WhatsApp Icon
SAH! Plt Bupati Ponorogo Melantik 5 Pimpinan BAZNAS Periode 2026-2031

BAZNAS NEWS — Bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Selasa (01/09/2026) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Bunda Hj. Lisdyarita, S.H., secara resmi melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo untuk periode tahun 2026-2031. Pelantikan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat tata kelola zakat di wilayah Ponorogo selama lima tahun ke depan.

Pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kelima pimpinan BAZNAS Ponorogo yang dilantik telah melalui proses seleksi yang ketat dan diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi kemajuan zakat di Ponorogo.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Hj. Lisdyarita juga menyampaikan harapan besar agar BAZNAS Ponorogo semakin baik dalam lima tahun ke depan. Ia berharap BAZNAS dapat menjadi lembaga yang mandiri, tepercaya, dan profesional dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah masyarakat Ponorogo. Selain itu, BAZNAS juga diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kelima pimpinan BAZNAS Ponorogo yang dilantik adalah:

Ketua: H. Sukarni, S.Sos., M.M

Wakil Ketua I: Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E

Wakil Ketua II: H. Bahrun Nasikin, S.Ag., M.A

Wakil Ketua III: H. Choirul Anam, S.H.I

Wakil Ketua IV: H. Suyitno, S.H.I., M.A

Semoga dengan kepemimpinan yang baru, BAZNAS Ponorogo dapat semakin meningkatkan kinerjanya dalam mengelola zakat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Ponorogo. Selamat bertugas!***

01/09/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
SELAMAT DAN SUKSES! Pimpinan BAZNAS Ponorogo Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

5 Orang terpilih sebagai Pimpinan BAZNAS Ponorogo telah resmi dilantik hari ini. Selamat dan sukses, semoga amanah dalam menjalankan tugas.

01/09/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Uluran Tangan BAZNAS Ponorogo untuk Bu Suminem, Pejuang Kanker Serviks Asal Tonatan

BAZNAS NEWS – Bentuk kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Kali ini, uluran tangan disalurkan kepada Ibu Suminem, warga Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, yang tengah berjuang melawan penyakit kanker serviks stadium 1A.

Ibu Suminem kini hanya tinggal berdua bersama sang suami. Kondisi ekonomi keluarga semakin berat lantaran sang suami sudah tidak lagi memiliki penghasilan. Di tengah keterbatasan tersebut, kebutuhan biaya operasional untuk menjalani pengobatan medis menjadi beban yang sangat menghimpit.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Ponorogo hadir memberikan bantuan biaya operasional pengobatan untuk meringankan beban keluarga. Bantuan ini dialokasikan khusus untuk menunjang proses berobat dan transportasi medis Ibu Suminem ke RSUD dr. Moewardi Surakarta.

Program BAZNAS Ponorogo peduli kesehatan ini diharapkan dapat menjadi penyambung asa bagi Ibu Suminem agar tetap fokus dan lancar dalam menjalani setiap tahapan terapi medis yang dijadwalkan oleh tim dokter.

Keluarga besar BAZNAS Ponorogo turut memanjatkan doa terbaik bagi Ibu Suminem. Semoga beliau senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, serta kelancaran dan kemudahan dalam setiap proses penanganan medis di RSUD dr. Moewardi, hingga akhirnya diberikan kesembuhan yang sempurna oleh Allah SWT. Amin.***

20/07/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Langkah Konkret BAZNAS Ponorogo: Ubah Modal Kecil Jadi Ketahanan Ekonomi Keluarga

BAZNAS NEWS – BAZNAS Kabupaten Ponorogo terus berkomitmen dalam memberdayakan masyarakat melalui program bantuan modal usaha produktif. Kali ini, kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan berupa gerobak motor dan modal usaha kepada Ibu Boinem, warga Kelurahan Paju, Kecamatan Ponorogo, pada Senin (20/7/2026).

Bantuan diserahkan secara langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Ponorogo, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., di kediaman penerima manfaat. Gerobak motor yang diserahkan tersebut dirancang khusus untuk mendukung usaha keliling Ibu Boinem yang menjajakan aneka sayuran matang dan gorengan.

Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari pilar BAZNAS Kemitraan/Ekononi yang bertujuan memperkuat mata pencaharian masyarakat agar mampu menopang kebutuhan harian secara mandiri.

"Kami berharap bantuan sarana usaha ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Ibu Boinem. Meski terlihat sederhana, fasilitas ini diharapkan mampu memperluas jangkauan jualan dan meningkatkan pendapatan keluarga," ujar Bapak Sukarni.

Secara sekilas, bantuan berupa gerobak motor mungkin tampak sebagai aset usaha yang berukuran kecil. Namun, jika dilihat dari sudut pandang ekonomi mikro rumah tangga, keberadaan gerobak motor ini memiliki nilai strategis yang sangat besar bagi kelangsungan hidup Ibu Boinem dan keluarganya.

Secara analisis ekonomi sederhana, bantuan fasilitas mobilitas ini memberikan setidaknya tiga dampak vital:

Efisiensi Operasional dan Jangkauan Pasar: Keberadaan gerobak yang terintegrasi dengan sepeda motor meningkatkan fleksibilitas dan jangkauan jualan Ibu Boinem. Ia tidak lagi terbatas berjualan di satu titik, melainkan bisa menjemput bola mengitari wilayah pemukiman warga dengan lebih cepat dan efisien.

Penjagaan Kualitas Dagangan: Dengan etalase kaca yang bersih dan tertutup pada gerobak, kebersihan aneka sayur matang dan gorengan yang dijual lebih terjamin dari debu jalanan. Hal ini meningkatkan daya tarik pembeli dan menjaga kepercayaan pelanggan.

Penyambung Nafkah Harian: Modal dan fasilitas ini menjadi mesin penggerak roda ekonomi keluarga. Dari hasil margin keuntungan harian jualan keliling tersebut, Ibu Boinem dapat secara konsisten memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga, seperti dapur tetap ngebul, membeli bahan baku jualan kembali, hingga menopang kebutuhan harian keluarga tanpa tergantung pada bantuan konsumtif belaka.

Bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa intervensi modal usaha kecil yang tepat sasaran mampu mengubah modal produktif menjadi penopang utama ketahanan ekonomi keluarga di tingkat tapak.***

20/07/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Raih PTN Impian, Avan Ferdiansyah Hilmi Terima Bantuan Pendidikan dari BAZNAS Ponorogo

BAZNAS NEWS – Komitmen BAZNAS Kabupaten Ponorogo dalam mendukung generasi muda berprestasi kembali diwujudkan secara nyata. Pada Senin (20/7/2026), BAZNAS Ponorogo menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada Avan Ferdiansyah Hilmi, pemuda berprestasi asal Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo, yang berhasil diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Penyerahan bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., dengan didampingi Kepala Pelaksana beserta jajaran staf. Momen haru dan hangat menyelimuti prosesi penyerahan yang berlangsung di kediaman Avan dan disaksikan langsung oleh pihak keluarga.

Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk apresiasi serta dorongan moral agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang dalam meraih cita-cita tinggi.

"Pendidikan adalah sebuah kebutuhan dasar yang sangat krusial. Keterbatasan ekonomi jangan sampai mematahkan semangat untuk belajar. Selagi kita memiliki niat yang lurus, tekad yang kuat, dan ikhtiar yang sungguh-sungguh, In syaa Allah jalan menuju kesuksesan akan terbuka," ujar Ibu Yuni di sela-sela penyerahan bantuan.

Lebih lanjut, Yuni menepis pandangan keliru di masyarakat yang sering kali mengukur nilai pendidikan hanya dari status atau pekerjaan terpandang yang didapat setelah lulus. Menurutnya, hakikat pendidikan melampaui sekadar orientasi kerja semata.

"Pendidikan itu sangat penting. Jangan pernah beranggapan 'buat apa sekolah tinggi-tinggi kalau tidak mendapat pekerjaan terpandang'. Kita harus membuka cara pandang yang lebih luas: betapa pentingnya investasi pendidikan bagi pembentukan karakter anak dan keberlangsungan generasi mendatang," tegasnya.

Bantuan dari BAZNAS Ponorogo ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban finansial keluarga, tetapi juga memicu motivasi bagi anak-anak muda Ponorogo lainnya untuk terus berjuang menembus pendidikan tinggi, tanpa ragu akan keterbatasan yang ada.***

