Berita Terbaru
HARU! Baznas Ponorogo Telah Salurkan Bantuan Dana Operasional Ambulans Jenazah untuk Warga Badegan
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ponorogo menunjukkan kepeduliannya terhadap pelayanan kemanusiaan di wilayah setempat. Pada hari Senin, 1 Desember 2025, Baznas Ponorogo secara resmi menyerahkan bantuan dana kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ponorogo.
Bantuan dana ini secara spesifik dialokasikan untuk menopang biaya operasional pelayanan ambulans jenazah. Layanan tersebut diperlukan untuk menjemput dan mengantar jenazah almarhum Soimun, seorang warga dari Kecamatan Badegan, dari Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, menuju rumah duka di Ponorogo.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor PMI Kabupaten Ponorogo. Ketua Baznas Ponorogo, Kholid, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Baznas dalam membantu masyarakat yang sedang berduka dan membutuhkan layanan mendesak.
"Kami menyadari bahwa biaya operasional untuk penjemputan jenazah dari luar kota, apalagi dari bandara, cukup besar. Oleh karena itu, Baznas hadir untuk meringankan beban keluarga almarhum serta mendukung penuh kinerja PMI Ponorogo yang telah sigap dalam pelayanan kemanusiaan ini," ujar Ketua BAZNAS.
Sementara itu, perwakilan dari PMI Ponorogo menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi sinergi yang terjalin baik dengan Baznas Ponorogo.
"Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dengan adanya dukungan dana dari Baznas, kami dapat memastikan bahwa pelayanan ambulans jenazah, terutama untuk kasus-kasus seperti almarhum Bapak Soimun yang harus dibawa dari Juanda, dapat berjalan lancar tanpa kendala operasional."
Almarhum Soimun yang merupakan warga Badegan telah berhasil dijemput dan diantar menggunakan ambulans jenazah PMI Ponorogo, berkat kolaborasi dan dukungan dana dari Baznas, sehingga proses pemakaman dapat segera dilaksanakan dengan baik.
Aksi cepat tanggap dan kolaborasi antara Baznas dan PMI ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk memperkuat jaringan sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Ponorogo, memastikan bahwa setiap warga yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat dan duka, bisa mendapatkan pelayanan terbaik.***
BERITA01/12/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Segera Menyalurkan Bantuan kepada Warga yang Terkena Dampak Banjir di Padang Pariaman
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) segera memberikan pertolongan kepada penduduk yang terkena dampak banjir di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, setelah curah hujan yang deras melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Tim Badan Amil Zakat Nasional Tanggap Bencana (BAZNAS - BTB) Provinsi Sumatera Barat bersama BTB Kabupaten Padang Pariaman dengan cepat menyalurkan bantuan logistik kepada penduduk dalam upaya memenuhi kebutuhan pokok secara instan. Hj. Saidah Sakwan, MA, yang mengepalai BAZNAS Bidang Distribusi dan Pemanfaatan, menekankan pentingnya respons yang cepat terhadap para korban. Menurutnya, upaya darurat ini adalah wujud kepedulian BAZNAS terhadap warga terkena musibah, dengan komitmen untuk membantu meringankan beban mereka dan memastikan kebutuhan dasar terpenuhi. Meskipun hujan masih terus turun di Padang Pariaman, tim BAZNAS tetap memantau situasi dan memastikan bantuan tetap tersalurkan meski menghadapi kondisi jalanan licin. Selain memberikan bantuan logistik, tim BAZNAS juga melakukan pendataan menyeluruh terhadap warga terdampak untuk mempersiapkan bantuan lanjutan sesuai dengan kebutuhan masing-masing keluarga. Bantuan yang disalurkan mencakup beras, telur, dan minyak goreng untuk keperluan dapur umum. Distribusi bantuan dilakukan menggunakan 1 unit ambulans dan 1 unit mobil Hilux, dengan dukungan dari personel gabungan BTB Provinsi Sumbar dan BTB Kabupaten Padang Pariaman. Saidah menjelaskan bahwa distribusi bantuan mencakup 10 titik lokasi, termasuk Nagari Pulau Aia, Pauh Kambar, Kapalo Koto, Ulakan, Singai Gimba, Tapakis, Surantih, Kasang, Bisati, dan Galapung. Kampung Galapung, Ulakan Tapakis, Sungai Buluh Barat, Pauh Kambar, dan Padang Kandang Pulo Air merupakan wilayah yang terdampak paling parah, dimana banjir telah masuk ke dalam rumah warga dan area sekolah, menyebabkan sebagian anak belajar di ruang darurat atau bahkan tidak bisa bersekolah sementara. BAZNAS menyampaikan belasungkawa atas musibah yang dialami warga Padang Pariaman dan mengajak masyarakat untuk terus memberikan doa dan dukungan terhadap program kemanusiaan BAZNAS agar penanganan bencana dapat berjalan lancar. Masyarakat yang ingin memberikan sumbangan dapat melakukannya melalui situs Berkahzakat.id atau melalui rekening Bank Sumsel Babel: 801.01.070006 atau BSI: 928.3816.000. BAZNAS tetap memantau situasi dan mendistribusikan bantuan agar masyarakat terdampak dapat mendapatkan bantuan sesuai dengan kebutuhan mereka.
