua IV, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., serta Kepala Pelaksana, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan bahwa setiap program yang digulirkan dikawal dengan manajemen yang serius dan transparan.

Tinjauan Ilmiah: Rumah sebagai Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

Secara ilmiah, fokus BAZNAS Ponorogo dalam memprioritaskan program rehab rumah bukanlah tanpa alasan. Dalam studi ekonomi pembangunan dan sosiologi, rumah bukan sekadar tempat berteduh, melainkan indikator utama dalam mengukur Multidimensional Poverty Index (MPI) atau Indeks Kemiskinan Multidimensi.

Ada hubungan kausalitas (sebab-akibat) yang kuat antara kondisi hunian dengan produktivitas manusia:

Kesehatan dan Produktivitas: Rumah yang tidak layak huni (lembap, sanitasi buruk, kurang pencahayaan) menjadi sarang penyakit. Secara epidemiologi, hunian buruk meningkatkan risiko penyakit infeksi dan ISPA. Ketika kepala keluarga atau anggota keluarga sakit, produktivitas ekonomi mereka mandek, yang akhirnya memperdalam jebakan kemiskinan (poverty trap).

Aspek Psikologis dan Kognitif: Hunian yang aman dan layak memberikan stabilitas psikologis (mereduksi stres kronis) dan ruang belajar yang kondusif bagi anak-anak. Secara jangka panjang, ini memutus rantai kemiskinan antar-generasi melalui peningkatan kualitas modal manusia (human capital).

Dengan memperbaiki rumah Bapak Suharni, BAZNAS Ponorogo secara ilmiah sedang membangun fondasi kesehatan, sosial, dan ekonomi dasar yang menjadi modal utama bagi keluarga penerima manfaat untuk keluar dari garis kemiskinan.

Analisis Syariah: Kesesuaian Dana ZIS dengan Delapan Asnaf

Penyaluran dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) oleh BAZNAS Ponorogo untuk program rehab rumah ini dinilai sangat tepat sasaran dan memenuhi regulasi hukum Islam (as-Siyasah asy-Syar'iyyah).

Dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 60, Allah SWT telah menetapkan 8 golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat. Jika dianalisis, bantuan untuk Bapak Suharni masuk ke dalam kategori yang sangat krusial.

Bapak Suharni selaku penerima manfaat masuk dalam kategori Miskin (memiliki harta/penghasilan namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan primer mendasar) atau Fakir. Rumah merupakan kebutuhan primer (al-hajah al-ashliyyah) dalam konsep Maqashid Syariah (Hifzh an-Nafs / Menjaga Jiwa dan Hifzh al-Mal / Menjaga Harta).

Secara perluasan makna kontemporer yang disepakati banyak ulama, program pengentasan kemiskinan struktural demi menjaga kehormatan dan keimanan umat Muslim dari kekufuran akibat kemiskinan juga dapat diakomodasi dalam penguatan kesejahteraan masyarakat.

Bantuan RTLH ini sangat sesuai dengan ketentuan asnaf. BAZNAS Ponorogo tidak sekadar membagikan zakat secara konsumtif (habis pakai), melainkan secara produktif-kesejahteraan. Menggunakan dana ZIS untuk membangun tempat tinggal yang layak berarti memenuhi hak dasar hidup (had al-kifayah) seorang Muslim agar ia dapat beribadah dengan tenang, hidup dengan terhormat, dan secara perlahan bertransformasi dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pembayar zakat) di masa depan.***

09/06/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Bawa Berkah bagi Muzakki dan Mustahik, BAZNAS Ponorogo Rehab Rumah Warga Jambon dan Sukorejo

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam membantu masyarakat prasejahtera. Pada Selasa, 3 Juni 2026, BAZNAS Ponorogo menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah layak huni kepada dua warga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Jambon dan Kecamatan Sukorejo.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., kepada para penerima manfaat, yaitu:

Bapak Mistono, warga Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon.

Bapak Tukirin, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sukorejo.

Penyerahan bantuan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh haru. Program rehab rumah ini merupakan salah satu pilar utama BAZNAS Ponorogo dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang lebih sehat, aman, dan layak.

"Harapannya, semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi keluarga mustahik, serta membawa keberkahan yang melimpah bagi para muzakki yang telah mengamanahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Ponorogo," ujar Ibu Yuni Ahad Diana di sela-sela penyerahan bantuan.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara muzakki dan BAZNAS, diharapkan program-program kemaslahatan seperti ini dapat terus menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di seluruh pelosok Kabupaten Ponorogo.***

02/06/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Dana Zakat Jadi Solusi Hunian: BAZNAS Ponorogo Sasar Rumah Tak Layak di Prayungan

BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam program kemanusiaan melalui pendistribusian bantuan bedah rumah. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Ema Rahma Yanti, seorang warga Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, pada Kamis (30/4/2026). Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E. Dalam sambutannya, beliau berharap bantuan ini dapat memberikan ketenangan serta meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat diharapkan menjadi jembatan kepedulian dari para muzaki untuk membantu sesama secara tepat sasaran.

Kegiatan ini turut didampingi oleh jajaran Pemerintah Desa Prayungan yang menyambut baik inisiatif tersebut. Pihak desa memberikan apresiasi yang tinggi atas sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah daerah dalam mengentaskan masalah kemiskinan, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan dasar akan tempat tinggal di wilayah Kecamatan Sawoo.

Proses renovasi rumah Ibu Ema Rahma Yanti akan segera dilaksanakan dengan melibatkan gotong royong warga setempat. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Ponorogo terus berupaya memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah guna menciptakan pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat di seluruh pelosok Bumi Reog.


