WhatsApp Icon
Berdayakan Ekonomi Umat: Plt. Bupati Ponorogo Serahkan Bantuan Gerobak Usaha dari BAZNAS

 

 

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo terus berkomitmen mengubah mustahik menjadi muzakki melalui program pemberdayaan ekonomi. Dalam rangkaian peringatan HUT BAZNAS ke-25, Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., menyerahkan bantuan modal usaha berupa gerobak kepada sejumlah warga kurang mampu di kantor BAZNAS Ponorogo.

Didampingi oleh Ketua BAZNAS Ponorogo Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd, Bunda Lisdyarita menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis sebagai sarana pendukung bagi para pelaku usaha kecil untuk melanjutkan dan mengembangkan roda ekonomi keluarga mereka.

"Bantuan gerobak ini bukan sekadar pemberian barang, tetapi adalah alat perjuangan bagi para bapak dan ibu untuk mencari nafkah yang lebih layak. Kami ingin UMKM di Ponorogo naik kelas, dimulai dari sarana yang memadai," ujar Bunda Lisdyarita.

Zakat sebagai Instrumen Pengentas Kemiskinan

Penyaluran bantuan modal usaha dalam bentuk alat produksi (gerobak) memiliki implikasi ekonomi yang signifikan dibandingkan dengan bantuan konsumtif (uang tunai untuk kebutuhan pokok). Berikut adalah analisis ekonominya:

Transformasi Dana Zakat ke Modal Produktif

Dana zakat yang dihimpun dari para muzakki di Ponorogo berfungsi sebagai investasi sosial. Dengan memberikan gerobak, BAZNAS sedang melakukan penguatan sisi penawaran (supply side) dalam ekonomi mikro. Hal ini menciptakan kemandirian ekonomi bagi penerimanya sehingga mereka tidak lagi bergantung pada bantuan sosial di masa depan.

Multiplier Effect (Efek Pengganda)

Satu unit gerobak yang digunakan untuk berjualan akan menciptakan perputaran uang baru di lingkungan sekitarnya. Mustahik akan membeli bahan baku dari pedagang lain, yang kemudian menciptakan rantai ekonomi lokal yang saling menguntungkan.

Keberlanjutan Pendapatan

Secara analisis biaya-manfaat (cost-benefit analysis), bantuan aset fisik memiliki nilai depresiasi yang lebih lambat dibandingkan uang tunai yang langsung habis dikonsumsi. Gerobak ini menjadi aset produktif yang mampu menghasilkan pendapatan harian (income generating) secara berkelanjutan bagi keluarga mustahik.

Menekan Angka Pengangguran Informal

Dengan adanya sarana usaha yang layak, hambatan masuk (barrier to entry) bagi masyarakat miskin untuk terjun ke dunia usaha dapat teratasi. Hal ini secara langsung membantu pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Ponorogo.

Apresiasi untuk Transparansi Pengelolaan

Ketua BAZNAS Ponorogo menegaskan bahwa ketepatan sasaran bantuan ini tidak lepas dari dukungan para muzakki yang rutin menyalurkan zakatnya. "Dana dari para muzakki kami konversi menjadi alat penunjang kemandirian ekonomi. Ini adalah bukti bahwa zakat jika dikelola dengan profesional dapat menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat," pungkasnya.***

21/01/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
HUT Ke-25 BAZNAS: Plt. Bupati Ponorogo Salurkan Berbagai Bantuan, Dari Bedah Rumah hingga Beasiswa SKSS

 

 

BAZNAS NEWS – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti peringatan HUT ke-25 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Dalam momen spesial tersebut, BAZNAS Ponorogo menyalurkan berbagai bantuan lintas sektor yang menyasar ratusan mustahik di wilayah Bumi Reog, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten.

Ragam Bantuan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., didampingi oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd. Bantuan yang diberikan mencakup berbagai aspek kebutuhan dasar masyarakat, di antaranya:

Sektor Sosial & Ekonomi: Bantuan biaya hidup bagi kaum duafa dan modal usaha untuk pelaku UMKM agar mandiri secara ekonomi.

Sektor Pendidikan: Pemberian bantuan biaya pendidikan untuk siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA, serta beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang menjadi program unggulan.

Sektor Kesehatan & Infrastruktur: Bantuan biaya pengobatan bagi warga sakit serta bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Sektor Keagamaan: Penyerahan bantuan melalui program Ponorogo Taqwa untuk penguatan kegiatan keagamaan di masyarakat.

Zakat yang Tepat Sasaran

Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, menyampaikan bahwa ragam bantuan ini adalah bukti nyata bahwa zakat yang dikelola secara profesional mampu menyentuh berbagai lapisan masalah sosial.

"Hari ini kita melihat betapa besar manfaat zakat. Ada anak yang bisa lanjut kuliah lewat beasiswa SKSS, ada warga yang rumahnya kini lebih layak lewat program rehab rumah. Ini semua adalah wujud nyata zakat menguatkan Indonesia," ujar Bunda Lisdyarita di sela-sela penyerahan bantuan.

Apresiasi untuk Para Muzakki

Di tempat yang sama, Ketua BAZNAS Ponorogo menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzakki—khususnya para ASN dan masyarakat umum—yang telah memercayakan zakat mereka kepada BAZNAS Ponorogo.

"Dana yang kami salurkan hari ini adalah amanah dari para muzakki. Kami berterima kasih karena kepercayaan Anda semua telah berubah menjadi senyum bagi para mustahik. Kami pastikan setiap rupiah yang masuk disalurkan melalui program yang tepat sasaran dan sesuai syariat," ungkap Ketua BAZNAS.

Peringatan HUT ke-25 ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Ponorogo untuk semakin sadar akan pentingnya berzakat melalui lembaga resmi, demi pemerataan kesejahteraan di seluruh pelosok kabupaten.***

21/01/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Peringatan HUT BAZNAS ke-25: Plt. Bupati Ponorogo Himbau Seluruh OPD Salurkan Zakat Melalui BAZNAS

 

 

BAZNAS NEWS – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, S.H., menghadiri peringatan HUT Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ke-25 yang digelar dengan khidmat di Kabupaten Ponorogo. Mengusung tema "Zakat Menguatkan Indonesia," acara ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat.

Apresiasi dan Penyerahan Bantuan Mustahik

Dalam sambutannya, Bunda Lisdyarita—sapaan akrab Plt. Bupati—memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BAZNAS Ponorogo sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang telah berkontribusi nyata dalam pembangunan sosial.

"BAZNAS telah menunjukkan peran strategisnya dalam membantu pemerintah menekan angka kemiskinan. Kinerjanya sangat transparan dan akuntabel," ujar Bunda Lisdyarita.

Sebagai bentuk nyata kepedulian, dalam acara tersebut Bunda Lisdyarita menyerahkan secara simbolis bantuan 5 program unggulan BAZNAS kepada para mustahik. Program-program ini mencakup sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan dakwah, yang diharapkan dapat menjadi stimulan bagi kesejahteraan masyarakat Ponorogo.

Ajakan Sinergi Seluruh OPD

Lebih lanjut, Bunda Lisdyarita mengimbau dan mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk semakin aktif menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka melalui BAZNAS Kabupaten Ponorogo.

