WhatsApp Icon
Sinergi RSUD dr. Hardjono S dan BAZNAS Ponorogo: Ringankan Beban Pengobatan Ananda Alvino

BAZNAS NEWS – Manajemen RSUD dr. Hardjono S Ponorogo bergerak cepat menyalurkan bantuan biaya perawatan dari BAZNAS Kabupaten Ponorogo untuk keluarga ananda Alvino, warga RT 02/RW 01, Dukuh Segropyak, Desa Pulung Merdiko, Kecamatan Pulung. Langkah nyata ini terekam dalam dokumentasi BAZNAS Ponorogo, yang memperlihatkan penyerahan bantuan secara langsung di area kerja rumah sakit. Kolaborasi strategis ini hadir sebagai solusi konkret untuk meringankan beban finansial keluarga di tengah masa-masa sulit mendampingi buah hati yang sedang sakit.

Dari kacamata medis, jaminan kepastian biaya memiliki korelasi linear yang sangat kuat terhadap tingkat keberhasilan kesembuhan pasien (clinical outcome). Ketika hambatan finansial berhasil dipangkas, risiko terjadinya penundaan tindakan atau pengobatan putus tengah jalan (drop-out) yang dapat memperburuk patofisiologi penyakit anak bisa dihindari. Intervensi dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) ini memastikan tim medis RSUD dr. Hardjono S dapat fokus memberikan pelayanan yang komprehensif, kontinu, dan optimal demi menyelamatkan fase tumbuh kembang ananda Alvino.

Penyaluran bantuan ini juga menjadi implementasi nyata yang sinkron dengan perintah Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 60 mengenai tata kelola asnaf zakat. Keluarga ananda Alvino sangat tepat dikategorikan ke dalam asnaf fakir atau miskin, yaitu kelompok yang mengalami keterbatasan daya finansial untuk memenuhi hak dasar atas akses kesehatan. Melalui pendekatan ini, instrumen filantropi Islam terbukti bergerak adaptif dan responsif dalam misi kemanusiaan yang mulia, yakni melindungi keberlangsungan jiwa manusia (hifzh an-nafs) sebagai bagian dari inti Maqashid asy-Syari'ah.

Melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel antara kedua lembaga, dana umat berhasil dioptimalkan untuk memutus potensi kemiskinan ekstrem akibat beban biaya medis yang tinggi (catastrophic health expenditure). Manajemen RSUD dr. Hardjono S berharap bantuan ini tidak hanya mempercepat pemulihan kesehatan ananda Alvino, tetapi juga mampu mengetuk hati para muzaki untuk terus istikamah berbagi. Gotong royong berbasis syariat ini diharapkan terus bergulir luas demi menebar maslahat yang lebih besar bagi masyarakat Ponorogo.***

10/06/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Beri Bantuan Rehab Rumah di Banyudono: Upaya Ilmiah Pengentasan Kemiskinan Berbasis Syariat

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam kemaslahatan umat. Pada Selasa, 9 Juni 2026, BAZNAS Ponorogo resmi menyalurkan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Bapak Suharni, seorang warga di Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo.

Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Ponorogo, Dr. Muhammad Asvin Abdur Rohman, M.Pd.I., dengan didampingi oleh Wakil Ketua IV, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., serta Kepala Pelaksana, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan bahwa setiap program yang digulirkan dikawal dengan manajemen yang serius dan transparan.

Tinjauan Ilmiah: Rumah sebagai Instrumen Utama Pengentasan Kemiskinan

Secara ilmiah, fokus BAZNAS Ponorogo dalam memprioritaskan program rehab rumah bukanlah tanpa alasan. Dalam studi ekonomi pembangunan dan sosiologi, rumah bukan sekadar tempat berteduh, melainkan indikator utama dalam mengukur Multidimensional Poverty Index (MPI) atau Indeks Kemiskinan Multidimensi.

Ada hubungan kausalitas (sebab-akibat) yang kuat antara kondisi hunian dengan produktivitas manusia:

Kesehatan dan Produktivitas: Rumah yang tidak layak huni (lembap, sanitasi buruk, kurang pencahayaan) menjadi sarang penyakit. Secara epidemiologi, hunian buruk meningkatkan risiko penyakit infeksi dan ISPA. Ketika kepala keluarga atau anggota keluarga sakit, produktivitas ekonomi mereka mandek, yang akhirnya memperdalam jebakan kemiskinan (poverty trap).

Aspek Psikologis dan Kognitif: Hunian yang aman dan layak memberikan stabilitas psikologis (mereduksi stres kronis) dan ruang belajar yang kondusif bagi anak-anak. Secara jangka panjang, ini memutus rantai kemiskinan antar-generasi melalui peningkatan kualitas modal manusia (human capital).

Dengan memperbaiki rumah Bapak Suharni, BAZNAS Ponorogo secara ilmiah sedang membangun fondasi kesehatan, sosial, dan ekonomi dasar yang menjadi modal utama bagi keluarga penerima manfaat untuk keluar dari garis kemiskinan.

Analisis Syariah: Kesesuaian Dana ZIS dengan Delapan Asnaf

Penyaluran dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) oleh BAZNAS Ponorogo untuk program rehab rumah ini dinilai sangat tepat sasaran dan memenuhi regulasi hukum Islam (as-Siyasah asy-Syar'iyyah).

Dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 60, Allah SWT telah menetapkan 8 golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat. Jika dianalisis, bantuan untuk Bapak Suharni masuk ke dalam kategori yang sangat krusial.

Bapak Suharni selaku penerima manfaat masuk dalam kategori Miskin (memiliki harta/penghasilan namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan primer mendasar) atau Fakir. Rumah merupakan kebutuhan primer (al-hajah al-ashliyyah) dalam konsep Maqashid Syariah (Hifzh an-Nafs / Menjaga Jiwa dan Hifzh al-Mal / Menjaga Harta).

Secara perluasan makna kontemporer yang disepakati banyak ulama, program pengentasan kemiskinan struktural demi menjaga kehormatan dan keimanan umat Muslim dari kekufuran akibat kemiskinan juga dapat diakomodasi dalam penguatan kesejahteraan masyarakat.

Bantuan RTLH ini sangat sesuai dengan ketentuan asnaf. BAZNAS Ponorogo tidak sekadar membagikan zakat secara konsumtif (habis pakai), melainkan secara produktif-kesejahteraan. Menggunakan dana ZIS untuk membangun tempat tinggal yang layak berarti memenuhi hak dasar hidup (had al-kifayah) seorang Muslim agar ia dapat beribadah dengan tenang, hidup dengan terhormat, dan secara perlahan bertransformasi dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pembayar zakat) di masa depan.***

09/06/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Bawa Berkah bagi Muzakki dan Mustahik, BAZNAS Ponorogo Rehab Rumah Warga Jambon dan Sukorejo

BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam membantu masyarakat prasejahtera. Pada Selasa, 3 Juni 2026, BAZNAS Ponorogo menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah layak huni kepada dua warga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Jambon dan Kecamatan Sukorejo.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E., kepada para penerima manfaat, yaitu:

Bapak Mistono, warga Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon.

