WhatsApp Icon
Sinergi RSUD dr. Hardjono S dan BAZNAS Ponorogo: Ringankan Beban Pengobatan Ananda Alvino

BAZNAS NEWS – Manajemen RSUD dr. Hardjono S Ponorogo bergerak cepat menyalurkan bantuan biaya perawatan dari BAZNAS Kabupaten Ponorogo untuk keluarga ananda Alvino, warga RT 02/RW 01, Dukuh Segropyak, Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung. Langkah nyata ini terekam dalam dokumentasi BAZNAS Ponorogo, yang memperlihatkan penyerahan bantuan secara langsung di area kerja rumah sakit. Kolaborasi strategis ini hadir sebagai solusi konkret untuk meringankan beban finansial keluarga di tengah masa-masa sulit mendampingi buah hati yang sedang sakit.

Dari kacamata medis, jaminan kepastian biaya memiliki korelasi linear yang sangat kuat terhadap tingkat keberhasilan kesembuhan pasien (clinical outcome). Ketika hambatan finansial berhasil dipangkas, risiko terjadinya penundaan tindakan atau pengobatan putus tengah jalan (drop-out) yang dapat memperburuk patofisiologi penyakit anak bisa dihindari. Intervensi dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) ini memastikan tim medis RSUD dr. Hardjono S dapat fokus memberikan pelayanan yang komprehensif, kontinu, dan optimal demi menyelamatkan fase tumbuh kembang ananda Alvino.

Penyaluran bantuan ini juga menjadi implementasi nyata yang sinkron dengan perintah Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 60 mengenai tata kelola asnaf zakat. Keluarga ananda Alvino sangat tepat dikategorikan ke dalam asnaf fakir atau miskin, yaitu kelompok yang mengalami keterbatasan daya finansial untuk memenuhi hak dasar atas akses kesehatan. Melalui pendekatan ini, instrumen filantropi Islam terbukti bergerak adaptif dan responsif dalam misi kemanusiaan yang mulia, yakni melindungi keberlangsungan jiwa manusia (hifzh an-nafs) sebagai bagian dari inti Maqashid asy-Syari'ah.

Melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel antara kedua lembaga, dana umat berhasil dioptimalkan untuk memutus potensi kemiskinan ekstrem akibat beban biaya medis yang tinggi (catastrophic health expenditure). Manajemen RSUD dr. Hardjono S berharap bantuan ini tidak hanya mempercepat pemulihan kesehatan ananda Alvino, tetapi juga mampu mengetuk hati para muzaki untuk terus istikamah berbagi. Gotong royong berbasis syariat ini diharapkan terus bergulir luas demi menebar maslahat yang lebih besar bagi masyarakat Ponorogo.***

10/06/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan Rehab Rumah di Banyudono: Upaya Ilmiah Pengentasan Kemiskinan Berbasis Syariat

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam kemaslahatan umat. Pada Selasa, 9 Juni 2026, BAZNAS Ponorogo resmi menyalurkan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Bapak Suharni, seorang warga di Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo.

Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Ponorogo, Dr. Muhammad Asvin Abdur Rohman, M.Pd.I., dengan didampingi oleh Wakil Ketua IV, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., serta Kepala Pelaksana, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan bahwa setiap program yang digulirkan dikawal dengan manajemen yang serius dan transparan.

Tinjauan Ilmiah: Rumah sebagai Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

Secara ilmiah, fokus BAZNAS Ponorogo dalam memprioritaskan program rehab rumah bukanlah tanpa alasan. Dalam studi ekonomi pembangunan dan sosiologi, rumah bukan sekadar tempat berteduh, melainkan indikator utama dalam mengukur Multidimensional Poverty Index (MPI) atau Indeks Kemiskinan Multidimensi.

Ada hubungan kausalitas (sebab-akibat) yang kuat antara kondisi hunian dengan produktivitas manusia:

Kesehatan dan Produktivitas: Rumah yang tidak layak huni (lembap, sanitasi buruk, kurang pencahayaan) menjadi sarang penyakit. Secara epidemiologi, hunian buruk meningkatkan risiko penyakit infeksi dan ISPA. Ketika kepala keluarga atau anggota keluarga sakit, produktivitas ekonomi mereka mandek, yang akhirnya memperdalam jebakan kemiskinan (poverty trap).

Aspek Psikologis dan Kognitif: Hunian yang aman dan layak memberikan stabilitas psikologis (mereduksi stres kronis) dan ruang belajar yang kondusif bagi anak-anak. Secara jangka panjang, ini memutus rantai kemiskinan antar-generasi melalui peningkatan kualitas modal manusia (human capital).

Dengan memperbaiki rumah Bapak Suharni, BAZNAS Ponorogo secara ilmiah sedang membangun fondasi kesehatan, sosial, dan ekonomi dasar yang menjadi modal utama bagi keluarga penerima manfaat untuk keluar dari garis kemiskinan.

Analisis Syariah: Kesesuaian Dana ZIS dengan Delapan Asnaf

Penyaluran dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) oleh BAZNAS Ponorogo untuk program rehab rumah ini dinilai sangat tepat sasaran dan memenuhi regulasi hukum Islam (as-Siyasah asy-Syar'iyyah).

Dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 60, Allah SWT telah menetapkan 8 golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat. Jika dianalisis, bantuan untuk Bapak Suharni masuk ke dalam kategori yang sangat krusial.

Bapak Suharni selaku penerima manfaat masuk dalam kategori Miskin (memiliki harta/penghasilan namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan primer mendasar) atau Fakir. Rumah merupakan kebutuhan primer (al-hajah al-ashliyyah) dalam konsep Maqashid Syariah (Hifzh an-Nafs / Menjaga Jiwa dan Hifzh al-Mal / Menjaga Harta).

Secara perluasan makna kontemporer yang disepakati banyak ulama, program pengentasan kemiskinan struktural demi menjaga kehormatan dan keimanan umat Muslim dari kekufuran akibat kemiskinan juga dapat diakomodasi dalam penguatan kesejahteraan masyarakat.

Bantuan RTLH ini sangat sesuai dengan ketentuan asnaf. BAZNAS Ponorogo tidak sekadar membagikan zakat secara konsumtif (habis pakai), melainkan secara produktif-kesejahteraan. Menggunakan dana ZIS untuk membangun tempat tinggal yang layak berarti memenuhi hak dasar hidup (had al-kifayah) seorang Muslim agar ia dapat beribadah dengan tenang, hidup dengan terhormat, dan secara perlahan bertransformasi dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pembayar zakat) di masa depan.***

09/06/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Bawa Berkah bagi Muzakki dan Mustahik, BAZNAS Ponorogo Rehab Rumah Warga Jambon dan Sukorejo

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam membantu masyarakat prasejahtera. Pada Selasa, 3 Juni 2026, BAZNAS Ponorogo menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah layak huni kepada dua warga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Jambon dan Kecamatan Sukorejo.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., kepada para penerima manfaat, yaitu:

Bapak Mistono, warga Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon.

Bapak Tukirin, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sukorejo.

Penyerahan bantuan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh haru. Program rehab rumah ini merupakan salah satu pilar utama BAZNAS Ponorogo dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang lebih sehat, aman, dan layak.