20/07/2026 | Kontributor: Intan Gandhini

Berita Terbaru

RESMI: BAZNAS Ponorogo Berikan Beasiswa Strategis untuk Erlina Putri Wardani SDN Singkil Balong
RESMI: BAZNAS Ponorogo Berikan Beasiswa Strategis untuk Erlina Putri Wardani SDN Singkil Balong
BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menyalurkan bantuan biaya pendidikan. Bantuan tersebut diberikan kepada seorang siswi sekolah dasar, Erlina Putri Wardani, yang saat ini menempuh pendidikan di SDN Singkil, Kecamatan Balong. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 25 November 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Ponorogo. Bantuan ini merupakan wujud nyata dari program BAZNAS Ponorogo di bidang pendidikan, yang bertujuan untuk meringankan beban orang tua siswa kurang mampu. Selain membantu biaya sekolah, program ini diharapkan dapat memotivasi Erlina agar terus semangat dalam meraih cita-citanya. BAZNAS secara konsisten berupaya memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terkumpul dapat dimanfaatkan secara optimal bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di sektor pendidikan. BAZNAS Ponorogo memiliki peran vital sebagai lembaga filantropi Islam yang mengelola dana ZIS secara profesional dan transparan. Keberhasilan BAZNAS dalam menyalurkan bantuan pendidikan seperti ini menunjukkan efektivitasnya dalam mengidentifikasi dan merespons kebutuhan mendesak masyarakat. Fokus pada pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Ponorogo. Lembaga ini menjadi salah satu pilar penting dalam sistem kesejahteraan sosial di wilayah tersebut. Sektor pendidikan di Kabupaten Ponorogo menghadapi tantangan, terutama terkait akses dan pemerataan kualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Meskipun pemerintah daerah terus berupaya, masih banyak siswa dari keluarga prasejahtera yang memerlukan dukungan tambahan untuk melanjutkan atau menyelesaikan pendidikannya. Kasus Erlina Putri Wardani merefleksikan adanya kebutuhan akan uluran tangan, baik dari pemerintah maupun lembaga seperti BAZNAS, untuk menjamin hak dasar pendidikan. Oleh karena itu, kolaborasi antara BAZNAS, Pemerintah Kabupaten, dan pihak swasta menjadi kunci untuk memperkuat pondasi pendidikan di Ponorogo. Program bantuan biaya pendidikan oleh BAZNAS adalah salah satu solusi yang sangat relevan dan strategis dalam konteks ini. Diharapkan ke depan, jumlah dana ZIS yang terkumpul dapat terus meningkat agar jangkauan program bantuan pendidikan dapat diperluas ke lebih banyak siswa yang membutuhkan di seluruh penjuru kabupaten.***
BERITA25/11/2025 | Intan Gandhini
Penyerahan Bantuan Rumah Yang Layak Huni (RLH) Kepada Bapak Ajid di Blok Maranggi, Desa Sangiang
Penyerahan Bantuan Rumah Yang Layak Huni (RLH) Kepada Bapak Ajid di Blok Maranggi, Desa Sangiang
BAZNAS Kabupaten Majalengka telah menyalurkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) kepada Bapak Ajid yang tinggal di Blok Maranggi, Desa Sangiang. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS dalam meningkatkan standar hidup warga kurang mampu, dengan fokus pada penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi keluarga penerima manfaat. Harapan dari bantuan RLH ini adalah agar keluarga Bapak Ajid dapat menikmati rumah yang lebih nyaman dan lingkungan tinggal yang lebih baik. Program ini juga merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk senantiasa mendukung masyarakat dan membantu mengurangi beban keluarga yang memerlukan bantuan.
BERITA20/11/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Sinergi Entaskan Kemiskinan: Plt. Bupati Lisdyarita Hadiri Penyerahan Bantuan BAZNAS Jatim di Kabupaten Ponorogo
Sinergi Entaskan Kemiskinan: Plt. Bupati Lisdyarita Hadiri Penyerahan Bantuan BAZNAS Jatim di Kabupaten Ponorogo
BAZNAS NEWS - Upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Ponorogo mendapat dukungan signifikan melalui penyaluran bantuan program dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Desa Tulung Kecamatan Sampung dan dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Hj. Lisdyarita, S.H. Acara penyerahan bantuan yang berlangsung hangat ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Perdagkum, Dinas Pertanian, serta jajaran Forkopimcam Sampung dan Forkopimdes Tulung, menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan Badan amil zakat. Tiga Program Unggulan untuk Kesejahteraan BAZNAS Jawa Timur menyalurkan tiga jenis program bantuan utama yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Sampung dan sekitarnya: Bedah Rumah: Sebanyak 5 unit rumah tidak layak huni akan direnovasi total, memberikan tempat tinggal yang layak dan aman bagi penerima manfaat. UMKM Gerobak Angkringan: Bantuan 10 unit gerobak angkringan diserahkan untuk mendorong sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memberikan modal usaha siap pakai bagi keluarga prasejahtera. Ternak Kambing: Bantuan 30 ekor kambing disalurkan sebagai program pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan, diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan berkelanjutan melalui pengembangbiakan. Plt. Bupati: BAZNAS adalah Mitra Strategis Pengentasan Kemiskinan Dalam sambutannya, Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Hj. Lisdyarita, S.H., menyampaikan rasa apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Beliau menyoroti bahwa program BAZNAS merupakan wujud nyata penyaluran dana dari muzakki yang telah tepat sasaran. "Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi BAZNAS Jawa Timur. Penyerahan bantuan ini, baik itu bedah rumah, gerobak UMKM, maupun ternak kambing, adalah bukti bahwa dana zakat yang terkumpul dikelola secara profesional dan disalurkan langsung kepada mereka yang berhak," ujar Bunda Lisdyarita. Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya kolektif yang sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan program-program pemberdayaan ekonomi seperti ini, pemerintah dan BAZNAS tidak hanya memberikan 'ikan', tetapi juga 'kail' dan bahkan 'kolam'nya, sehingga masyarakat bisa mandiri dan keluar dari garis kemiskinan secara permanen. BAZNAS adalah mitra strategis pemerintah Ponorogo dalam mencapai cita-cita Ponorogo yang lebih sejahtera. Diharapkan, bantuan yang diserahkan ini dapat membawa dampak positif dan signifikan, mempercepat peningkatan taraf hidup masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Ponorogo.***
BERITA19/11/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Makassar Memperluas Kebaikan Melalui Inisiatif Bank Makanan di Kawasan Tallo
BAZNAS Makassar Memperluas Kebaikan Melalui Inisiatif Bank Makanan di Kawasan Tallo