BERITA01/12/2025 | Humas Baznas
BAZNAS Ponorogo Ikuti Bimtek Kehumasan BAZNAS Se-Jawa Timur, Perkuat Informasi di Era Digital
BAZNAS NEWS - BAZNAS Provinsi Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan bagi BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, bertempat di Aula Kantor BAZNAS Jatim, Kamis (27/11/2025).
Ketua BAZNAS Ponorogo ikut serta dalam kegiatan ini, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd., dengan didampingi oleh staf pelaksana Rudi Andriyanto, S.Pd.
Juga turut hadir adir dalam kegiatan ini pimpinan BAZNAS Jawa Timur, yaitu Ketua Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Waka I BAZNAS Jatim: Drs. KH. Masnuh, MA., Waka II BAZNAS Jatim: Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Kabag Humas BAZNAS RI: Yudhiarma MK, S.Ag., M.Si., dan para pimpinan serta pelaksana BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
Dalam sambutannya, BAZNAS RI menjelaskan bahwa Bimtek Kehumasan Zakat (Z-PR) merupakan bagian integral dari Diklat Z-PR yang rutin digelar setiap pekan oleh Bagian Humas Biro Komunikasi Publik dan Sekretariat Utama BAZNAS RI. Program ini hadir untuk menguatkan pemanfaatan Kantor Digital BAZNAS.
Hingga saat ini, BAZNAS RI telah membangun 400 Kantor Digital di seluruh Indonesia. Namun baru sekitar 10% yang telah mengoptimalkan fitur-fiturnya, terutama dalam produksi konten dan pemanfaatan inovasi digital lainnya. Karena itu, BAZNAS RI menjalankan safari bimtek di berbagai provinsi, termasuk Jawa Timur.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, dalam sambutannya menegaskan pentingnya reskilling digital bagi seluruh SDM humas BAZNAS. Beliau mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kehati-hatian, validitas data, serta akhlak dalam mengelola pesan. Menurutnya, publikasi yang cepat tetap harus mengutamakan kualitas dan integritas.
Harapannya, melalui Kantor Digital BAZNAS mampu mengoptimalkan pengumpulan ZIS yang terintegrasi dengan media, sehingga muzakki bisa dengan mudah menyalurkan zakatnya.***
BERITA27/11/2025 | Intan Gandhini
Bersedih saat Tim BAZNAS Sinjai Berkunjung ke Rumah Ibu Suruga untuk Evaluasi Pasca Bencana Angin Puting Beliung
Tim BAZNAS Kabupaten Sinjai mengunjungi rumah Ibu Suruga di Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, menyebabkan Ibu Suruga terharu. Kedatangan tim dipimpin oleh A. Bahrul Hayat, ST, membuat Ibu Suruga menitikkan air mata. Ia menangis ketika tim memasuki pekarangan rumah yang rusak berat akibat angin puting beliung.
Kunjungan ini merupakan bagian dari proses penilaian dan pendataan untuk program perbaikan rumah bagi keluarga yang terdampak bencana. Rumah Ibu Suruga hancur akibat angin puting beliung pada Senin, 24 November 2025. Tim BAZNAS Sinjai memeriksa kondisi bangunan, berinteraksi dengan keluarga, dan mencatat kebutuhan mendesak. A. Bahrul Hayat, ST, menegaskan komitmen BAZNAS Sinjai untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam.
Ibu Suruga merasa bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Sinjai. Dia tidak menyangka akan mendapat kunjungan langsung dan perhatian setelah musibah yang menimpa rumahnya. Kunjungan ini menunjukkan komitmen BAZNAS Kabupaten Sinjai dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan akurat. Langkah selanjutnya akan diambil setelah proses penilaian selesai agar keluarga Ibu Suruga dapat tinggal dengan aman dan nyaman di rumah mereka.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS Sinjai
BAZNAS Ponorogo Tanggung Biaya Perawatan Pasien Tidak Mampu di RSUD dr. Hardjono
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan aksi cepat tanggap dalam membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis. Kali ini, BAZNAS menyalurkan bantuan untuk menanggung biaya perawatan pasien yang sedang dirawat di RSUD dr. Hardjono Ponorogo.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh perwakilan RSUD dr. Hardjono kepada keluarga pasien pada hari Kamis, 27 November 2025.
Pasien penerima bantuan kali ini adalah Ananda Hanindiya Zea Putri Wahyudi, seorang balita yang berasal dari Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo. Keluarga Hanindiya diketahui mengalami kesulitan dalam membiayai perawatan intensif putrinya selama di rumah sakit.
Ketua BAZNAS Ponorogo menjelaskan bahwa penyaluran dana ini adalah bagian dari program Ponorogo Sehat yang bertujuan untuk meringankan beban biaya kesehatan bagi masyarakat dhuafa.
"Ini adalah bentuk komitmen BAZNAS untuk memastikan bahwa setiap warga Ponorogo berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, tanpa terkendala oleh biaya. Dana yang kami salurkan ini berasal dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat Ponorogo," tutur Ketua BAZNAS.
Penyerahan bantuan ini disambut haru oleh keluarga Hanindiya. Keluarga Hanindiya menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian BAZNAS Ponorogo.
"Kami sangat bersyukur dan tertolong sekali. Dengan adanya bantuan ini, kami bisa lebih fokus pada kesembuhan anak kami tanpa harus memikirkan tumpukan biaya rumah sakit," ungkapnya.
BAZNAS Ponorogo terus berupaya menjalin sinergi yang kuat dengan pihak RSUD dr. Hardjono untuk mengidentifikasi dan memberikan bantuan segera kepada pasien-pasien tidak mampu yang dirawat di sana. Langkah ini merupakan upaya BAZNAS dalam mempercepat penyaluran hak fakir miskin di bidang kesehatan.
Masyarakat diharapkan terus mendukung program-program BAZNAS dengan menyalurkan ZIS, sehingga lebih banyak lagi warga Ponorogo yang terbantu.***
BERITA27/11/2025 | Intan Gandhini
PEDULI: BAZNAS Ponorogo Santuni Dhuafa Sebatang Kara di Sampung
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan biaya hidup kepada warga dhuafa yang membutuhkan. Penyaluran kali ini ditujukan kepada Bapak Hadi, seorang warga yang hidup sebatang kara dan memiliki keterbatasan gerak di Desa Kunti, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Bantuan ini diserahkan langsung oleh perwakilan BAZNAS Ponorogo pada hari Kamis, 27 November 2025.
Bapak Hadi, penerima manfaat bantuan, telah lama menjalani hidup dalam kondisi yang serba terbatas. Selain tergolong sebagai warga dhuafa, Bapak Hadi juga memiliki kondisi fisik yang membuat aktivitas mencari nafkah menjadi tantangan besar. Kesehariannya di Desa Kunti dilalui tanpa pendampingan keluarga, menjadikannya salah satu prioritas utama BAZNAS Ponorogo dalam program bantuan biaya hidup.
Ketua BAZNAS Ponorogo, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki yang dihimpun dan dikelola secara profesional.
"Kami berharap bantuan biaya hidup ini dapat meringankan beban harian Bapak Hadi, terutama mengingat beliau hidup sendiri dan memiliki keterbatasan. Ini adalah wujud nyata kepedulian umat Islam di Ponorogo melalui dana zakat, infak, dan sedekah," ujarnya.
Program penyaluran bantuan biaya hidup untuk kaum dhuafa dan warga dengan keterbatasan merupakan salah satu fokus utama BAZNAS Ponorogo. BAZNAS berkomitmen untuk terus menjangkau dan memberdayakan masyarakat yang paling membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo, memastikan bahwa dana zakat tersalurkan tepat sasaran.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program kebaikan ini dapat menyalurkan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) melalui BAZNAS Ponorogo.***
BERITA27/11/2025 | Intan Gandhini
RESMI: BAZNAS Ponorogo Berikan Beasiswa Strategis untuk Erlina Putri Wardani SDN Singkil Balong
BAZNAS NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menyalurkan bantuan biaya pendidikan. Bantuan tersebut diberikan kepada seorang siswi sekolah dasar, Erlina Putri Wardani, yang saat ini menempuh pendidikan di SDN Singkil, Kecamatan Balong. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 25 November 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Ponorogo.
Bantuan ini merupakan wujud nyata dari program BAZNAS Ponorogo di bidang pendidikan, yang bertujuan untuk meringankan beban orang tua siswa kurang mampu. Selain membantu biaya sekolah, program ini diharapkan dapat memotivasi Erlina agar terus semangat dalam meraih cita-citanya. BAZNAS secara konsisten berupaya memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang terkumpul dapat dimanfaatkan secara optimal bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di sektor pendidikan.
BAZNAS Ponorogo memiliki peran vital sebagai lembaga filantropi Islam yang mengelola dana ZIS secara profesional dan transparan. Keberhasilan BAZNAS dalam menyalurkan bantuan pendidikan seperti ini menunjukkan efektivitasnya dalam mengidentifikasi dan merespons kebutuhan mendesak masyarakat. Fokus pada pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Ponorogo. Lembaga ini menjadi salah satu pilar penting dalam sistem kesejahteraan sosial di wilayah tersebut.
Sektor pendidikan di Kabupaten Ponorogo menghadapi tantangan, terutama terkait akses dan pemerataan kualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Meskipun pemerintah daerah terus berupaya, masih banyak siswa dari keluarga prasejahtera yang memerlukan dukungan tambahan untuk melanjutkan atau menyelesaikan pendidikannya. Kasus Erlina Putri Wardani merefleksikan adanya kebutuhan akan uluran tangan, baik dari pemerintah maupun lembaga seperti BAZNAS, untuk menjamin hak dasar pendidikan.
Oleh karena itu, kolaborasi antara BAZNAS, Pemerintah Kabupaten, dan pihak swasta menjadi kunci untuk memperkuat pondasi pendidikan di Ponorogo. Program bantuan biaya pendidikan oleh BAZNAS adalah salah satu solusi yang sangat relevan dan strategis dalam konteks ini. Diharapkan ke depan, jumlah dana ZIS yang terkumpul dapat terus meningkat agar jangkauan program bantuan pendidikan dapat diperluas ke lebih banyak siswa yang membutuhkan di seluruh penjuru kabupaten.***
BERITA25/11/2025 | Intan Gandhini
Penyerahan Bantuan Rumah Yang Layak Huni (RLH) Kepada Bapak Ajid di Blok Maranggi, Desa Sangiang
BAZNAS Kabupaten Majalengka telah menyalurkan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) kepada Bapak Ajid yang tinggal di Blok Maranggi, Desa Sangiang. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian BAZNAS dalam meningkatkan standar hidup warga kurang mampu, dengan fokus pada penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak bagi keluarga penerima manfaat.