Analisis Dampak Ekonomi di Era Sekarang

Di tengah fluktuasi harga material bangunan dan biaya hidup di tahun 2026, program bedah rumah memiliki dampak ekonomi yang signifikan:

  • Peningkatan Aset Produktif: Rumah yang layak meningkatkan kesehatan penghuninya, sehingga menurunkan pengeluaran kesehatan keluarga dan meningkatkan produktivitas kerja mereka.

  • Stimulasi Ekonomi Mikro: Pembelian material bangunan dan penggunaan tenaga kerja lokal dalam proses renovasi memutar roda ekonomi di tingkat desa.

  • Pengurangan Kesenjangan: Intervensi BAZNAS membantu mencegah keluarga prasejahtera jatuh lebih dalam ke jurang kemiskinan akibat beban biaya perbaikan aset yang tidak mampu mereka tanggung sendiri.

30/04/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Link and Match: BAZNAS Bedah Strategi Kesejahteraan Ekonomi Umat di FEBI UIN Ponorogo

BAZNAS NEWS – Kerja sama antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari tidak sekadar menjadi seremonial di atas kertas. Sebagai langkah konkret awal, Wakil Ketua IV Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E. hadir langsung sebagai narasumber dalam agenda Kuliah Tamu yang digelar di kampus FEBI, Senin (27/04/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh mahasiswa jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf yang antusias mendalami implementasi tata kelola zakat modern. Kehadiran pimpinan BAZNAS ini bertujuan untuk menyelaraskan antara teori ekonomi syariah yang diajarkan di bangku perkuliahan dengan realitas praktik pengelolaan dana umat di lapangan.

Analisis: Sinergi Akademisi dan Praktisi

Dari sudut pandang akademis, kolaborasi ini dinilai sangat linier dengan visi FEBI UIN Ponorogo. Berikut adalah beberapa poin analisis terkait peran strategis BAZNAS dalam memperkuat ekonomi umat:

Laboratorium Ekonomi Syariah yang Hidup: BAZNAS berperan sebagai mitra industri bagi FEBI. Jika kampus berfokus pada pengembangan literasi dan riset, maka BAZNAS adalah pelaksana dari instrumen ekonomi Islam tersebut. Sinergi ini memastikan lulusan FEBI memiliki wawasan yang relevan dengan ekosistem zakat nasional.

Akselerator Kesejahteraan Umat: Melalui berbagai program pendayagunaan, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan bersifat konsumtif, tetapi juga produktif. Hal ini sejalan dengan prinsip ekonomi Islam mengenai distribusi kekayaan yang adil guna memperkecil kesenjangan sosial di wilayah Ponorogo.

Penguatan Tata Kelola Berbasis Integritas: Dengan melibatkan akademisi dalam pengawasan dan pengembangan program, BAZNAS memperkuat pilar akuntabilitasnya. Sebaliknya, kampus mendapatkan data riil untuk mengembangkan model ekonomi syariah yang lebih aplikatif bagi masyarakat.

Menuju Ekosistem Ekonomi Islam yang Unggul

Kuliah tamu ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami bahwa zakat bukan hanya soal ibadah personal, melainkan instrumen fiskal Islam yang kuat dalam pengentasan kemiskinan.

"Langkah tindak lanjut yang cepat ini membuktikan komitmen kedua lembaga. Kami ingin mahasiswa melihat langsung bagaimana nilai-nilai ekonomi Islam dipraktikkan secara profesional oleh BAZNAS," ungkap Ibu Yuni Ahad Diana.

Dengan adanya kolaborasi yang linier ini, diharapkan muncul inovasi-inovasi baru dalam pengelolaan zakat yang lebih modern, transparan, dan mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan di Kabupaten Ponorogo.***