Bapak Tukirin, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sukorejo.

Penyerahan bantuan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh haru. Program rehab rumah ini merupakan salah satu pilar utama BAZNAS Ponorogo dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang lebih sehat, aman, dan layak.

"Harapannya, semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi keluarga mustahik, serta membawa keberkahan yang melimpah bagi para muzakki yang telah mengamanahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Ponorogo," ujar Ibu Yuni Ahad Diana di sela-sela penyerahan bantuan.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara muzakki dan BAZNAS, diharapkan program-program kemaslahatan seperti ini dapat terus menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di seluruh pelosok Kabupaten Ponorogo.***

02/06/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Dana Zakat Jadi Solusi Hunian: BAZNAS Ponorogo Sasar Rumah Tak Layak di Prayungan

BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam program kemanusiaan melalui pendistribusian bantuan bedah rumah. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Ema Rahma Yanti, seorang warga Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, pada Kamis (30/4/2026). Program ini bertujuan untuk memberikan hunian yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E. Dalam sambutannya, beliau berharap bantuan ini dapat memberikan ketenangan serta meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat diharapkan menjadi jembatan kepedulian dari para muzaki untuk membantu sesama secara tepat sasaran.

Kegiatan ini turut didampingi oleh jajaran Pemerintah Desa Prayungan yang menyambut baik inisiatif tersebut. Pihak desa memberikan apresiasi yang tinggi atas sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah daerah dalam mengentaskan masalah kemiskinan, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan dasar akan tempat tinggal di wilayah Kecamatan Sawoo.

Proses renovasi rumah Ibu Ema Rahma Yanti akan segera dilaksanakan dengan melibatkan gotong royong warga setempat. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Ponorogo terus berupaya memperluas jangkauan manfaat zakat, infak, dan sedekah guna menciptakan pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat di seluruh pelosok Bumi Reog.


Analisis Dampak Ekonomi di Era Sekarang

Di tengah fluktuasi harga material bangunan dan biaya hidup di tahun 2026, program bedah rumah memiliki dampak ekonomi yang signifikan:

  • Peningkatan Aset Produktif: Rumah yang layak meningkatkan kesehatan penghuninya, sehingga menurunkan pengeluaran kesehatan keluarga dan meningkatkan produktivitas kerja mereka.

  • Stimulasi Ekonomi Mikro: Pembelian material bangunan dan penggunaan tenaga kerja lokal dalam proses renovasi memutar roda ekonomi di tingkat desa.

  • Pengurangan Kesenjangan: Intervensi BAZNAS membantu mencegah keluarga prasejahtera jatuh lebih dalam ke jurang kemiskinan akibat beban biaya perbaikan aset yang tidak mampu mereka tanggung sendiri.

30/04/2026 | Kontributor: Intan Gandhini
Link and Match: BAZNAS Bedah Strategi Kesejahteraan Ekonomi Umat di FEBI UIN Ponorogo

BAZNAS NEWS – Kerja sama antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari tidak sekadar menjadi seremonial di atas kertas. Sebagai langkah konkret awal, Wakil Ketua IV Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E. hadir langsung sebagai narasumber dalam agenda Kuliah Tamu yang digelar di kampus FEBI, Senin (27/04/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh mahasiswa jurusan Manajemen Zakat dan Wakaf yang antusias mendalami implementasi tata kelola zakat modern. Kehadiran pimpinan BAZNAS ini bertujuan untuk menyelaraskan antara teori ekonomi syariah yang diajarkan di bangku perkuliahan dengan realitas praktik pengelolaan dana umat di lapangan.

Analisis: Sinergi Akademisi dan Praktisi

Dari sudut pandang akademis, kolaborasi ini dinilai sangat linier dengan visi FEBI UIN Ponorogo. Berikut adalah beberapa poin analisis terkait peran strategis BAZNAS dalam memperkuat ekonomi umat:

Laboratorium Ekonomi Syariah yang Hidup: BAZNAS berperan sebagai mitra industri bagi FEBI. Jika kampus berfokus pada pengembangan literasi dan riset, maka BAZNAS adalah pelaksana dari instrumen ekonomi Islam tersebut. Sinergi ini memastikan lulusan FEBI memiliki wawasan yang relevan dengan ekosistem zakat nasional.

Akselerator Kesejahteraan Umat: Melalui berbagai program pendayagunaan, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan bersifat konsumtif, tetapi juga produktif. Hal ini sejalan dengan prinsip ekonomi Islam mengenai distribusi kekayaan yang adil guna memperkecil kesenjangan sosial di wilayah Ponorogo.

Penguatan Tata Kelola Berbasis Integritas: Dengan melibatkan akademisi dalam pengawasan dan pengembangan program, BAZNAS memperkuat pilar akuntabilitasnya. Sebaliknya, kampus mendapatkan data riil untuk mengembangkan model ekonomi syariah yang lebih aplikatif bagi masyarakat.

Menuju Ekosistem Ekonomi Islam yang Unggul

Kuliah tamu ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami bahwa zakat bukan hanya soal ibadah personal, melainkan instrumen fiskal Islam yang kuat dalam pengentasan kemiskinan.

"Langkah tindak lanjut yang cepat ini membuktikan komitmen kedua lembaga. Kami ingin mahasiswa melihat langsung bagaimana nilai-nilai ekonomi Islam dipraktikkan secara profesional oleh BAZNAS," ungkap Ibu Yuni Ahad Diana.

Dengan adanya kolaborasi yang linier ini, diharapkan muncul inovasi-inovasi baru dalam pengelolaan zakat yang lebih modern, transparan, dan mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan di Kabupaten Ponorogo.***

28/04/2026 | Kontributor: Intan Gandhini

Berita Terbaru

Bantuan Kursi Roda dari Baznas Ponorogo Hadirkan Senyum Baru bagi Bapak Ramelan
Bantuan Kursi Roda dari Baznas Ponorogo Hadirkan Senyum Baru bagi Bapak Ramelan
BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menyalurkan bantuan kursi roda kepada salah satu warga yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diserahkan kepada Bapak Ramelan, warga Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak yang diwakili oleh keluarganya. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 4 Desember 2025, bertempat di kantor Baznas Ponorogo. Momen haru tersebut disaksikan langsung oleh jajaran pengurus dan diserahkan secara simbolis oleh Ketua Baznas Ponorogo, Bapak Kholid, S.Ag., M.Pd. Kursi roda ini diharapkan dapat meringankan beban Bapak Ramelan dan keluarganya, terutama dalam hal mobilitas sehari-hari. Bantuan ini merupakan wujud nyata dari amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikumpulkan Baznas dari masyarakat Ponorogo. "Kami berharap bantuan kursi roda ini tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi juga menjadi penyemangat bagi Bapak Ramelan untuk tetap beraktivitas dan menjalani hari-hari dengan lebih mandiri," ujar Bapak Kholid, S.Ag., M.Pd. dalam sambutannya. "Ini adalah bukti bahwa dana ZIS yang dihimpun Baznas benar-benar kembali kepada masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya. Bapak Ramelan, tampak terharu dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Dengan kursi roda baru ini, aksesibilitas dan kualitas hidupnya diharapkan dapat meningkat secara signifikan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Baznas Ponorogo untuk terus aktif dalam program-program sosial dan kemanusiaan, memastikan bahwa dana umat disalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ponorogo.***
BERITA04/12/2025 | Intan Gandhini
Uluran Tangan Kebaikan: Dana Pengobatan Ananda Meidina Disalurkan Melalui BAZNAS Ponorogo
Uluran Tangan Kebaikan: Dana Pengobatan Ananda Meidina Disalurkan Melalui BAZNAS Ponorogo
BAZNAS NEWS – Kepedulian terhadap sesama kembali terwujud di Ponorogo. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menyalurkan bantuan dana untuk biaya pengobatan kepada ananda Meidina Ashwina Putri, warga Desa Sooko, Kecamatan Sooko. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 3 Desember 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Ponorogo. Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban keluarga ananda Meidina, yang saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit akibat kondisi kesehatannya yang memerlukan penanganan berkelanjutan. Ketua BAZNAS Ponorogo menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari tanggung jawab Baznas untuk mengoptimalkan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari para muzaki. Dana tersebut secara khusus dialokasikan untuk membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan, terutama dalam urusan biaya kesehatan yang mendesak. "Kami berharap uluran tangan ini dapat memberikan dukungan moral dan material, sehingga keluarga Ananda Meidina bisa lebih fokus pada kesembuhan sang anak. Inilah wujud nyata dari zakat yang kembali kepada masyarakat," jelas Ketua BAZNAS. Pihak keluarga Ananda Meidina mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas respons cepat dan bantuan yang telah diberikan oleh BAZNAS Ponorogo, yang sangat membantu di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.*** Apakah judul dan narasi berita ini sudah sesuai?
BERITA03/12/2025 | Intan Gandhini
Baznas Ponorogo Berikan Bantuan Belasan Juta Rupiah untuk Biaya Pengobatan Pasien Tidak Mampu RSUD dr. Hardjono
Baznas Ponorogo Berikan Bantuan Belasan Juta Rupiah untuk Biaya Pengobatan Pasien Tidak Mampu RSUD dr. Hardjono
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ponorogo memberikan dukungan nyata kepada masyarakat yang membutuhkan melalui penyerahan bantuan biaya pengobatan. Aksi kepedulian ini dilaksanakan di RSUD dr. Hardjono Ponorogo pada Selasa, 2 Desember 2025. Bantuan dana ini ditujukan untuk meringankan beban finansial pengobatan bagi 8 (delapan) orang pasien yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Jumlah total bantuan yang dialokasikan oleh Baznas Ponorogo mencapai Rp13.500.000 (tiga belas juta lima ratus ribu rupiah). Penyerahan bantuan dilakukan oleh staf perwakilan dari Baznas Kabupaten Ponorogo. Secara simbolis, bantuan tersebut diserahkan langsung kepada perwakilan pegawai RSUD dr. Hardjono, yang akan memastikan dana tersebut sampai kepada para penerima manfaat. Staf Baznas Ponorogo menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari masyarakat. "Kami berharap, bantuan belasan juta rupiah ini dapat membantu para pasien dan keluarga fokus pada proses penyembuhan tanpa terbebani biaya yang besar," ujar staf Baznas. Pihak RSUD dr. Hardjono menyampaikan terima kasih atas kepedulian Baznas Ponorogo. Kolaborasi ini dinilai sangat penting dalam mendukung upaya rumah sakit untuk memberikan layanan kesehatan terbaik, terutama bagi pasien dari keluarga kurang mampu.***
BERITA02/12/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Menyalurkan Bantuan Makanan untuk Warga Terdampak Banjir di Kota Padang
BAZNAS Menyalurkan Bantuan Makanan untuk Warga Terdampak Banjir di Kota Padang
BAZNAS Salurkan Bantuan Makanan kepada Korban Terdampak Banjir di Kota Padang Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah menyalurkan bantuan bahan makanan kepada para warga yang terkena dampak banjir di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang sebagai respons cepat terhadap bencana tersebut. Bantuan tersebut hasil kerjasama antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Padang dalam upaya memberikan pelayanan kemanusiaan kepada warga yang sedang mengalami musibah. Sebanyak 380 jiwa dari 276 kepala keluarga menerima bantuan yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar. Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS RI untuk memastikan para korban mendapatkan dukungan yang layak dan tepat waktu. Bantuan makanan diprioritaskan karena banyak warga yang belum dapat beraktivitas normal akibat dampak banjir pada rumah mereka. BAZNAS berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban para korban selama proses pemulihan. Selain itu, kolaborasi antara BAZNA RI dan BAZNAS Kota Padang akan terus diperkuat untuk memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran, dengan melakukan monitoring langsung ke lapangan. BAZNAS RI akan terus mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan selesai, baik melalui bantuan logistik maupun layanan kemanusiaan lain yang dibutuhkan, tidak hanya pada tahap awal penyaluran bantuan. Untuk memberikan sumbangan, dapat melalui Dompet Bencana dan Kemanusiaan BAZNAS melalui tautan berikut: kotabanjar.baznas.go.id/sedekah Layanan BAZNAS dapat dihubungi melalui WhatsApp: wa.me/62811222836 atau melalui email [email protected]
BERITA02/12/2025 | Humas - SDM
HARU! Baznas Ponorogo Telah Salurkan Bantuan Dana Operasional Ambulans Jenazah untuk Warga Badegan
HARU! Baznas Ponorogo Telah Salurkan Bantuan Dana Operasional Ambulans Jenazah untuk Warga Badegan
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ponorogo menunjukkan kepeduliannya terhadap pelayanan kemanusiaan di wilayah setempat. Pada hari Senin, 1 Desember 2025, Baznas Ponorogo secara resmi menyerahkan bantuan dana kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo. Bantuan dana ini secara spesifik dialokasikan untuk menopang biaya operasional pelayanan ambulans jenazah. Layanan tersebut diperlukan untuk menjemput dan mengantar jenazah almarhum Soimun, seorang warga dari Kecamatan Badegan, dari Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, menuju rumah duka di Ponorogo. Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor PMI Kabupaten Ponorogo. Ketua Baznas Ponorogo, Kholid, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Baznas dalam membantu masyarakat yang sedang berduka dan membutuhkan layanan mendesak. "Kami menyadari bahwa biaya operasional untuk penjemputan jenazah dari luar kota, apalagi dari bandara, cukup besar. Oleh karena itu, Baznas hadir untuk meringankan beban keluarga almarhum serta mendukung penuh kinerja PMI Ponorogo yang telah sigap dalam pelayanan kemanusiaan ini," ujar Ketua BAZNAS. Sementara itu, perwakilan dari PMI Ponorogo menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi sinergi yang terjalin baik dengan Baznas Ponorogo. "Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan adanya dukungan dana dari Baznas, kami dapat memastikan bahwa pelayanan ambulans jenazah, terutama untuk kasus-kasus seperti almarhum Bapak Soimun yang harus dibawa dari Juanda, dapat berjalan lancar tanpa kendala operasional." Almarhum Soimun yang merupakan warga Badegan telah berhasil dijemput dan diantar menggunakan ambulans jenazah PMI Ponorogo, berkat kolaborasi dan dukungan dana dari Baznas, sehingga proses pemakaman dapat segera dilaksanakan dengan baik. Aksi cepat tanggap dan kolaborasi antara Baznas dan PMI ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk memperkuat jaringan sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Ponorogo, memastikan bahwa setiap warga yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat dan duka, bisa mendapatkan pelayanan terbaik.***
BERITA01/12/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Segera Menyalurkan Bantuan kepada Warga yang Terkena Dampak Banjir di Padang Pariaman
BAZNAS Segera Menyalurkan Bantuan kepada Warga yang Terkena Dampak Banjir di Padang Pariaman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) segera memberikan pertolongan kepada penduduk yang terkena dampak banjir di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, setelah curah hujan yang deras melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Tim Badan Amil Zakat Nasional Tanggap Bencana (BAZNAS - BTB) Provinsi Sumatera Barat bersama BTB Kabupaten Padang Pariaman dengan cepat menyalurkan bantuan logistik kepada penduduk dalam upaya memenuhi kebutuhan pokok secara instan. Hj. Saidah Sakwan, MA, yang mengepalai BAZNAS Bidang Distribusi dan Pemanfaatan, menekankan pentingnya respons yang cepat terhadap para korban. Menurutnya, upaya darurat ini adalah wujud kepedulian BAZNAS terhadap warga terkena musibah, dengan komitmen untuk membantu meringankan beban mereka dan memastikan kebutuhan dasar terpenuhi. Meskipun hujan masih terus turun di Padang Pariaman, tim BAZNAS tetap memantau situasi dan memastikan bantuan tetap tersalurkan meski menghadapi kondisi jalanan licin. Selain memberikan bantuan logistik, tim BAZNAS juga melakukan pendataan menyeluruh terhadap warga terdampak untuk mempersiapkan bantuan lanjutan sesuai dengan kebutuhan masing-masing keluarga. Bantuan yang disalurkan mencakup beras, telur, dan minyak goreng untuk keperluan dapur umum. Distribusi bantuan dilakukan menggunakan 1 unit ambulans dan 1 unit mobil Hilux, dengan dukungan dari personel gabungan BTB Provinsi Sumbar dan BTB Kabupaten Padang Pariaman. Saidah menjelaskan bahwa distribusi bantuan mencakup 10 titik lokasi, termasuk Nagari Pulau Aia, Pauh Kambar, Kapalo Koto, Ulakan, Singai Gimba, Tapakis, Surantih, Kasang, Bisati, dan Galapung. Kampung Galapung, Ulakan Tapakis, Sungai Buluh Barat, Pauh Kambar, dan Padang Kandang Pulo Air merupakan wilayah yang terdampak paling parah, dimana banjir telah masuk ke dalam rumah warga dan area sekolah, menyebabkan sebagian anak belajar di ruang darurat atau bahkan tidak bisa bersekolah sementara. BAZNAS menyampaikan belasungkawa atas musibah yang dialami warga Padang Pariaman dan mengajak masyarakat untuk terus memberikan doa dan dukungan terhadap program kemanusiaan BAZNAS agar penanganan bencana dapat berjalan lancar. Masyarakat yang ingin memberikan sumbangan dapat melakukannya melalui situs Berkahzakat.id atau melalui rekening Bank Sumsel Babel: 801.01.070006 atau BSI: 928.3816.000. BAZNAS tetap memantau situasi dan mendistribusikan bantuan agar masyarakat terdampak dapat mendapatkan bantuan sesuai dengan kebutuhan mereka.
BERITA01/12/2025 | Humas Baznas
BAZNAS Ponorogo Ikuti Bimtek Kehumasan BAZNAS Se-Jawa Timur, Perkuat Informasi di Era Digital
BAZNAS Ponorogo Ikuti Bimtek Kehumasan BAZNAS Se-Jawa Timur, Perkuat Informasi di Era Digital
BAZNAS NEWS - BAZNAS Provinsi Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan bagi BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, bertempat di Aula Kantor BAZNAS Jatim, Kamis (27/11/2025). Ketua BAZNAS Ponorogo ikut serta dalam kegiatan ini, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd., dengan didampingi oleh staf pelaksana Rudi Andriyanto, S.Pd. Juga turut hadir adir dalam kegiatan ini pimpinan BAZNAS Jawa Timur, yaitu Ketua Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Waka I BAZNAS Jatim: Drs. KH. Masnuh, MA., Waka II BAZNAS Jatim: Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Kabag Humas BAZNAS RI: Yudhiarma MK, S.Ag., M.Si., dan para pimpinan serta pelaksana BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Dalam sambutannya, BAZNAS RI menjelaskan bahwa Bimtek Kehumasan Zakat (Z-PR) merupakan bagian integral dari Diklat Z-PR yang rutin digelar setiap pekan oleh Bagian Humas Biro Komunikasi Publik dan Sekretariat Utama BAZNAS RI. Program ini hadir untuk menguatkan pemanfaatan Kantor Digital BAZNAS. Hingga saat ini, BAZNAS RI telah membangun 400 Kantor Digital di seluruh Indonesia. Namun baru sekitar 10% yang telah mengoptimalkan fitur-fiturnya, terutama dalam produksi konten dan pemanfaatan inovasi digital lainnya. Karena itu, BAZNAS RI menjalankan safari bimtek di berbagai provinsi, termasuk Jawa Timur. Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, dalam sambutannya menegaskan pentingnya reskilling digital bagi seluruh SDM humas BAZNAS. Beliau mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kehati-hatian, validitas data, serta akhlak dalam mengelola pesan. Menurutnya, publikasi yang cepat tetap harus mengutamakan kualitas dan integritas. Harapannya, melalui Kantor Digital BAZNAS mampu mengoptimalkan pengumpulan ZIS yang terintegrasi dengan media, sehingga muzakki bisa dengan mudah menyalurkan zakatnya.***
BERITA27/11/2025 | Intan Gandhini
Bersedih saat Tim BAZNAS Sinjai Berkunjung ke Rumah Ibu Suruga untuk Evaluasi Pasca Bencana Angin Puting Beliung
Bersedih saat Tim BAZNAS Sinjai Berkunjung ke Rumah Ibu Suruga untuk Evaluasi Pasca Bencana Angin Puting Beliung
Tim BAZNAS Kabupaten Sinjai mengunjungi rumah Ibu Suruga di Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, menyebabkan Ibu Suruga terharu. Kedatangan tim dipimpin oleh A. Bahrul Hayat, ST, membuat Ibu Suruga menitikkan air mata. Ia menangis ketika tim memasuki pekarangan rumah yang rusak berat akibat angin puting beliung. Kunjungan ini merupakan bagian dari proses penilaian dan pendataan untuk program perbaikan rumah bagi keluarga yang terdampak bencana. Rumah Ibu Suruga hancur akibat angin puting beliung pada Senin, 24 November 2025. Tim BAZNAS Sinjai memeriksa kondisi bangunan, berinteraksi dengan keluarga, dan mencatat kebutuhan mendesak. A. Bahrul Hayat, ST, menegaskan komitmen BAZNAS Sinjai untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam. Ibu Suruga merasa bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Sinjai. Dia tidak menyangka akan mendapat kunjungan langsung dan perhatian setelah musibah yang menimpa rumahnya. Kunjungan ini menunjukkan komitmen BAZNAS Kabupaten Sinjai dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan akurat. Langkah selanjutnya akan diambil setelah proses penilaian selesai agar keluarga Ibu Suruga dapat tinggal dengan aman dan nyaman di rumah mereka.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Sinjai
BAZNAS Ponorogo Tanggung Biaya Perawatan Pasien Tidak Mampu di RSUD dr. Hardjono
BAZNAS Ponorogo Tanggung Biaya Perawatan Pasien Tidak Mampu di RSUD dr. Hardjono
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan aksi cepat tanggap dalam membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan untuk menanggung biaya perawatan pasien yang sedang dirawat di RSUD dr. Hardjono Ponorogo. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh perwakilan RSUD dr. Hardjono kepada keluarga pasien pada hari Kamis, 27 November 2025. Pasien penerima bantuan kali ini adalah Ananda Hanindiya Zea Putri Wahyudi, seorang balita yang berasal dari Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo. Keluarga Hanindiya diketahui mengalami kesulitan dalam membiayai perawatan intensif putrinya selama di rumah sakit. Ketua BAZNAS Ponorogo menjelaskan bahwa penyaluran dana ini adalah bagian dari program Ponorogo Sehat yang bertujuan untuk meringankan beban biaya kesehatan bagi masyarakat dhuafa. "Ini adalah bentuk komitmen BAZNAS untuk memastikan bahwa setiap warga Ponorogo berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, tanpa terkendala oleh biaya. Dana yang kami salurkan ini berasal dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat Ponorogo," tutur Ketua BAZNAS. Penyerahan bantuan ini disambut haru oleh keluarga Hanindiya. Keluarga Hanindiya menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian BAZNAS Ponorogo. "Kami sangat bersyukur dan tertolong sekali. Dengan adanya bantuan ini, kami bisa lebih fokus pada kesembuhan anak kami tanpa harus memikirkan tumpukan biaya rumah sakit," ungkapnya. BAZNAS Ponorogo terus berupaya menjalin sinergi yang kuat dengan pihak RSUD dr. Hardjono untuk mengidentifikasi dan memberikan bantuan segera kepada pasien-pasien tidak mampu yang dirawat di sana. Langkah ini merupakan upaya BAZNAS dalam mempercepat penyaluran hak fakir miskin di bidang kesehatan. Masyarakat diharapkan terus mendukung program-program BAZNAS dengan menyalurkan ZIS, sehingga lebih banyak lagi warga Ponorogo yang terbantu.***
BERITA27/11/2025 | Intan Gandhini
PEDULI: BAZNAS Ponorogo Santuni Dhuafa Sebatang Kara di Sampung
PEDULI: BAZNAS Ponorogo Santuni Dhuafa Sebatang Kara di Sampung
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan biaya hidup kepada warga dhuafa yang membutuhkan. Penyaluran kali ini ditujukan kepada Bapak Hadi, seorang warga yang hidup sebatang kara dan memiliki keterbatasan gerak di Desa Kunti, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Bantuan ini diserahkan langsung oleh perwakilan BAZNAS Ponorogo pada hari Kamis, 27 November 2025. Bapak Hadi, penerima manfaat bantuan, telah lama menjalani hidup dalam kondisi yang serba terbatas. Selain tergolong sebagai warga dhuafa, Bapak Hadi juga memiliki kondisi fisik yang membuat aktivitas mencari nafkah menjadi tantangan besar. Kesehariannya di Desa Kunti dilalui tanpa pendampingan keluarga, menjadikannya salah satu prioritas utama BAZNAS Ponorogo dalam program bantuan biaya hidup. Ketua BAZNAS Ponorogo, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki yang dihimpun dan dikelola secara profesional. "Kami berharap bantuan biaya hidup ini dapat meringankan beban harian Bapak Hadi, terutama mengingat beliau hidup sendiri dan memiliki keterbatasan. Ini adalah wujud nyata kepedulian umat Islam di Ponorogo melalui dana zakat, infak, dan sedekah," ujarnya. Program penyaluran bantuan biaya hidup untuk kaum dhuafa dan warga dengan keterbatasan merupakan salah satu fokus utama BAZNAS Ponorogo. BAZNAS berkomitmen untuk terus menjangkau dan memberdayakan masyarakat yang paling membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo, memastikan bahwa dana zakat tersalurkan tepat sasaran. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program kebaikan ini dapat menyalurkan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) melalui BAZNAS Ponorogo.***
BERITA27/11/2025 | Intan Gandhini
RESMI: BAZNAS Ponorogo Berikan Beasiswa Strategis untuk Erlina Putri Wardani SDN Singkil Balong
RESMI: BAZNAS Ponorogo Berikan Beasiswa Strategis untuk Erlina Putri Wardani SDN Singkil Balong
BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menyalurkan bantuan biaya pendidikan. Bantuan tersebut diberikan kepada seorang siswi sekolah dasar, Erlina Putri Wardani, yang saat ini menempuh pendidikan di SDN Singkil, Kecamatan Balong. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 25 November 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Ponorogo. Bantuan ini merupakan wujud nyata dari program BAZNAS Ponorogo di bidang pendidikan, yang bertujuan untuk meringankan beban orang tua siswa kurang mampu. Selain membantu biaya sekolah, program ini diharapkan dapat memotivasi Erlina agar terus semangat dalam meraih cita-citanya. BAZNAS secara konsisten berupaya memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terkumpul dapat dimanfaatkan secara optimal bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di sektor pendidikan. BAZNAS Ponorogo memiliki peran vital sebagai lembaga filantropi Islam yang mengelola dana ZIS secara profesional dan transparan. Keberhasilan BAZNAS dalam menyalurkan bantuan pendidikan seperti ini menunjukkan efektivitasnya dalam mengidentifikasi dan merespons kebutuhan mendesak masyarakat. Fokus pada pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Ponorogo. Lembaga ini menjadi salah satu pilar penting dalam sistem kesejahteraan sosial di wilayah tersebut. Sektor pendidikan di Kabupaten Ponorogo menghadapi tantangan, terutama terkait akses dan pemerataan kualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Meskipun pemerintah daerah terus berupaya, masih banyak siswa dari keluarga prasejahtera yang memerlukan dukungan tambahan untuk melanjutkan atau menyelesaikan pendidikannya. Kasus Erlina Putri Wardani merefleksikan adanya kebutuhan akan uluran tangan, baik dari pemerintah maupun lembaga seperti BAZNAS, untuk menjamin hak dasar pendidikan. Oleh karena itu, kolaborasi antara BAZNAS, Pemerintah Kabupaten, dan pihak swasta menjadi kunci untuk memperkuat pondasi pendidikan di Ponorogo. Program bantuan biaya pendidikan oleh BAZNAS adalah salah satu solusi yang sangat relevan dan strategis dalam konteks ini. Diharapkan ke depan, jumlah dana ZIS yang terkumpul dapat terus meningkat agar jangkauan program bantuan pendidikan dapat diperluas ke lebih banyak siswa yang membutuhkan di seluruh penjuru kabupaten.***
BERITA25/11/2025 | Intan Gandhini
Penyerahan Bantuan Rumah Yang Layak Huni (RLH) Kepada Bapak Ajid di Blok Maranggi, Desa Sangiang
Penyerahan Bantuan Rumah Yang Layak Huni (RLH) Kepada Bapak Ajid di Blok Maranggi, Desa Sangiang
BAZNAS Kabupaten Majalengka telah menyalurkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) kepada Bapak Ajid yang tinggal di Blok Maranggi, Desa Sangiang. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS dalam meningkatkan standar hidup warga kurang mampu, dengan fokus pada penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi keluarga penerima manfaat. Harapan dari bantuan RLH ini adalah agar keluarga Bapak Ajid dapat menikmati rumah yang lebih nyaman dan lingkungan tinggal yang lebih baik. Program ini juga merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk senantiasa mendukung masyarakat dan membantu mengurangi beban keluarga yang memerlukan bantuan.
BERITA20/11/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Sinergi Entaskan Kemiskinan: Plt. Bupati Lisdyarita Hadiri Penyerahan Bantuan BAZNAS Jatim di Kabupaten Ponorogo
Sinergi Entaskan Kemiskinan: Plt. Bupati Lisdyarita Hadiri Penyerahan Bantuan BAZNAS Jatim di Kabupaten Ponorogo
BAZNAS NEWS - Upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Ponorogo mendapat dukungan signifikan melalui penyaluran bantuan program dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Desa Tulung Kecamatan Sampung dan dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Hj. Lisdyarita, S.H. Acara penyerahan bantuan yang berlangsung hangat ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Perdagkum, Dinas Pertanian, serta jajaran Forkopimcam Sampung dan Forkopimdes Tulung, menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan Badan amil zakat. Tiga Program Unggulan untuk Kesejahteraan BAZNAS Jawa Timur menyalurkan tiga jenis program bantuan utama yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Sampung dan sekitarnya: Bedah Rumah: Sebanyak 5 unit rumah tidak layak huni akan direnovasi total, memberikan tempat tinggal yang layak dan aman bagi penerima manfaat. UMKM Gerobak Angkringan: Bantuan 10 unit gerobak angkringan diserahkan untuk mendorong sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memberikan modal usaha siap pakai bagi keluarga prasejahtera. Ternak Kambing: Bantuan 30 ekor kambing disalurkan sebagai program pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan, diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan berkelanjutan melalui pengembangbiakan. Plt. Bupati: BAZNAS adalah Mitra Strategis Pengentasan Kemiskinan Dalam sambutannya, Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Hj. Lisdyarita, S.H., menyampaikan rasa apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Beliau menyoroti bahwa program BAZNAS merupakan wujud nyata penyaluran dana dari muzakki yang telah tepat sasaran. "Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi BAZNAS Jawa Timur. Penyerahan bantuan ini, baik itu bedah rumah, gerobak UMKM, maupun ternak kambing, adalah bukti bahwa dana zakat yang terkumpul dikelola secara profesional dan disalurkan langsung kepada mereka yang berhak," ujar Bunda Lisdyarita. Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya kolektif yang sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan program-program pemberdayaan ekonomi seperti ini, pemerintah dan BAZNAS tidak hanya memberikan 'ikan', tetapi juga 'kail' dan bahkan 'kolam'nya, sehingga masyarakat bisa mandiri dan keluar dari garis kemiskinan secara permanen. BAZNAS adalah mitra strategis pemerintah Ponorogo dalam mencapai cita-cita Ponorogo yang lebih sejahtera. Diharapkan, bantuan yang diserahkan ini dapat membawa dampak positif dan signifikan, mempercepat peningkatan taraf hidup masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Ponorogo.***
BERITA19/11/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Makassar Memperluas Kebaikan Melalui Inisiatif Bank Makanan di Kawasan Tallo
BAZNAS Makassar Memperluas Kebaikan Melalui Inisiatif Bank Makanan di Kawasan Tallo
BAZNAS Kota Makassar Mengadakan Program Bank Makanan di Kawasan Tallo Makassar (BAZNAS Kota Makassar) - BAZNAS Kota Makassar kembali melanjutkan kegiatan rutinnya melalui Program Bank Makanan, dengan menyediakan menu bergizi bagi masyarakat dhuafa di Kota Makassar. Setelah sebelumnya dilaksanakan di Pondok Pesantren Yayasan Masjid Taqwa untuk memperingati Hari Santri, kegiatan kali ini dilaksanakan pada Jumat, 31 Oktober 2025, di kawasan pemukiman padat penduduk sekitar kompleks Makam Raja-Raja Tallo, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo. Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97. Bank Makanan kali ini menyalurkan 150 paket menu bergizi kepada masyarakat sekitar, terutama kaum dhuafa dan pekerja harian berpenghasilan rendah di sekitar Masjid Terapung Ar-Rahman Tallo, yang merupakan wilayah pinggiran Sungai Tallo. Program Bank Makanan merupakan bagian dari Program Sejuta Sedekah Jumat Tolak Bala, yang diselenggarakan secara rutin oleh BAZNAS Kota Makassar setiap hari Jumat. Tujuan dari kegiatan ini bukan hanya memberikan makanan yang mengenyangkan, tetapi juga memberikan asupan nutrisi esensial bagi kesehatan fisik dan intelektual masyarakat. Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Makassar menyampaikan bahwa Program Bank Makanan juga bertujuan untuk menjalin kebersamaan dengan masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat kurang mampu di wilayah perkotaan. Seorang penerima manfaat juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, sembari berharap agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Makassar, H. M. Ashar Tamanggong, menegaskan bahwa kegiatan Bank Makanan ini juga bertujuan untuk memperkuat semangat Hari Sumpah Pemuda dan menanamkan nilai kepedulian sosial di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan ini, BAZNAS berharap dapat menanamkan semangat kepedulian dan gotong royong di kalangan generasi muda sebagai investasi untuk masa depan bangsa. Program Bank Makanan terus dijalankan secara konsisten oleh BAZNAS Kota Makassar di berbagai titik pemukiman warga kurang mampu, pesantren, panti asuhan, dan rumah ibadah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi serta solidaritas umat.
BERITA31/10/2025 | Humas BAZNAS Kota Makassar
BAZNAS Ponorogo Siapkan Program Unggulan, Ikuti Bimtek Penyusunan RKAT 2026 di Kota Malang
BAZNAS Ponorogo Siapkan Program Unggulan, Ikuti Bimtek Penyusunan RKAT 2026 di Kota Malang
BAZNAS NEWS - Perwakilan staf Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo turut serta aktif dalam agenda Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026 BAZNAS se-Jawa Timur. Kegiatan penting ini diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur di Regent Park Hotel, Kota Malang, pada Rabu-Jumat (29-31/10/2025). Acara ini bertujuan untuk menyelaraskan ide, menyusun program kerja, dan memastikan setiap BAZNAS Kabupaten/Kota memiliki rencana strategis yang terarah dan sinergis dengan program pengentasan kemiskinan di tingkat provinsi dan nasional. Kehadiran BAZNAS Ponorogo dalam Bimtek ini menunjukkan komitmen kuat dalam mempersiapkan langkah-langkah kerja yang optimal untuk tahun 2026. Dalam sesi tersebut, seluruh peserta fokus pada pembahasan program-program tematik, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta upaya-upaya pengentasan kemiskinan secara menyeluruh. Selain itu, Bimtek juga menjadi wadah strategis bagi BAZNAS Ponorogo untuk berbagi informasi dan praktik terbaik dengan BAZNAS daerah lain, sehingga program yang disusun dapat lebih inovatif dan tepat sasaran bagi masyarakat mustahik di Ponorogo. Penyusunan RKAT 2026 ini ditekankan sebagai fondasi untuk menjaga kepercayaan publik terutama muzaki, sekaligus meningkatkan dampak positif bagi mustahik. Dengan rencana yang matang dan terperinci, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) diharapkan semakin profesional, transparan, dan akuntabel. BAZNAS Ponorogo dituntut untuk mampu menerjemahkan arahan BAZNAS Jawa Timur menjadi program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat Ponorogo secara spesifik, memastikan dana umat kembali dalam bentuk keberdayaan. Semangat sinergi dan kolaborasi yang didapat dari Bimtek RKAT 2026 di Malang ini harus benar-benar dipedomani. RKAT 2026 dijadikan sebagai kompas utama yang mengarahkan setiap program, anggaran, dan kegiatan. Pastikan setiap butir rencana yang telah disepakati dapat dilaksanakan secara disiplin, terukur, dan berdampak nyata. Dengan memedomani RKAT secara konsisten, BAZNAS Ponorogo akan semakin profesional dalam mengelola amanah umat, serta sukses dalam mencapai target pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan mustahik di Bumi Reog.***
BERITA29/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Rehab Rumah, Wujudkan Hunian Layak Dua Mustahik
BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Rehab Rumah, Wujudkan Hunian Layak Dua Mustahik
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menegaskan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu. Upaya ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) kepada dua mustahik di wilayah Kecamatan Bungkal dan Kecamatan Sambit. Penyerahan bantuan ini menjadi penanda dimulainya proses perbaikan rumah yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Oktober 2025. Dua penerima manfaat yang beruntung kali ini adalah Bapak Yono, yang beralamat di Dukuh Sembung RT 02 RW 02 Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal, serta Bapak Andi Hartoyo, warga Dukuh Keteng RT 02 RW 01 Desa Bedingin, Kecamatan Sambit. Kedua warga ini telah melalui proses survei dan dinilai layak menerima uluran tangan dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Ponorogo. Prosesi penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis untuk menandai dimulainya kegiatan rehab. Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., hadir secara langsung di lokasi untuk menyerahkan bantuan tersebut, didampingi oleh staf pelaksana BAZNAS lainnya. Dalam sambutannya, Bapak Sukarni menyampaikan bahwa program rehab rumah merupakan realisasi amanah para muzaki Ponorogo yang bertujuan mulia untuk memastikan setiap keluarga mustahik memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman. "Ini adalah wujud nyata kepedulian umat melalui BAZNAS. Kami berharap, bantuan ini dapat menjadi fondasi awal bagi keluarga Bapak Yono dan Bapak Andi Hartoyo untuk membangun kehidupan yang lebih baik, terbebas dari rasa khawatir akan kondisi rumah yang tidak layak," ujar Bapak Sukarni. Ia juga menambahkan bahwa program ini diharapkan memicu semangat gotong royong warga setempat agar proses pembangunan rumah dapat berjalan lancar dan cepat selesai, serta dapat segera dinikmati oleh keluarga penerima. Dengan disalurkannya bantuan rehab rumah kepada dua mustahik ini, BAZNAS Ponorogo terus menunjukkan peran vitalnya dalam pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat di Ponorogo. Program ini membuktikan bahwa dana ZIS yang dihimpun dapat didayagunakan secara produktif untuk memenuhi kebutuhan primer masyarakat, menjamin martabat, dan memberikan harapan baru bagi keluarga kurang mampu untuk menatap masa depan yang lebih sejahtera.***
BERITA29/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Kota Balikpapan Mendorong Petani Rumput Laut demi Kemandirian Ekonomi Masyarakat
BAZNAS Kota Balikpapan Mendorong Petani Rumput Laut demi Kemandirian Ekonomi Masyarakat
BAZNAS Kota Balikpapan Dukung Pemberdayaan Petani Rumput Laut untuk Kemandirian Ekonomi Umat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui pendampingan kepada para petani rumput laut di wilayah pesisir Balikpapan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran BAZNAS dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan umat melalui program zakat produktif. Dalam kegiatan sosialisasi bersama para petani, BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pengembangan usaha rumput laut yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat pesisir. Dukungan tersebut mencakup penyediaan modal usaha, bantuan bibit, serta kebutuhan operasional yang menunjang kegiatan budidaya dan panen rumput laut. Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu para petani rumput laut agar bisa terus berkembang dan mandiri. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi lokal melalui pengelolaan potensi laut yang berkelanjutan. Melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, BAZNAS Kota Balikpapan berkomitmen untuk menjadikan zakat sebagai sarana pemberdayaan yang berdampak luas. Dukungan terhadap para petani rumput laut ini menjadi langkah nyata bahwa zakat bukan hanya untuk konsumtif, tetapi juga produktif - membantu umat agar dapat bangkit, berdaya, dan berkontribusi bagi kesejahteraan bersama. Dengan semangat kebersamaan, dari laut tumbuh harapan baru - harapan akan masa depan yang lebih baik bagi para petani dan masyarakat Balikpapan secara keseluruhan.
BERITA28/10/2025 | Hasan
Menguatkan Ukhuwah di Akar Rumput: BAZNAS Ponorogo Salurkan Dana Bakti Sosial Lewat Pengurus Ranting NU Ngrupit
Menguatkan Ukhuwah di Akar Rumput: BAZNAS Ponorogo Salurkan Dana Bakti Sosial Lewat Pengurus Ranting NU Ngrupit
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo terus menguatkan sinergi dengan organisasi keagamaan untuk memperluas jangkauan manfaat zakat. Baru-baru ini, BAZNAS Ponorogo menyerahkan bantuan dana kepada Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan Bakti Sosial (Baksos) di tingkat desa. Penyerahan dana ini merupakan bagian dari program Ponorogo Peduli yang bertujuan mengoptimalkan peran dana ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan. Pengurus Ranting NU Ngrupit menyatakan bahwa kolaborasi ini sangat strategis. Mereka memiliki jaringan akar rumput yang kuat, sehingga mampu mengidentifikasi dan menyalurkan bantuan secara langsung kepada warga yang paling membutuhkan di Ngrupit. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian dan rasa kepedulian di tengah masyarakat. Secara Analisis Keagamaan, penyaluran dana zakat ini memiliki landasan kuat dalam syariat Islam. Dana ini dikonversi dari zakat para muzakki untuk mendukung kegiatan NU sebagai institusi yang berjuang di jalan dakwah dan kemaslahatan umat. Ini menegaskan bahwa zakat tidak hanya berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan sosial-kemanusiaan, yang sejalan dengan semangat keagamaan untuk menciptakan harmoni sosial. Sementara itu, dari sudut Analisis Sosial, sinergi antara BAZNAS dan NU Ranting Desa Ngrupit ini menjadi contoh ideal solidaritas sosial dan pemberdayaan komunitas. Dalam struktur sosial Ponorogo yang agamis, NU memiliki peran sentral sebagai perekat masyarakat. Dengan memberikan dana kepada NU, BAZNAS memastikan bahwa bantuan tersebut didistribusikan melalui mekanisme kelembagaan yang tepercaya dan telah memiliki data pasti tentang penerima manfaat. Hal ini secara efektif menciptakan jaring pengaman sosial yang kuat di tingkat desa, mengurangi kesenjangan, dan memobilisasi partisipasi warga. Ketua BAZNAS Ponorogo berharap sinergi ini dapat terus dikembangkan ke ranting-ranting NU dan organisasi masyarakat lainnya di seluruh Ponorogo. Langkah ini membuktikan bahwa dana zakat yang dihimpun BAZNAS memiliki daya ungkit yang besar, tidak hanya untuk perorangan, tetapi juga untuk mendukung gerakan kolektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model penyaluran ZIS yang efektif, inklusif, dan menjamin akuntabilitas dana umat.***
BERITA24/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo: Seberkas Cahaya di Tengah Keterbatasan, Ratusan Dhuafa Terima Santunan Biaya Hidup Rutin Setiap Bulan
BAZNAS Ponorogo: Seberkas Cahaya di Tengah Keterbatasan, Ratusan Dhuafa Terima Santunan Biaya Hidup Rutin Setiap Bulan
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo terus menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat melalui penyaluran program rutin 'Ponorogo Peduli'. Program ini berfokus pada pemberian Bantuan Santunan Dhuafa berupa biaya hidup bulanan yang diserahkan kepada lebih dari 300 penerima manfaat di berbagai pelosok Kabupaten Ponorogo. Penyaluran yang dilakukan secara rutin setiap bulan ini merupakan upaya berkelanjutan BAZNAS untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari bagi kelompok masyarakat yang paling rentan, khususnya para dhuafa sebatang kara dan lanjut usia. Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd, menyatakan bahwa program ini adalah wujud nyata dari amanah para Muzakki untuk memastikan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) disalurkan tepat sasaran. "Kami berupaya memastikan bahwa dana ZIS yang terkumpul dapat menjadi penyangga kehidupan bagi saudara-saudara kita yang dhuafa. Penyaluran ini dilakukan secara rutin setiap bulan, menjadi ikhtiar berkelanjutan BAZNAS dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Ponorogo," ujar Bapak Kholid. BAZNAS Ponorogo berkomitmen untuk terus menjalankan program 'Ponorogo Peduli' ini sebagai jaring pengaman sosial (safety net) bagi masyarakat dhuafa, sambil terus mengupayakan program pemberdayaan ekonomi lainnya melalui program seperti 'Ponorogo Makmur' untuk mencapai kemandirian ekonomi penerima di masa depan.***
BERITA24/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Jatim Pasang Target Zakat Fantastis Rp2,58 Triliun pada 2026: Sinergi dan Integritas Kunci Percepatan Pengumpulan ZIS
BAZNAS Jatim Pasang Target Zakat Fantastis Rp2,58 Triliun pada 2026: Sinergi dan Integritas Kunci Percepatan Pengumpulan ZIS
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Jawa Timur bertekad mencapai target penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp2,58 triliun pada tahun 2026. Target ambisius ini mencuat dalam kegiatan Percepatan Pengumpulan BAZNAS se-Jawa Timur 2025 yang digelar di Kantor BAZNAS Jatim pada Kamis (23/10/2025). Forum strategis tersebut mempertemukan Pimpinan BAZNAS Provinsi dan seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur untuk meningkatkan kapasitas serta merumuskan strategi pengumpulan. Hadir dalam acara ini antara lain Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, dan Direktur Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, bersama jajaran pimpinan BAZNAS Jatim lainnya. Dalam arahannya, Ketua BAZNAS Jatim menekankan bahwa percepatan pengumpulan zakat harus didasari oleh profesionalitas dan prinsip-prinsip syariah yang kuat. Menurutnya, fokus tidak hanya pada peningkatan kuantitas dana, tetapi juga pada aspek keberkahan, ketepatan penyaluran kepada penerima manfaat, dan manfaat yang optimal bagi umat. Direktur Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, memaparkan evaluasi kinerja pengumpulan ZIS secara nasional serta rencana dan target pengumpulan untuk tahun 2026. Berdasarkan pemaparan tersebut, target ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) untuk seluruh Jawa Timur tahun 2026 ditetapkan mencapai Rp2,58 triliun. Angka ini terdiri dari target yang tercatat dalam neraca keuangan (on balance sheet) sebesar Rp447,4 miliar dan di luar neraca (off balance sheet) sebesar Rp2,13 triliun. Kinerja BAZNAS se-Jawa Timur mendapat apresiasi tinggi. Selama dua tahun terakhir, lembaga ini dinilai berhasil menjaga tata kelola kelembagaan dan sistem pengawasan dengan baik, terbukti dengan nihilnya isu negatif atau dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana ZIS. Pencapaian ini menegaskan orientasi BAZNAS se-Jatim pada akuntabilitas, transparansi, dan integritas dalam melayani umat.***
BERITA23/10/2025 | Intan Gandhini
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Ponorogo.

Lihat Daftar Rekening →