"Harapannya, semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi keluarga mustahik, serta membawa keberkahan yang melimpah bagi para muzakki yang telah mengamanahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Ponorogo," ujar Ibu Yuni Ahad Diana di sela-sela penyerahan bantuan.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara muzakki dan BAZNAS, diharapkan program-program kemaslahatan seperti ini dapat terus menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di seluruh pelosok Kabupaten Ponorogo.***

02/06/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Dana Zakat Jadi Solusi Hunian: BAZNAS Ponorogo Sasar Rumah Tak Layak di Prayungan

BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam program kemanusiaan melalui pendistribusian bantuan bedah rumah. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Ema Rahma Yanti, seorang warga Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, pada Kamis (30/4/2026). Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E. Dalam sambutannya, beliau berharap bantuan ini dapat memberikan ketenangan serta meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat diharapkan menjadi jembatan kepedulian dari para muzaki untuk membantu sesama secara tepat sasaran.

Kegiatan ini turut didampingi oleh jajaran Pemerintah Desa Prayungan yang menyambut baik inisiatif tersebut. Pihak desa memberikan apresiasi yang tinggi atas sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah daerah dalam mengentaskan masalah kemiskinan, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan dasar akan tempat tinggal di wilayah Kecamatan Sawoo.

Proses renovasi rumah Ibu Ema Rahma Yanti akan segera dilaksanakan dengan melibatkan gotong royong warga setempat. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Ponorogo terus berupaya memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah guna menciptakan pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat di seluruh pelosok Bumi Reog.


Analisis Dampak Ekonomi di Era Sekarang

Di tengah fluktuasi harga material bangunan dan biaya hidup di tahun 2026, program bedah rumah memiliki dampak ekonomi yang signifikan:

  • Peningkatan Aset Produktif: Rumah yang layak meningkatkan kesehatan penghuninya, sehingga menurunkan pengeluaran kesehatan keluarga dan meningkatkan produktivitas kerja mereka.

  • Stimulasi Ekonomi Mikro: Pembelian material bangunan dan penggunaan tenaga kerja lokal dalam proses renovasi memutar roda ekonomi di tingkat desa.

  • Pengurangan Kesenjangan: Intervensi BAZNAS membantu mencegah keluarga prasejahtera jatuh lebih dalam ke jurang kemiskinan akibat beban biaya perbaikan aset yang tidak mampu mereka tanggung sendiri.

30/04/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Link and Match: BAZNAS Bedah Strategi Kesejahteraan Ekonomi Umat di FEBI UIN Ponorogo

BAZNAS NEWS – Kerja sama antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari tidak sekadar menjadi seremonial di atas kertas. Sebagai langkah konkret awal, Wakil Ketua IV Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E. hadir langsung sebagai narasumber dalam agenda Kuliah Tamu yang digelar di kampus FEBI, Senin (27/04/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh mahasiswa jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf yang antusias mendalami implementasi tata kelola zakat modern. Kehadiran pimpinan BAZNAS ini bertujuan untuk menyelaraskan antara teori ekonomi syariah yang diajarkan di bangku perkuliahan dengan realitas praktik pengelolaan dana umat di lapangan.

Analisis: Sinergi Akademisi dan Praktisi

Dari sudut pandang akademis, kolaborasi ini dinilai sangat linier dengan visi FEBI UIN Ponorogo. Berikut adalah beberapa poin analisis terkait peran strategis BAZNAS dalam memperkuat ekonomi umat:

Laboratorium Ekonomi Syariah yang Hidup: BAZNAS berperan sebagai mitra industri bagi FEBI. Jika kampus berfokus pada pengembangan literasi dan riset, maka BAZNAS adalah pelaksana dari instrumen ekonomi Islam tersebut. Sinergi ini memastikan lulusan FEBI memiliki wawasan yang relevan dengan ekosistem zakat nasional.

Akselerator Kesejahteraan Umat: Melalui berbagai program pendayagunaan, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan bersifat konsumtif, tetapi juga produktif. Hal ini sejalan dengan prinsip ekonomi Islam mengenai distribusi kekayaan yang adil guna memperkecil kesenjangan sosial di wilayah Ponorogo.

Penguatan Tata Kelola Berbasis Integritas: Dengan melibatkan akademisi dalam pengawasan dan pengembangan program, BAZNAS memperkuat pilar akuntabilitasnya. Sebaliknya, kampus mendapatkan data riil untuk mengembangkan model ekonomi syariah yang lebih aplikatif bagi masyarakat.

Menuju Ekosistem Ekonomi Islam yang Unggul

Kuliah tamu ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami bahwa zakat bukan hanya soal ibadah personal, melainkan instrumen fiskal Islam yang kuat dalam pengentasan kemiskinan.

"Langkah tindak lanjut yang cepat ini membuktikan komitmen kedua lembaga. Kami ingin mahasiswa melihat langsung bagaimana nilai-nilai ekonomi Islam dipraktikkan secara profesional oleh BAZNAS," ungkap Ibu Yuni Ahad Diana.

Dengan adanya kolaborasi yang linier ini, diharapkan muncul inovasi-inovasi baru dalam pengelolaan zakat yang lebih modern, transparan, dan mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan di Kabupaten Ponorogo.***