28/04/2026 | Kontributor: Intan Gandhini

Berita Terbaru

BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Modal Usaha, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Umat
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Modal Usaha, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Umat
BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo, kembali menunjukkan perannya sebagai motor penggerak ekonomi mustahik melalui program Zakat Produktif. Bantuan modal usaha telah disalurkan kepada salah satu mustahik, Bapak Heriaman warga Desa Cekok Kecamatan Babadan pada Kamis (02/10/2025), yang akan menggunakan dana ini untuk mengembangkan usahanya. Langkah BAZNAS Ponorogo ini bukan sekadar bantuan sesaat, namun sebuah upaya strategis untuk menciptakan kemandirian finansial. Bantuan modal ini merupakan bagian dari visi besar BAZNAS untuk membangun ekosistem ekonomi yang kuat di tingkat bawah, yang puncaknya diwujudkan melalui inisiatif Z-Mart. Penyaluran dana zakat sebagai modal usaha produktif memiliki dampak berganda (multiplier effect). Alih-alih hanya memberikan bantuan konsumtif, bantuan modal seperti yang diterima Bapak Heriaman secara langsung dapat meningkatkan pendapatan keluarga, menciptakan lapangan kerja, transisi dari mustahik menjadi muzakki. Inisiatif untuk mewujudkan "Z-Mart" adalah langkah yang jauh lebih visioner. Secara ekonomi, konsep Z-Mart merupakan respons terhadap tantangan rantai pasok dan pemasaran yang sering dihadapi oleh UMKM, untuk kemudian mampu mengintegrasi rantai pasok, efisiensi dan skala ekonomi, serta penguatan modal sosial. Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS Ponorogo bertindak sebagai 'Angel Investor' sosial. Penyaluran kepada Bapak Heriaman adalah sebuah bibit, dan visi Z-Mart adalah tanah subur tempat bibit-bibit ini bisa tumbuh besar dan terintegrasi dalam sebuah jaringan. Keberhasilan program ini akan menjadi model best practice dalam pemberdayaan ekonomi syariah di tingkat lokal.***
BERITA02/10/2025 | Intan Gandhini
Kolaborasi Kemanusiaan: BAZNAS & RSUD dr. Hardjono Bersinergi Wujudkan 'Ponorogo Sehat'
Kolaborasi Kemanusiaan: BAZNAS & RSUD dr. Hardjono Bersinergi Wujudkan 'Ponorogo Sehat'
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang kesehatan. Melalui program Ponorogo Sehat, BAZNAS Ponorogo menyerahkan bantuan biaya pengobatan bagi sejumlah pasien dari keluarga kurang mampu yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hardjono Ponorogo, pada Kamis (02/10/2025). Penyerahan bantuan ini merupakan langkah nyata BAZNAS dalam memastikan hak kesehatan masyarakat yang membutuhkan dapat terpenuhi, terutama di tengah tingginya biaya perawatan medis. Aksi ini sekaligus menjadi kolaborasi kemanusiaan, menanggulangi kesulitan finansial yang seringkali menjadi hambatan utama bagi pasien untuk mendapatkan pengobatan optimal. Dana yang disalurkan bersumber dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat Ponorogo. Dana tersebut adalah amanah dari para muzaki. Harapannya, bantuan ini tidak hanya meringankan beban biaya, tetapi juga memberikan semangat dan harapan baru bagi para pasien dan keluarga untuk fokus pada pemulihan. Pihak RSUD dr. Hardjono Ponorogo menyambut baik sinergi ini. Kolaborasi dengan BAZNAS sangat membantu upaya rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata. Program "Ponorogo Sehat" dari BAZNAS Ponorogo ini menjadi contoh positif bagaimana lembaga filantropi Islam dapat berperan aktif dalam mengatasi masalah kesehatan di tingkat daerah, menjamin bahwa ZIS benar-benar berfungsi optimal untuk kesejahteraan umat. Bantuan biaya pengobatan yang disalurkan BAZNAS Ponorogo ini merupakan respons terhadap beberapa isu krusial dalam sistem kesehatan di masa sekarang, seperti kesenjangan akses dan biaya kesehatan, beban Catastrophic Health Expenditure, pentingnya kolaborasi sektor publik dan filantropi, serta kesehatan sebagai prioritas pembangunan. Bantuan BAZNAS Ponorogo di RSUD dr. Hardjono adalah mikrokosmos dari tantangan makro kesehatan di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa solidaritas sosial dan dana keagamaan (ZIS) masih menjadi pilar penting untuk menjembatani kesenjangan pelayanan dan biaya kesehatan, sekaligus menjadi penyeimbang terhadap keterbatasan program jaminan kesehatan formal, terutama bagi kelompok mustahik yang paling rentan.***
BERITA02/10/2025 | Intan Gandhini
Laporan Kejadian: Bencana Angin Kencang Melanda Desa Carat, Akibatkan Rusaknya Atap Dapur Rumah Warga
Laporan Kejadian: Bencana Angin Kencang Melanda Desa Carat, Akibatkan Rusaknya Atap Dapur Rumah Warga
LAPORAN PENGKAJIAN CEPAT 1.BENCANA DAN KEJADIAN - Jenis Bencana : Cuaca Ekstrem - Nama Kejadian : Angin kencang - ( tgl/bln/thn) : Kamis, 2 Oktober 2025. - Waktu Kejadian : Rabu, 1 Oktober 2025. - Lokasi : S 7°51'51.6636" E 111°24'50.238" https://maps.app.goo.gl/mDJU5PSrMK79eQpx5 1) Provinsi : Jawa Timur 2) Kabupaten/Kota : Ponorogo 3) Kecamatan : Kauman 4) Kelurahan/Desa : Carat, Jl Tamanan RT.001 RW.002 , Dk.Tamanan. - Penyebab Bencana : cuaca ekstrem dan angin kencang - Kronologis Bencana : pukul 15.00 WIB untuk wilayah Kecamatan Kauman khususnya Desa Carat terjadi angin kencang yang mengakibatkan atap dapur rumah milik Bapak Kastari terbawa angin. - Deskripsi : pukul 15.00 WIB terjadi angin kencang di Desa Carat yang berdampak pada atap dapur rumah terbawa angin. - Sumber : Yatim Modin Desa Carat - Kondisi Mutakhir : Atap dapur rusak - Status Keadaan Darurat Bencana : - - Upaya Penanganan : - Tim menuju ke lokasi - Tim melakukan kaji cepat - Dokumentasi : Terlampir - Sebaran Dampak : - atap dapur rumah terbawa angin - Kode Identitas Bencana : 104 -Keterangan Lain : 2. DATA KEBUTUHAN - Dana : Nihil - Sumber Daya Manusia : - Sarana dan Prasarana : • atap rumah - Logistik : 3. PERSONIL DI LAPANGAN : 1. BTB BAZNAS Ponorogo dengan personil (Arifin, Sucipto, Rudi) 2. BPBD 2. TNI 3. Polri 5. Pmi 6. Perangkat desa DUMP