"Saya mengajak seluruh kepala OPD dan ASN untuk menyalurkan zakatnya di BAZNAS. Dengan zakat yang terkelola dengan baik, kita bisa bersama-sama menguatkan Indonesia, khususnya memajukan Kabupaten Ponorogo," tegasnya.

Rasa Syukur BAZNAS Ponorogo

Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa kehadiran Plt. Bupati beserta jajaran OPD merupakan suntikan semangat bagi para pengurus BAZNAS untuk terus melayani umat.

"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bunda Lisdyarita dan seluruh tamu undangan. Dukungan ini adalah amanah bagi kami untuk terus mengelola zakat secara profesional guna memberikan manfaat luas bagi mereka yang membutuhkan," ungkap KH. Kholid, S.Ag., M.Pd.

Acara diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Ponorogo dan keberlangsungan program-program kesejahteraan umat di masa mendatang.***

21/01/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Luar Biasa! BAZNAS Ponorogo Berhasil Himpun Rp 8,9 Miliar Dana ZIS Sepanjang 2025

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo mencatatkan pencapaian gemilang di penghujung tahun 2025. Lembaga pemerintah non-struktural ini berhasil menghimpun dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp 8.949.316.393,06. Angka ini menunjukkan tren positif dan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap pengelolaan dana umat di Bumi Reog.

Ketua BAZNAS Ponorogo dalam sambutan peringatan HUT BAZNAS ke-25, menyatakan bahwa capaian ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat umum, dan khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Dana yang terkumpul tersebut dipastikan akan disalurkan melalui lima program unggulan, yakni Ponorogo Taqwa, Ponorogo Cerdas, Ponorogo Sehat, Ponorogo Peduli, dan Ponorogo Makmur.

Apresiasi untuk Para Muzakki dan ASN

Keberhasilan menembus angka Rp 8,9 miliar ini dipandang sebagai bukti nyata dari tingginya kesadaran berzakat di Kabupaten Ponorogo. Secara khusus, BAZNAS memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN yang menjadi pilar utama penghimpunan zakat profesi.

"Kami haturkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh muzakki, terutama rekan-rekan ASN di lingkungan Pemkab Ponorogo. Ketulusan Anda semua adalah energi bagi kami untuk terus menebar manfaat. Dana ini adalah amanah yang akan kami kelola secara transparan dan profesional untuk mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd.

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Peningkatan perolehan ZIS ini berdampak langsung pada jangkauan bantuan. Sepanjang tahun 2025, BAZNAS Ponorogo telah aktif melakukan berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari:

Bantuan modal usaha bagi UMKM melalui program zakat produktif.

Beasiswa pendidikan untuk siswa kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan sekolah.

Bedah rumah bagi warga yang memiliki hunian tidak layak.

Santunan kesehatan dan bantuan logistik bagi korban bencana.

Dengan semangat "Cahaya Zakat, Keajaiban Bagi Muzakki dan Mustahik", BAZNAS Ponorogo berkomitmen untuk terus menjaga amanah ini dan berharap pada tahun-tahun mendatang, kesadaran berzakat semakin meluas demi terwujudnya masyarakat Ponorogo yang lebih sejahtera dan barokah.***

21/01/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
BAZNAS Indonesia Bantu Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah dengan 186.000 Liter Air Bersih

BAZNAS Republik Indonesia telah menyalurkan 186.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Penyaluran air bersih ini dilakukan dalam rangka memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan akses terhadap sumber air bersih akibat bencana alam. Distribusi air bersih dilakukan secara bertahap oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bekerja sama dengan relawan lokal dan pihak berwenang setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan air minum dan sanitasi dasar terpenuhi dengan baik, terutama di daerah yang mengalami kesulitan akses air bersih akibat kerusakan infrastruktur dan kontaminasi sumber air. Menurut BAZNAS RI, layanan air bersih merupakan prioritas utama dalam situasi darurat bencana karena berdampak langsung pada kesehatan dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Distribusi dilakukan secara akuntabel dan terkoordinasi dengan pemerintah daerah agar bantuan dapat diterima dengan cepat dan tepat oleh warga yang membutuhkan. Selain penyaluran air bersih, tim BAZNAS juga memberikan edukasi tentang penggunaan air yang aman dan higienis guna mengurangi risiko gangguan kesehatan pasca banjir. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu masyarakat menjaga kesehatan mereka selama proses pemulihan. Melalui upaya penyaluran 186.000 liter air bersih ini, BAZNAS RI menunjukkan komitmennya untuk senantiasa membantu masyarakat yang terdampak bencana dengan menyediakan layanan sosial yang cepat dan bermanfaat bagi kesejahteraan penyintas. Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, "BAZNAS RI Distribusikan 186.000 Liter Air Bersih untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah," dipublikasikan pada 14 Januari 2026.