28/04/2026 | Kontributor: Intan Gandhini

Berita Terbaru

Sinergi Umat! MWC NU Balong Dapat Bantuan Dana Infrastruktur Fasilitas Kesehatan dari BAZNAS Ponorogo
Sinergi Umat! MWC NU Balong Dapat Bantuan Dana Infrastruktur Fasilitas Kesehatan dari BAZNAS Ponorogo
BAZNAS NEWS - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, menerima kabar gembira terkait peningkatan fasilitas kesehatan mereka. Bantuan dana signifikan telah diserahkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo untuk mendukung program pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan. Dana bantuan tersebut dialokasikan secara spesifik untuk pengadaan kendaraan operasional pelayanan kesehatan. Kendaraan ini nantinya akan berfungsi sebagai unit ambulans yang dikelola oleh NUCARE-LAZISNU MWC Balong, siap siaga melayani kebutuhan medis dan kemanusiaan bagi masyarakat setempat. Langkah kolaboratif antara MWC NU Balong dan BAZNAS Ponorogo ini menunjukkan sinergi yang kuat antara organisasi keagamaan dan lembaga filantropi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa akses terhadap pelayanan kesehatan dasar dan darurat dapat dijangkau lebih cepat dan mudah oleh seluruh warga, khususnya para Nahdliyin dan masyarakat kurang mampu. Kehadiran unit ambulance NUCARE-LAZISNU ini diharapkan dapat mengoptimalkan respon cepat dalam penanganan kasus darurat dan memfasilitasi rujukan pasien ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai. Hal ini sejalan dengan komitmen NU untuk memberikan kontribusi nyata dalam bidang sosial kemasyarakatan. Penyerahan bantuan ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Balong. Dengan adanya fasilitas baru ini, NUCARE-LAZISNU MWC Balong kini memiliki sarana yang lebih mumpuni untuk menjalankan misi kemanusiaan dan pelayanan kesehatan secara maksimal, demi terwujudnya "Ponorogo Sehat".***
BERITA23/10/2025 | Intan Gandhini
Jadikan Sekolah Nyaman: BAZNAS Ponorogo Sulap Sarana Prasarana SDN Manuk Siman dengan Dana Zakat Tepat Sasaran
Jadikan Sekolah Nyaman: BAZNAS Ponorogo Sulap Sarana Prasarana SDN Manuk Siman dengan Dana Zakat Tepat Sasaran
BAZNAS NEWS - Upaya penguatan fasilitas pendidikan di Kabupaten Ponorogo terus bergulir. Kali ini, giliran SDN Manuk, Kecamatan Siman, yang berbahagia setelah menerima penyaluran bantuan sarana dan prasarana sekolah dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Bantuan yang disalurkan ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah yang memerlukan perhatian lebih terhadap fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar. Penyaluran ini merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS Ponorogo yang menjadi salah satu prioritas. Dengan mekanisme survei dan asesmen kebutuhan yang ketat, BAZNAS memastikan bahwa dana zakat yang terkumpul dari para muzakki benar-benar tersalurkan secara tepat sasaran kepada mustahik yang berhak, sehingga setiap rupiahnya memberikan dampak maksimal bagi penerima manfaat, dalam hal ini adalah civitas akademika SDN Manuk Siman. Keberhasilan penyaluran ini menjadi bukti nyata fungsi zakat sebagai instrumen pengentasan masalah sosial dan pemerataan kesejahteraan, bukan hanya sebatas ibadah vertikal. Dana yang dihimpun dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dikelola secara profesional dan transparan oleh BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah. Melalui program-program terstruktur, dana umat ini diubah menjadi bantuan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan dasar, seperti perbaikan fasilitas pendidikan. Hal ini juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amil zakat, di mana mereka dapat melihat langsung hasil dari kewajiban zakat mereka. Secara makro, penyaluran zakat untuk pendidikan seperti ini membawa dampak positif yang luas. Dampak positif pertama adalah peningkatan akses dan kualitas belajar. Dengan sarana yang memadai, siswa menjadi lebih termotivasi dan proses belajar mengajar menjadi lebih efektif. Dampak positif kedua adalah memutus mata rantai kemiskinan. Investasi di bidang pendidikan melalui zakat memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan bekal ilmu yang layak, yang kelak akan menjadi modal mereka untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi. Pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan BAZNAS Ponorogo, berharap bantuan ini menjadi pemacu semangat baru bagi siswa dan guru. BAZNAS Ponorogo mengajak seluruh umat Muslim untuk terus menunaikan zakatnya melalui lembaga amil resmi. Dengan semakin banyaknya dana zakat yang terhimpun, semakin banyak pula sekolah dan masyarakat prasejahtera di Ponorogo yang dapat terbantu, mewujudkan cita-cita bersama untuk menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mandiri, sebagai manifestasi nyata dari berkah Zakat.***
BERITA23/10/2025 | Intan Gandhini
Tebar Manfaat Zakat: Ibu Rindawati Terima Bantuan Biaya Pengobatan dari BAZNAS Ponorogo
Tebar Manfaat Zakat: Ibu Rindawati Terima Bantuan Biaya Pengobatan dari BAZNAS Ponorogo
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan. Kali ini, bantuan sebesar Rp 3.000.000 (tiga juta rupiah) disalurkan kepada Ibu Rindawati untuk meringankan beban biaya pengobatan yang tengah ia jalani. Penyerahan bantuan kemanusiaan ini dilakukan secara langsung oleh Bapak Sucipto, Staf Bidang Pendistribusian BAZNAS Ponorogo dan diterima oleh salah satu anggota keluarga Ibu Rindawati. Proses penyerahan berlangsung dengan suasana penuh kepedulian, memastikan dana zakat dari para muzaki tersampaikan tepat kepada mustahik yang berhak. Bantuan ini merupakan bagian dari program "Ponorogo Sehat" BAZNAS yang fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan bagi warga kurang mampu. BAZNAS Ponorogo berharap, dana sebesar tiga juta rupiah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Ibu Rindawati untuk kelancaran pengobatannya. "Kami menyadari bahwa biaya kesehatan seringkali menjadi kendala besar bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu. Melalui amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat, BAZNAS Ponorogo berupaya hadir untuk meringankan beban tersebut," ujar Bapak Sucipto saat menyerahkan bantuan. "Semoga Ibu Rindawati segera diberikan kesembuhan dan bantuan ini membawa manfaat besar bagi keluarga," pungkasnya. Ibu Rindawati dan keluarga menyambut baik dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Ponorogo. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi kesulitan finansial yang mereka hadapi selama proses pengobatan. BAZNAS Ponorogo mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi agar semakin banyak lagi warga Ponorogo yang dapat terbantu, mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.***
BERITA23/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Beri Apresiasi, Sambut Hangat Prestasi para Juara MTQ Provinsi Jatim
BAZNAS Ponorogo Beri Apresiasi, Sambut Hangat Prestasi para Juara MTQ Provinsi Jatim