BERITA02/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Desa Sedah: Wujud Zakat Mengangkat Martabat
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Desa Sedah: Wujud Zakat Mengangkat Martabat
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui program Ponorogo Peduli, BAZNAS secara resmi menyerahkan bantuan bedah rumah untuk Bapak Muhammad Maghfur, seorang mustahik di Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, pada Rabu (01/10/2025), yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. Bantuan ini diharapkan tidak hanya memberikan tempat tinggal yang aman, tetapi juga menjadi pintu gerbang menuju kesejahteraan yang lebih baik bagi keluarga penerima. Acara serah terima yang berlangsung haru ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, perwakilan pemerintah desa, tokoh masyarakat setempat, serta relawan yang terlibat dalam proses pembangunan. Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd. selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo menyampaikan bahwa program bedah rumah ini merupakan realisasi dari amanah para muzaki di Ponorogo. "Kami telah melakukan survei mendalam. Kondisi rumah Bapak Maghfur sebelumnya sangat memprihatinkan, yang rentan terhadap penyakit serta bahaya ambruk," jelas Bapak Kholid. "Ini adalah prioritas kami. Zakat harus tepat sasaran, dan memastikan mustahik memiliki tempat tinggal yang layak adalah langkah krusial dalam meningkatkan martabat dan kesejahteraan mereka," imbuhnya. Bapak Kholid menambahkan bahwa BAZNAS tidak bekerja sendiri. Program ini melibatkan sinergi dengan pemerintah desa dan partisipasi gotong royong dari warga setempat. "Kami berharap, dengan adanya rumah baru ini, Ibu Siti dan keluarga bisa lebih fokus pada peningkatan ekonomi dan pendidikan anak-anak, tanpa lagi dihantui rasa khawatir akan tempat tinggal," tutupnya. "Saya tidak pernah membayangkan bisa memiliki rumah seperti ini, terima kasih tak terhingga kepada BAZNAS dan semua yang telah membantu," ungkap Bapak Maghfur. Ia mengungkapkan bahwa memiliki rumah layak huni memberikan ketenangan batin yang selama ini hilang, dan ia merasa lebih termotivasi untuk bekerja lebih keras demi masa depan anak-anaknya. Program bedah rumah BAZNAS Ponorogo di Desa Sedah ini memiliki dampak multifaset yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, diantaranya meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan, dimensi sosial dan gotong royong, serta kontribusi terhadap pengentasan kemiskinan. Secara keseluruhan, program Bedah Rumah BAZNAS Ponorogo di Desa Sedah adalah contoh nyata bagaimana dana zakat dapat berperan sebagai instrumen pemberdayaan yang efektif, mengubah rumah lapuk menjadi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat utamanya mustahik.***
BERITA01/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS RI Salurkan Dana 300 Juta Rupiah untuk Memperbaiki Musholla Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Jatim pasca Ambruk
BAZNAS RI Salurkan Dana 300 Juta Rupiah untuk Memperbaiki Musholla Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Jatim pasca Ambruk
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Rp300 Juta untuk Rekonstruksi Bangunan Musholla yang Ambruk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah mengerahkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dan memberikan bantuan senilai Rp300 juta untuk membantu dalam rekonstruksi Musholla Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Peristiwa tragis terjadi ketika ratusan santri sedang melaksanakan salat Ashar berjamaah. Saat yang sama, proses pengecoran lantai atas bangunan musala sedang berlangsung. Diduga beban yang berlebihan menyebabkan konstruksi tidak mampu menahan tekanan, akhirnya membuat bangunan tersebut ambruk. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. Beliau menegaskan bahwa BAZNAS akan terus mendampingi pesantren dalam masa darurat hingga proses pemulihan selesai. Noor Achmad menekankan pentingnya penerapan standar keamanan dalam setiap pembangunan fasilitas pendidikan dan keagamaan. Menurutnya, keselamatan santri harus menjadi prioritas utama dalam setiap proyek pembangunan. BAZNAS juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, tenaga medis, dan relawan untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan korban berjalan dengan optimal. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., bersama dengan jajaran lainnya. Bagi yang ingin membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah di Indonesia, dapat melakukan sedekah melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS dengan menggunakan nomor rekening berikut: BSI 900.005.5740 BCA 686.073.7777 a.n. Badan Amil Zakat Nasional [Link untuk Bersedekah]
BERITA01/10/2025 | Humas BAZNAS PESISIR BARAT
BAZNAS Ponorogo Bantu Perbaiki Infrastruktur PP. Al-Iman Putra, Wujud Peduli Santri