15/01/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram

Berita Terbaru

BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Modal Usaha Ternak Kambing, Tingkatkan Ekonomi Mustahik di Kelurahan Singosaren
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Modal Usaha Ternak Kambing, Tingkatkan Ekonomi Mustahik di Kelurahan Singosaren
BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan perannya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui program Zakat Produktif. Pada hari Selasa (21/10/2025), BAZNAS Ponorogo mendistribusikan bantuan modal usaha berupa ternak kambing kepada dua mustahik yang berada di Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan. Dua penerima manfaat tersebut adalah Bapak Giyatno dan Bapak Edi Prayitno, yang masing-masing mendapatkan 2 ekor kambing. Bantuan ini diserahkan langsung di kediaman mereka dengan harapan dapat menjadi modal awal yang produktif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo menyampaikan bahwa program bantuan ternak kambing ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk mengubah status mustahik menjadi muzakki secara bertahap. "Kami berharap bantuan 2 ekor kambing ini dapat dipelihara dan dikembangkan dengan baik. Dengan niat dan kerja keras, semoga usaha ternak ini bisa berkembang biak dan menjadi sumber penghasilan utama yang berkelanjutan bagi keluarga Bapak Giyatno dan Bapak Edi Prayitno," ujar Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M. Bapak Giyatno dan Bapak Edi Prayitno mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas bantuan modal usaha ternak kambing yang mereka terima. "Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Bantuan ini adalah harapan baru bagi kami untuk berusaha lebih giat lagi. Kami akan merawat kambing ini dengan sungguh-sungguh," kata Bapak Edi Prayitno. Program penyaluran bantuan modal usaha ternak kambing ini merupakan wujud nyata dari amanah para muzakki Kabupaten Ponorogo yang disalurkan BAZNAS untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat prasejahtera di berbagai sektor.***
BERITA22/10/2025 | Intan Gandhini
Tunaikan Zakat Menjadi Lebih Praktis dengan Kalkulator Zakat yang Disediakan oleh BAZNAS Lampung
Tunaikan Zakat Menjadi Lebih Praktis dengan Kalkulator Zakat yang Disediakan oleh BAZNAS Lampung
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk lebih mudah menunaikan kewajiban zakat melalui fitur Kalkulator Zakat yang tersedia di situs resmi BAZNAS Provinsi Lampung. Melalui fitur ini, masyarakat dapat menghitung besaran zakat yang harus dikeluarkan dengan cepat dan akurat, sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Proses ini dapat dilakukan dengan mengakses situs resmi BAZNAS Provinsi Lampung, memasukkan jumlah pendapatan atau harta yang dimiliki, dan sistem akan secara otomatis menampilkan nominal zakat yang wajib dibayarkan. Upaya BAZNAS Provinsi Lampung dalam mempermudah layanan zakat digital bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat dengan tepat dan transparan. Sebuah perwakilan dari BAZNAS Provinsi Lampung menyatakan, "Masyarakat tak perlu lagi bingung menghitung zakatnya secara manual. Dengan membuka situs resmi kami dan menggunakan Kalkulator Zakat, dapat diketahui secara jelas berapa zakat yang perlu dikeluarkan." Harapannya, kemudahan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Lampung terhadap pentingnya berzakat serta mendorong mereka untuk menyalurkannya melalui lembaga resmi demi kesejahteraan umat. Tunaikan Zakat Kini Lebih Mudah Gunakan Kalkulator Zakat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung mengajak masyarakat untuk lebih mudah menunaikan kewajiban zakat melalui fitur Kalkulator Zakat yang tersedia di situs resmi BAZNAS Provinsi Lampung. Melalui fitur ini, masyarakat dapat menghitung besaran zakat yang harus dikeluarkan dengan cepat dan akurat, sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Proses ini dapat dilakukan dengan mengakses situs resmi BAZNAS Provinsi Lampung, memasukkan jumlah pendapatan atau harta yang dimiliki, dan sistem akan secara otomatis menampilkan nominal zakat yang wajib dibayarkan. Upaya BAZNAS Provinsi Lampung dalam mempermudah layanan zakat digital bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berzakat dengan tepat dan transparan. Sebuah perwakilan dari BAZNAS Provinsi Lampung menyatakan, "Masyarakat tak perlu lagi bingung menghitung zakatnya secara manual. Dengan membuka situs resmi kami dan menggunakan Kalkulator Zakat, dapat diketahui secara jelas berapa zakat yang perlu dikeluarkan." Harapannya, kemudahan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Lampung terhadap pentingnya berzakat serta mendorong mereka untuk menyalurkannya melalui lembaga resmi demi kesejahteraan umat.
BERITA22/10/2025 | admin
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bisyaroh untuk Huffadz pada Khotmil Qur'an Akbar, Peringati Hari Santri Nasional 2025
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bisyaroh untuk Huffadz pada Khotmil Qur'an Akbar, Peringati Hari Santri Nasional 2025
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap syiar Islam dan para penjaga kemurnian Al-Qur'an. Pada Senin (20/10/2025), BAZNAS Ponorogo secara resmi menyalurkan bantuan bisyaroh kepada para Huffadz dalam rangka menyambut agenda akbar Khotmil Qur'an yang diselenggarakan serentak di Pendopo Kabupaten Ponorogo dan 21 Kecamatan se-Kabupaten Ponorogo. Penyaluran bisyaroh ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan nyata BAZNAS Ponorogo kepada para Huffadz yang telah berdedikasi menjaga dan mengajarkan Al-Qur'an. "Program penyaluran bisyaroh untuk Huffadz ini adalah bagian dari program BAZNAS Ponorogo. Kami berharap, santunan ini dapat menjadi penyemangat bagi para Huffadz untuk terus mengajar, menghafal, dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah masyarakat," ujar Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E. Agenda Khotmil Qur'an yang diselenggarakan secara serentak di 21 Kecamatan dan di Pendopo Kabupaten ini dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, sehingga dapat menunjukkan betapa tingginya semangat keagamaan di Ponorogo. BAZNAS Ponorogo mengambil peran aktif dengan memastikan para penghafal Al-Qur'an yang berpartisipasi mendapatkan dukungan finansial dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS. Total Huffadz yang menerima bisyaroh pada momen Khotmil Qur'an serentak ini adalah 120 orang, tersebar di berbagai pelosok Ponorogo. Diharapkan, dengan adanya dukungan ini, kualitas dan kuantitas pendidikan Al-Qur'an di Kabupaten Ponorogo dapat terus meningkat, sehingga dapat melahirkan generasi-generasi Qur'ani yang berakhlak mulia.***
BERITA21/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Distribusikan Bantuan Gerobak Kontainer, Dorong Pemberdayaan Ekonomi di Kelurahan Mangkujayan
BAZNAS Ponorogo Distribusikan Bantuan Gerobak Kontainer, Dorong Pemberdayaan Ekonomi di Kelurahan Mangkujayan