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para anggota Kafilah Ponorogo yang telah mengharumkan nama daerah dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur di Jember, pada Rabu (22/10/2025) bersamaan dengan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025. Penghargaan ini diserahkan sebagai bentuk dukungan moril dan materiil atas capaian luar biasa yang diraih Kafilah Ponorogo. Dalam ajang yang berlangsung pada 11-21 September 2025 tersebut, Kafilah Ponorogo berhasil mencetak sejarah dengan meraih lima gelar juara di berbagai kategori, antara lain Tilawah Putra, Syahril Qur'an Putra, Tilawah Remaja Putra, Tilawah Anak Putra, dan Khot Dekorasi Putri. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas prestasi gemilang ini. "Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi pribadi para juara, tapi juga bagi seluruh masyarakat Ponorogo. BAZNAS hadir untuk memberikan apresiasi sebagai wujud kepedulian terhadap pengembangan generasi Qur’ani," ujarnya. Menurut beliau, apresiasi yang diberikan bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Ponorogo. Hal ini menunjukkan bahwa dana umat juga digunakan untuk mendukung pengembangan potensi dan prestasi di bidang keagamaan. Sementara itu, Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo, Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M menyampaikan bahwa prestasi ini juga bisa menjadi penguat sinergi antara Kemenag dengan BAZNAS. "Sinergi antara Kemenag dan BAZNAS sangat penting. Apresiasi ini diharapkan dapat memacu semangat para santri dan qori-qori'ah Ponorogo untuk terus berprestasi dan yang terpenting, membumikan Al-Qur'an di kehidupan sehari-hari," tuturnya. Prestasi yang diraih Kafilah Ponorogo di MTQ Jatim 2025 ini merupakan lompatan besar dan menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur'an di Kabupaten Ponorogo telah berjalan optimal. Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Bupati Sugiri Sancoko, S.E., M.M juga menegaskan komitmen daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan dan mencetak generasi Qur'ani terbaik.***
BERITA22/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Modal Usaha Ternak Kambing, Tingkatkan Ekonomi Mustahik di Kelurahan Singosaren
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Modal Usaha Ternak Kambing, Tingkatkan Ekonomi Mustahik di Kelurahan Singosaren
BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan perannya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program Zakat Produktif. Pada hari Selasa (21/10/2025), BAZNAS Ponorogo mendistribusikan bantuan modal usaha berupa ternak kambing kepada dua mustahik yang berada di Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan. Dua penerima manfaat tersebut adalah Bapak Giyatno dan Bapak Edi Prayitno, yang masing-masing mendapatkan 2 ekor kambing. Bantuan ini diserahkan langsung di kediaman mereka dengan harapan dapat menjadi modal awal yang produktif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo menyampaikan bahwa program bantuan ternak kambing ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk mengubah status mustahik menjadi muzakki secara bertahap. "Kami berharap bantuan 2 ekor kambing ini dapat dipelihara dan dikembangkan dengan baik. Dengan niat dan kerja keras, semoga usaha ternak ini bisa berkembang biak dan menjadi sumber penghasilan utama yang berkelanjutan bagi keluarga Bapak Giyatno dan Bapak Edi Prayitno," ujar Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M. Bapak Giyatno dan Bapak Edi Prayitno mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas bantuan modal usaha ternak kambing yang mereka terima. "Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Bantuan ini adalah harapan baru bagi kami untuk berusaha lebih giat lagi. Kami akan merawat kambing ini dengan sungguh-sungguh," kata Bapak Edi Prayitno. Program penyaluran bantuan modal usaha ternak kambing ini merupakan wujud nyata dari amanah para muzakki Kabupaten Ponorogo yang disalurkan BAZNAS untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat prasejahtera di berbagai sektor.***
BERITA22/10/2025 | Intan Gandhini
Tunaikan Zakat Menjadi Lebih Praktis dengan Kalkulator Zakat yang Disediakan oleh BAZNAS Lampung
Tunaikan Zakat Menjadi Lebih Praktis dengan Kalkulator Zakat yang Disediakan oleh BAZNAS Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk lebih mudah menunaikan kewajiban zakat melalui fitur Kalkulator Zakat yang tersedia di situs resmi BAZNAS Provinsi Lampung. Melalui fitur ini, masyarakat dapat menghitung besaran zakat yang harus dikeluarkan dengan cepat dan akurat, sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Proses ini dapat dilakukan dengan mengakses situs resmi BAZNAS Provinsi Lampung, memasukkan jumlah pendapatan atau harta yang dimiliki, dan sistem akan secara otomatis menampilkan nominal zakat yang wajib dibayarkan. Upaya BAZNAS Provinsi Lampung dalam mempermudah layanan zakat digital bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat dengan tepat dan transparan. Sebuah perwakilan dari BAZNAS Provinsi Lampung menyatakan, "Masyarakat tak perlu lagi bingung menghitung zakatnya secara manual. Dengan membuka situs resmi kami dan menggunakan Kalkulator Zakat, dapat diketahui secara jelas berapa zakat yang perlu dikeluarkan." Harapannya, kemudahan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Lampung terhadap pentingnya berzakat serta mendorong mereka untuk menyalurkannya melalui lembaga resmi demi kesejahteraan umat. Tunaikan Zakat Kini Lebih Mudah Gunakan Kalkulator Zakat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk lebih mudah menunaikan kewajiban zakat melalui fitur Kalkulator Zakat yang tersedia di situs resmi BAZNAS Provinsi Lampung. Melalui fitur ini, masyarakat dapat menghitung besaran zakat yang harus dikeluarkan dengan cepat dan akurat, sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Proses ini dapat dilakukan dengan mengakses situs resmi BAZNAS Provinsi Lampung, memasukkan jumlah pendapatan atau harta yang dimiliki, dan sistem akan secara otomatis menampilkan nominal zakat yang wajib dibayarkan. Upaya BAZNAS Provinsi Lampung dalam mempermudah layanan zakat digital bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat dengan tepat dan transparan. Sebuah perwakilan dari BAZNAS Provinsi Lampung menyatakan, "Masyarakat tak perlu lagi bingung menghitung zakatnya secara manual. Dengan membuka situs resmi kami dan menggunakan Kalkulator Zakat, dapat diketahui secara jelas berapa zakat yang perlu dikeluarkan." Harapannya, kemudahan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Lampung terhadap pentingnya berzakat serta mendorong mereka untuk menyalurkannya melalui lembaga resmi demi kesejahteraan umat.
BERITA22/10/2025 | admin
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bisyaroh untuk Huffadz pada Khotmil Qur'an Akbar, Peringati Hari Santri Nasional 2025
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bisyaroh untuk Huffadz pada Khotmil Qur'an Akbar, Peringati Hari Santri Nasional 2025
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap syiar Islam dan para penjaga kemurnian Al-Qur'an. Pada Senin (20/10/2025), BAZNAS Ponorogo secara resmi menyalurkan bantuan bisyaroh kepada para Huffadz dalam rangka menyambut agenda akbar Khotmil Qur'an yang diselenggarakan serentak di Pendopo Kabupaten Ponorogo dan 21 Kecamatan se-Kabupaten Ponorogo. Penyaluran bisyaroh ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan nyata BAZNAS Ponorogo kepada para Huffadz yang telah berdedikasi menjaga dan mengajarkan Al-Qur'an. "Program penyaluran bisyaroh untuk Huffadz ini adalah bagian dari program BAZNAS Ponorogo. Kami berharap, santunan ini dapat menjadi penyemangat bagi para Huffadz untuk terus mengajar, menghafal, dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah masyarakat," ujar Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E. Agenda Khotmil Qur'an yang diselenggarakan secara serentak di 21 Kecamatan dan di Pendopo Kabupaten ini dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, sehingga dapat menunjukkan betapa tingginya semangat keagamaan di Ponorogo. BAZNAS Ponorogo mengambil peran aktif dengan memastikan para penghafal Al-Qur'an yang berpartisipasi mendapatkan dukungan finansial dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS. Total Huffadz yang menerima bisyaroh pada momen Khotmil Qur'an serentak ini adalah 120 orang, tersebar di berbagai pelosok Ponorogo. Diharapkan, dengan adanya dukungan ini, kualitas dan kuantitas pendidikan Al-Qur'an di Kabupaten Ponorogo dapat terus meningkat, sehingga dapat melahirkan generasi-generasi Qur'ani yang berakhlak mulia.***