BAZNAS Ponorogo Bantu Perbaiki Infrastruktur PP. Al-Iman Putra, Wujud Peduli Santri
BAZNAS NEWS - Pondok Pesantren (Ponpes) di Indonesia, sebagai institusi pendidikan berbasis keagamaan tertua, memainkan peran fundamental dalam pembentukan karakter dan intelektual generasi muda Muslim. Namun, keberlanjutan fungsi edukasi dan dakwah ini sering kali terhambat oleh disparitas infrastruktur yang signifikan. Secara ilmiah, kualitas lingkungan fisik (infrastruktur) memiliki korelasi positif yang kuat dengan efektivitas proses belajar mengajar dan kesehatan kognitif peserta didik. Di banyak pesantren, keterbatasan fasilitas seperti asrama yang padat, sanitasi yang tidak memadai, ketiadaan laboratorium yang representatif, atau akses teknologi yang minim, tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi secara langsung mempengaruhi pencapaian akademis dan kesehatan publik di lingkungan internal pesantren. Oleh karena itu, pemberian bantuan biaya infrastruktur untuk pesantren dari BAZNAS Kabupaten Ponorogo merupakan sebuah intervensi strategis yang bertumpu pada prinsip ekuitas pendidikan. Intervensi ini tidak lagi dipandang sekadar sebagai bantuan sosial, melainkan sebagai investasi modal fisik yang esensial untuk optimalisasi ruang belajar dan dukungan kapasitas asrama. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ponorogo, sebagai lembaga resmi pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), mengambil peran sentral dalam mendukung pendidikan berbasis pesantren, utamanya melalui mekanisme pendayagunaan zakat yang transformatif. BAZNAS Ponorogo mengalokasikan dana ZIS, untuk pembangunan fasilitas fisik pesantren seperti asrama, ruang kelas, dan fasilitas pendukung lainnya. Ini merupakan implementasi dari zakat produktif yang bertujuan menciptakan asset bagi mustahik (penerima manfaat) kolektif (pesantren) demi keberlangsungan pendidikan jangka panjang. Semoga bantuan dari BAZNAS Ponorogo yang diserahkan oleh Wakil Ketua IV, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E bisa bermanfaat terutama untuk seluruh santri di PP. Al-Iman Putra Sukorejo Ponorogo.***
BERITA30/09/2025 | Intan Gandhini
Baznas Ponorogo Beri Bantuan Program Bedah Rumah kepada Bapak Hariyadi, Wujudkan Tempat Tinggal Nyaman
Baznas Ponorogo Beri Bantuan Program Bedah Rumah kepada Bapak Hariyadi, Wujudkan Tempat Tinggal Nyaman
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menegaskan komitmennya dalam menyejahterakan masyarakat melalui program unggulan bedah rumah. Kali ini, manfaat penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dirasakan langsung oleh Bapak Hariyadi, warga Dukuh Wotan Desa Ngumpul Kecamayan Balong yang rumahnya dinilai sudah tidak layak huni. Pemberian bantuan ini merupakan bagian integral dari program Ponorogo Peduli yang secara konsisten diinisiasi BAZNAS sebagai upaya nyata mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup mustahik. Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E, didampingi Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo, Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M, dalam penyerahan simbolis, menyatakan bahwa program ini bukan hanya sekadar perbaikan fisik, tetapi merupakan transformasi hak dasar warga. "Setiap warga negara, terutama saudara kita yang masuk dalam kategori asnaf, berhak mendapatkan tempat tinggal yang aman dan nyaman. Dengan dana ZIS yang diamanahkan oleh para muzaki, BAZNAS hadir untuk mewujudkan impian Bapak Hariyadi memiliki rumah yang kokoh," jelas Ibu Yuni Ahad Diana. "Kami berharap, rumah baru ini menjadi fondasi bagi keluarga Bapak Hariyadi untuk memulai kehidupan yang lebih sejahtera dan sehat," imbuh Bapak Sukarni. Program Bedah Rumah Baznas Ponorogo menjadi contoh konkrit bagaimana dana ZIS dapat didayagunakan secara produktif untuk memenuhi kebutuhan primer masyarakat, mengubah rumah yang rentan menjadi aset kesejahteraan yang berkelanjutan bagi keluarga mustahik. Program ini merupakan penegasan bahwa zakat memiliki peran vital dalam pembangunan sosial-ekonomi di tingkat akar rumput.***
BERITA30/09/2025 | Intan Gandhini
Penguatan Tata Kelola Zakat: BAZNAS Jatim Gelar Bimtek SOP 2025
Penguatan Tata Kelola Zakat: BAZNAS Jatim Gelar Bimtek SOP 2025
Penguatan Tata Kelola Zakat: BAZNAS Jatim Gelar Bimtek SOP 2025 BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk memastikan pengelolaan dana zakat yang transparan dan akuntabel. Acara ini berlangsung selama dua hari, yaitu Senin hingga Selasa, 22-23 September 2025, bertempat di Hotel Santika Gresik, dan diikuti oleh perwakilan BAZNAS dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur. Pelatihan teknis ini merupakan strategi kunci BAZNAS Jatim untuk memperketat tata kelola institusi. Fokus utamanya adalah menyelaraskan proses pengadaan, manajemen keuangan, dan layanan agar seluruh operasional zakat sejalan dengan regulasi yang berlaku dan mencapai standar integritas tinggi. Sederet Tokoh Penting Turut Hadir Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah figur penting, termasuk Dra. Siti Munawaroh, M.A., dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jawa Timur, serta jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur: Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. (Ketua), dan para Wakil Ketua, yaitu Drs. KH. Masnuh, M.A., Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., dan Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M. Dukungan dari pusat terlihat dengan kehadiran perwakilan BAZNAS RI, yakni Dr. Ahmad Hambali, S.Ag., M.H., selaku Direktur Perencanaan ZIS DSKL Nasional, dan Resti Vurwarin, S.E., Ak., Kepala Divisi Sistem dan Prosedur. Selain itu, hadir pula Dr. Syamsul Arifin, S.Pd., M.Pd. dari BPSDM Jatim, dan tuan rumah, Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik, H. Muhammad Mujib, M.Pd.I., beserta stafnya. Para peserta Bimtek ini berasal dari Bidang IV BAZNAS tingkat kabupaten/kota se-Jawa Timur. Sorotan dari Tuan Rumah dan BAZNAS Pusat Dalam sambutannya sebagai tuan rumah, H. Muhammad Mujib, M.Pd.I., Ketua BAZNAS Gresik, mengungkapkan rasa terima kasih. Ia berharap penetapan Gresik sebagai lokasi Bimtek SOP ini akan membawa semangat baru bagi seluruh peserta. Sementara itu, Dr. Ahmad Hambali dari BAZNAS RI menegaskan bahwa pendampingan dan implementasi SOP sangat esensial guna mewujudkan tertib administrasi dan tata kelola yang optimal. Ia memuji inisiatif BAZNAS Jatim ini sebagai langkah "luar biasa," mengingat SOP yang telah disusun di tingkat nasional maupun daerah tetap memerlukan pengawasan. Bimtek ini dianggapnya sebagai forum vital untuk menyelesaikan persoalan teknis sehingga penerapan SOP dapat dimonitor dan dievaluasi agar mencapai standar yang ditetapkan. SOP sebagai Pedoman Integral dan Dukungan Penuh Pemprov Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Ketua BAZNAS Jatim, menggarisbawahi bahwa SOP merupakan panduan mutlak bagi seluruh aktivitas pengelolaan dana zakat. Ia menekankan bahwa BAZNAS sebagai lembaga pemerintah yang fokus pada layanan harus sangat berhati-hati karena setiap dana yang dikelola membawa pertanggungjawaban hukum yang besar. Oleh karena itu, aturan ketat mengenai penggunaan dana harus diimbangi dengan integritas tinggi dari Sumber Daya Manusia (SDM) pelaksananya. Dukungan kuat datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Melalui Dra. Siti Munawaroh, M.A. dari Biro Kesra, Pemprov Jatim menyatakan apresiasi penuh atas kontribusi BAZNAS dalam menyukseskan program kesejahteraan masyarakat. "Kami memberikan support penuh dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur karena telah membantu program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan," ujarnya. Melalui forum Bimtek ini, semua tahapan pengelolaan dana zakat—dari pengajuan, survey, realisasi, sampai monitoring—dibahas secara detail. Tujuannya adalah memastikan bahwa seluruh proses berjalan profesional. Dengan bantuan teknis dari BAZNAS Pusat, diharapkan pemahaman para amil zakat meningkat, efektivitas SOP terjamin, serta integritas dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur tetap terjaga.***
BERITA22/09/2025 | Intan Gandhini
Selamat! Bupati Ponorogo Raih Penghargaan pada BAZNAS Award 2025, Sukses Preenn
Selamat! Bupati Ponorogo Raih Penghargaan pada BAZNAS Award 2025, Sukses Preenn
Bupati Ponorogo, Bapak H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., kembali meraih penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Penghargaan tersebut diterima pada BAZNAS Award 2025 yang digelar di Jakarta beberapa pekan lalu. Selamat atas penghargaan yang diraih, Kang Giri.
BERITA17/09/2025 | Intan Gandhini
Bapak Miswanto Warga Desa Tranjang Dapat Bantuan Rehab Rumah, Terima Kasih BAZNAS Ponorogo
Bapak Miswanto Warga Desa Tranjang Dapat Bantuan Rehab Rumah, Terima Kasih BAZNAS Ponorogo
BAZNAS NEWS - Rumah adalah kebutuhan primer individu yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlindung dari alam, tetapi juga sebagai fondasi bagi kehidupan yang stabil dan sejahtera. Memiliki rumah yang layak dan nyaman merupakan hak dasar setiap manusia, karena rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga tempat di mana seseorang dapat merasa aman, memiliki privasi, dan membangun hubungan dengan keluarga. Rumah yang memadai dapat memberikan perlindungan dari berbagai ancaman lingkungan, seperti cuaca ekstrem, kebisingan, dan potensi bahaya lainnya. Selain itu, rumah juga menjadi tempat untuk menyimpan barang-barang pribadi, tempat beristirahat, dan tempat untuk mengekspresikan diri. Dengan memiliki rumah yang stabil, individu dapat merasa lebih tenang dan fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari, baik dalam hal pekerjaan, pendidikan, maupun hubungan sosial. BAZNAS Ponorogo kembali menyalurkan bantuan rehab rumah kepada Bapak Miswanto warga Desa Tranjang Kecamatan Siman, pada Rabu (17/09/2025). Bantuan rehab rumah ini diberikan sebab Bapak Miswanto menempati tempat tinggal yang sudah tidak layak huni, sehingga ini menjadi perhatian besar bagi seluruh elemen pemerintah, termasuk BAZNAS Ponorogo. "Saya berterima kasih kepada BAZNAS, akhirnya rumah saya bisa dibangun dan ditempati dengan layak," ujar Bapak Miswanto. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Ponorogo menyalurkan dana dari para muzaki dan munfiq, untuk diberikan kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan. Terima kasih muzaki, terima kasih mustahik.***
BERITA17/09/2025 | Intan Gandhini
Support Pemuda, BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan Kegiatan Karang Taruna Formax
Support Pemuda, BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan Kegiatan Karang Taruna Formax