BAZNAS NEWS – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat kembali diwujudkan. Kali ini, melalui program pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Ponorogo menyalurkan bantuan berupa gerobak kontainer modern dan modal usaha kepada salah satu pelaku usaha mikro di Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo. Penyerahan bantuan yang dikemas dalam bentuk gerobak kontainer berwarna hijau-putih yang menarik ini dilakukan secara simbolis kepada penerima manfaat (mustahik). Gerobak kontainer ini disiapkan sebagai sarana berdagang yang layak dan representatif untuk mendukung pengembangan usaha kecil. Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk mewujudkan program "Ponorogo Makmur" melalui pemberdayaan ekonomi produktif. "Kami berharap bantuan gerobak kontainer dan modal usaha ini bisa menjadi pemicu semangat bagi penerima untuk mengembangkan usahanya. Dengan sarana yang lebih baik, diharapkan omzet bisa meningkat, dan beliau dapat mencapai kemandirian ekonomi," ujarnya. Penerima bantuan di Kelurahan Mangkujayan ini merupakan salah satu mustahik yang lolos seleksi dan dianggap memiliki potensi usaha untuk dikembangkan. Bantuan ini tidak hanya berhenti pada pemberian fasilitas, namun juga disertai dengan harapan agar usaha tersebut dapat berkembang pesat, sehingga kelak penerima manfaat juga bisa beralih menjadi pemberi zakat (muzakki). "Kami sangat berterima kasih kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Ponorogo. Dukungan dari masyarakat inilah yang memungkinkan kami terus melakukan program-program produktif seperti ini demi kesejahteraan umat," tutupnya. Program ini diharapkan dapat memicu semangat kewirausahaan dan memperkuat sektor UMKM di Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo.***
BERITA21/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan untuk Pembangunan Asrama Pondok Pesantren Bani Musthofa Badegan
BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan untuk Pembangunan Asrama Pondok Pesantren Bani Musthofa Badegan
BAZNAS PONOROGO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan keagamaan. Baru-baru ini, BAZNAS Ponorogo menyalurkan bantuan finansial yang signifikan yang secara spesifik dialokasikan untuk pembangunan asrama Pondok Pesantren Bani Musthofa yang berlokasi di Badegan, Senin (20/10/2025). Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS dalam meningkatkan kualitas infrastruktur lembaga pendidikan Islam yang berada di wilayah Ponorogo, memastikan para santri dapat belajar dan tinggal di lingkungan yang layak. Bantuan yang diserahkan langsung oleh perwakilan BAZNAS ini diterima oleh pengurus Pondok Pesantren Bani Musthofa. Dana tersebut direncanakan untuk mempercepat proses pembangunan asrama santri yang baru, mengingat semakin bertambahnya jumlah santri setiap tahunnya. Keterbatasan kapasitas asrama yang ada menjadi kendala utama, sehingga bantuan ini diharapkan dapat segera memberikan solusi. Pembangunan asrama baru ini bertujuan menciptakan fasilitas yang lebih memadai, nyaman, dan mendukung kegiatan belajar mengajar serta ibadah para santri secara optimal. Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo hadir langsung dalam penyerahan bantuan ini, dan menyampaikan bahwa bantuan ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang telah dihimpun dari masyarakat. BAZNAS berharap, dengan adanya bantuan ini, pembangunan asrama dapat segera rampung. Selain itu, pemberian dana ini adalah wujud nyata dari peran BAZNAS sebagai jembatan kebaikan antara para muzakki dan lembaga yang membutuhkan, seperti pondok pesantren, yang memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia. Pondok Pesantren Bani Musthofa Badegan dapat dikategorikan sebagai lembaga pendidikan yang fokus pada pendidikan keagamaan intensif, mencakup hafalan Al-Qur'an dan pendalaman ilmu-ilmu agama (tafaqquh fiddin). Keberadaannya di wilayah Badegan, yang mungkin tidak selalu berada di pusat keramaian kota, menunjukkan perannya sebagai pusat dakwah dan pendidikan moral di tingkat lokal. Pondok pesantren ini biasanya beroperasi dengan sistem pendidikan yang disiplin dan mengintegrasikan kurikulum salaf (tradisional), berusaha menyeimbangkan aspek spiritual, intelektual, dan sosial santri. Pengurus Pondok Pesantren Bani Musthofa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Ponorogo. Bantuan ini dinilai sangat tepat waktu dan menjadi motivasi besar bagi seluruh civitas akademika pesantren untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Mereka berkomitmen untuk menggunakan dana tersebut secara transparan dan bertanggung jawab agar pembangunan asrama dapat selesai sesuai target dan bermanfaat maksimal bagi kemajuan dakwah dan pendidikan Islam.***
BERITA20/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Salurkan Daging DAM Haji 2025, Bawa Kebahagiaan untuk Kaum Dhuafa
BAZNAS Ponorogo Salurkan Daging DAM Haji 2025, Bawa Kebahagiaan untuk Kaum Dhuafa
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan komitmennya dalam menyalurkan amanah dengan mendistribusikan daging DAM Haji tahun 2025 kepada warga dhuafa di berbagai wilayah Kabupaten Ponorogo. Penyaluran ini merupakan bagian dari program nasional BAZNAS RI yang bertujuan memastikan daging olahan dari ibadah DAM haji dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam pemenuhan gizi bagi masyarakat yang kurang mampu. Seperti terlihat dalam gambar, seorang petugas BAZNAS Ponorogo yang mengenakan rompi identitas lembaga, tampak menyerahkan langsung paket daging olahan DAM Haji kepada seorang nenek sepuh. Ekspresi haru dan penuh syukur terpancar dari wajah sang nenek saat menerima paket tersebut di depan kediamannya yang sederhana. Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa pendistribusian daging DAM Haji ini adalah wujud nyata dari sinergi antara pelaksanaan ibadah haji dengan kepedulian sosial. "Alhamdulillah, tahun ini kami menyalurkan amanah daging DAM Haji yang telah diolah menjadi kemasan siap santap. Kami prioritaskan penyaluran ini untuk para dhuafa, lansia sebatang kara, dan keluarga kurang mampu di pelosok Ponorogo," ujar Bapak KH. Kholid. Ia menambahkan, daging olahan DAM Haji ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi, tetapi juga turut serta dalam upaya peningkatan gizi masyarakat, selaras dengan program pemerintah. Penyaluran ini disambut antusias oleh para mustahik, termasuk nenek dhuafa yang menerima bantuan. "Kami berterima kasih kepada BAZNAS Ponorogo," ucap salah seorang penerima dengan mata berkaca-kaca. Aksi BAZNAS Ponorogo ini menjadi bukti bahwa dana dan hasil ibadah dari umat dapat dikelola secara profesional dan disalurkan tepat sasaran, membawa keberkahan dari Tanah Suci langsung ke tengah-tengah masyarakat yang paling membutuhkan di Kabupaten Ponorogo.***
BERITA10/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Sinjai Salurkan Daging Kurban DAM Haji 2025 kepada Korban Kebakaran di Mattunreng Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah
BAZNAS Sinjai Salurkan Daging Kurban DAM Haji 2025 kepada Korban Kebakaran di Mattunreng Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah
Baznas Sinjai Salurkan Daging DAM Haji Tahun 2025 kepada Korban Kebakaran di Dusun Sahuneng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sinjai menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak musibah dengan menyalurkan Daging DAM Haji Tahun 2025 kepada korban kebakaran di Dusun Sahuneng, Desa Mattunreng Tellue, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai pada hari Kamis, 9 Oktober 2025. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sinjai Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Andi Bahrul Hayat, ST, secara langsung menyerahkan bantuan daging kepada warga korban kebakaran. Selain itu, tim BAZNAS juga berinteraksi dengan para korban untuk memastikan kondisi mereka pasca kebakaran. Andi Bahrul Hayat, ST menyatakan bahwa pendistribusian Daging DAM Haji tidak hanya untuk masyarakat kurang mampu, tetapi juga difokuskan kepada warga yang mengalami musibah, seperti korban kebakaran di Dusun Sahuneng. Dia berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan semangat kepada korban tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat BAZNAS Tahun 2025, yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk dalam situasi sosial, ekonomi, dan bencana.