BERITA21/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Distribusikan Bantuan Gerobak Kontainer, Dorong Pemberdayaan Ekonomi di Kelurahan Mangkujayan
BAZNAS Ponorogo Distribusikan Bantuan Gerobak Kontainer, Dorong Pemberdayaan Ekonomi di Kelurahan Mangkujayan
BAZNAS NEWS – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat kembali diwujudkan. Kali ini, melalui program pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Ponorogo menyalurkan bantuan berupa gerobak kontainer modern dan modal usaha kepada salah satu pelaku usaha mikro di Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo. Penyerahan bantuan yang dikemas dalam bentuk gerobak kontainer berwarna hijau-putih yang menarik ini dilakukan secara simbolis kepada penerima manfaat (mustahik). Gerobak kontainer ini disiapkan sebagai sarana berdagang yang layak dan representatif untuk mendukung pengembangan usaha kecil. Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk mewujudkan program "Ponorogo Makmur" melalui pemberdayaan ekonomi produktif. "Kami berharap bantuan gerobak kontainer dan modal usaha ini bisa menjadi pemicu semangat bagi penerima untuk mengembangkan usahanya. Dengan sarana yang lebih baik, diharapkan omzet bisa meningkat, dan beliau dapat mencapai kemandirian ekonomi," ujarnya. Penerima bantuan di Kelurahan Mangkujayan ini merupakan salah satu mustahik yang lolos seleksi dan dianggap memiliki potensi usaha untuk dikembangkan. Bantuan ini tidak hanya berhenti pada pemberian fasilitas, namun juga disertai dengan harapan agar usaha tersebut dapat berkembang pesat, sehingga kelak penerima manfaat juga bisa beralih menjadi pemberi zakat (muzakki). "Kami sangat berterima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Ponorogo. Dukungan dari masyarakat inilah yang memungkinkan kami terus melakukan program-program produktif seperti ini demi kesejahteraan umat," tutupnya. Program ini diharapkan dapat memicu semangat kewirausahaan dan memperkuat sektor UMKM di Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo.***
BERITA21/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan untuk Pembangunan Asrama Pondok Pesantren Bani Musthofa Badegan
BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan untuk Pembangunan Asrama Pondok Pesantren Bani Musthofa Badegan
BAZNAS PONOROGO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan keagamaan. Baru-baru ini, BAZNAS Ponorogo menyalurkan bantuan finansial yang signifikan yang secara spesifik dialokasikan untuk pembangunan asrama Pondok Pesantren Bani Musthofa yang berlokasi di Badegan, Senin (20/10/2025). Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS dalam meningkatkan kualitas infrastruktur lembaga pendidikan Islam yang berada di wilayah Ponorogo, memastikan para santri dapat belajar dan tinggal di lingkungan yang layak. Bantuan yang diserahkan langsung oleh perwakilan BAZNAS ini diterima oleh pengurus Pondok Pesantren Bani Musthofa. Dana tersebut direncanakan untuk mempercepat proses pembangunan asrama santri yang baru, mengingat semakin bertambahnya jumlah santri setiap tahunnya. Keterbatasan kapasitas asrama yang ada menjadi kendala utama, sehingga bantuan ini diharapkan dapat segera memberikan solusi. Pembangunan asrama baru ini bertujuan menciptakan fasilitas yang lebih memadai, nyaman, dan mendukung kegiatan belajar mengajar serta ibadah para santri secara optimal. Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo hadir langsung dalam penyerahan bantuan ini, dan menyampaikan bahwa bantuan ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah dihimpun dari masyarakat. BAZNAS berharap, dengan adanya bantuan ini, pembangunan asrama dapat segera rampung. Selain itu, pemberian dana ini adalah wujud nyata dari peran BAZNAS sebagai jembatan kebaikan antara para muzakki dan lembaga yang membutuhkan, seperti pondok pesantren, yang memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia. Pondok Pesantren Bani Musthofa Badegan dapat dikategorikan sebagai lembaga pendidikan yang fokus pada pendidikan keagamaan intensif, mencakup hafalan Al-Qur'an dan pendalaman ilmu-ilmu agama (tafaqquh fiddin). Keberadaannya di wilayah Badegan, yang mungkin tidak selalu berada di pusat keramaian kota, menunjukkan perannya sebagai pusat dakwah dan pendidikan moral di tingkat lokal. Pondok pesantren ini biasanya beroperasi dengan sistem pendidikan yang disiplin dan mengintegrasikan kurikulum salaf (tradisional), berusaha menyeimbangkan aspek spiritual, intelektual, dan sosial santri. Pengurus Pondok Pesantren Bani Musthofa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Ponorogo. Bantuan ini dinilai sangat tepat waktu dan menjadi motivasi besar bagi seluruh civitas akademika pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Mereka berkomitmen untuk menggunakan dana tersebut secara transparan dan bertanggung jawab agar pembangunan asrama dapat selesai sesuai target dan bermanfaat maksimal bagi kemajuan dakwah dan pendidikan Islam.***
BERITA20/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Salurkan Daging DAM Haji 2025, Bawa Kebahagiaan untuk Kaum Dhuafa
BAZNAS Ponorogo Salurkan Daging DAM Haji 2025, Bawa Kebahagiaan untuk Kaum Dhuafa
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan komitmennya dalam menyalurkan amanah dengan mendistribusikan daging DAM Haji tahun 2025 kepada warga dhuafa di berbagai wilayah Kabupaten Ponorogo. Penyaluran ini merupakan bagian dari program nasional BAZNAS RI yang bertujuan memastikan daging olahan dari ibadah DAM haji dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam pemenuhan gizi bagi masyarakat yang kurang mampu. Seperti terlihat dalam gambar, seorang petugas BAZNAS Ponorogo yang mengenakan rompi identitas lembaga, tampak menyerahkan langsung paket daging olahan DAM Haji kepada seorang nenek sepuh. Ekspresi haru dan penuh syukur terpancar dari wajah sang nenek saat menerima paket tersebut di depan kediamannya yang sederhana. Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa pendistribusian daging DAM Haji ini adalah wujud nyata dari sinergi antara pelaksanaan ibadah haji dengan kepedulian sosial. "Alhamdulillah, tahun ini kami menyalurkan amanah daging DAM Haji yang telah diolah menjadi kemasan siap santap. Kami prioritaskan penyaluran ini untuk para dhuafa, lansia sebatang kara, dan keluarga kurang mampu di pelosok Ponorogo," ujar Bapak KH. Kholid. Ia menambahkan, daging olahan DAM Haji ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi, tetapi juga turut serta dalam upaya peningkatan gizi masyarakat, selaras dengan program pemerintah. Penyaluran ini disambut antusias oleh para mustahik, termasuk nenek dhuafa yang menerima bantuan. "Kami berterima kasih kepada BAZNAS Ponorogo," ucap salah seorang penerima dengan mata berkaca-kaca. Aksi BAZNAS Ponorogo ini menjadi bukti bahwa dana dan hasil ibadah dari umat dapat dikelola secara profesional dan disalurkan tepat sasaran, membawa keberkahan dari Tanah Suci langsung ke tengah-tengah masyarakat yang paling membutuhkan di Kabupaten Ponorogo.***