BAZNAS Kota Makassar Mengadakan Program Bank Makanan di Kawasan Tallo Makassar (BAZNAS Kota Makassar) - BAZNAS Kota Makassar kembali melanjutkan kegiatan rutinnya melalui Program Bank Makanan, dengan menyediakan menu bergizi bagi masyarakat dhuafa di Kota Makassar. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Pondok Pesantren Yayasan Masjid Taqwa untuk memperingati Hari Santri, kegiatan kali ini dilaksanakan pada Jumat, 31 Oktober 2025, di kawasan pemukiman padat penduduk sekitar kompleks Makam Raja-Raja Tallo, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo. Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97. Bank Makanan kali ini menyalurkan 150 paket menu bergizi kepada masyarakat sekitar, terutama kaum dhuafa dan pekerja harian berpenghasilan rendah di sekitar Masjid Terapung Ar-Rahman Tallo, yang merupakan wilayah pinggiran Sungai Tallo. Program Bank Makanan merupakan bagian dari Program Sejuta Sedekah Jumat Tolak Bala, yang diselenggarakan secara rutin oleh BAZNAS Kota Makassar setiap hari Jumat. Tujuan dari kegiatan ini bukan hanya memberikan makanan yang mengenyangkan, tetapi juga memberikan asupan nutrisi esensial bagi kesehatan fisik dan intelektual masyarakat. Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Makassar menyampaikan bahwa Program Bank Makanan juga bertujuan untuk menjalin kebersamaan dengan masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat kurang mampu di wilayah perkotaan. Seorang penerima manfaat juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, sembari berharap agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Makassar, H. M. Ashar Tamanggong, menegaskan bahwa kegiatan Bank Makanan ini juga bertujuan untuk memperkuat semangat Hari Sumpah Pemuda dan menanamkan nilai kepedulian sosial di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan ini, BAZNAS berharap dapat menanamkan semangat kepedulian dan gotong royong di kalangan generasi muda sebagai investasi untuk masa depan bangsa. Program Bank Makanan terus dijalankan secara konsisten oleh BAZNAS Kota Makassar di berbagai titik pemukiman warga kurang mampu, pesantren, panti asuhan, dan rumah ibadah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi serta solidaritas umat.
BERITA31/10/2025 | Humas BAZNAS Kota Makassar
BAZNAS Ponorogo Siapkan Program Unggulan, Ikuti Bimtek Penyusunan RKAT 2026 di Kota Malang
BAZNAS Ponorogo Siapkan Program Unggulan, Ikuti Bimtek Penyusunan RKAT 2026 di Kota Malang
BAZNAS NEWS - Perwakilan staf Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo turut serta aktif dalam agenda Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026 BAZNAS se-Jawa Timur. Kegiatan penting ini diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur di Regent Park Hotel, Kota Malang, pada Rabu-Jumat (29-31/10/2025). Acara ini bertujuan untuk menyelaraskan ide, menyusun program kerja, dan memastikan setiap BAZNAS Kabupaten/Kota memiliki rencana strategis yang terarah dan sinergis dengan program pengentasan kemiskinan di tingkat provinsi dan nasional. Kehadiran BAZNAS Ponorogo dalam Bimtek ini menunjukkan komitmen kuat dalam mempersiapkan langkah-langkah kerja yang optimal untuk tahun 2026. Dalam sesi tersebut, seluruh peserta fokus pada pembahasan program-program tematik, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta upaya-upaya pengentasan kemiskinan secara menyeluruh. Selain itu, Bimtek juga menjadi wadah strategis bagi BAZNAS Ponorogo untuk berbagi informasi dan praktik terbaik dengan BAZNAS daerah lain, sehingga program yang disusun dapat lebih inovatif dan tepat sasaran bagi masyarakat mustahik di Ponorogo. Penyusunan RKAT 2026 ini ditekankan sebagai fondasi untuk menjaga kepercayaan publik terutama muzaki, sekaligus meningkatkan dampak positif bagi mustahik. Dengan rencana yang matang dan terperinci, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) diharapkan semakin profesional, transparan, dan akuntabel. BAZNAS Ponorogo dituntut untuk mampu menerjemahkan arahan BAZNAS Jawa Timur menjadi program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat Ponorogo secara spesifik, memastikan dana umat kembali dalam bentuk keberdayaan. Semangat sinergi dan kolaborasi yang didapat dari Bimtek RKAT 2026 di Malang ini harus benar-benar dipedomani. RKAT 2026 dijadikan sebagai kompas utama yang mengarahkan setiap program, anggaran, dan kegiatan. Pastikan setiap butir rencana yang telah disepakati dapat dilaksanakan secara disiplin, terukur, dan berdampak nyata. Dengan memedomani RKAT secara konsisten, BAZNAS Ponorogo akan semakin profesional dalam mengelola amanah umat, serta sukses dalam mencapai target pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan mustahik di Bumi Reog.***
BERITA29/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Rehab Rumah, Wujudkan Hunian Layak Dua Mustahik
BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Rehab Rumah, Wujudkan Hunian Layak Dua Mustahik
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menegaskan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu. Upaya ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) kepada dua mustahik di wilayah Kecamatan Bungkal dan Kecamatan Sambit. Penyerahan bantuan ini menjadi penanda dimulainya proses perbaikan rumah yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Oktober 2025. Dua penerima manfaat yang beruntung kali ini adalah Bapak Yono, yang beralamat di Dukuh Sembung RT 02 RW 02 Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal, serta Bapak Andi Hartoyo, warga Dukuh Keteng RT 02 RW 01 Desa Bedingin, Kecamatan Sambit. Kedua warga ini telah melalui proses survei dan dinilai layak menerima uluran tangan dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Ponorogo. Prosesi penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis untuk menandai dimulainya kegiatan rehab. Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., hadir secara langsung di lokasi untuk menyerahkan bantuan tersebut, didampingi oleh staf pelaksana BAZNAS lainnya. Dalam sambutannya, Bapak Sukarni menyampaikan bahwa program rehab rumah merupakan realisasi amanah para muzaki Ponorogo yang bertujuan mulia untuk memastikan setiap keluarga mustahik memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman. "Ini adalah wujud nyata kepedulian umat melalui BAZNAS. Kami berharap, bantuan ini dapat menjadi fondasi awal bagi keluarga Bapak Yono dan Bapak Andi Hartoyo untuk membangun kehidupan yang lebih baik, terbebas dari rasa khawatir akan kondisi rumah yang tidak layak," ujar Bapak Sukarni. Ia juga menambahkan bahwa program ini diharapkan memicu semangat gotong royong warga setempat agar proses pembangunan rumah dapat berjalan lancar dan cepat selesai, serta dapat segera dinikmati oleh keluarga penerima. Dengan disalurkannya bantuan rehab rumah kepada dua mustahik ini, BAZNAS Ponorogo terus menunjukkan peran vitalnya dalam pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat di Ponorogo. Program ini membuktikan bahwa dana ZIS yang dihimpun dapat didayagunakan secara produktif untuk memenuhi kebutuhan primer masyarakat, menjamin martabat, dan memberikan harapan baru bagi keluarga kurang mampu untuk menatap masa depan yang lebih sejahtera.***
BERITA29/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Kota Balikpapan Mendorong Petani Rumput Laut demi Kemandirian Ekonomi Masyarakat
BAZNAS Kota Balikpapan Mendorong Petani Rumput Laut demi Kemandirian Ekonomi Masyarakat
BAZNAS Kota Balikpapan Dukung Pemberdayaan Petani Rumput Laut untuk Kemandirian Ekonomi Umat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui pendampingan kepada para petani rumput laut di wilayah pesisir Balikpapan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran BAZNAS dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan umat melalui program zakat produktif. Dalam kegiatan sosialisasi bersama para petani, BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pengembangan usaha rumput laut yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat pesisir. Dukungan tersebut mencakup penyediaan modal usaha, bantuan bibit, serta kebutuhan operasional yang menunjang kegiatan budidaya dan panen rumput laut. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu para petani rumput laut agar bisa terus berkembang dan mandiri. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi lokal melalui pengelolaan potensi laut yang berkelanjutan. Melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, BAZNAS Kota Balikpapan berkomitmen untuk menjadikan zakat sebagai sarana pemberdayaan yang berdampak luas. Dukungan terhadap para petani rumput laut ini menjadi langkah nyata bahwa zakat bukan hanya untuk konsumtif, tetapi juga produktif - membantu umat agar dapat bangkit, berdaya, dan berkontribusi bagi kesejahteraan bersama. Dengan semangat kebersamaan, dari laut tumbuh harapan baru - harapan akan masa depan yang lebih baik bagi para petani dan masyarakat Balikpapan secara keseluruhan.