Harapan dari bantuan RLH ini adalah agar keluarga Bapak Ajid dapat menikmati rumah yang lebih nyaman dan lingkungan tinggal yang lebih baik. Program ini juga merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk senantiasa mendukung masyarakat dan membantu mengurangi beban keluarga yang memerlukan bantuan.
BERITA20/11/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Sinergi Entaskan Kemiskinan: Plt. Bupati Lisdyarita Hadiri Penyerahan Bantuan BAZNAS Jatim di Kabupaten Ponorogo
BAZNAS NEWS - Upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Ponorogo mendapat dukungan signifikan melalui penyaluran bantuan program dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Desa Tulung Kecamatan Sampung dan dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Hj. Lisdyarita, S.H.
Acara penyerahan bantuan yang berlangsung hangat ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Perdagkum, Dinas Pertanian, serta jajaran Forkopimcam Sampung dan Forkopimdes Tulung, menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan Badan amil zakat.
Tiga Program Unggulan untuk Kesejahteraan
BAZNAS Jawa Timur menyalurkan tiga jenis program bantuan utama yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Sampung dan sekitarnya:
Bedah Rumah: Sebanyak 5 unit rumah tidak layak huni akan direnovasi total, memberikan tempat tinggal yang layak dan aman bagi penerima manfaat.
UMKM Gerobak Angkringan: Bantuan 10 unit gerobak angkringan diserahkan untuk mendorong sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memberikan modal usaha siap pakai bagi keluarga prasejahtera.
Ternak Kambing: Bantuan 30 ekor kambing disalurkan sebagai program pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan, diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan berkelanjutan melalui pengembangbiakan.
Plt. Bupati: BAZNAS adalah Mitra Strategis Pengentasan Kemiskinan
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Hj. Lisdyarita, S.H., menyampaikan rasa apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Beliau menyoroti bahwa program BAZNAS merupakan wujud nyata penyaluran dana dari muzakki yang telah tepat sasaran.
"Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi BAZNAS Jawa Timur. Penyerahan bantuan ini, baik itu bedah rumah, gerobak UMKM, maupun ternak kambing, adalah bukti bahwa dana zakat yang terkumpul dikelola secara profesional dan disalurkan langsung kepada mereka yang berhak," ujar Bunda Lisdyarita.
Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya kolektif yang sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan program-program pemberdayaan ekonomi seperti ini, pemerintah dan BAZNAS tidak hanya memberikan 'ikan', tetapi juga 'kail' dan bahkan 'kolam'nya, sehingga masyarakat bisa mandiri dan keluar dari garis kemiskinan secara permanen. BAZNAS adalah mitra strategis pemerintah Ponorogo dalam mencapai cita-cita Ponorogo yang lebih sejahtera.
Diharapkan, bantuan yang diserahkan ini dapat membawa dampak positif dan signifikan, mempercepat peningkatan taraf hidup masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Ponorogo.***
BERITA19/11/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Makassar Memperluas Kebaikan Melalui Inisiatif Bank Makanan di Kawasan Tallo
BAZNAS Kota Makassar Mengadakan Program Bank Makanan di Kawasan Tallo
Makassar (BAZNAS Kota Makassar) - BAZNAS Kota Makassar kembali melanjutkan kegiatan rutinnya melalui Program Bank Makanan, dengan menyediakan menu bergizi bagi masyarakat dhuafa di Kota Makassar.
Setelah sebelumnya dilaksanakan di Pondok Pesantren Yayasan Masjid Taqwa untuk memperingati Hari Santri, kegiatan kali ini dilaksanakan pada Jumat, 31 Oktober 2025, di kawasan pemukiman padat penduduk sekitar kompleks Makam Raja-Raja Tallo, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo. Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97.
Bank Makanan kali ini menyalurkan 150 paket menu bergizi kepada masyarakat sekitar, terutama kaum dhuafa dan pekerja harian berpenghasilan rendah di sekitar Masjid Terapung Ar-Rahman Tallo, yang merupakan wilayah pinggiran Sungai Tallo.
Program Bank Makanan merupakan bagian dari Program Sejuta Sedekah Jumat Tolak Bala, yang diselenggarakan secara rutin oleh BAZNAS Kota Makassar setiap hari Jumat. Tujuan dari kegiatan ini bukan hanya memberikan makanan yang mengenyangkan, tetapi juga memberikan asupan nutrisi esensial bagi kesehatan fisik dan intelektual masyarakat.
Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Makassar menyampaikan bahwa Program Bank Makanan juga bertujuan untuk menjalin kebersamaan dengan masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat kurang mampu di wilayah perkotaan.
Seorang penerima manfaat juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, sembari berharap agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
Ketua BAZNAS Kota Makassar, H. M. Ashar Tamanggong, menegaskan bahwa kegiatan Bank Makanan ini juga bertujuan untuk memperkuat semangat Hari Sumpah Pemuda dan menanamkan nilai kepedulian sosial di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan ini, BAZNAS berharap dapat menanamkan semangat kepedulian dan gotong royong di kalangan generasi muda sebagai investasi untuk masa depan bangsa.
Program Bank Makanan terus dijalankan secara konsisten oleh BAZNAS Kota Makassar di berbagai titik pemukiman warga kurang mampu, pesantren, panti asuhan, dan rumah ibadah sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi serta solidaritas umat.
BERITA31/10/2025 | Humas BAZNAS Kota Makassar
BAZNAS Ponorogo Siapkan Program Unggulan, Ikuti Bimtek Penyusunan RKAT 2026 di Kota Malang
BAZNAS NEWS - Perwakilan staf Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo turut serta aktif dalam agenda Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026 BAZNAS se-Jawa Timur. Kegiatan penting ini diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur di Regent Park Hotel, Kota Malang, pada Rabu-Jumat (29-31/10/2025). Acara ini bertujuan untuk menyelaraskan ide, menyusun program kerja, dan memastikan setiap BAZNAS Kabupaten/Kota memiliki rencana strategis yang terarah dan sinergis dengan program pengentasan kemiskinan di tingkat provinsi dan nasional.
Kehadiran BAZNAS Ponorogo dalam Bimtek ini menunjukkan komitmen kuat dalam mempersiapkan langkah-langkah kerja yang optimal untuk tahun 2026. Dalam sesi tersebut, seluruh peserta fokus pada pembahasan program-program tematik, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta upaya-upaya pengentasan kemiskinan secara menyeluruh. Selain itu, Bimtek juga menjadi wadah strategis bagi BAZNAS Ponorogo untuk berbagi informasi dan praktik terbaik dengan BAZNAS daerah lain, sehingga program yang disusun dapat lebih inovatif dan tepat sasaran bagi masyarakat mustahik di Ponorogo.
Penyusunan RKAT 2026 ini ditekankan sebagai fondasi untuk menjaga kepercayaan publik terutama muzaki, sekaligus meningkatkan dampak positif bagi mustahik. Dengan rencana yang matang dan terperinci, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) diharapkan semakin profesional, transparan, dan akuntabel. BAZNAS Ponorogo dituntut untuk mampu menerjemahkan arahan BAZNAS Jawa Timur menjadi program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat Ponorogo secara spesifik, memastikan dana umat kembali dalam bentuk keberdayaan.
Semangat sinergi dan kolaborasi yang didapat dari Bimtek RKAT 2026 di Malang ini harus benar-benar dipedomani. RKAT 2026 dijadikan sebagai kompas utama yang mengarahkan setiap program, anggaran, dan kegiatan. Pastikan setiap butir rencana yang telah disepakati dapat dilaksanakan secara disiplin, terukur, dan berdampak nyata. Dengan memedomani RKAT secara konsisten, BAZNAS Ponorogo akan semakin profesional dalam mengelola amanah umat, serta sukses dalam mencapai target pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan mustahik di Bumi Reog.***
BERITA29/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Serahkan Bantuan Rehab Rumah, Wujudkan Hunian Layak Dua Mustahik
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menegaskan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu.
Upaya ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) kepada dua mustahik di wilayah Kecamatan Bungkal dan Kecamatan Sambit. Penyerahan bantuan ini menjadi penanda dimulainya proses perbaikan rumah yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Oktober 2025. Dua penerima manfaat yang beruntung kali ini adalah Bapak Yono, yang beralamat di Dukuh Sembung RT 02 RW 02 Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal, serta Bapak Andi Hartoyo, warga Dukuh Keteng RT 02 RW 01 Desa Bedingin, Kecamatan Sambit. Kedua warga ini telah melalui proses survei dan dinilai layak menerima uluran tangan dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Ponorogo.
Prosesi penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis untuk menandai dimulainya kegiatan rehab. Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo, Bapak Sukarni, S.Sos., M.M., hadir secara langsung di lokasi untuk menyerahkan bantuan tersebut, didampingi oleh staf pelaksana BAZNAS lainnya.
Dalam sambutannya, Bapak Sukarni menyampaikan bahwa program rehab rumah merupakan realisasi amanah para muzaki Ponorogo yang bertujuan mulia untuk memastikan setiap keluarga mustahik memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman.
"Ini adalah wujud nyata kepedulian umat melalui BAZNAS. Kami berharap, bantuan ini dapat menjadi fondasi awal bagi keluarga Bapak Yono dan Bapak Andi Hartoyo untuk membangun kehidupan yang lebih baik, terbebas dari rasa khawatir akan kondisi rumah yang tidak layak," ujar Bapak Sukarni.
Ia juga menambahkan bahwa program ini diharapkan memicu semangat gotong royong warga setempat agar proses pembangunan rumah dapat berjalan lancar dan cepat selesai, serta dapat segera dinikmati oleh keluarga penerima.
Dengan disalurkannya bantuan rehab rumah kepada dua mustahik ini, BAZNAS Ponorogo terus menunjukkan peran vitalnya dalam pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat di Ponorogo.
Program ini membuktikan bahwa dana ZIS yang dihimpun dapat didayagunakan secara produktif untuk memenuhi kebutuhan primer masyarakat, menjamin martabat, dan memberikan harapan baru bagi keluarga kurang mampu untuk menatap masa depan yang lebih sejahtera.***
BERITA29/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Kota Balikpapan Mendorong Petani Rumput Laut demi Kemandirian Ekonomi Masyarakat
BAZNAS Kota Balikpapan Dukung Pemberdayaan Petani Rumput Laut untuk Kemandirian Ekonomi Umat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui pendampingan kepada para petani rumput laut di wilayah pesisir Balikpapan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran BAZNAS dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan umat melalui program zakat produktif.
Dalam kegiatan sosialisasi bersama para petani, BAZNAS Kota Balikpapan menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pengembangan usaha rumput laut yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat pesisir. Dukungan tersebut mencakup penyediaan modal usaha, bantuan bibit, serta kebutuhan operasional yang menunjang kegiatan budidaya dan panen rumput laut.
Ketua BAZNAS Kota Balikpapan menegaskan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu para petani rumput laut agar bisa terus berkembang dan mandiri. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi lokal melalui pengelolaan potensi laut yang berkelanjutan.
Melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, BAZNAS Kota Balikpapan berkomitmen untuk menjadikan zakat sebagai sarana pemberdayaan yang berdampak luas. Dukungan terhadap para petani rumput laut ini menjadi langkah nyata bahwa zakat bukan hanya untuk konsumtif, tetapi juga produktif - membantu umat agar dapat bangkit, berdaya, dan berkontribusi bagi kesejahteraan bersama.
Dengan semangat kebersamaan, dari laut tumbuh harapan baru - harapan akan masa depan yang lebih baik bagi para petani dan masyarakat Balikpapan secara keseluruhan.
BERITA28/10/2025 | Hasan
Menguatkan Ukhuwah di Akar Rumput: BAZNAS Ponorogo Salurkan Dana Bakti Sosial Lewat Pengurus Ranting NU Ngrupit
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo terus menguatkan sinergi dengan organisasi keagamaan untuk memperluas jangkauan manfaat zakat.
Baru-baru ini, BAZNAS Ponorogo menyerahkan bantuan dana kepada Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan Bakti Sosial (Baksos) di tingkat desa.
Penyerahan dana ini merupakan bagian dari program Ponorogo Peduli yang bertujuan mengoptimalkan peran dana ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan.
Pengurus Ranting NU Ngrupit menyatakan bahwa kolaborasi ini sangat strategis. Mereka memiliki jaringan akar rumput yang kuat, sehingga mampu mengidentifikasi dan menyalurkan bantuan secara langsung kepada warga yang paling membutuhkan di Ngrupit. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian dan rasa kepedulian di tengah masyarakat.
Secara Analisis Keagamaan, penyaluran dana zakat ini memiliki landasan kuat dalam syariat Islam. Dana ini dikonversi dari zakat para muzakki untuk mendukung kegiatan NU sebagai institusi yang berjuang di jalan dakwah dan kemaslahatan umat.
Ini menegaskan bahwa zakat tidak hanya berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi juga produktif dan sosial-kemanusiaan, yang sejalan dengan semangat keagamaan untuk menciptakan harmoni sosial.
Sementara itu, dari sudut Analisis Sosial, sinergi antara BAZNAS dan NU Ranting Desa Ngrupit ini menjadi contoh ideal solidaritas sosial dan pemberdayaan komunitas.
Dalam struktur sosial Ponorogo yang agamis, NU memiliki peran sentral sebagai perekat masyarakat. Dengan memberikan dana kepada NU, BAZNAS memastikan bahwa bantuan tersebut didistribusikan melalui mekanisme kelembagaan yang tepercaya dan telah memiliki data pasti tentang penerima manfaat.
Hal ini secara efektif menciptakan jaring pengaman sosial yang kuat di tingkat desa, mengurangi kesenjangan, dan memobilisasi partisipasi warga.
Ketua BAZNAS Ponorogo berharap sinergi ini dapat terus dikembangkan ke ranting-ranting NU dan organisasi masyarakat lainnya di seluruh Ponorogo.
Langkah ini membuktikan bahwa dana zakat yang dihimpun BAZNAS memiliki daya ungkit yang besar, tidak hanya untuk perorangan, tetapi juga untuk mendukung gerakan kolektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model penyaluran ZIS yang efektif, inklusif, dan menjamin akuntabilitas dana umat.***
BERITA24/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo: Seberkas Cahaya di Tengah Keterbatasan, Ratusan Dhuafa Terima Santunan Biaya Hidup Rutin Setiap Bulan
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo terus menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat melalui penyaluran program rutin 'Ponorogo Peduli'.
Program ini berfokus pada pemberian Bantuan Santunan Dhuafa berupa biaya hidup bulanan yang diserahkan kepada lebih dari 300 penerima manfaat di berbagai pelosok Kabupaten Ponorogo.
Penyaluran yang dilakukan secara rutin setiap bulan ini merupakan upaya berkelanjutan BAZNAS untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari bagi kelompok masyarakat yang paling rentan, khususnya para dhuafa sebatang kara dan lanjut usia.
Ketua BAZNAS Ponorogo, Bapak KH. Kholid, S.Ag., M.Pd, menyatakan bahwa program ini adalah wujud nyata dari amanah para Muzakki untuk memastikan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) disalurkan tepat sasaran.
"Kami berupaya memastikan bahwa dana ZIS yang terkumpul dapat menjadi penyangga kehidupan bagi saudara-saudara kita yang dhuafa. Penyaluran ini dilakukan secara rutin setiap bulan, menjadi ikhtiar berkelanjutan BAZNAS dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Ponorogo," ujar Bapak Kholid.
BAZNAS Ponorogo berkomitmen untuk terus menjalankan program 'Ponorogo Peduli' ini sebagai jaring pengaman sosial (safety net) bagi masyarakat dhuafa, sambil terus mengupayakan program pemberdayaan ekonomi lainnya melalui program seperti 'Ponorogo Makmur' untuk mencapai kemandirian ekonomi penerima di masa depan.***
BERITA24/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Jatim Pasang Target Zakat Fantastis Rp2,58 Triliun pada 2026: Sinergi dan Integritas Kunci Percepatan Pengumpulan ZIS
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Jawa Timur bertekad mencapai target penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp2,58 triliun pada tahun 2026. Target ambisius ini mencuat dalam kegiatan Percepatan Pengumpulan BAZNAS se-Jawa Timur 2025 yang digelar di Kantor BAZNAS Jatim pada Kamis (23/10/2025).
Forum strategis tersebut mempertemukan Pimpinan BAZNAS Provinsi dan seluruh BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur untuk meningkatkan kapasitas serta merumuskan strategi pengumpulan. Hadir dalam acara ini antara lain Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, dan Direktur Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, bersama jajaran pimpinan BAZNAS Jatim lainnya.
Dalam arahannya, Ketua BAZNAS Jatim menekankan bahwa percepatan pengumpulan zakat harus didasari oleh profesionalitas dan prinsip-prinsip syariah yang kuat. Menurutnya, fokus tidak hanya pada peningkatan kuantitas dana, tetapi juga pada aspek keberkahan, ketepatan penyaluran kepada penerima manfaat, dan manfaat yang optimal bagi umat.
Direktur Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, memaparkan evaluasi kinerja pengumpulan ZIS secara nasional serta rencana dan target pengumpulan untuk tahun 2026. Berdasarkan pemaparan tersebut, target ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) untuk seluruh Jawa Timur tahun 2026 ditetapkan mencapai Rp2,58 triliun. Angka ini terdiri dari target yang tercatat dalam neraca keuangan (on balance sheet) sebesar Rp447,4 miliar dan di luar neraca (off balance sheet) sebesar Rp2,13 triliun.
Kinerja BAZNAS se-Jawa Timur mendapat apresiasi tinggi. Selama dua tahun terakhir, lembaga ini dinilai berhasil menjaga tata kelola kelembagaan dan sistem pengawasan dengan baik, terbukti dengan nihilnya isu negatif atau dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana ZIS. Pencapaian ini menegaskan orientasi BAZNAS se-Jatim pada akuntabilitas, transparansi, dan integritas dalam melayani umat.***
BERITA23/10/2025 | Intan Gandhini
Sinergi Umat! MWC NU Balong Dapat Bantuan Dana Infrastruktur Fasilitas Kesehatan dari BAZNAS Ponorogo
BAZNAS NEWS - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, menerima kabar gembira terkait peningkatan fasilitas kesehatan mereka. Bantuan dana signifikan telah diserahkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo untuk mendukung program pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan.
Dana bantuan tersebut dialokasikan secara spesifik untuk pengadaan kendaraan operasional pelayanan kesehatan. Kendaraan ini nantinya akan berfungsi sebagai unit ambulans yang dikelola oleh NUCARE-LAZISNU MWC Balong, siap siaga melayani kebutuhan medis dan kemanusiaan bagi masyarakat setempat.
Langkah kolaboratif antara MWC NU Balong dan BAZNAS Ponorogo ini menunjukkan sinergi yang kuat antara organisasi keagamaan dan lembaga filantropi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa akses terhadap pelayanan kesehatan dasar dan darurat dapat dijangkau lebih cepat dan mudah oleh seluruh warga, khususnya para Nahdliyin dan masyarakat kurang mampu.
Kehadiran unit ambulance NUCARE-LAZISNU ini diharapkan dapat mengoptimalkan respon cepat dalam penanganan kasus darurat dan memfasilitasi rujukan pasien ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai. Hal ini sejalan dengan komitmen NU untuk memberikan kontribusi nyata dalam bidang sosial kemasyarakatan.
Penyerahan bantuan ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Balong. Dengan adanya fasilitas baru ini, NUCARE-LAZISNU MWC Balong kini memiliki sarana yang lebih mumpuni untuk menjalankan misi kemanusiaan dan pelayanan kesehatan secara maksimal, demi terwujudnya "Ponorogo Sehat".***
BERITA23/10/2025 | Intan Gandhini
Jadikan Sekolah Nyaman: BAZNAS Ponorogo Sulap Sarana Prasarana SDN Manuk Siman dengan Dana Zakat Tepat Sasaran
BAZNAS NEWS - Upaya penguatan fasilitas pendidikan di Kabupaten Ponorogo terus bergulir. Kali ini, giliran SDN Manuk, Kecamatan Siman, yang berbahagia setelah menerima penyaluran bantuan sarana dan prasarana sekolah dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo. Bantuan yang disalurkan ini merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah yang memerlukan perhatian lebih terhadap fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.
Penyaluran ini merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS Ponorogo yang menjadi salah satu prioritas. Dengan mekanisme survei dan asesmen kebutuhan yang ketat, BAZNAS memastikan bahwa dana zakat yang terkumpul dari para muzakki benar-benar tersalurkan secara tepat sasaran kepada mustahik yang berhak, sehingga setiap rupiahnya memberikan dampak maksimal bagi penerima manfaat, dalam hal ini adalah civitas akademika SDN Manuk Siman.
Keberhasilan penyaluran ini menjadi bukti nyata fungsi zakat sebagai instrumen pengentasan masalah sosial dan pemerataan kesejahteraan, bukan hanya sebatas ibadah vertikal. Dana yang dihimpun dari Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dikelola secara profesional dan transparan oleh BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah.
Melalui program-program terstruktur, dana umat ini diubah menjadi bantuan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan dasar, seperti perbaikan fasilitas pendidikan. Hal ini juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amil zakat, di mana mereka dapat melihat langsung hasil dari kewajiban zakat mereka.
Secara makro, penyaluran zakat untuk pendidikan seperti ini membawa dampak positif yang luas. Dampak positif pertama adalah peningkatan akses dan kualitas belajar. Dengan sarana yang memadai, siswa menjadi lebih termotivasi dan proses belajar mengajar menjadi lebih efektif. Dampak positif kedua adalah memutus mata rantai kemiskinan. Investasi di bidang pendidikan melalui zakat memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan bekal ilmu yang layak, yang kelak akan menjadi modal mereka untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi.
Pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan BAZNAS Ponorogo, berharap bantuan ini menjadi pemacu semangat baru bagi siswa dan guru. BAZNAS Ponorogo mengajak seluruh umat Muslim untuk terus menunaikan zakatnya melalui lembaga amil resmi.
Dengan semakin banyaknya dana zakat yang terhimpun, semakin banyak pula sekolah dan masyarakat prasejahtera di Ponorogo yang dapat terbantu, mewujudkan cita-cita bersama untuk menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mandiri, sebagai manifestasi nyata dari berkah Zakat.***
BERITA23/10/2025 | Intan Gandhini
Tebar Manfaat Zakat: Ibu Rindawati Terima Bantuan Biaya Pengobatan dari BAZNAS Ponorogo
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan. Kali ini, bantuan sebesar Rp 3.000.000 (tiga juta rupiah) disalurkan kepada Ibu Rindawati untuk meringankan beban biaya pengobatan yang tengah ia jalani.
Penyerahan bantuan kemanusiaan ini dilakukan secara langsung oleh Bapak Sucipto, Staf Bidang Pendistribusian BAZNAS Ponorogo dan diterima oleh salah satu anggota keluarga Ibu Rindawati. Proses penyerahan berlangsung dengan suasana penuh kepedulian, memastikan dana zakat dari para muzaki tersampaikan tepat kepada mustahik yang berhak.
Bantuan ini merupakan bagian dari program "Ponorogo Sehat" BAZNAS yang fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan bagi warga kurang mampu. BAZNAS Ponorogo berharap, dana sebesar tiga juta rupiah ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Ibu Rindawati untuk kelancaran pengobatannya.
"Kami menyadari bahwa biaya kesehatan seringkali menjadi kendala besar bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu. Melalui amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat, BAZNAS Ponorogo berupaya hadir untuk meringankan beban tersebut," ujar Bapak Sucipto saat menyerahkan bantuan.
"Semoga Ibu Rindawati segera diberikan kesembuhan dan bantuan ini membawa manfaat besar bagi keluarga," pungkasnya.
Ibu Rindawati dan keluarga menyambut baik dan menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Ponorogo. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi kesulitan finansial yang mereka hadapi selama proses pengobatan.
BAZNAS Ponorogo mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi agar semakin banyak lagi warga Ponorogo yang dapat terbantu, mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.***
BERITA23/10/2025 | Intan Gandhini
BAZNAS Ponorogo Beri Apresiasi, Sambut Hangat Prestasi para Juara MTQ Provinsi Jatim
BAZNAS NEWS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ponorogo memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para anggota Kafilah Ponorogo yang telah mengharumkan nama daerah dalam ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur di Jember, pada Rabu (22/10/2025) bersamaan dengan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025.
Penghargaan ini diserahkan sebagai bentuk dukungan moril dan materiil atas capaian luar biasa yang diraih Kafilah Ponorogo. Dalam ajang yang berlangsung pada 11-21 September 2025 tersebut, Kafilah Ponorogo berhasil mencetak sejarah dengan meraih lima gelar juara di berbagai kategori, antara lain Tilawah Putra, Syahril Qur'an Putra, Tilawah Remaja Putra, Tilawah Anak Putra, dan Khot Dekorasi Putri.
Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Ponorogo, Ibu Yuni Ahad Diana, S.Si., M.E, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas prestasi gemilang ini.
"Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi pribadi para juara, tapi juga bagi seluruh masyarakat Ponorogo. BAZNAS hadir untuk memberikan apresiasi sebagai wujud kepedulian terhadap pengembangan generasi Qur’ani," ujarnya.
Menurut beliau, apresiasi yang diberikan bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Ponorogo. Hal ini menunjukkan bahwa dana umat juga digunakan untuk mendukung pengembangan potensi dan prestasi di bidang keagamaan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BAZNAS Ponorogo, Bapak H. Sukarni, S.Sos., M.M menyampaikan bahwa prestasi ini juga bisa menjadi penguat sinergi antara Kemenag dengan BAZNAS.
"Sinergi antara Kemenag dan BAZNAS sangat penting. Apresiasi ini diharapkan dapat memacu semangat para santri dan qori-qori'ah Ponorogo untuk terus berprestasi dan yang terpenting, membumikan Al-Qur'an di kehidupan sehari-hari," tuturnya.
Prestasi yang diraih Kafilah Ponorogo di MTQ Jatim 2025 ini merupakan lompatan besar dan menjadi bukti bahwa pembinaan Al-Qur'an di Kabupaten Ponorogo telah berjalan optimal. Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Bupati Sugiri Sancoko, S.E., M.M juga menegaskan komitmen daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan dan mencetak generasi Qur'ani terbaik.***
BERITA22/10/2025 | Intan Gandhini

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