BAZNAS NEWS - BAZNAS Kabupaten Ponorogo menjadi lembaga pemerintah non struktural yang menyalurkan dana zakat dan infak kepada para mustahik, termasuk dalam upaya mendukung semangat para pemuda yang terwujud dalam pemberian bantuan biaya kegiatan untuk Karang Taruna Formax. Bantuan tersebut diberikan secara langsung di Kantor BAZNAS Ponorogo pada Kamis (11/09/2025), dan diterima oleh salah satu perwakilan pengurus Karang Taruna Formax dari Kelurahan Kauman Kecamatan Ponorogo. Karang Taruna merupakan simbol dari kobaran api para pemuda yang bergerak di lingkungan masyarakat. Hal ini tentu menjadi keistimewaan tersendiri bagi BAZNAS Ponorogo sebab menjadi lembaga yang mensupport kegiatan pemuda terutama di era sekarang ini. BAZNAS Ponorogo akan selalu bersama masyarakat dan pemuda, wujudkan kehidupan yang lebih sejahtera dan makmur. Semoga bermanfaat.***
BERITA11/09/2025 | Intan Gandhini
Akhirnya! SDN 1 Pondok Miliki Sarpras Memadai, BAZNAS Ponorogo Andil
Akhirnya! SDN 1 Pondok Miliki Sarpras Memadai, BAZNAS Ponorogo Andil
BAZNAS NEWS - BAZNAS Kabupaten Ponorogo menyalurkan bantuan sarana dan prasarana kepada SDN 1 Pondok Kecamatan Babadan, pada Rabu (10/09/2025) di Kantor BAZNAS. Sarana dan prasarana di suatu lembaga pendidikan merupakan alat penunjang proses pembelajaran, sehingga siswa akan semakin bersemangat dalam belajar dan juga mengembangkan kompetensinya. SDN 1 Pondok Kecamatan Babadan mengajuan pengadaan alat drumband kepada BAZNAS Ponorogo, dengan harapan siswa bisa dibekali pengalaman bermain drumband dan menambah citra lembaga. BAZNAS Ponorogo berintegrasi dengan instansi pemerintah terkait, selalu berusaha menyalurkan dana ZIS dari para muzaki dan munfiq. Kemudian dana tersebut diberikan berdasarkan peraturan yang ada. Semoga bermanfaat dan mampu menambah semangat peserta didik di SDN 1 Pondok Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo.***
BERITA10/09/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Bantu Mbah Sisam, Bedah Rumah Agar Layak Huni
BAZNAS Ponorogo Bantu Mbah Sisam, Bedah Rumah Agar Layak Huni
BAZNAS NEWS - BAZNAS Kabupaten Ponorogo kembali menyalurkan bantuan program Ponorogo Peduli yaitu bedah rumah kepada Mbah Sisam warga Desa Plosojenar Kecamatan Kauman, pada Selasa (09/09/2025). Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd, didampingi oleh Kepala Pelaksana Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M., hadir langsung untuk menyerahkan bantuan bedah rumah. Dalam kesempatan ini, Ketua BAZNAS Ponorogo menyampaikan agar proses pembangunan rumah bisa segera diselesaikan dan Mbah Sisam bisa menempati rumah layak huni di masa tuanya. BAZNAS Ponorogo bersama pemerintah akan terus bersinergi mewujudkan masyarakat yang sejahtera, serta memiliki tempat tinggal yang nyaman dan aman.***
BERITA09/09/2025 | Intan Gandhini
Ayo Wujudkan Ponorogo Sehat, BAZNAS Salurkan Biaya Pengobatan untuk Mustahik
Ayo Wujudkan Ponorogo Sehat, BAZNAS Salurkan Biaya Pengobatan untuk Mustahik
BAZNAS NEWS - BAZNAS Kabupaten Ponorogo menyalurkan bantuan biaya pengobatan untuk Imam Saifudin warga Desa Plosojenar Kecamatan Kauman, pada Selasa (09/09/2025). Bantuan biaya pengobatan ini diberikan kepada mustahik yang membutuhkan, dan menjadi salah satu upaya BAZNAS Ponorogo untuk mewujudkan program Ponorogo Sehat. "Saya berterima kasih kepada BAZNAS, bantuannya sangat bermanfaat," ujar penerima. BAZNAS Ponorogo memprioritaskan kesehatan masyarakat, dengan tetap mempertimbangkan kondisi mustahik. Terima kasih muzakki, terima kasih mustahik.***
BERITA09/09/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Terus Bantu Penerima Manfaat Melalui Program Bedah Rumah
BAZNAS Ponorogo Terus Bantu Penerima Manfaat Melalui Program Bedah Rumah
BAZNAS NEWS - BAZNAS Kabupaten Ponorogo sebagai lembaga pemerintah non struktural menjalankan tugas untuk menyalurkan dana zakat infak dan sedekah dari para muzaki dan munfiq. Penyaluran dana itu terwujud pada berbagai program seperti Ponorogo Peduli, Ponorogo Cerdas, Ponorogo Makmur, Ponorogo Sehat, dan Ponorogo Taqwa. Dari lima program tersebut, terdapat program bedah rumah yang masuk dalam Ponorogo Peduli, sebagai wujud kepedulian BAZNAS dan pemerintah dalam membantu masyarakat yang sangat membutuhkan tempat tinggal layak huni. BAZNAS Ponorogo berkomitmen untuk membantu masyarakat dalam mewujudkan rumah layak huni melalui dana zakat tersebut, dan termasuk dalam program prioritas. Dalam satu bulan, BAZNAS Ponorogo bisa merealisasikan 3-5 program bedah rumah dengan pertimbangan hasil survei di lapangan. Tentunya hasil survei tersebut bisa menjadi acuan dalam memberikan bantuan kepada mustahik. BAZNAS Ponorogo terus membantu penerima manfaat, dari berbagai program yang ada. Semoga bermanfaat untuk seluruh mustahik di Kabupaten Ponorogo.***
BERITA08/09/2025 | Intan Gandhini
Upayakan Generasi Emas, BAZNAS Ponorogo Menyalurkan Bantuan Beasiswa SKSS
Upayakan Generasi Emas, BAZNAS Ponorogo Menyalurkan Bantuan Beasiswa SKSS
BAZNAS NEWS - BAZNAS Kabupaten Ponorogo menyalurkan bantuan program BAZNAS JATIM Cerdas kepada seluruh mahasiswa di Perguruan Tinggi Ponorogo. Program Satu Keluarga Satu Sarjana ini juga menjadi program BAZNAS Ponorogo, dengan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa untuk menyelesaikan studinya. Bantuan dari BAZNAS Jatim yang diberikan di Kabupaten Ponorogo ini menjadi angin segar bagi mahasiswa yang terbukti sangat membutuhkan bantuan agar bisa mengejar impiannya dan lulus mendapatkan gelar sarjana. Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua II, Bapak Dr. Moh. Asvin Abdur Rohman, M.Pd.I, beserta Wakil Ketua IV, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E menyerahkan bantuan kepada seluruh mahasiswa penerima. "Semoga bermanfaat ya untuk seluruh penerima, dan semoga makin semangat belajar, semua yang diinginkan bisa tercapai," ujar Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E.***
BERITA08/09/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Peduli, Bagikan Paket Sembako untuk Korban Tanah Longsor di Kecamatan Sambit
BAZNAS Ponorogo Peduli, Bagikan Paket Sembako untuk Korban Tanah Longsor di Kecamatan Sambit
BAZNAS NEWS - BAZNAS Kabupaten Ponorogo menyalurkan bantuan paket sembako untuk korban bencana tanah longsor di Kecamatan Sambit. Penyaluran ini dilaksanakan langsung di Kantor Kecamatan Sambit dengan didampingi oleh Forkopimcam terkait. Bantuan ini menjadi wujud kepedulian BAZNAS Ponorogo kepada seluruh korban bencana tanah longsor, serta menjadi ikhtiar BAZNAS Ponorogo untuk menyalurkan amanah dari dana zakat milik para muzaki. BAZNAS Ponorogo selalu berkomitmen dengan pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, serta menjadi jembatan penyalur dana zakat untuk mustahik di Kabupaten Ponorogo. Dalam kesempatan ini, Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo, Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M hadir untuk memberikan bantuan paket sembako kepada seluruh penerima. "Semoga bermanfaat nggih," pungkas Bapak H. Sukarni S.Sos., M.M.***
BERITA08/09/2025 | Intan Gandhini
Rayakan Kemerdekaan Bersama Mustahik, BAZNAS Ponorogo Salurkan 5 Bantuan Program Bedah Rumah
Rayakan Kemerdekaan Bersama Mustahik, BAZNAS Ponorogo Salurkan 5 Bantuan Program Bedah Rumah
BAZNAS NEWS - BAZNAS Kabupaten Ponorogo hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kali ini, BAZNAS Ponorogo kembali hadir dalam rangka menyalurkan 5 bantuan program bedah rumah dalam kurun waktu satu bulan terakhir kepada mustahik di Ponorogo. Program bedah rumah menjadi salah satu prioritas BAZNAS Ponorogo dalam upaya mewujudkan rumah layak huni, serta menjadi program sinergi dengan pemerintah agar tercipta masyarakat yang sejahtera. Dalam prosesnya, bantuan program bedah rumah ini diberikan oleh BAZNAS Ponorogo melalui survei dengan penuh ketelitian, sehingga bantuan bisa tersalurkan dengan tepat dan terarah. BAZNAS Ponorogo bersama muzaki dan mustahik, semoga bantuan ini bermanfaat untuk seluruh penerima.***
BERITA08/09/2025 | Intan Gandhini
Wujudkan Masyarakat Berdaya, BAZNAS Ponorogo Salurkan 30 Ekor Kambing
Wujudkan Masyarakat Berdaya, BAZNAS Ponorogo Salurkan 30 Ekor Kambing
BAZNAS NEWS - BAZNAS Kabupaten Ponorogo bersama Bupati Ponorogo menyerahkan bantuan 33 ekor kambing kepada kelompok ternak kambing mulyo di Desa Pintu Kecamatan Jenangan, pada Rabu (20/08/2025). Penyerahan ini dilaksanakan secara langsung oleh Bupati Ponorogo, Kang Sugiri Sancoko, S.E., M.M., dengan didampingi oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, KH. Kholid, S.Ag., M.Pd dan Forkopimca Jenangan. "Kami menyerahkan bantuan sebanyak 30 ekor kambing dengan harapan kedepan kambing ini bisa berkelanjutan membawa kebermanfaatan dan keberkahan. Ini menjadi bentuk kinerja dan tanggung jawab kami BAZNAS untuk menyampaikan program yang tepat sasaran. Tentu kami ucapkan terimakasih dan iringan doa kepada para ASN atau Muzakki yang telah berzakat dan bersedekah melalui BAZNAS. Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT dan membawakan berkah untuk harta yang tersisa” ujar Ketua BAZNAS, Bapak KH. Kholid. Menurutnya program itu merupakan bagian dari penyaluran dana Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) yang dikumpulkan dari para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.Program pemberdayaan ekonomi umat tersebut dirancang untuk menciptakan nilai tambah bagi mustahiq dengan harapan mereka dapat menjadi lebih mandiri secara ekonomi. "Jika pengelolaan kambing ini berjalan dengan baik, dan kedepan juga akan selalu di monitoring dari BAZNAS dan Pihak terkait maka dari 30 ekor bisa berkembang menjadi puluhan bahkan ratusan ekor kambing," lanjutnya. Bantuan kambing ini di berikan pada kelompok Ternak Kambing Mulyo yang nantinya akan lebih mudah untuk melaksanakan koordinasi monitor dan evaluasi keberlanjutannya. Semoga bantuan ini bermanfaat, mampu mewujudkan masyarakat Ponorogo yang makmur dan berdaya.***
BERITA08/09/2025 | Intan Gandhini
Bantu Ekonomi Produktif, BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Gerobak Angkringan
Bantu Ekonomi Produktif, BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Gerobak Angkringan
BAZNAS NEWS - BAZNAS Kabupaten Ponorogo menyerahkan bantuan gerobak angkringan yang masuk dalam program Ponorogo Makmur, dan diberikan kepada 2 penerima manfaat yaitu masyarakat Ponorogo. Gerobak angkringan ini termasuk dalam upaya mewujudkan pemberdayaan ekonomi, serta menjadi ikhtiar BAZNAS Ponorogo dalam menyalurkan dana dari para muzakki. Bantuan gerobak angkringan diberikan kepada para pedagang yang masih produktif dan layak dibantu, sesuai dengan hasil survei dari tim BAZNAS Ponorogo. Tentu, harapannya adalah mustahik yang dibantu BAZNAS Ponorogo ini bisa menjadi muzakki dan mampu merasakan kehidupan yang lebih sejahtera kedepannya. Semoga bermanfaat.***
BERITA08/09/2025 | Intan Gandhini
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ponorogo.

Lihat Daftar Rekening →