BERITA28/10/2025 | Hasan
Menguatkan Ukhuwah di Akar Rumput: BAZNAS Ponorogo Salurkan Dana Bakti Sosial Lewat Pengurus Ranting NU Ngrupit
Menguatkan Ukhuwah di Akar Rumput: BAZNAS Ponorogo Salurkan Dana Bakti Sosial Lewat Pengurus Ranting NU Ngrupit
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo terus menguatkan sinergi dengan organisasi keagamaan untuk memperluas jangkauan manfaat zakat. Baru-baru ini, BAZNAS Ponorogo menyerahkan bantuan dana kepada Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan Bakti Sosial (Baksos) di tingkat desa. Penyerahan dana ini merupakan bagian dari program Ponorogo Peduli yang bertujuan mengoptimalkan peran dana ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan. Pengurus Ranting NU Ngrupit menyatakan bahwa kolaborasi ini sangat strategis. Mereka memiliki jaringan akar rumput yang kuat, sehingga mampu mengidentifikasi dan menyalurkan bantuan secara langsung kepada warga yang paling membutuhkan di Ngrupit. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian dan rasa kepedulian di tengah masyarakat. Secara Analisis Keagamaan, penyaluran dana zakat ini memiliki landasan kuat dalam syariat Islam. Dana ini dikonversi dari zakat para muzakki untuk mendukung kegiatan NU sebagai institusi yang berjuang di jalan dakwah dan kemaslahatan umat. Ini menegaskan bahwa zakat tidak hanya berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan sosial-kemanusiaan, yang sejalan dengan semangat keagamaan untuk menciptakan harmoni sosial. Sementara itu, dari sudut Analisis Sosial, sinergi antara BAZNAS dan NU Ranting Desa Ngrupit ini menjadi contoh ideal solidaritas sosial dan pemberdayaan komunitas. Dalam struktur sosial Ponorogo yang agamis, NU memiliki peran sentral sebagai perekat masyarakat. Dengan memberikan dana kepada NU, BAZNAS memastikan bahwa bantuan tersebut didistribusikan melalui mekanisme kelembagaan yang tepercaya dan telah memiliki data pasti tentang penerima manfaat. Hal ini secara efektif menciptakan jaring pengaman sosial yang kuat di tingkat desa, mengurangi kesenjangan, dan memobilisasi partisipasi warga. Ketua BAZNAS Ponorogo berharap sinergi ini dapat terus dikembangkan ke ranting-ranting NU dan organisasi masyarakat lainnya di seluruh Ponorogo. Langkah ini membuktikan bahwa dana zakat yang dihimpun BAZNAS memiliki daya ungkit yang besar, tidak hanya untuk perorangan, tetapi juga untuk mendukung gerakan kolektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model penyaluran ZIS yang efektif, inklusif, dan menjamin akuntabilitas dana umat.***
BERITA24/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo: Seberkas Cahaya di Tengah Keterbatasan, Ratusan Dhuafa Terima Santunan Biaya Hidup Rutin Setiap Bulan
BAZNAS Ponorogo: Seberkas Cahaya di Tengah Keterbatasan, Ratusan Dhuafa Terima Santunan Biaya Hidup Rutin Setiap Bulan
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo terus menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat melalui penyaluran program rutin 'Ponorogo Peduli'. Program ini berfokus pada pemberian Bantuan Santunan Dhuafa berupa biaya hidup bulanan yang diserahkan kepada lebih dari 300 penerima manfaat di berbagai pelosok Kabupaten Ponorogo. Penyaluran yang dilakukan secara rutin setiap bulan ini merupakan upaya berkelanjutan BAZNAS untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari bagi kelompok masyarakat yang paling rentan, khususnya para dhuafa sebatang kara dan lanjut usia. Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd, menyatakan bahwa program ini adalah wujud nyata dari amanah para Muzakki untuk memastikan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) disalurkan tepat sasaran. "Kami berupaya memastikan bahwa dana ZIS yang terkumpul dapat menjadi penyangga kehidupan bagi saudara-saudara kita yang dhuafa. Penyaluran ini dilakukan secara rutin setiap bulan, menjadi ikhtiar berkelanjutan BAZNAS dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Ponorogo," ujar Bapak Kholid. BAZNAS Ponorogo berkomitmen untuk terus menjalankan program 'Ponorogo Peduli' ini sebagai jaring pengaman sosial (safety net) bagi masyarakat dhuafa, sambil terus mengupayakan program pemberdayaan ekonomi lainnya melalui program seperti 'Ponorogo Makmur' untuk mencapai kemandirian ekonomi penerima di masa depan.***
BERITA24/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Jatim Pasang Target Zakat Fantastis Rp2,58 Triliun pada 2026: Sinergi dan Integritas Kunci Percepatan Pengumpulan ZIS
BAZNAS Jatim Pasang Target Zakat Fantastis Rp2,58 Triliun pada 2026: Sinergi dan Integritas Kunci Percepatan Pengumpulan ZIS
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Jawa Timur bertekad mencapai target penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp2,58 triliun pada tahun 2026. Target ambisius ini mencuat dalam kegiatan Percepatan Pengumpulan BAZNAS se-Jawa Timur 2025 yang digelar di Kantor BAZNAS Jatim pada Kamis (23/10/2025). Forum strategis tersebut mempertemukan Pimpinan BAZNAS Provinsi dan seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur untuk meningkatkan kapasitas serta merumuskan strategi pengumpulan. Hadir dalam acara ini antara lain Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, dan Direktur Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, bersama jajaran pimpinan BAZNAS Jatim lainnya. Dalam arahannya, Ketua BAZNAS Jatim menekankan bahwa percepatan pengumpulan zakat harus didasari oleh profesionalitas dan prinsip-prinsip syariah yang kuat. Menurutnya, fokus tidak hanya pada peningkatan kuantitas dana, tetapi juga pada aspek keberkahan, ketepatan penyaluran kepada penerima manfaat, dan manfaat yang optimal bagi umat. Direktur Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, memaparkan evaluasi kinerja pengumpulan ZIS secara nasional serta rencana dan target pengumpulan untuk tahun 2026. Berdasarkan pemaparan tersebut, target ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) untuk seluruh Jawa Timur tahun 2026 ditetapkan mencapai Rp2,58 triliun. Angka ini terdiri dari target yang tercatat dalam neraca keuangan (on balance sheet) sebesar Rp447,4 miliar dan di luar neraca (off balance sheet) sebesar Rp2,13 triliun. Kinerja BAZNAS se-Jawa Timur mendapat apresiasi tinggi. Selama dua tahun terakhir, lembaga ini dinilai berhasil menjaga tata kelola kelembagaan dan sistem pengawasan dengan baik, terbukti dengan nihilnya isu negatif atau dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana ZIS. Pencapaian ini menegaskan orientasi BAZNAS se-Jatim pada akuntabilitas, transparansi, dan integritas dalam melayani umat.***
BERITA23/10/2025 | Intan Gandhini
Sinergi Umat! MWC NU Balong Dapat Bantuan Dana Infrastruktur Fasilitas Kesehatan dari BAZNAS Ponorogo
Sinergi Umat! MWC NU Balong Dapat Bantuan Dana Infrastruktur Fasilitas Kesehatan dari BAZNAS Ponorogo