BERITA10/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Sinjai Salurkan Daging Kurban DAM Haji 2025 kepada Korban Kebakaran di Mattunreng Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah
BAZNAS Sinjai Salurkan Daging Kurban DAM Haji 2025 kepada Korban Kebakaran di Mattunreng Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah
Baznas Sinjai Salurkan Daging DAM Haji Tahun 2025 kepada Korban Kebakaran di Dusun Sahuneng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sinjai menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak musibah dengan menyalurkan Daging DAM Haji Tahun 2025 kepada korban kebakaran di Dusun Sahuneng, Desa Mattunreng Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai pada hari Kamis, 9 Oktober 2025. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sinjai Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Andi Bahrul Hayat, ST, secara langsung menyerahkan bantuan daging kepada warga korban kebakaran. Selain itu, tim BAZNAS juga berinteraksi dengan para korban untuk memastikan kondisi mereka pasca kebakaran. Andi Bahrul Hayat, ST menyatakan bahwa pendistribusian Daging DAM Haji tidak hanya untuk masyarakat kurang mampu, tetapi juga difokuskan kepada warga yang mengalami musibah, seperti korban kebakaran di Dusun Sahuneng. Dia berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan semangat kepada korban tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat BAZNAS Tahun 2025, yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk dalam situasi sosial, ekonomi, dan bencana.
BERITA10/10/2025 | Humas BAZNAS Sinjai
Raih Prestasi Gemilang, Kemenag Ponorogo Sabet Penghargaan Perolehan Terbanyak pada BAZNAS Jatim Awards 2025
Raih Prestasi Gemilang, Kemenag Ponorogo Sabet Penghargaan Perolehan Terbanyak pada BAZNAS Jatim Awards 2025
BAZNAS NEWS – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang bergengsi BAZNAS Jatim Awards Tahun 2025, Kemenag Ponorogo berhasil menyabet penghargaan untuk Kategori Perolehan Terbanyak. Prestasi cemerlang ini menjadi bukti nyata komitmen dan dukungan penuh keluarga besar Kemenag Ponorogo terhadap pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Penghargaan tersebut diserahkan langsung dan diterima dengan penuh rasa syukur oleh Kepala Kemenag Ponorogo, Dr. Moh. Nurul Huda, M.Pd. Penghargaan ini bukan sekadar piala, namun merupakan cerminan dari kesadaran kolektif para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Ponorogo untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat demi kemaslahatan umat. Kami menyampaikan selamat dan sukses yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kemenag Kabupaten Ponorogo, Dr. Moh. Nurul Huda, M.Pd. atas capaian luar biasa ini. Kepemimpinan beliau yang visioner dan proaktif dalam mendorong kesadaran berzakat patut diacungi jempol. Penghargaan di tingkat provinsi, BAZNAS Jatim Awards 2025, ini menegaskan posisi Kemenag Ponorogo sebagai instansi terdepan yang berkontribusi signifikan terhadap pengumpulan ZIS. Keberhasilan dalam kategori Perolehan Terbanyak menunjukkan bahwa Kemenag Ponorogo tidak hanya fokus pada tugas-tugas inti keagamaan, tetapi juga sangat peduli terhadap aspek kesejahteraan sosial masyarakat melalui instrumen zakat. Kontribusi maksimal dari seluruh jajaran, mulai dari kantor Kemenag hingga unit pelaksana teknis di tingkat kecamatan, menjadi kunci utama di balik torehan prestasi ini. Pencapaian ini sekaligus menggarisbawahi pentingnya sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dengan sangat baik antara Kemenag Kabupaten Ponorogo dengan BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Kemenag sebagai pembina dan motor penggerak kesadaran berzakat, dan BAZNAS sebagai lembaga resmi yang profesional dalam mengelola dan mendistribusikan dana ZIS. Sinergi ini telah membuktikan efektivitasnya dalam memaksimalkan potensi zakat di Bumi Reog. Oleh karena itu, kami berharap prestasi ini menjadi momentum untuk memperkuat lagi ikatan kerja sama yang sudah solid. Semoga sinergi antara Kemenag Kabupaten Ponorogo dan BAZNAS Ponorogo dapat terus ditingkatkan di masa mendatang, agar perolehan ZIS terus meningkat dan penyalurannya menjadi lebih optimal, tepat sasaran, dan berdampak luas bagi pengentasan kemiskinan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Ponorogo. Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan Kemenag dan BAZNAS Ponorogo dapat terus bahu membahu mewujudkan masyarakat Ponorogo yang religius dan sejahtera, menjadikan zakat sebagai pilar utama kekuatan ekonomi umat.***
BERITA09/10/2025 | Intan Gandhini
Bupati Ponorogo Raih Penghargaan Bergengsi di BAZNAS Jatim Awards 2025
Bupati Ponorogo Raih Penghargaan Bergengsi di BAZNAS Jatim Awards 2025
BAZNAS NEWS — Kabupaten Ponorogo kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat regional. Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., dianugerahi penghargaan prestisius dalam ajang BAZNAS Jatim Awards Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas komitmen dan kepemimpinan beliau dalam mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Ponorogo. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pribadi Bupati, tetapi juga cerminan dari sinergi kuat antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam mewujudkan kesejahteraan sosial. Penghargaan yang diterima oleh Bupati Sugiri Sancoko adalah kategori "Bupati Pembinaan Terhadap BAZNAS". Kategori ini menyoroti peran strategis seorang kepala daerah dalam memberikan dukungan penuh, memfasilitasi regulasi, dan memastikan optimalisasi fungsi BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah nonstruktural yang bertugas menghimpun dan menyalurkan ZIS. Dalam gambar terlihat jelas raut wajah bangga dan syukur dari Bupati, yang dengan tulus menunjukkan piagam penghargaan yang telah diraih. Piagam tersebut secara formal mencantumkan namanya, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., sebagai penerima penghargaan, menegaskan legalitas dan kredibilitas pencapaian ini. Keberhasilan ini tak lepas dari berbagai kebijakan pro-aktif yang telah diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo di bawah kepemimpinan Bupati Sugiri Sancoko. Upaya-upaya tersebut mencakup peningkatan kesadaran berzakat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum, penguatan kelembagaan BAZNAS Kabupaten Ponorogo, serta pemanfaatan dana ZIS secara transparan dan akuntabel untuk program-program yang berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan. Berbagai program unggulan BAZNAS, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi mikro, disinyalir mendapatkan dukungan moril dan material yang konsisten dari Pemerintah Kabupaten. Secara visual, ucapan "SELAMAT DAN SUKSES" terpampang besar dalam flyer digital tersebut, menandakan apresiasi yang tulus atas perolehan penghargaan ini. Penghargaan BAZNAS Jatim Awards 2025 ini secara eksplisit mengukuhkan posisi Kabupaten Ponorogo sebagai salah satu daerah dengan tata kelola ZIS terbaik di Provinsi Jawa Timur, berkat kepemimpinan yang suportif dari kepala daerahnya. Pencapaian ini juga mengirimkan pesan penting bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari keberhasilan dalam pembangunan sumber daya manusia dan penguatan aspek spiritual serta sosial-ekonomi melalui instrumen zakat. Dengan BAZNAS yang kuat dan didukung penuh, potensi dana umat dapat dioptimalkan menjadi sumber daya yang signifikan untuk mengurangi disparitas sosial dan meningkatkan taraf hidup masyarakat prasejahtera di Ponorogo. Kami mengucapkan Selamat dan Sukses yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., Bupati Ponorogo, atas Penghargaan "Bupati Pembinaan Terhadap BAZNAS" di BAZNAS Jatim Awards Tahun 2025! Semoga penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk terus memperkuat sinergi antara Pemkab Ponorogo dan BAZNAS, demi terwujudnya visi "PONOROGO HEBAT" yang makmur dan berkeadilan melalui pengelolaan zakat yang profesional dan amanah. Torehan prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lainnya di Jawa Timur untuk terus mendorong peran BAZNAS sebagai motor penggerak kebangkitan ekonomi umat dan pusat solusi masalah sosial-ekonomi di daerahnya masing-masing. Masyarakat Ponorogo pun patut berbangga atas kepemimpinan Bupati yang visioner, yang tidak hanya membangun fisik, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan spiritual dan ekonomi warganya melalui jalur ZIS.***
BERITA09/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Aktif Ikuti Rakorda BAZNAS Jatim 2025, Sepakat Dukung Asta Cita Demi Kesejahteraan Umat
BAZNAS Ponorogo Aktif Ikuti Rakorda BAZNAS Jatim 2025, Sepakat Dukung Asta Cita Demi Kesejahteraan Umat
BAZNAS NEWS - Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ponorogo mengikuti rangkaian agenda Rakorda BAZNAS Jawa Timur yang digelar di Hotel Mercure Surabaya, pada Rabu (8/10/2025). Dalam agenda ini, hadir pula Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dan secara resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Jawa Timur tahun 2025 di Surabaya. Acara ini mengusung tema "Menguatkan Baznas dengan mendukung Asta Cita," menegaskan komitmen lembaga amil zakat dalam mendukung program-program pembangunan nasional. Dalam sambutannya, Wagub Emil menekankan bahwa kegiatan Rakorda ini sangat penting sebagai sarana untuk mengoptimalkan fungsi Baznas dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Beliau mengapresiasi kinerja Baznas Jatim yang telah mengelola dana umat dengan pelayanan dan upaya terbaik. Emil Dardak hadir mewakili Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai wujud dukungan penuh pemerintah daerah terhadap sinergi antara Pemda dan Baznas dalam memperkuat pelaksanaan program sosial. "Atas mandat dari Ibu Gubernur, kami hadir untuk menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kolaborasi dan dedikasi luar biasa Baznas Jawa Timur selama ini," tutur Emil. Di kesempatan yang sama, Ketua Baznas Provinsi Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., melaporkan bahwa perolehan dana zakat yang terkumpul hingga triwulan ketiga 2025 hampir mencapai angka Rp44 miliar. Beliau menggarisbawahi bahwa Baznas adalah lembaga pemerintah nonstruktural yang bertanggung jawab mengelola dana publik secara profesional. Ia menyamakan kedudukan Baznas dengan BPJS dan Danantara, tetapi tanpa alokasi dana dari APBN. "Kami adalah pelayan dan regulator, bukan pengemis. Setiap dana yang kami kelola adalah amanah dari masyarakat," tegasnya. Prof. Ali Maschan juga memaparkan inovasi dalam penyaluran zakat, salah satunya adalah melalui kerja sama strategis dengan Bank UMKM Jatim. Melalui program pemberdayaan ekonomi, Baznas menyediakan modal usaha sebesar Rp1 juta per penerima (mustahik) dengan seluruh bunga pinjaman ditanggung oleh Baznas, sebagai solusi untuk membantu pedagang kecil yang terlilit pinjaman berbunga tinggi. Menutup rangkaian acara, Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menyampaikan pesan penting mengenai integritas dan profesionalisme para amil zakat. Beliau menekankan bahwa amil zakat tidak boleh meminta-minta, karena peran mereka adalah memfasilitasi masyarakat yang ingin menunaikan zakat. "Amil zakat haram hukumnya meminta-minta. Kita memfasilitasi orang berzakat, ini betul-betul suci, inilah filosofi yang kita kembangkan bersama," tutup Kiai Noor.***
BERITA08/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Tidak Mampu di Kecamatan Pulung
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Tidak Mampu di Kecamatan Pulung
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo hari ini menunjukkan kepeduliannya terhadap warga kurang mampu dengan menyalurkan bantuan berupa satu unit kursi roda kepada Bapak Gampang, seorang warga dari Desa Wota, Kecamatan Pulung, Rabu (08/10/2025). Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS Ponorogo dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terkumpul dari masyarakat kepada yang berhak. Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan meningkatkan mobilitas Bapak Gampang dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Proses penyerahan dilakukan secara langsung dan sederhana di kediaman Bapak Gampang. Perwakilan staf pelaksana BAZNAS Ponorogo hadir untuk menyerahkan kursi roda tersebut sekaligus memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penerima. "Kami berharap kursi roda ini dapat memberikan manfaat besar bagi Bapak Gampang. Ini adalah amanah dari para muzakki di Kabupaten Ponorogo yang kami salurkan. Semoga Bapak Gampang dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan mandiri," ujar Nur Arifin, staf pelaksana BAZNAS Ponorogo saat penyerahan. Bapak Gampang dan keluarganya menyambut hangat dan menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah mereka terima. Bantuan ini menjadi kabar baik bagi keluarga di Desa Wotan, mengingat kebutuhan akan alat bantu gerak sangat mendesak. BAZNAS Ponorogo terus mengajak seluruh elemen masyarakat dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk berzakat melalui lembaga resmi agar program-program bantuan sosial dan pemberdayaan dapat terus berjalan optimal.***
BERITA08/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Lampung Selatan Menerapkan Sosialisasi UPZ Desa Untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Zakat
BAZNAS Lampung Selatan Menerapkan Sosialisasi UPZ Desa Untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan mengadakan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS tingkat desa dan kecamatan. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk kepala desa dan lurah se-Kecamatan Kalianda, serta pengurus UPZ desa se-Kecamatan Kalianda. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat mekanisme pengelolaan zakat di tingkat grassroot, sejalan dengan upaya nasional meningkatkan transparansi dan efektivitas distribusi dana amal. Camat Kalianda, Erman Suheri, SE, membuka acara dan menekankan pentingnya peran UPZ desa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah. Materi utama disampaikan oleh Pelaksana Tugas Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Mahfudz, SE, yang memaparkan regulasi pengelolaan UPZ, strategi pengumpulan dana ZIS yang inovatif, serta best practices dalam pelaporan dan distribusi. Sesi tanya jawab interaktif dilaksanakan, di mana peserta menyampaikan berbagai isu terkait tantangan di lapangan, seperti peningkatan kesadaran masyarakat dan integrasi UPZ dengan program desa. Acara diakhiri dengan sesi infak melalui Quick Response Indonesian Standard (QRIS) untuk memudahkan peserta berkontribusi secara langsung dan cashless, mencerminkan adaptasi BAZNAS terhadap era digital. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun jaringan UPZ yang lebih solid di Kabupaten Lampung Selatan, berkontribusi pada pencapaian target nasional peningkatan pengumpulan zakat.
BERITA07/10/2025 | Humas BAZNAS Lampung Selatan
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Bedah Rumah, Istri Bupati Beri Dukungan Penuh
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Bedah Rumah, Istri Bupati Beri Dukungan Penuh
BAZNAS NEWS - Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo dalam menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu terus berlanjut. Program Bedah Rumah kali ini menyasar kediaman Bapak Ghulamunadin, warga Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu (04/10/2025). Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Ibu Susilowati, Istri Bupati Ponorogo. Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Ponorogo, yang bersinergi dengan BAZNAS, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam gambar, terlihat Ibu Susilowati menyerahkan plakat bantuan kepada Bapak Ghulamunadin, didampingi oleh sejumlah tokoh. Kegiatan ini didampingi oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, Wakil Ketua IV BAZNAS, dan Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo. Turut hadir pula perwakilan dari aparat keamanan setempat, termasuk personel Kepolisian dan TNI, yang menunjukkan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap program sosial ini. Ibu Susilowati menyampaikan harapannya agar bantuan bedah rumah ini dapat segera memberikan kenyamanan dan keamanan bagi keluarga Bapak Ghulamunadin. "Semoga rumah ini cepat selesai dibangun, dan nantinya bisa menjadi tempat tinggal yang layak, nyaman, serta penuh berkah bagi keluarga Bapak Ghulamunadin. Ini adalah ikhtiar kita bersama, antara pemerintah, BAZNAS, dan seluruh masyarakat yang menyalurkan zakatnya," ujar Ibu Susilowati. Di lokasi, rumah lama Ghulamunadin tampak dirobohkan, dengan material bangunan baru seperti bata ringan sudah terlihat di sebelahnya, menandakan dimulainya proses pembangunan. Bapak Ghulamunadin dan keluarga menyambut hangat dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan, yang akan mengubah kondisi rumah mereka menjadi jauh lebih baik dan layak huni. Program Bedah Rumah BAZNAS Ponorogo ini menegaskan peran penting dana zakat yang dihimpun dari masyarakat Ponorogo untuk dimanfaatkan kembali dalam kegiatan yang bersifat pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan, salah satunya melalui penyediaan tempat tinggal yang layak bagi para mustahik.***
BERITA04/10/2025 | Intan Gandhini
'Ponorogo Peduli': BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Biaya Hidup Rutin untuk Ratusan Dhuafa Sebatang Kara
'Ponorogo Peduli': BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Biaya Hidup Rutin untuk Ratusan Dhuafa Sebatang Kara
BAZNAS NEWS — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat melalui penyaluran program rutin 'Ponorogo Peduli'. Program ini berfokus pada pemberian Bantuan Santunan Dhuafa berupa biaya hidup bulanan yang diserahkan kepada ratusan warga dhuafa sebatang kara di berbagai pelosok Kabupaten Ponorogo. Penyaluran yang dilakukan pada bulan ini menjangkau sekitar 347 mustahik, termasuk di antaranya Ibu Nurul Hidayati dari Desa Singgahan Kecamatan Pulung. Mereka menerima bantuan biaya hidup rutin sebagai upaya BAZNAS untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari. Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd, menyatakan bahwa program 'Ponorogo Peduli' adalah wujud nyata dari amanah para Muzakki untuk memastikan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) disalurkan tepat sasaran, terutama kepada kelompok yang paling rentan. "Kami berupaya memastikan bahwa dana ZIS yang terkumpul dapat menjadi penyangga kehidupan bagi saudara-saudara kita yang dhuafa, terutama mereka yang sudah sepuh dan hidup sendiri," ujar Bapak Kholid. "Penyaluran ini dilakukan secara rutin setiap bulan, menjadi ikhtiar berkelanjutan BAZNAS dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Ponorogo," pungkasnya. Penyaluran program 'Ponorogo Peduli' oleh BAZNAS Ponorogo ini memiliki signifikansi sosial yang mendalam, terutama jika dianalisis dari sudut pandang struktur sosial, kesenjangan sosial, dan solidaritas sosial. Walaupun bantuan biaya hidup bersifat karitatif dan penting untuk keberlangsungan hidup jangka pendek, analisis sosial juga mencatat bahwa untuk mencapai perubahan struktur sosial yang signifikan dan pengentasan kemiskinan secara permanen, program perlu dikombinasikan dengan program pemberdayaan ekonomi (misalnya, pelatihan keterampilan, modal usaha, seperti program Ponorogo Makmur BAZNAS Ponorogo). Bantuan rutin ini merupakan safety net (jaring pengaman sosial) yang vital, tetapi perlu dilengkapi dengan upaya yang mengarah pada kemandirian ekonomi penerima di masa depan.***
BERITA03/10/2025 | Intan Gandhini
Update Pencarian Korban Bangunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo dalam Operasi SAR BAZNAS Tanggap Bencana
Update Pencarian Korban Bangunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo dalam Operasi SAR BAZNAS Tanggap Bencana
**Operasi SAR Tim BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Timur Berhasil Evakuasi Tujuh Korban** Tim BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Timur bersama tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) pasca-runtuhnya bangunan Musala Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Musibah ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga pesantren dan masyarakat se-Nusantara. Hingga Rabu malam, operasi SAR yang melibatkan BAZNAS Tanggap Bencana dan BASARNAS telah berhasil mengevakuasi total tujuh korban dari reruntuhan, dengan empat korban selamat dan tiga korban meninggal dunia. Evakuasi dilakukan secara bertahap, mengidentifikasi korban berdasarkan kondisi saat ditemukan. Berikut kronologi evakuasi korban yang berhasil diidentifikasi: Pukul 14.47 WIB: Korban pertama, korban hitam, dievakuasi. Pukul 15.20 WIB: Evakuasi korban hijau Haikal. Pukul 18.00 WIB: Wahyu dievakuasi. Pukul 18.40 WIB: Fatih diselamatkan. Pukul 19.00 WIB: Korban hitam kedua berhasil dievakuasi. Pukul 19.16 WIB: Evakuasi korban hijau Putra. Pukul 20.29 WIB: Rosi dievakuasi. Operasi ini berjalan penuh tantangan, namun cuaca cerah pada hari itu mendukung proses evakuasi. Untuk keselamatan tim dan efektivitas pencarian, operasi dihentikan sementara malam hari untuk asesmen ulang sebelum melanjutkan keesokan harinya. BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Timur mengucapkan duka cita atas musibah ini dan mengimbau masyarakat untuk mendoakan korban. Bantuan kemanusiaan akan terus disalurkan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Jawa Timur.
BERITA02/10/2025 | sudrab
BTB Berikan Bantuan Makanan kepada Keluarga Korban Runtuhnya Musala di Ponpes Al Khoziny
BTB Berikan Bantuan Makanan kepada Keluarga Korban Runtuhnya Musala di Ponpes Al Khoziny
BTB Salurkan Makanan untuk Keluarga Korban Musala Runtuh Ponpes Al Khoziny Tim Gabungan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Timur memastikan pemenuhan kebutuhan konsumsi bagi keluarga korban, relawan, serta berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan musibah runtuhnya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Hingga hari Rabu (1/10/2025), sebanyak 550 porsi makanan telah disalurkan selama dua hari terakhir. Dapur umum BAZNAS telah didirikan untuk menyediakan makanan siap saji yang dibagikan secara rutin kepada keluarga korban dan petugas di lapangan. Selain itu, layanan medis dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sidoarjo dan Sragen juga telah disiagakan untuk memberikan pertolongan pertama dan memantau kondisi kesehatan relawan maupun masyarakat terdampak. Harapan dari bantuan ini adalah dapat meringankan beban para keluarga korban sekaligus menjaga stamina para relawan yang terus bekerja di lokasi kejadian.
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ponorogo.

Lihat Daftar Rekening →