BERITA10/10/2025 | Humas BAZNAS Sinjai
Raih Prestasi Gemilang, Kemenag Ponorogo Sabet Penghargaan Perolehan Terbanyak pada BAZNAS Jatim Awards 2025
Raih Prestasi Gemilang, Kemenag Ponorogo Sabet Penghargaan Perolehan Terbanyak pada BAZNAS Jatim Awards 2025
BAZNAS NEWS – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang bergengsi BAZNAS Jatim Awards Tahun 2025, Kemenag Ponorogo berhasil menyabet penghargaan untuk Kategori Perolehan Terbanyak. Prestasi cemerlang ini menjadi bukti nyata komitmen dan dukungan penuh keluarga besar Kemenag Ponorogo terhadap pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Penghargaan tersebut diserahkan langsung dan diterima dengan penuh rasa syukur oleh Kepala Kemenag Ponorogo, Dr. Moh. Nurul Huda, M.Pd. Penghargaan ini bukan sekadar piala, namun merupakan cerminan dari kesadaran kolektif para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Ponorogo untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat demi kemaslahatan umat. Kami menyampaikan selamat dan sukses yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kemenag Kabupaten Ponorogo, Dr. Moh. Nurul Huda, M.Pd. atas capaian luar biasa ini. Kepemimpinan beliau yang visioner dan proaktif dalam mendorong kesadaran berzakat patut diacungi jempol. Penghargaan di tingkat provinsi, BAZNAS Jatim Awards 2025, ini menegaskan posisi Kemenag Ponorogo sebagai instansi terdepan yang berkontribusi signifikan terhadap pengumpulan ZIS. Keberhasilan dalam kategori Perolehan Terbanyak menunjukkan bahwa Kemenag Ponorogo tidak hanya fokus pada tugas-tugas inti keagamaan, tetapi juga sangat peduli terhadap aspek kesejahteraan sosial masyarakat melalui instrumen zakat. Kontribusi maksimal dari seluruh jajaran, mulai dari kantor Kemenag hingga unit pelaksana teknis di tingkat kecamatan, menjadi kunci utama di balik torehan prestasi ini. Pencapaian ini sekaligus menggarisbawahi pentingnya sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dengan sangat baik antara Kemenag Kabupaten Ponorogo dengan BAZNAS Kabupaten Ponorogo. Kemenag sebagai pembina dan motor penggerak kesadaran berzakat, dan BAZNAS sebagai lembaga resmi yang profesional dalam mengelola dan mendistribusikan dana ZIS. Sinergi ini telah membuktikan efektivitasnya dalam memaksimalkan potensi zakat di Bumi Reog. Oleh karena itu, kami berharap prestasi ini menjadi momentum untuk memperkuat lagi ikatan kerja sama yang sudah solid. Semoga sinergi antara Kemenag Kabupaten Ponorogo dan BAZNAS Ponorogo dapat terus ditingkatkan di masa mendatang, agar perolehan ZIS terus meningkat dan penyalurannya menjadi lebih optimal, tepat sasaran, dan berdampak luas bagi pengentasan kemiskinan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Ponorogo. Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan Kemenag dan BAZNAS Ponorogo dapat terus bahu membahu mewujudkan masyarakat Ponorogo yang religius dan sejahtera, menjadikan zakat sebagai pilar utama kekuatan ekonomi umat.***
BERITA09/10/2025 | Intan Gandhini
Bupati Ponorogo Raih Penghargaan Bergengsi di BAZNAS Jatim Awards 2025
Bupati Ponorogo Raih Penghargaan Bergengsi di BAZNAS Jatim Awards 2025
BAZNAS NEWS — Kabupaten Ponorogo kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat regional. Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., dianugerahi penghargaan prestisius dalam ajang BAZNAS Jatim Awards Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas komitmen dan kepemimpinan beliau dalam mendukung pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Ponorogo. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pribadi Bupati, tetapi juga cerminan dari sinergi kuat antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam mewujudkan kesejahteraan sosial. Penghargaan yang diterima oleh Bupati Sugiri Sancoko adalah kategori "Bupati Pembinaan Terhadap BAZNAS". Kategori ini menyoroti peran strategis seorang kepala daerah dalam memberikan dukungan penuh, memfasilitasi regulasi, dan memastikan optimalisasi fungsi BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah nonstruktural yang bertugas menghimpun dan menyalurkan ZIS. Dalam gambar terlihat jelas raut wajah bangga dan syukur dari Bupati, yang dengan tulus menunjukkan piagam penghargaan yang telah diraih. Piagam tersebut secara formal mencantumkan namanya, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., sebagai penerima penghargaan, menegaskan legalitas dan kredibilitas pencapaian ini. Keberhasilan ini tak lepas dari berbagai kebijakan pro-aktif yang telah diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo di bawah kepemimpinan Bupati Sugiri Sancoko. Upaya-upaya tersebut mencakup peningkatan kesadaran berzakat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum, penguatan kelembagaan BAZNAS Kabupaten Ponorogo, serta pemanfaatan dana ZIS secara transparan dan akuntabel untuk program-program yang berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan. Berbagai program unggulan BAZNAS, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi mikro, disinyalir mendapatkan dukungan moril dan material yang konsisten dari Pemerintah Kabupaten. Secara visual, ucapan "SELAMAT DAN SUKSES" terpampang besar dalam flyer digital tersebut, menandakan apresiasi yang tulus atas perolehan penghargaan ini. Penghargaan BAZNAS Jatim Awards 2025 ini secara eksplisit mengukuhkan posisi Kabupaten Ponorogo sebagai salah satu daerah dengan tata kelola ZIS terbaik di Provinsi Jawa Timur, berkat kepemimpinan yang suportif dari kepala daerahnya. Pencapaian ini juga mengirimkan pesan penting bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari keberhasilan dalam pembangunan sumber daya manusia dan penguatan aspek spiritual serta sosial-ekonomi melalui instrumen zakat. Dengan BAZNAS yang kuat dan didukung penuh, potensi dana umat dapat dioptimalkan menjadi sumber daya yang signifikan untuk mengurangi disparitas sosial dan meningkatkan taraf hidup masyarakat prasejahtera di Ponorogo. Kami mengucapkan Selamat dan Sukses yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., Bupati Ponorogo, atas Penghargaan "Bupati Pembinaan Terhadap BAZNAS" di BAZNAS Jatim Awards Tahun 2025! Semoga penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk terus memperkuat sinergi antara Pemkab Ponorogo dan BAZNAS, demi terwujudnya visi "PONOROGO HEBAT" yang makmur dan berkeadilan melalui pengelolaan zakat yang profesional dan amanah. Torehan prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah lainnya di Jawa Timur untuk terus mendorong peran BAZNAS sebagai motor penggerak kebangkitan ekonomi umat dan pusat solusi masalah sosial-ekonomi di daerahnya masing-masing. Masyarakat Ponorogo pun patut berbangga atas kepemimpinan Bupati yang visioner, yang tidak hanya membangun fisik, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan spiritual dan ekonomi warganya melalui jalur ZIS.***
BERITA09/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Aktif Ikuti Rakorda BAZNAS Jatim 2025, Sepakat Dukung Asta Cita Demi Kesejahteraan Umat
BAZNAS Ponorogo Aktif Ikuti Rakorda BAZNAS Jatim 2025, Sepakat Dukung Asta Cita Demi Kesejahteraan Umat