BAZNAS NEWS - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, menerima kabar gembira terkait peningkatan fasilitas kesehatan mereka. Bantuan dana signifikan telah diserahkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo untuk mendukung program pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan. Dana bantuan tersebut dialokasikan secara spesifik untuk pengadaan kendaraan operasional pelayanan kesehatan. Kendaraan ini nantinya akan berfungsi sebagai unit ambulans yang dikelola oleh NUCARE-LAZISNU MWC Balong, siap siaga melayani kebutuhan medis dan kemanusiaan bagi masyarakat setempat. Langkah kolaboratif antara MWC NU Balong dan BAZNAS Ponorogo ini menunjukkan sinergi yang kuat antara organisasi keagamaan dan lembaga filantropi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa akses terhadap pelayanan kesehatan dasar dan darurat dapat dijangkau lebih cepat dan mudah oleh seluruh warga, khususnya para Nahdliyin dan masyarakat kurang mampu. Kehadiran unit ambulance NUCARE-LAZISNU ini diharapkan dapat mengoptimalkan respon cepat dalam penanganan kasus darurat dan memfasilitasi rujukan pasien ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai. Hal ini sejalan dengan komitmen NU untuk memberikan kontribusi nyata dalam bidang sosial kemasyarakatan. Penyerahan bantuan ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Balong. Dengan adanya fasilitas baru ini, NUCARE-LAZISNU MWC Balong kini memiliki sarana yang lebih mumpuni untuk menjalankan misi kemanusiaan dan pelayanan kesehatan secara maksimal, demi terwujudnya "Ponorogo Sehat".***
BERITA23/10/2025 | Intan Gandhini
Jadikan Sekolah Nyaman: BAZNAS Ponorogo Sulap Sarana Prasarana SDN Manuk Siman dengan Dana Zakat Tepat Sasaran
Jadikan Sekolah Nyaman: BAZNAS Ponorogo Sulap Sarana Prasarana SDN Manuk Siman dengan Dana Zakat Tepat Sasaran
BAZNAS NEWS - Upaya penguatan fasilitas pendidikan di Kabupaten Ponorogo terus bergulir. Kali ini, giliran SDN Manuk, Kecamatan Siman, yang berbahagia setelah menerima penyaluran bantuan sarana dan prasarana sekolah dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Bantuan yang disalurkan ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah yang memerlukan perhatian lebih terhadap fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar. Penyaluran ini merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS Ponorogo yang menjadi salah satu prioritas. Dengan mekanisme survei dan asesmen kebutuhan yang ketat, BAZNAS memastikan bahwa dana zakat yang terkumpul dari para muzakki benar-benar tersalurkan secara tepat sasaran kepada mustahik yang berhak, sehingga setiap rupiahnya memberikan dampak maksimal bagi penerima manfaat, dalam hal ini adalah civitas akademika SDN Manuk Siman. Keberhasilan penyaluran ini menjadi bukti nyata fungsi zakat sebagai instrumen pengentasan masalah sosial dan pemerataan kesejahteraan, bukan hanya sebatas ibadah vertikal. Dana yang dihimpun dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dikelola secara profesional dan transparan oleh BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah. Melalui program-program terstruktur, dana umat ini diubah menjadi bantuan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan dasar, seperti perbaikan fasilitas pendidikan. Hal ini juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amil zakat, di mana mereka dapat melihat langsung hasil dari kewajiban zakat mereka. Secara makro, penyaluran zakat untuk pendidikan seperti ini membawa dampak positif yang luas. Dampak positif pertama adalah peningkatan akses dan kualitas belajar. Dengan sarana yang memadai, siswa menjadi lebih termotivasi dan proses belajar mengajar menjadi lebih efektif. Dampak positif kedua adalah memutus mata rantai kemiskinan. Investasi di bidang pendidikan melalui zakat memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan bekal ilmu yang layak, yang kelak akan menjadi modal mereka untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi. Pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan BAZNAS Ponorogo, berharap bantuan ini menjadi pemacu semangat baru bagi siswa dan guru. BAZNAS Ponorogo mengajak seluruh umat Muslim untuk terus menunaikan zakatnya melalui lembaga amil resmi. Dengan semakin banyaknya dana zakat yang terhimpun, semakin banyak pula sekolah dan masyarakat prasejahtera di Ponorogo yang dapat terbantu, mewujudkan cita-cita bersama untuk menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mandiri, sebagai manifestasi nyata dari berkah Zakat.***
BERITA23/10/2025 | Intan Gandhini
Tebar Manfaat Zakat: Ibu Rindawati Terima Bantuan Biaya Pengobatan dari BAZNAS Ponorogo
Tebar Manfaat Zakat: Ibu Rindawati Terima Bantuan Biaya Pengobatan dari BAZNAS Ponorogo
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan. Kali ini, bantuan sebesar Rp 3.000.000 (tiga juta rupiah) disalurkan kepada Ibu Rindawati untuk meringankan beban biaya pengobatan yang tengah ia jalani. Penyerahan bantuan kemanusiaan ini dilakukan secara langsung oleh Bapak Sucipto, Staf Bidang Pendistribusian BAZNAS Ponorogo dan diterima oleh salah satu anggota keluarga Ibu Rindawati. Proses penyerahan berlangsung dengan suasana penuh kepedulian, memastikan dana zakat dari para muzaki tersampaikan tepat kepada mustahik yang berhak. Bantuan ini merupakan bagian dari program "Ponorogo Sehat" BAZNAS yang fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan bagi warga kurang mampu. BAZNAS Ponorogo berharap, dana sebesar tiga juta rupiah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Ibu Rindawati untuk kelancaran pengobatannya. "Kami menyadari bahwa biaya kesehatan seringkali menjadi kendala besar bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu. Melalui amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat, BAZNAS Ponorogo berupaya hadir untuk meringankan beban tersebut," ujar Bapak Sucipto saat menyerahkan bantuan. "Semoga Ibu Rindawati segera diberikan kesembuhan dan bantuan ini membawa manfaat besar bagi keluarga," pungkasnya. Ibu Rindawati dan keluarga menyambut baik dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Ponorogo. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi kesulitan finansial yang mereka hadapi selama proses pengobatan. BAZNAS Ponorogo mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi agar semakin banyak lagi warga Ponorogo yang dapat terbantu, mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.***
BERITA23/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Beri Apresiasi, Sambut Hangat Prestasi para Juara MTQ Provinsi Jatim
BAZNAS Ponorogo Beri Apresiasi, Sambut Hangat Prestasi para Juara MTQ Provinsi Jatim
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para anggota Kafilah Ponorogo yang telah mengharumkan nama daerah dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur di Jember, pada Rabu (22/10/2025) bersamaan dengan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025. Penghargaan ini diserahkan sebagai bentuk dukungan moril dan materiil atas capaian luar biasa yang diraih Kafilah Ponorogo. Dalam ajang yang berlangsung pada 11-21 September 2025 tersebut, Kafilah Ponorogo berhasil mencetak sejarah dengan meraih lima gelar juara di berbagai kategori, antara lain Tilawah Putra, Syahril Qur'an Putra, Tilawah Remaja Putra, Tilawah Anak Putra, dan Khot Dekorasi Putri. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas prestasi gemilang ini. "Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi pribadi para juara, tapi juga bagi seluruh masyarakat Ponorogo. BAZNAS hadir untuk memberikan apresiasi sebagai wujud kepedulian terhadap pengembangan generasi Qur’ani," ujarnya. Menurut beliau, apresiasi yang diberikan bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Ponorogo. Hal ini menunjukkan bahwa dana umat juga digunakan untuk mendukung pengembangan potensi dan prestasi di bidang keagamaan. Sementara itu, Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo, Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M menyampaikan bahwa prestasi ini juga bisa menjadi penguat sinergi antara Kemenag dengan BAZNAS. "Sinergi antara Kemenag dan BAZNAS sangat penting. Apresiasi ini diharapkan dapat memacu semangat para santri dan qori-qori'ah Ponorogo untuk terus berprestasi dan yang terpenting, membumikan Al-Qur'an di kehidupan sehari-hari," tuturnya. Prestasi yang diraih Kafilah Ponorogo di MTQ Jatim 2025 ini merupakan lompatan besar dan menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur'an di Kabupaten Ponorogo telah berjalan optimal. Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Bupati Sugiri Sancoko, S.E., M.M juga menegaskan komitmen daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan dan mencetak generasi Qur'ani terbaik.***
BERITA22/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Modal Usaha Ternak Kambing, Tingkatkan Ekonomi Mustahik di Kelurahan Singosaren
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Modal Usaha Ternak Kambing, Tingkatkan Ekonomi Mustahik di Kelurahan Singosaren
BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan perannya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program Zakat Produktif. Pada hari Selasa (21/10/2025), BAZNAS Ponorogo mendistribusikan bantuan modal usaha berupa ternak kambing kepada dua mustahik yang berada di Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan. Dua penerima manfaat tersebut adalah Bapak Giyatno dan Bapak Edi Prayitno, yang masing-masing mendapatkan 2 ekor kambing. Bantuan ini diserahkan langsung di kediaman mereka dengan harapan dapat menjadi modal awal yang produktif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo menyampaikan bahwa program bantuan ternak kambing ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk mengubah status mustahik menjadi muzakki secara bertahap. "Kami berharap bantuan 2 ekor kambing ini dapat dipelihara dan dikembangkan dengan baik. Dengan niat dan kerja keras, semoga usaha ternak ini bisa berkembang biak dan menjadi sumber penghasilan utama yang berkelanjutan bagi keluarga Bapak Giyatno dan Bapak Edi Prayitno," ujar Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M. Bapak Giyatno dan Bapak Edi Prayitno mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas bantuan modal usaha ternak kambing yang mereka terima. "Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Bantuan ini adalah harapan baru bagi kami untuk berusaha lebih giat lagi. Kami akan merawat kambing ini dengan sungguh-sungguh," kata Bapak Edi Prayitno. Program penyaluran bantuan modal usaha ternak kambing ini merupakan wujud nyata dari amanah para muzakki Kabupaten Ponorogo yang disalurkan BAZNAS untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat prasejahtera di berbagai sektor.***
BERITA22/10/2025 | Intan Gandhini
Tunaikan Zakat Menjadi Lebih Praktis dengan Kalkulator Zakat yang Disediakan oleh BAZNAS Lampung
Tunaikan Zakat Menjadi Lebih Praktis dengan Kalkulator Zakat yang Disediakan oleh BAZNAS Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk lebih mudah menunaikan kewajiban zakat melalui fitur Kalkulator Zakat yang tersedia di situs resmi BAZNAS Provinsi Lampung. Melalui fitur ini, masyarakat dapat menghitung besaran zakat yang harus dikeluarkan dengan cepat dan akurat, sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Proses ini dapat dilakukan dengan mengakses situs resmi BAZNAS Provinsi Lampung, memasukkan jumlah pendapatan atau harta yang dimiliki, dan sistem akan secara otomatis menampilkan nominal zakat yang wajib dibayarkan. Upaya BAZNAS Provinsi Lampung dalam mempermudah layanan zakat digital bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat dengan tepat dan transparan. Sebuah perwakilan dari BAZNAS Provinsi Lampung menyatakan, "Masyarakat tak perlu lagi bingung menghitung zakatnya secara manual. Dengan membuka situs resmi kami dan menggunakan Kalkulator Zakat, dapat diketahui secara jelas berapa zakat yang perlu dikeluarkan." Harapannya, kemudahan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Lampung terhadap pentingnya berzakat serta mendorong mereka untuk menyalurkannya melalui lembaga resmi demi kesejahteraan umat. Tunaikan Zakat Kini Lebih Mudah Gunakan Kalkulator Zakat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk lebih mudah menunaikan kewajiban zakat melalui fitur Kalkulator Zakat yang tersedia di situs resmi BAZNAS Provinsi Lampung. Melalui fitur ini, masyarakat dapat menghitung besaran zakat yang harus dikeluarkan dengan cepat dan akurat, sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Proses ini dapat dilakukan dengan mengakses situs resmi BAZNAS Provinsi Lampung, memasukkan jumlah pendapatan atau harta yang dimiliki, dan sistem akan secara otomatis menampilkan nominal zakat yang wajib dibayarkan. Upaya BAZNAS Provinsi Lampung dalam mempermudah layanan zakat digital bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat dengan tepat dan transparan. Sebuah perwakilan dari BAZNAS Provinsi Lampung menyatakan, "Masyarakat tak perlu lagi bingung menghitung zakatnya secara manual. Dengan membuka situs resmi kami dan menggunakan Kalkulator Zakat, dapat diketahui secara jelas berapa zakat yang perlu dikeluarkan." Harapannya, kemudahan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Lampung terhadap pentingnya berzakat serta mendorong mereka untuk menyalurkannya melalui lembaga resmi demi kesejahteraan umat.
BERITA22/10/2025 | admin
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bisyaroh untuk Huffadz pada Khotmil Qur'an Akbar, Peringati Hari Santri Nasional 2025
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bisyaroh untuk Huffadz pada Khotmil Qur'an Akbar, Peringati Hari Santri Nasional 2025
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap syiar Islam dan para penjaga kemurnian Al-Qur'an. Pada Senin (20/10/2025), BAZNAS Ponorogo secara resmi menyalurkan bantuan bisyaroh kepada para Huffadz dalam rangka menyambut agenda akbar Khotmil Qur'an yang diselenggarakan serentak di Pendopo Kabupaten Ponorogo dan 21 Kecamatan se-Kabupaten Ponorogo. Penyaluran bisyaroh ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan nyata BAZNAS Ponorogo kepada para Huffadz yang telah berdedikasi menjaga dan mengajarkan Al-Qur'an. "Program penyaluran bisyaroh untuk Huffadz ini adalah bagian dari program BAZNAS Ponorogo. Kami berharap, santunan ini dapat menjadi penyemangat bagi para Huffadz untuk terus mengajar, menghafal, dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah masyarakat," ujar Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E. Agenda Khotmil Qur'an yang diselenggarakan secara serentak di 21 Kecamatan dan di Pendopo Kabupaten ini dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, sehingga dapat menunjukkan betapa tingginya semangat keagamaan di Ponorogo. BAZNAS Ponorogo mengambil peran aktif dengan memastikan para penghafal Al-Qur'an yang berpartisipasi mendapatkan dukungan finansial dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS. Total Huffadz yang menerima bisyaroh pada momen Khotmil Qur'an serentak ini adalah 120 orang, tersebar di berbagai pelosok Ponorogo. Diharapkan, dengan adanya dukungan ini, kualitas dan kuantitas pendidikan Al-Qur'an di Kabupaten Ponorogo dapat terus meningkat, sehingga dapat melahirkan generasi-generasi Qur'ani yang berakhlak mulia.***
BERITA21/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Distribusikan Bantuan Gerobak Kontainer, Dorong Pemberdayaan Ekonomi di Kelurahan Mangkujayan
BAZNAS Ponorogo Distribusikan Bantuan Gerobak Kontainer, Dorong Pemberdayaan Ekonomi di Kelurahan Mangkujayan
BAZNAS NEWS – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat kembali diwujudkan. Kali ini, melalui program pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Ponorogo menyalurkan bantuan berupa gerobak kontainer modern dan modal usaha kepada salah satu pelaku usaha mikro di Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo. Penyerahan bantuan yang dikemas dalam bentuk gerobak kontainer berwarna hijau-putih yang menarik ini dilakukan secara simbolis kepada penerima manfaat (mustahik). Gerobak kontainer ini disiapkan sebagai sarana berdagang yang layak dan representatif untuk mendukung pengembangan usaha kecil. Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk mewujudkan program "Ponorogo Makmur" melalui pemberdayaan ekonomi produktif. "Kami berharap bantuan gerobak kontainer dan modal usaha ini bisa menjadi pemicu semangat bagi penerima untuk mengembangkan usahanya. Dengan sarana yang lebih baik, diharapkan omzet bisa meningkat, dan beliau dapat mencapai kemandirian ekonomi," ujarnya. Penerima bantuan di Kelurahan Mangkujayan ini merupakan salah satu mustahik yang lolos seleksi dan dianggap memiliki potensi usaha untuk dikembangkan. Bantuan ini tidak hanya berhenti pada pemberian fasilitas, namun juga disertai dengan harapan agar usaha tersebut dapat berkembang pesat, sehingga kelak penerima manfaat juga bisa beralih menjadi pemberi zakat (muzakki). "Kami sangat berterima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Ponorogo. Dukungan dari masyarakat inilah yang memungkinkan kami terus melakukan program-program produktif seperti ini demi kesejahteraan umat," tutupnya. Program ini diharapkan dapat memicu semangat kewirausahaan dan memperkuat sektor UMKM di Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo.***
BERITA21/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan untuk Pembangunan Asrama Pondok Pesantren Bani Musthofa Badegan
BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan untuk Pembangunan Asrama Pondok Pesantren Bani Musthofa Badegan
BAZNAS PONOROGO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan keagamaan. Baru-baru ini, BAZNAS Ponorogo menyalurkan bantuan finansial yang signifikan yang secara spesifik dialokasikan untuk pembangunan asrama Pondok Pesantren Bani Musthofa yang berlokasi di Badegan, Senin (20/10/2025). Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS dalam meningkatkan kualitas infrastruktur lembaga pendidikan Islam yang berada di wilayah Ponorogo, memastikan para santri dapat belajar dan tinggal di lingkungan yang layak. Bantuan yang diserahkan langsung oleh perwakilan BAZNAS ini diterima oleh pengurus Pondok Pesantren Bani Musthofa. Dana tersebut direncanakan untuk mempercepat proses pembangunan asrama santri yang baru, mengingat semakin bertambahnya jumlah santri setiap tahunnya. Keterbatasan kapasitas asrama yang ada menjadi kendala utama, sehingga bantuan ini diharapkan dapat segera memberikan solusi. Pembangunan asrama baru ini bertujuan menciptakan fasilitas yang lebih memadai, nyaman, dan mendukung kegiatan belajar mengajar serta ibadah para santri secara optimal. Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo hadir langsung dalam penyerahan bantuan ini, dan menyampaikan bahwa bantuan ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah dihimpun dari masyarakat. BAZNAS berharap, dengan adanya bantuan ini, pembangunan asrama dapat segera rampung. Selain itu, pemberian dana ini adalah wujud nyata dari peran BAZNAS sebagai jembatan kebaikan antara para muzakki dan lembaga yang membutuhkan, seperti pondok pesantren, yang memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia. Pondok Pesantren Bani Musthofa Badegan dapat dikategorikan sebagai lembaga pendidikan yang fokus pada pendidikan keagamaan intensif, mencakup hafalan Al-Qur'an dan pendalaman ilmu-ilmu agama (tafaqquh fiddin). Keberadaannya di wilayah Badegan, yang mungkin tidak selalu berada di pusat keramaian kota, menunjukkan perannya sebagai pusat dakwah dan pendidikan moral di tingkat lokal. Pondok pesantren ini biasanya beroperasi dengan sistem pendidikan yang disiplin dan mengintegrasikan kurikulum salaf (tradisional), berusaha menyeimbangkan aspek spiritual, intelektual, dan sosial santri. Pengurus Pondok Pesantren Bani Musthofa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Ponorogo. Bantuan ini dinilai sangat tepat waktu dan menjadi motivasi besar bagi seluruh civitas akademika pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Mereka berkomitmen untuk menggunakan dana tersebut secara transparan dan bertanggung jawab agar pembangunan asrama dapat selesai sesuai target dan bermanfaat maksimal bagi kemajuan dakwah dan pendidikan Islam.***
BERITA20/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Salurkan Daging DAM Haji 2025, Bawa Kebahagiaan untuk Kaum Dhuafa
BAZNAS Ponorogo Salurkan Daging DAM Haji 2025, Bawa Kebahagiaan untuk Kaum Dhuafa
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan komitmennya dalam menyalurkan amanah dengan mendistribusikan daging DAM Haji tahun 2025 kepada warga dhuafa di berbagai wilayah Kabupaten Ponorogo. Penyaluran ini merupakan bagian dari program nasional BAZNAS RI yang bertujuan memastikan daging olahan dari ibadah DAM haji dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam pemenuhan gizi bagi masyarakat yang kurang mampu. Seperti terlihat dalam gambar, seorang petugas BAZNAS Ponorogo yang mengenakan rompi identitas lembaga, tampak menyerahkan langsung paket daging olahan DAM Haji kepada seorang nenek sepuh. Ekspresi haru dan penuh syukur terpancar dari wajah sang nenek saat menerima paket tersebut di depan kediamannya yang sederhana. Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa pendistribusian daging DAM Haji ini adalah wujud nyata dari sinergi antara pelaksanaan ibadah haji dengan kepedulian sosial. "Alhamdulillah, tahun ini kami menyalurkan amanah daging DAM Haji yang telah diolah menjadi kemasan siap santap. Kami prioritaskan penyaluran ini untuk para dhuafa, lansia sebatang kara, dan keluarga kurang mampu di pelosok Ponorogo," ujar Bapak KH. Kholid. Ia menambahkan, daging olahan DAM Haji ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi, tetapi juga turut serta dalam upaya peningkatan gizi masyarakat, selaras dengan program pemerintah. Penyaluran ini disambut antusias oleh para mustahik, termasuk nenek dhuafa yang menerima bantuan. "Kami berterima kasih kepada BAZNAS Ponorogo," ucap salah seorang penerima dengan mata berkaca-kaca. Aksi BAZNAS Ponorogo ini menjadi bukti bahwa dana dan hasil ibadah dari umat dapat dikelola secara profesional dan disalurkan tepat sasaran, membawa keberkahan dari Tanah Suci langsung ke tengah-tengah masyarakat yang paling membutuhkan di Kabupaten Ponorogo.***
BERITA10/10/2025 | Intan Gandhini
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ponorogo.

Lihat Daftar Rekening →