BAZNAS NEWS - Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ponorogo mengikuti rangkaian agenda Rakorda BAZNAS Jawa Timur yang digelar di Hotel Mercure Surabaya, pada Rabu (8/10/2025). Dalam agenda ini, hadir pula Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dan secara resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Jawa Timur tahun 2025 di Surabaya. Acara ini mengusung tema "Menguatkan Baznas dengan mendukung Asta Cita," menegaskan komitmen lembaga amil zakat dalam mendukung program-program pembangunan nasional. Dalam sambutannya, Wagub Emil menekankan bahwa kegiatan Rakorda ini sangat penting sebagai sarana untuk mengoptimalkan fungsi Baznas dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Beliau mengapresiasi kinerja Baznas Jatim yang telah mengelola dana umat dengan pelayanan dan upaya terbaik. Emil Dardak hadir mewakili Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai wujud dukungan penuh pemerintah daerah terhadap sinergi antara Pemda dan Baznas dalam memperkuat pelaksanaan program sosial. "Atas mandat dari Ibu Gubernur, kami hadir untuk menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kolaborasi dan dedikasi luar biasa Baznas Jawa Timur selama ini," tutur Emil. Di kesempatan yang sama, Ketua Baznas Provinsi Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., melaporkan bahwa perolehan dana zakat yang terkumpul hingga triwulan ketiga 2025 hampir mencapai angka Rp44 miliar. Beliau menggarisbawahi bahwa Baznas adalah lembaga pemerintah nonstruktural yang bertanggung jawab mengelola dana publik secara profesional. Ia menyamakan kedudukan Baznas dengan BPJS dan Danantara, tetapi tanpa alokasi dana dari APBN. "Kami adalah pelayan dan regulator, bukan pengemis. Setiap dana yang kami kelola adalah amanah dari masyarakat," tegasnya. Prof. Ali Maschan juga memaparkan inovasi dalam penyaluran zakat, salah satunya adalah melalui kerja sama strategis dengan Bank UMKM Jatim. Melalui program pemberdayaan ekonomi, Baznas menyediakan modal usaha sebesar Rp1 juta per penerima (mustahik) dengan seluruh bunga pinjaman ditanggung oleh Baznas, sebagai solusi untuk membantu pedagang kecil yang terlilit pinjaman berbunga tinggi. Menutup rangkaian acara, Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menyampaikan pesan penting mengenai integritas dan profesionalisme para amil zakat. Beliau menekankan bahwa amil zakat tidak boleh meminta-minta, karena peran mereka adalah memfasilitasi masyarakat yang ingin menunaikan zakat. "Amil zakat haram hukumnya meminta-minta. Kita memfasilitasi orang berzakat, ini betul-betul suci, inilah filosofi yang kita kembangkan bersama," tutup Kiai Noor.***
BERITA08/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Tidak Mampu di Kecamatan Pulung
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Tidak Mampu di Kecamatan Pulung
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo hari ini menunjukkan kepeduliannya terhadap warga kurang mampu dengan menyalurkan bantuan berupa satu unit kursi roda kepada Bapak Gampang, seorang warga dari Desa Wota, Kecamatan Pulung, Rabu (08/10/2025). Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS Ponorogo dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terkumpul dari masyarakat kepada yang berhak. Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan meningkatkan mobilitas Bapak Gampang dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Proses penyerahan dilakukan secara langsung dan sederhana di kediaman Bapak Gampang. Perwakilan staf pelaksana BAZNAS Ponorogo hadir untuk menyerahkan kursi roda tersebut sekaligus memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penerima. "Kami berharap kursi roda ini dapat memberikan manfaat besar bagi Bapak Gampang. Ini adalah amanah dari para muzakki di Kabupaten Ponorogo yang kami salurkan. Semoga Bapak Gampang dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan mandiri," ujar Nur Arifin, staf pelaksana BAZNAS Ponorogo saat penyerahan. Bapak Gampang dan keluarganya menyambut hangat dan menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah mereka terima. Bantuan ini menjadi kabar baik bagi keluarga di Desa Wotan, mengingat kebutuhan akan alat bantu gerak sangat mendesak. BAZNAS Ponorogo terus mengajak seluruh elemen masyarakat dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk berzakat melalui lembaga resmi agar program-program bantuan sosial dan pemberdayaan dapat terus berjalan optimal.***
BERITA08/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Lampung Selatan Menerapkan Sosialisasi UPZ Desa Untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Zakat
BAZNAS Lampung Selatan Menerapkan Sosialisasi UPZ Desa Untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lampung Selatan mengadakan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS tingkat desa dan kecamatan. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk kepala desa dan lurah se-Kecamatan Kalianda, serta pengurus UPZ desa se-Kecamatan Kalianda. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat mekanisme pengelolaan zakat di tingkat grassroot, sejalan dengan upaya nasional meningkatkan transparansi dan efektivitas distribusi dana amal. Camat Kalianda, Erman Suheri, SE, membuka acara dan menekankan pentingnya peran UPZ desa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah. Materi utama disampaikan oleh Pelaksana Tugas Ketua BAZNAS Kabupaten Lampung Selatan, H. Nur Mahfudz, SE, yang memaparkan regulasi pengelolaan UPZ, strategi pengumpulan dana ZIS yang inovatif, serta best practices dalam pelaporan dan distribusi. Sesi tanya jawab interaktif dilaksanakan, di mana peserta menyampaikan berbagai isu terkait tantangan di lapangan, seperti peningkatan kesadaran masyarakat dan integrasi UPZ dengan program desa. Acara diakhiri dengan sesi infak melalui Quick Response Indonesian Standard (QRIS) untuk memudahkan peserta berkontribusi secara langsung dan cashless, mencerminkan adaptasi BAZNAS terhadap era digital. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun jaringan UPZ yang lebih solid di Kabupaten Lampung Selatan, berkontribusi pada pencapaian target nasional peningkatan pengumpulan zakat.
BERITA07/10/2025 | Humas BAZNAS Lampung Selatan
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Bedah Rumah, Istri Bupati Beri Dukungan Penuh
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Bedah Rumah, Istri Bupati Beri Dukungan Penuh
BAZNAS NEWS - Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo dalam menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu terus berlanjut. Program Bedah Rumah kali ini menyasar kediaman Bapak Ghulamunadin, warga Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu (04/10/2025). Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Ibu Susilowati, Istri Bupati Ponorogo. Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Ponorogo, yang bersinergi dengan BAZNAS, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam gambar, terlihat Ibu Susilowati menyerahkan plakat bantuan kepada Bapak Ghulamunadin, didampingi oleh sejumlah tokoh. Kegiatan ini didampingi oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, Wakil Ketua IV BAZNAS, dan Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo. Turut hadir pula perwakilan dari aparat keamanan setempat, termasuk personel Kepolisian dan TNI, yang menunjukkan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap program sosial ini. Ibu Susilowati menyampaikan harapannya agar bantuan bedah rumah ini dapat segera memberikan kenyamanan dan keamanan bagi keluarga Bapak Ghulamunadin. "Semoga rumah ini cepat selesai dibangun, dan nantinya bisa menjadi tempat tinggal yang layak, nyaman, serta penuh berkah bagi keluarga Bapak Ghulamunadin. Ini adalah ikhtiar kita bersama, antara pemerintah, BAZNAS, dan seluruh masyarakat yang menyalurkan zakatnya," ujar Ibu Susilowati. Di lokasi, rumah lama Ghulamunadin tampak dirobohkan, dengan material bangunan baru seperti bata ringan sudah terlihat di sebelahnya, menandakan dimulainya proses pembangunan. Bapak Ghulamunadin dan keluarga menyambut hangat dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan, yang akan mengubah kondisi rumah mereka menjadi jauh lebih baik dan layak huni. Program Bedah Rumah BAZNAS Ponorogo ini menegaskan peran penting dana zakat yang dihimpun dari masyarakat Ponorogo untuk dimanfaatkan kembali dalam kegiatan yang bersifat pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan, salah satunya melalui penyediaan tempat tinggal yang layak bagi para mustahik.***
BERITA04/10/2025 | Intan Gandhini
'Ponorogo Peduli': BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Biaya Hidup Rutin untuk Ratusan Dhuafa Sebatang Kara
'Ponorogo Peduli': BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Biaya Hidup Rutin untuk Ratusan Dhuafa Sebatang Kara
BAZNAS NEWS — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat melalui penyaluran program rutin 'Ponorogo Peduli'. Program ini berfokus pada pemberian Bantuan Santunan Dhuafa berupa biaya hidup bulanan yang diserahkan kepada ratusan warga dhuafa sebatang kara di berbagai pelosok Kabupaten Ponorogo. Penyaluran yang dilakukan pada bulan ini menjangkau sekitar 347 mustahik, termasuk di antaranya Ibu Nurul Hidayati dari Desa Singgahan Kecamatan Pulung. Mereka menerima bantuan biaya hidup rutin sebagai upaya BAZNAS untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari. Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd, menyatakan bahwa program 'Ponorogo Peduli' adalah wujud nyata dari amanah para Muzakki untuk memastikan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) disalurkan tepat sasaran, terutama kepada kelompok yang paling rentan. "Kami berupaya memastikan bahwa dana ZIS yang terkumpul dapat menjadi penyangga kehidupan bagi saudara-saudara kita yang dhuafa, terutama mereka yang sudah sepuh dan hidup sendiri," ujar Bapak Kholid. "Penyaluran ini dilakukan secara rutin setiap bulan, menjadi ikhtiar berkelanjutan BAZNAS dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Ponorogo," pungkasnya. Penyaluran program 'Ponorogo Peduli' oleh BAZNAS Ponorogo ini memiliki signifikansi sosial yang mendalam, terutama jika dianalisis dari sudut pandang struktur sosial, kesenjangan sosial, dan solidaritas sosial. Walaupun bantuan biaya hidup bersifat karitatif dan penting untuk keberlangsungan hidup jangka pendek, analisis sosial juga mencatat bahwa untuk mencapai perubahan struktur sosial yang signifikan dan pengentasan kemiskinan secara permanen, program perlu dikombinasikan dengan program pemberdayaan ekonomi (misalnya, pelatihan keterampilan, modal usaha, seperti program Ponorogo Makmur BAZNAS Ponorogo). Bantuan rutin ini merupakan safety net (jaring pengaman sosial) yang vital, tetapi perlu dilengkapi dengan upaya yang mengarah pada kemandirian ekonomi penerima di masa depan.***
BERITA03/10/2025 | Intan Gandhini
Update Pencarian Korban Bangunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo dalam Operasi SAR BAZNAS Tanggap Bencana
Update Pencarian Korban Bangunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo dalam Operasi SAR BAZNAS Tanggap Bencana
**Operasi SAR Tim BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Timur Berhasil Evakuasi Tujuh Korban** Tim BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Timur bersama tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) pasca-runtuhnya bangunan Musala Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo. Musibah ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga pesantren dan masyarakat se-Nusantara. Hingga Rabu malam, operasi SAR yang melibatkan BAZNAS Tanggap Bencana dan BASARNAS telah berhasil mengevakuasi total tujuh korban dari reruntuhan, dengan empat korban selamat dan tiga korban meninggal dunia. Evakuasi dilakukan secara bertahap, mengidentifikasi korban berdasarkan kondisi saat ditemukan. Berikut kronologi evakuasi korban yang berhasil diidentifikasi: Pukul 14.47 WIB: Korban pertama, korban hitam, dievakuasi. Pukul 15.20 WIB: Evakuasi korban hijau Haikal. Pukul 18.00 WIB: Wahyu dievakuasi. Pukul 18.40 WIB: Fatih diselamatkan. Pukul 19.00 WIB: Korban hitam kedua berhasil dievakuasi. Pukul 19.16 WIB: Evakuasi korban hijau Putra. Pukul 20.29 WIB: Rosi dievakuasi. Operasi ini berjalan penuh tantangan, namun cuaca cerah pada hari itu mendukung proses evakuasi. Untuk keselamatan tim dan efektivitas pencarian, operasi dihentikan sementara malam hari untuk asesmen ulang sebelum melanjutkan keesokan harinya. BAZNAS Tanggap Bencana Jawa Timur mengucapkan duka cita atas musibah ini dan mengimbau masyarakat untuk mendoakan korban. Bantuan kemanusiaan akan terus disalurkan. Donasi dapat disalurkan melalui BAZNAS Jawa Timur.
BERITA02/10/2025 | sudrab
BTB Berikan Bantuan Makanan kepada Keluarga Korban Runtuhnya Musala di Ponpes Al Khoziny
BTB Berikan Bantuan Makanan kepada Keluarga Korban Runtuhnya Musala di Ponpes Al Khoziny
BTB Salurkan Makanan untuk Keluarga Korban Musala Runtuh Ponpes Al Khoziny Tim Gabungan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Jawa Timur memastikan pemenuhan kebutuhan konsumsi bagi keluarga korban, relawan, serta berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan musibah runtuhnya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Hingga hari Rabu (1/10/2025), sebanyak 550 porsi makanan telah disalurkan selama dua hari terakhir. Dapur umum BAZNAS telah didirikan untuk menyediakan makanan siap saji yang dibagikan secara rutin kepada keluarga korban dan petugas di lapangan. Selain itu, layanan medis dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sidoarjo dan Sragen juga telah disiagakan untuk memberikan pertolongan pertama dan memantau kondisi kesehatan relawan maupun masyarakat terdampak. Harapan dari bantuan ini adalah dapat meringankan beban para keluarga korban sekaligus menjaga stamina para relawan yang terus bekerja di lokasi kejadian.
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS Jatim
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Modal Usaha, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Umat
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Modal Usaha, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Umat
BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo, kembali menunjukkan perannya sebagai motor penggerak ekonomi mustahik melalui program Zakat Produktif. Bantuan modal usaha telah disalurkan kepada salah satu mustahik, Bapak Heriaman warga Desa Cekok Kecamatan Babadan pada Kamis (02/10/2025), yang akan menggunakan dana ini untuk mengembangkan usahanya. Langkah BAZNAS Ponorogo ini bukan sekadar bantuan sesaat, namun sebuah upaya strategis untuk menciptakan kemandirian finansial. Bantuan modal ini merupakan bagian dari visi besar BAZNAS untuk membangun ekosistem ekonomi yang kuat di tingkat bawah, yang puncaknya diwujudkan melalui inisiatif Z-Mart. Penyaluran dana zakat sebagai modal usaha produktif memiliki dampak berganda (multiplier effect). Alih-alih hanya memberikan bantuan konsumtif, bantuan modal seperti yang diterima Bapak Heriaman secara langsung dapat meningkatkan pendapatan keluarga, menciptakan lapangan kerja, transisi dari mustahik menjadi muzakki. Inisiatif untuk mewujudkan "Z-Mart" adalah langkah yang jauh lebih visioner. Secara ekonomi, konsep Z-Mart merupakan respons terhadap tantangan rantai pasok dan pemasaran yang sering dihadapi oleh UMKM, untuk kemudian mampu mengintegrasi rantai pasok, efisiensi dan skala ekonomi, serta penguatan modal sosial. Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS Ponorogo bertindak sebagai 'Angel Investor' sosial. Penyaluran kepada Bapak Heriaman adalah sebuah bibit, dan visi Z-Mart adalah tanah subur tempat bibit-bibit ini bisa tumbuh besar dan terintegrasi dalam sebuah jaringan. Keberhasilan program ini akan menjadi model best practice dalam pemberdayaan ekonomi syariah di tingkat lokal.***
BERITA02/10/2025 | Intan Gandhini
Kolaborasi Kemanusiaan: BAZNAS & RSUD dr. Hardjono Bersinergi Wujudkan 'Ponorogo Sehat'
Kolaborasi Kemanusiaan: BAZNAS & RSUD dr. Hardjono Bersinergi Wujudkan 'Ponorogo Sehat'
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang kesehatan. Melalui program Ponorogo Sehat, BAZNAS Ponorogo menyerahkan bantuan biaya pengobatan bagi sejumlah pasien dari keluarga kurang mampu yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hardjono Ponorogo, pada Kamis (02/10/2025). Penyerahan bantuan ini merupakan langkah nyata BAZNAS dalam memastikan hak kesehatan masyarakat yang membutuhkan dapat terpenuhi, terutama di tengah tingginya biaya perawatan medis. Aksi ini sekaligus menjadi kolaborasi kemanusiaan, menanggulangi kesulitan finansial yang seringkali menjadi hambatan utama bagi pasien untuk mendapatkan pengobatan optimal. Dana yang disalurkan bersumber dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat Ponorogo. Dana tersebut adalah amanah dari para muzaki. Harapannya, bantuan ini tidak hanya meringankan beban biaya, tetapi juga memberikan semangat dan harapan baru bagi para pasien dan keluarga untuk fokus pada pemulihan. Pihak RSUD dr. Hardjono Ponorogo menyambut baik sinergi ini. Kolaborasi dengan BAZNAS sangat membantu upaya rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata. Program "Ponorogo Sehat" dari BAZNAS Ponorogo ini menjadi contoh positif bagaimana lembaga filantropi Islam dapat berperan aktif dalam mengatasi masalah kesehatan di tingkat daerah, menjamin bahwa ZIS benar-benar berfungsi optimal untuk kesejahteraan umat. Bantuan biaya pengobatan yang disalurkan BAZNAS Ponorogo ini merupakan respons terhadap beberapa isu krusial dalam sistem kesehatan di masa sekarang, seperti kesenjangan akses dan biaya kesehatan, beban Catastrophic Health Expenditure, pentingnya kolaborasi sektor publik dan filantropi, serta kesehatan sebagai prioritas pembangunan. Bantuan BAZNAS Ponorogo di RSUD dr. Hardjono adalah mikrokosmos dari tantangan makro kesehatan di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa solidaritas sosial dan dana keagamaan (ZIS) masih menjadi pilar penting untuk menjembatani kesenjangan pelayanan dan biaya kesehatan, sekaligus menjadi penyeimbang terhadap keterbatasan program jaminan kesehatan formal, terutama bagi kelompok mustahik yang paling rentan.***
BERITA02/10/2025 | Intan Gandhini
Laporan Kejadian: Bencana Angin Kencang Melanda Desa Carat, Akibatkan Rusaknya Atap Dapur Rumah Warga
Laporan Kejadian: Bencana Angin Kencang Melanda Desa Carat, Akibatkan Rusaknya Atap Dapur Rumah Warga
LAPORAN PENGKAJIAN CEPAT 1.BENCANA DAN KEJADIAN - Jenis Bencana : Cuaca Ekstrem - Nama Kejadian : Angin kencang - ( tgl/bln/thn) : Kamis, 2 Oktober 2025. - Waktu Kejadian : Rabu, 1 Oktober 2025. - Lokasi : S 7°51'51.6636" E 111°24'50.238" https://maps.app.goo.gl/mDJU5PSrMK79eQpx5 1) Provinsi : Jawa Timur 2) Kabupaten/Kota : Ponorogo 3) Kecamatan : Kauman 4) Kelurahan/Desa : Carat, Jl Tamanan RT.001 RW.002 , Dk.Tamanan. - Penyebab Bencana : cuaca ekstrem dan angin kencang - Kronologis Bencana : pukul 15.00 WIB untuk wilayah Kecamatan Kauman khususnya Desa Carat terjadi angin kencang yang mengakibatkan atap dapur rumah milik Bapak Kastari terbawa angin. - Deskripsi : pukul 15.00 WIB terjadi angin kencang di Desa Carat yang berdampak pada atap dapur rumah terbawa angin. - Sumber : Yatim Modin Desa Carat - Kondisi Mutakhir : Atap dapur rusak - Status Keadaan Darurat Bencana : - - Upaya Penanganan : - Tim menuju ke lokasi - Tim melakukan kaji cepat - Dokumentasi : Terlampir - Sebaran Dampak : - atap dapur rumah terbawa angin - Kode Identitas Bencana : 104 -Keterangan Lain : 2. DATA KEBUTUHAN - Dana : Nihil - Sumber Daya Manusia : - Sarana dan Prasarana : • atap rumah - Logistik : 3. PERSONIL DI LAPANGAN : 1. BTB BAZNAS Ponorogo dengan personil (Arifin, Sucipto, Rudi) 2. BPBD 2. TNI 3. Polri 5. Pmi 6. Perangkat desa DUMP
BERITA02/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Desa Sedah: Wujud Zakat Mengangkat Martabat
BAZNAS Ponorogo Salurkan Bantuan Bedah Rumah untuk Warga Desa Sedah: Wujud Zakat Mengangkat Martabat
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui program Ponorogo Peduli, BAZNAS secara resmi menyerahkan bantuan bedah rumah untuk Bapak Muhammad Maghfur, seorang mustahik di Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, pada Rabu (01/10/2025), yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. Bantuan ini diharapkan tidak hanya memberikan tempat tinggal yang aman, tetapi juga menjadi pintu gerbang menuju kesejahteraan yang lebih baik bagi keluarga penerima. Acara serah terima yang berlangsung haru ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Ponorogo, perwakilan pemerintah desa, tokoh masyarakat setempat, serta relawan yang terlibat dalam proses pembangunan. Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd. selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Ponorogo menyampaikan bahwa program bedah rumah ini merupakan realisasi dari amanah para muzaki di Ponorogo. "Kami telah melakukan survei mendalam. Kondisi rumah Bapak Maghfur sebelumnya sangat memprihatinkan, yang rentan terhadap penyakit serta bahaya ambruk," jelas Bapak Kholid. "Ini adalah prioritas kami. Zakat harus tepat sasaran, dan memastikan mustahik memiliki tempat tinggal yang layak adalah langkah krusial dalam meningkatkan martabat dan kesejahteraan mereka," imbuhnya. Bapak Kholid menambahkan bahwa BAZNAS tidak bekerja sendiri. Program ini melibatkan sinergi dengan pemerintah desa dan partisipasi gotong royong dari warga setempat. "Kami berharap, dengan adanya rumah baru ini, Ibu Siti dan keluarga bisa lebih fokus pada peningkatan ekonomi dan pendidikan anak-anak, tanpa lagi dihantui rasa khawatir akan tempat tinggal," tutupnya. "Saya tidak pernah membayangkan bisa memiliki rumah seperti ini, terima kasih tak terhingga kepada BAZNAS dan semua yang telah membantu," ungkap Bapak Maghfur. Ia mengungkapkan bahwa memiliki rumah layak huni memberikan ketenangan batin yang selama ini hilang, dan ia merasa lebih termotivasi untuk bekerja lebih keras demi masa depan anak-anaknya. Program bedah rumah BAZNAS Ponorogo di Desa Sedah ini memiliki dampak multifaset yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, diantaranya meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan, dimensi sosial dan gotong royong, serta kontribusi terhadap pengentasan kemiskinan. Secara keseluruhan, program Bedah Rumah BAZNAS Ponorogo di Desa Sedah adalah contoh nyata bagaimana dana zakat dapat berperan sebagai instrumen pemberdayaan yang efektif, mengubah rumah lapuk menjadi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat utamanya mustahik.***
BERITA01/10/2025 | Intan Gandhini
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat